Setelah Rio dan kelompoknya mendapatkan hadiah senjata sihir, mereka lalu pergi langsung kearah pegunungan dan ditempat itu terlihat banyak orang yang sudah masuk kedalam sebuah jalan berbentuk gerbang besi yang mengeluarkan aura hitam. Disana juga ada orang yang menunggu diluar gerbang mereka adalah orang-orang yang berencana untuk memeras para partisipan yang lainnya dengan cara tidak mengijinkan mereka masuk.
Lalu pada saat mereka melihat kelompok Rio lima orang pria yang terlihat seperti preman datang menghadang mereka.
“Minggir” kata Rio dengan tatapan yang dingin.
Melihat tatapan dari mata Rio mereka langsung mengigil karena tatapannya tapi mereka tidak cepat menyerah.
“Hei apakau melihatku seperti itu, haah apa kau tidak tahu kalau ujian berikutnya itu memerlukan biaya perlindungan dan kau beruntung kami hanya perlu bebera koin emas untuk mengijinkan kau masuk” kata pria berambut pirang yang terlihat seperti pemimpin dari para preman tersebut.
“Abang boleh bunuh gak” tanya Lita pada Rio.
“Ini anak kayaknya juga kesal dengan perilaku mereka” pikir Rio.
Mendengan ucapan Lita tadi pria berambut pirang tersebut mulai jongkok dan berbicara pada Lita.
“Adik kecil kok ngomongnya kayak begitu” kata ketua preman tersebut.
“Jijik mukakmu kutengok” kata Lita.
Mulut pedas Lita langsung membuat orang tersebut emosi.
“Bocah kau cukup berani juga, tadi kau bilang mau bunuhkan nah coba-coba kau bunuh kalau bisa, Blleeeh” kata orang tersebut yang mengejek Lita.
Lalu saat pria tersebut berdiri “Craaaassttt…” sebuah sabit dari hantu Pagebluk yang muncul dari belakang orang tersebut menusuk perut orang tersebut. “Baaaasshh…” lalu hantu Pagebluk yang dikendalikan Lita langsung melemparkan orang tersebut sangat jauh sampai jatuh kearah jurang yang telah dipastikan kematiannya.
Melihat bos mereka yang dibunuh begitu saja mereka langsung mundur dan berlari kearah gerbang gunung tersebut.
“Kau ini memang gak bisa menahan emosi ya..?” kata Rio yang melihat Lita.
“Kata mama kalau marah itu gak boleh dipendam” kata Lita yang bangga dengan ucapan ibunya.
“Sudahlah lagi pula dia cuman anak kecil tidak perlu dipikirkan, yang penting kita sekarang masuk kebabak selanjutnya” kata Luna.
“Justru karena dia masik kecil makanya musti dibetulin ini anak, sebelum dia besarnya jadi pembunuh berantai” pikir Rio yang mengkhawatirkan masa depan Lita.
Mereka bertiga lalu langsung masuk kedalam gerbang tersebut meninggalkan beberapa orang yang terlihat sedang ketakutan melihat kejadian tadi. Banyak dari mereka adalah seorang pengguna baru yang tidak tahu berbuat apa-apa sehingga jatuh kedalam kebingungan yang membuat mereka hanya akan menunggu kematian mereka jika tidak bisa bergerak dari tempat tersebut.
Rio yang melihat hal itu memutuskan untuk membiarkan mereka karena dirinya tahu kalau dia ikut campur maka nyawanya akan ikut terancam karena membawa sebuah beban. Tidak lama setelah Rio dan timnya masuk kedalam gerbang Angga lalu datang sambil terbang mengendarai angin setelah dia sampai disana dia lalu mendarat dan ketika dia mlihat para orang-orang yang ketakutan disana dia merasa jijik melihatnya dia seakan melihat mereka seperti melihat seekor serangga.
Lalu pada saat Rio dan timnya telah sampai dibalik gerbang tempat diadakan ujian kedua Rio terkejut melihat apa yang dia lihat, sebuah patung raksasa hitam yang berbentuk wajah manusia dengan lima tangan dan memiliki tujuh mata. Lalu disekitar patung raksasa itu ada bebepa patung prajurit hitam yang mengelilinginya.
“Sialan aku punya firasat buruk ketika melihat patung itu” kata Rio.
“Iya kayaknya ini mirip sama bos dibabak bonus itu” kata Lita.
“Kalau benar begitu maka ini akan menjadi sebuah pertarungan besar, dan juga kita harus habis-habisan disini” kata Luna.
Luna mengatakan hal itu bukan cuman melihat patung raksasa tersebut tetapi dia juga melihat kalau mereka sekarang ini berada dalam sebuah pulau kecil, pulau tempat diadakan ujian babak kedua dikepung oleh sebuah sungai yang mana airnya hitam dan jika ada mahluk hidup yang menyentuk air tersebut maka pikiran mereka akan diserang oleh keinginan negative yang membentuk air tersebut. Air hitam tersebut dibentuk melalu emosi negative para manusia yang ada dialam nyata yang mana seorang iblis mengumpulkan emosi tersebut lalu beresperimen dengan emosi itu dan jadilah sebuah air hitam yang mana merupakan tempat terlahirnya mahluk bayangan.
“Tut-tut… tut-tut…” dari sebuah retakan yang muncul dari langit datanglah sesosok badut kecil yang meniupkan terompet, bunyi terompet itu sangat nyaring sehingga membuat para partisipan yang ada disana.
“Mahluk apa itu??” tanya Rio.
“Itu adalah jin” kata Batara Kala yang tiba-tiba menjawab dipikiran Rio, Batara Kala yang sekarang ini sudah dapat berbicara dengan Rio lewat pikiran dengan menggunakan smart phone milik Rio.
“Kala…, kau bagaimana bisa berbicara lewat kepalaku” jawab Rio lewar pikirannya.
“Hahaha… hubungan kita sekarang semakin kuat karena kau sering menggunakan kekuatanku, dan kemudian kekuatan sudah mulai mengalir diseluruh tubuhmu” kata Batara Kala lewat pikiran Rio.
“Jadi begitu seperti yang diharapkan dari seorang dewa, tapi kau tadi bilang kalau dia itu adalah jin, mahluk apa itu” tanya Rio.
“Jin adalah mahluk astral yang hampir sama seperti manusia, kebanyakan dari mereka adalah netral dan tidak memilih sisi jahat ataupun baik, namun mereka cukup banyak dipekerjakan oleh para dewa dan setan karena bayaran mereka terbilang murah dan kerja mereka bagus” jawab Batara Kala.
“Oooh… jadi tenaga kerja biasa” kata Rio yang kehilangan ketertarikannya.
“Hahaha…. Jangan remehkan mereka, karena mungkin kau akan mulai banyak berhubungan dengan ras mereka” kata Batara Kala.
Rio yang kebingungan dengan perkataan Batara Kala barusan langsung mulai memperhatikan Jin tersebut dengan seksama, tatapan matanya sangat serius melihat Jin itu.
“Abang…, juga merasakannya??” tanya Lita.
“Hmm… apa kau merasakan sesuatu yang berbeda setelah melihat Jin itu” tanya Rio yang penasaran dengan apa yang dikatakan Lita barusan.
“Jin itu… sangat imut” kata Lita dengan senyum manis diwajahnya.
“Yah… apa yang bisa kuaharapkan dari bocah dibawah umur” pikir Rio yang kecewa.
“Yahohohohoho…., hai semuanya aku adalah pemandu kalian kali ini, aku akan beritahu pada kalian cara untuk lolos babk kedua ini, dan juga ini akan menjadi babak terakhir yang akan menetukan pemenang kali ini” kata Jin itu sambil melayang dilangit-langit.
“HOOOII…, SUDAH CUKUP UJIANNYA BIARKAN AKU PULANG, AKU SUDAH MUAK ADA DISINI” kata seseorang yang berpakaian compang-camping, kelihatan dari kondisinya dia adalah pengguna aplikasi DS Game baru dan masuk kedalam ujian untuk pertama kalinya sama seperti Rio.
“Dasar bodoh” pikir Rio yang melihat pria tersebut dengan tatapan khasihan.
“Crraaasshh….” Tiba-tiba dari belakang pria tersebut muncul tangan hitam dari balik bayangannya, tangan hitam itu menembus tubuhnya dan membuat dirinya mati ditempat.
“Yahoohohoho… maaf semuanya aku cuman tertawa melihat orang bodoh barusan, karena itu aku akan mengingatkan pada kalian semua kalau kalian telah menyutujui kondisi menggunakan aplikasi DS Game ini, jadi jangan harap kalian bisa kembali setelah masuk kedalam jurang neraka ini” kata Jin itu yang memberikan perasaan mengintimidasi.
Pada awalnya beberapa peserta melihat Jin itu dengan tatapan seperti melihat mahluk kecil yang imut namun setelah kematian dari pria tadi mereka mulai melihat kalau Jin itu adalah setan kecil yang sedang menyamar.
“Ok sekarang akan kuberikan penjelasan sederhana, pada babak ini tujuannya cuman satu bertahan hidup siapapun yang dapat bertahan hidup selama 3 jam dari serangan tentara mahluk bayangan ini maka dinyatakan menyelesaikan babak ini, dan ingat kalau kalian bisa bertahan maka para mahluk bayangan ini akan berhenti menyerang kalian semua” kata Jin itu.
“Aneh kenapa dia mengingatkan soal itu” pikir Rio yang mulai merasa bahwa perkataan Jin tersebut ada yang aneh, seakan menyimpan informasi tersembunyi.
Beberapa peserta juga mulai menyadari perkataan dari Jin itu namun belum ada yang mengerti maksud dari ucapannya barusa.
“Ok kalau begitu babak kedua dimulai, TUUUUT…” dengan tiupan terompet dari Jin tersebut para patung-patung hitam kecil yang kemudian mulai bergerak dan menghampiri para peserta.
Penjelasan : sungai air hitam adalah sungai yang terbentuk dari berbagai macam emosi negatif dan seseorang raja iblis menggunakan sungai tersebut untuk bereksperiment, dari berbagai macam uji coba selama puluhan tahun pada akhirnya dia berhasil menciptakan sebuah mahluk yang tidak takut akan kematian dan juga tidak habis jumlahnya.
Bersambung….
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 403 Episodes
Comments
change
lanjutkan membaca dan jangan lupa untuk selalu memberikan like and comen.
2023-02-10
3