Dan benar selesai di posting 2 detik kemudian beberapa like masuk, dan like juga masuk dari Yasmin yang memang masih kepo tentang kehidupan Al
Al Yasmin memang masih belum bisa move on dari Al, bahkan sepenuhnya dia masih cinta dan menyayangi Al,
Tak jarang dia sering kali mencari info tentang Al, walaupun Al sudah gak peduli lagi dengannya
Setiap melihat kebahagiaan Al, Yasmin pasti terluka, tapi tidak mengurangi rasa sayangnya pada Al,
Masa lalunya terlalu indah, walau sudah 4 tahun berpisah dia sama sekali tidak bisa melupakan hal itu
Padahal sudah ada puluhan cowok yang menyatakan cinta padanya, tapi sama sekali gak di terima, pernah beberapa kali menerima tapi tak sama dengan perlakuan Al dulu,
Dan mereka tak menjalin hubungan lama, hanya beberapa bulan dan Yasmin mengakhiri, danitu artinya Yasmin juga punya mantan juga
Dan Al, mempertahankan harga dirinya sebagai cowok, yang enggan menjilat ludahnya sendiri, dia masih sakit hati, dan enggan menerima Yasmin untuk kembali padanya,
Apa lagi sekarang sudah ada Helend yang sama sekali tidak rewel dan dewasa, bisa mengerti dan memberi ngertian juga padanya,
Dan Yasmin sekarang juga sudah lulus S1 dari Caoro dan sudah kembali ke Indonesia, bahkan dia sekarang kerja di IPTIQ BNT, Milik Al, dan Al justru tidak mengetahui, karena dulu Al masih di Swiss untuk lanjut S3 nya, karena dia ambil jurusan bisnis untuk membantu Zula nantinya
" Tuh kan, langsung nge like" ucap Al heboh sendiri
" Hah masak?" tanya Zula kepo dan Al memberi tahunya
El sibuk dengan ponselnya sendiri dan mulai menghubungi Ailza, tapi sama sekali gak di angkat karena waktu di Swiss masih tengah malam
" Ck kok gak di angkat sih, kamu kemana beb" ucap El kesal sendiri
" Di sana masih tengah malam kelles, gak sabaran amat sih" jawab Zula mengingatkan El
" Eh iya ya, ini setengah 7 sana masih setengah 2 malam" ucap El baru tersadar dan mengakhiri kenbali panggilan video nya
" Padahal sampe rumah tadi udah teldob lho jam 2 malam tadi, gue capek capek nyetir dari bandara ke rumah, dia asyik tiduran sambil telfonan" saut Al ikut kesal
" Namanya cinta" jawab El singkat
" Tapi tau waktu kali El, kasian dia biar istirahat" jawab Al tanpa di gubris oleh El yang langsung berjalan menuju rumah neneknya
Karena dari pada denger ocehan kedua saudaranya dia mending pulang langsung sarapan, karena dari semalem belum makan sama sekali
Al dan Zula mengikutinya sambil menggendong kedua sepupunya itu
" Loe nyangka gak sih La, kalau sepupu kita ini udah seperti anak kita lho, banyangkan aja, kalau gue punya anak nanti manggil mereka om, " ucap Al gak nyangka punya sepupu yang justru seperti anaknya sendiri
" Iya ya bang, apa lagi kalau Umi punya anak lagi, anak kita sama seumuran, kan lucu" tambah Zula membayangkan
" Yah namanya juga takdir gak bisa di pungkiri dong, orang juga ada suaminya gak jadi masalah" jawab Al akhirnya menengahi
" Iya sih, ya Abang sih, ngapain di bahas juga udah tau semua itu takdir, dari pada punya sepupu kayak si Nada kan mending ini unyu unyu" jawab Zula sambil mencium lembut gadis gemoy di gendongannya
Dan bener sesampainya Mereka di rumah ternyata El sudah sarapan duluan, dan Al pun ikut nyusul minta sarapan juga karena sama sama lapar
Melihat keduanya sarapan akhirnya Jihan mengajak yang lain untuk sarapan juga sama sama biar seger nikmat kata pak Hamdan
Di tengah sarapan tentu mereka mempertanyakan masalah Tari semalam yang di hilangkan oleh kedua ponakan tampannya itu
" Jadi kalian bawa kemana si Tari Al El?" tanya Rizqy sama juga cari perkara padahal si Luna paling gak seneng ada yang bahas masalah Tari
" Kenapa masih kangen?" senggol Luna dengan suara lirih karena kesal tapi masih segan dengan kakak iparnya dan mertuanya
" Hahaha... enggak dong" jawab Rizqy langsung faham dan memeluk dan mencium lembut Luna
" Sudah amanz mudah mudahan aja gak kabur" jawab El santai
" Emang kalian buang di mana sih?" tanya Zula cetus
Kemudian mereka menceritakan semuanya tentang perjalanan dan sampai kembali lagi ke sini
Mereka mengangguk dan berdoa semoga Tari dan Nada benar benar insaf dan bertaubat
" Amin.... " semua mengaminkan doanya bersama
" Terus mantanmu gimana mas? Sudah taubat juga?" tanya Rizqy keceplosan dan membahas soal Rani si biang kerok DERAI AIR MATA
Semua terdiam bahkan anak anak mereka yang tau ceritanya juga terdiam, takut gimana murkanya Jihan nanti
" Entah tuhz mantan istrinya gak pernah di jenguk di Penjara" jawab Jihan ketus
" Orang udah busuk pun di penjara, ngapain pula di jenguk," jawab Zain makin sadis
" Kalau itu gak ada kapoknya, ya sukur sukur Tari gak kayak Cendol dawet lah, Ruet " jawab Jihan sudah menjadi hal biasa sih kalau bahas Rani walaupun sakit juga sebenarnya tapi dia berusaha melupakannya
" Tapi Abah tau dari mana dia busuk di Penjara? " ucap Jihan teringat ucapan Zain barusan
" Lha udah 20 tahun lebih di penjara kalau gak busuk apa Mi? Abah juga gak sudi jenguk juga, mau cari jalan menuju neraka? " jawab Zain nyeleneh dan Jihan enggan menjawab
" Mana tau" ucap Jihan santai
" Udah ah.. pagi pago bahas hal yang gak penting, bikin sakit hati aja" selak Ulfa mengalihkan pembicaraan
Ketiga anak Jihan enggan membahas juga, soalnya mereka juga jadi korban dari semua itu, dan enggan membahasnya apa lagi mengingatnya juga
" Oh ya, Pak Buk, sore kami balik ya, gak bisa lama lama di sini, sudah lama ninggalkan rumah, yang penting sudah tau keadaan Bapak Ibuk sehat, Rizqy juga sehat, anaknya sehat istrinya cantik dan sehat, jadi kami langsung balik ke Jawa ya" ucap Jihan bermaksud pamitan karena banyak kerjaan yang harus di selesaikan
" Kamu gak mau istirahat nak?" tanya Ulfa tidak menjawab pamitan Jihan
" Kamu sudah bekerja dari kecil, bahkan dari masih muda, gak ada kan yangperlu kamu kejar lagi, dan kamu juga mas Zain, anak anak kalian sudah selesai sekolahnya, sudah saatnya menjadi pengganti posisi kalian, dan kalian pensiun dan istirahat saja" ucap Ulfa lagi menasehati anaknya
" Insyaallah Buk, kami bimbing dulu mereka dan kami pensiun dini" jawab Jihan memang sudah ada niatan dari awal
Mereka semua tersenyum terurama Zain yang sangat bahagia akhirnya Jihan mau berhenti bekerja juga
" Oh ya, rumah kami sepi lho tan, nanti anak anak kami bawa ya, tante kan udah mau punya lagi" ucap Zula nyeleneh yang minta kedua sepupunya pada Luna
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 318 Episodes
Comments
Happyy
😘😘
2022-11-22
0
Achmad Rafli
zula emang yg paling nyeleneh... enteng banget ngomongnya pengen bawa ank orang mentang" rumahnya sepi....
2022-08-11
0
Bunda Ravi
bingung mo komen apa di bab ini!!! 🤔lanjut dan tetap semangat aj 💪💪💪💪
2022-08-11
0