Rizqy langsung panik melihat istrinya kontrasi, dan langsung mengelus perut buncit istrinya
" Kenapa sayang? sakit?" tanya Rizqy pada Luna
Luna tak menjawab dan terus merintih kesakitan
Dengan cekatan Rizqy menggendong Luna,
" Bawa kedalam dulu nanti mbak priksa" ucap Jihan dan Rizqy mengangguk
Rizqy berjalan menggendong Luna, dan melewati Tari yang masih di ikat kuat kedua tangannya oleh Zula
" Kalau terjadi apa apa sama istri gue, loe gue laporkan kembali ke polisi" ancam Rizqy kejam
" Udah om, urus aja tante Luna, ini nyai rombeng biar jadi urusan kami" ucap El siap menangani
Rizqy membawa istrinya ke kamar yang terus merintih kesakitan dengan Jihan yang juga mengikutinya
Seperginya Jihan dan Rizqy serta Luna, Zula mendorong Tari menuju ke gazebonya
" Eh ronggeng, loe tau gak gue tuh sebenarnya risih pegang pegang tangan loe seperti ini" ucap Zula meledek
" Makanya lepas gue juga ogah loe cengkeram seperti ini" jawab Tari gak mau kalah
" Loe kabur lagi bahaya " jawab Zula santai dan membawanya mendekat pada uti dan kakungnya serta abahnya yang masih berada di gazebo
Tatapan tajam masih Ulfa berikan pada Tari yang gak punya malu, yang justru menampakkan dirinya lagi hanya demi harta gono gini yang sepatutnya gak dia dapatkan
Memalukan, itu ungkapan yang pantas di terima oleh Tari dari Ulfa, karena apa dia yang sudah mencoreng nama baik keluarganya, yang sudah dengan mudah melempar muka mereka dengan sebuah kotoran yang menjijikkan
" Memalukan.." ungkapan itu terucap dari lisan Ulfa seketika melihat Tari yang mendekat di hadapannya
" Apa salah kami Tar?" tanya Ulfa ketus
" Salah ibuk kenapa bodoh" jawab Tari ngawur
Plak... ..
Tamparan pedas reflek mengenai pipi Tari, secara Ulfa sudah geram banget dengan Tari dan justru Tari malah menantangnya
" Udah Uti, gak usah lama lama, Abah tf El setengah M, biar El yang urus nyai ronggeng ini" ucap El enggan lama lama
" Gak usah nekat El" ucap Ulfa
" Uti tenang aja, semua nanti akan jadi urusan El dan bang Al, loe di rumah aja La, " ucap El sembari meminta Zula agar melepas Tari dan membawanya pergi
El punya rencana yang cukup antik dan tersusun agar Tari bisa taubat dan menemui hidup yang lebih baik
" Udah Abah transfer" jawab Zain setelah mentransfer uang pada El
Zain sudah mempercayai semuanya kepada anak anaknya, dia merasa sudah tua, sudah saatnya dia pensiun, dan di teruskan anak anaknya
Hamdan yang sudah tuapun gak mau ambil pusing, anak dan cucunya jauh berpengalaman darinya mereka pasti bisa beri pelajaran yang berharga untuk Tari
Di kamar Rizqy, Jihan memeriksa kondisi Luna yang merasakan kram di perutnya,
Saat ini kandungan Luna masih berusia 7 bulan, dan belum waktunya untuk melahirkan,
Akibat dari Syok berat yang dia rasakan sebab kedatangan Tari, dan mengatai dirinya secara terang terangan tentu membuatnya tekanan batin dan berpengaruh pada janin yang ada di kandungannya
" Coba kamu tarik nafas dulu, dari hidung dan di keluarkan dari mulut, secara perlahan" pinta Jihan dan Luna mengikuti anjurannya
Jihan terus memberi pengarahan pada Luna, dan memberi penanganan khusus pada Luna adek iparnya, sehingga membuat Luna sudah semakin enakan
" Ini nanti gak apa apa kan mbak? dia belum mau melahirkan kan? karena belum bulannya ini" ucap Rizqy masih khawatir
" Tenang lho, gak usah panik gitu, orang istrimu udah tenang malah loe yang heboh" jawab Jihan kesal sendiri dengan sikap heboh Rizqy
Pasalnya dari awal Jihan memeriksa Rizqy terus bertanya dan panik serta khawatir
" Mbak beneran bisa gak sih ? Iqy Ragu " ucap Rizqy masih meragukan Jihan sebagai dokter
" Loe meragukan mbak ya Riz, Loe kalau manggil mbak tuh jutaan lho, ini di kasih gratisan malah masih di ragukan" jesal Jihan karena di ragukan oleh adeknya sendiri
Padahal kakaknya yang mempunyai rumah sakit besar yang sudah bercabang cabang masih aja dia gak percaya
" Ya gimana gak ragu, gue gak pernah lihat mbak priksa pasien, gak pernah lihat mbak sembuhin atau ngobatin orang kok, ya gak percaya lah" jawab Rizqy nyeleneh
" Tau ah... udah istirahat ya Lun, gak usah di pikir banyak banyak, kamu harus mikirkan kesehatanmu dan juga calon buah hatimu, masalah nyai ronggeng biar jadi urusan kami" ucap Jihan mengabaikan Rizqy dan menyemangati Luna
Luna mengangguk dan kemudian bangkit memeluk Jihan, dengan tangisan haru
Dia baru pertama berjumpa Jihan selama dia menjadi adek iparnya, dan keluarga Jihan sangat ramah dan menyenangkan walau baru berkumpul beberapa jam yang lalu
Luna ini anak yatim piatu, kedua orang tuanya sudah meninggal lama, di masa dia masih kecil, dan dia seorang santri yang mondok di pondok dekat rumah Rizqy sendiri,
Mbak santri yang hidup bareng bu nyai, dan abah yai, dan saat Rizqy sudah kembali kesana dan menduda, Rizqy meminta izin pada abah yai dan Ibu nyai untuk mempersunting Luna, agar Luna bisa hidup bersamanya
Dan waktu itu abah Yai dan Ibu Nyai tidak bisa langsung memberi jawaban, mereka menawarkan dan bertanya dulu pada Luna,
Dan ternyata Luna adalah salah satu fans berat Rizqy, tapi tidak bisa mengu ggapkan dengan terang terangan, hingga akhirnya mereka menikah secara sederhana aja
" Makasih mbak Jihan" ucap Luna sambil nangis sesenggukan
Awalnya dia berfikir negatif tentang keluarga Jihan, mereka terkenal kaya tapi jarang berkumpul debgan orang lain menurutnya, dan menurutnya oeang kaya biasanya sonbong, apa lagi mereka yang jarang mengunjungi bapak ibuknya membuat Luna semakin berfikir negatif
Dan ternyata Zain dan Jihan jauh dari sifat itu, dan bahkan sebaliknya bisa menerimanya apa adanya, seperti adeknya
Jadi jangan memandang orang lain dari sebuah cover, bukan berarti cover itu sama dengan batinnya, atau apa yang ada di dalamnya
Dan jangan memandang dan menilai seseorang dari fikiran negatif kita, apa lagi menilai seseorang dari kata JARENE, atau kata mereka? karena suatu yang berawal dari KATANYA, Atau JARENE, itu 80% salah, atau hoax
Al dan El membawa Tari ketempat yang jauh bahkan nyebrang pulau
Mereka kini sudah di bandara, begitu juga dengan Nada, yang ternyata menunggu ibunya di pertigaan simpang menuju desa Ulfa
Dan kini semuanya sudah berada di dalam pesawat dengan nenanganan ketat,.
Bahkan El dan Al menyewa angkatan banser yang siap membantunya untuk mengamankan Tari dan Nada
Hingga mereka sampai di lokasi yang mana mereka di anter dengan menggunakan helly setelah mendarat di bandara tujuan,
karena akan ada kejutan yang menakjubkan daribAl dan El yang sudah di konsef lama
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 318 Episodes
Comments
Herlinatriyono 786
aku suka kalo Al El kayak gini,biar kapok itu si tari ulet bulu.
2022-08-13
0
Aida Zee
biar tobat ulet bulu nya
2022-08-09
0
Achmad Rafli
lanjuuuutttt thor 💪💪💪💪💪💪💪
2022-08-09
0