Kini Mereka berpisah dengan saudara masing masing, Zula Kini dengan pangeran tampannya yang berasal dari Turki,
Yang mana hari ini Juga mereka harus berpisah, dan akan menjalin hubungan LDR,
Ya Gimana lagi, pangeran tampannya itu harus menyelesaikan tugas kuliahnya yang ada di semester awal untuk meraih gelar S3,
Ya, Dia sepantaran Al, dan justru lebih tuaan dia, awalnya kenal dengan Zula saat menjadi pembimbingnya di kampus tersebut, di awal ajaran,
Saat itu dia sudah menjadi senior sebelum lulus S1 dan berada di semester akhir menunggu sidang,, dan selama 3 tahun ini
Pangeran tampan ini, cukup liar biasa, berawal dari pertemuan saat bimbingan, dan dia sebagai asisten dosen cukup tertarik dengan Zula yang gayanya ceria banget, santai lucu menggemaskan, di tambah Umurnya yang masih kecil belia tapi otaknya cerdas,
Pendekatan terus di ajukan, serta memberi kenyamanan pada Zula, mengayomi, walau saat itu dia sudah lulus S1 Dan lanjut S2,
Sengaja enggan balik dulu ke Negara asalnya, hanya semata mata karena mengejar cinta Zula saja,
Mengenal lebih dekat lagi seorang Zula, membuatnya makin jatuh cinta, apa lagi mengenal sosok Zula, seorang Muslimah sejati, santri dan penghafal Al Qur'an, membuatnya makin tidak ragu lagi, dan segera menembaknya,
Sekali dua kali Zula tidak memberi jawaban, dan hanya di minta untuk menunggu, dia tetap bwrsabar dan menemani serta mendampingi Zula, hingga ketiga kalinya, di mana sudah lebih setahun Zula di sana, hingga akhirnya menerimanya sebagai pemilik Hatinya saat ini
Zula sengaja dulu enggan lulus di BNT , dan langsung pindah ke Swiss, hanya karena males melihat wajah munafik para santri BNT yang sudah menghina dan merendahkannya
Hatinya masih sakit di kala melihat wajah wajah itu yang mungkin pada saat ini mereka juga belum lulus dari BNT
Karena setelah Zula cerita semuanya pada Zain dan Zain bertanya siapa namanya, Zula masih tidak menjawab, hingga akhirnya Zain cari tau sendiri siapa anak tersebut, dan mulai bertindak memberi peringatan padanya karena sudah berani macem macem dengan anak kesayangannya
Kini Zula dan Maulana, Ya dia kekasih Zula saat ini, dia bernama Maulana, mereka sedang duduk di salah satu taman di pinggir sungai yang sangat bening,
Saat ini kondisi cuaca di swiss tidak bersalju, atau musim semi, dengan pemandangan yang begitu indah serta rumpun Hijau yang menghiasi pinggiran sungai
Sedari 30 menit yang lalu mereka saling diam, karena tau mereka berdua cukup berat untuk saling berpisah dengan hubungan LDR nanti
" are we dreaming? and this is a nightmare too right? ( ini kita sedang mimpi kan? dan ini mimpi buruk juga kan?) " ucap Maulana dengan pandangan lurus ke depan
Maulana masih belum siap harus berpisah dengan Zula, dia masih belum sanggup kehilangan kekasih mungilnya
" No, this is real dear, I have to go back to Indonesia this afternoon (tidak, ini nyata sayang, saya harus kembali ke Indonesia sore nanti ) " Jawab Zula menatap Maulana yang ada di sebelahnya
Zula tau gimana perasaan Maulana saat ini, di masa dia belum selesai kuliahnya dan Zula harus cek out dari Swiss
Awalnya Maulana saat mengetahui kalau Zula lulus S2 harus kembali ke Indonesia, maulana meminta kalau Zula kembali mengambil S3 sekalian di sini, tapi Zula menolak, karena Zula harus segera menggantikan posisi Abahnya di Perusahaan
" I'm not ready to part, I'm not ready for you to leave, and I'm not ready for LDR (aku belum siap berpisah, aku belum siap kamu tinggalkan, dan aku belum siap LDR) " jawab Maulana lagi dan Zula terdiam tak bisa memberi jawaban
"Let me tell you that you have to continue your doctorate here (Biar aku bilang sama abah kalau kamu harus lanjut S3 di sini) " tambah Maulana masih sangat berat
Tentu berani karena maulana juga mengenal Jihan dan Zain, mengenal sangat baik, apa lagi tekat Maulana yang ingin serius dengan Zula juga, berani mengungkapkan perasaan dan Niat baiknya kepada kedua orang tua Zula
"Over time, learning makes my head spin, honey, later if I stay here for a long time, the company will quickly go bankrupt (Kelamaan belajar bikin kepalaku pusing sayang, nanti kalau aku lama lama di sini, perusahaan abah keburu bangkrut) " jawab Zula bergurau agar Maulana tidak terlalu serius dan sedih karena di tinggalnya nanti
Maulana tersenyum dan ingin rasanya mencubit pipi merah Zula, tapi sayang dia tidak bisa melakukan itu, selama menjalin hibungan dengan Zula, Maulana sama sekali tidak pernah menyentuh Zula sekalipun, karena dia sangat menjaga begitupun dengan Zula
Hal yang paling Maulana suka dari Zula adalah sikap Zula yang sangat kocak, dan bisa menghiburnya di saat seperti ini
Di bilang perusahaan Abahnya bangkrut segala, mana kepala pusing kelamaan belajar, padahal nyatanya, dia gak akan pernah pusing saat belajar, karena sering kali lewat jam belajar dia masih asyik dengan pelajaran kampusnya, dan perusahaan abahnya gak akan pernah bangkrut juga, yang ada perusahaan lain yang akan bangkrut di kala abah Zain menarik sahamnya dari perusahaan tersebut
" Don't be sad, an LDR relationship doesn't mean we're breaking up, right? can still communicate (Udah dong jangan sedih, hubungan LDR bukan berarti kita putus Hubungan kan? masih bisa komunikasi juga) " ucap Zula menyemangati Maulana yang sama sekali tidak siap
" There's a cell phone, what's the point? If there is no communication between us, the one with the factory will go bankrupt because it is useless ( Kan ada ponsel, gunanya apa? kalau tidak ada komunikasi di antara kita, yang ada babriknya bangkrut karena gak guna) " tambah Zula masih bergurau lagi
" Let us always be together (Biar kita selalu bersama) " jawab Maulana singkat sambil memandang lekat wajah Zula
" May I look at your face more intensely and closely, before we part? ( Boleh aku menatap wajahmu lebih intens dan lekat lagi, sebelum kita ber pisah? )" Pinta Maulana yang sering kali di tutup buku oleh Zula saat mau menatap Zula lebih lama
Zula terasa salah tingkah sendiri saat Maulana terus menatapnya, dan terus memandanginya juga
Zula tidak langsung menjawab, dan dia hanya tersenyum, hingga akhirnya mengangguk mengiyakan
Cukup lama, sekitar lebih dari 20 menit Maulana menatap wajah Zula dengan perasaan sendu dan mata ingin rasanya melelehkan air mata, sambil terus berfikir akan kah dia kuat menjalani hidupnya tanpa Zula, jauh dengan Zula
Karena selama ini dia selalu mencari dan menemui Zula kalau seharian tidak berjumpa
" Let's just get married " ucap Maulana tiba tiba, karena dia berfikir dengan menikah dia gak akan jauh dari Zula lagi
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 318 Episodes
Comments
Herlinatriyono 786
kayaknya seru nih ceritanya.
2022-08-13
0
Angelica Yulid
lanjut Thor lebih semangat lagi
2022-08-06
0
Lena Sari
🤣🤣🤣
2022-08-06
0