Hay para kesayangan nyai...
Dimana pun kalian berada semoga sehat selalu 🤗
Selamat datang di RUMAH KARTU PERDANA 😘😘😘
Cup... Sebuah ciuman mendarat mulus di bibir seksi ku...
Gedebuk... Pikiran ku langsung kosong, karena selama delapan belas tahun kurang dua hari aku tak pernah di cium oleh seorang lawan jenis, dan hari ini pria yang telah memberikan servis tipis-tipis di bibirku menyingkir balikkan dunia ku.
Tubuhku seperti kayu, kaku dan tak bisa memberontak, mungkin ini adalah efek samping dari ciuman tiba-tiba. Sungguh manjur sekali ciuman pria ini.
Bibir itu ******* bibir ku dengan lembut, menyesap belahan atas dan bawah seperti menyesap permen karet.
Aku tak tau apa yang harus aku lakukan, mau melepaskan cumbuan itu? Akan tetapi saraf ini seakan mati seakan tulang-tulang ku lentur macem jeli.
Nyut... Nyut... Kepala ku berkedut seakan kepalaku membesar. Entah berapa kali lipat ini kepala mengembang, aku pun tak bisa membayangkan.
Rasa asing itu membuat ku lupa bernafas. Sampai pria itu melepaskan tautan bibir kita.
Huhhh.... Lenguh ku. Ku kira acara tarik tambang bibir ini usai sampai di situ akan tetapi ada sesi ke dua. Pak Aston menyatukan bibir kami kembali.
Pria ini menggigit bibirku pelan, sehingga membuat ku kaget hingga tanpa sadar aku membuka mulut ku. Senyum manis pria itu sematkan di sela-sela ciuman kami.
Aku ingin protes akan tetapi pria itu lebih dulu membungkam bibirku lalu kembali, memberikan ku ciuman lebih dalam dalam.
....
“Aku mohon terimalah cintaku, Tree.. Aku mencintaimu, dan aku tak mau sebuah penolakan, bukannya kau begitu menikmati ciuman ku sayang!” bisik Pak Aston, tanganya mengusap bibir ku yang saat ini kebas. Aku merasakan terang bulan ku tak bisa terlipat dengan sempurna.
Sedangkan yang membuat kekacauan di bibirku adalah pria yang paling menyebalkan bagiku selama tiga tahun aku mengenyam pendidikan ku di bangku menengah atas. Tengah tersenyum tampan hingga menggetarkan jiwa dan raga.
Hari ini aku melihat sisi lain dari pria yang setiap hari memberikan hukuman kurang manusiawi terhadap ku.
Padahal aku hanya mencabut paku di kursi teman ku yang selalu jahil terhadap ku, memukul orang-orang yang selalu melakukan tindakan semena-mena terhadap teman ku yang lemah.
Aku hanya menjadi polisi bagi teman-teman ku yang berbuat tidak adil, seperti mengempeskan ban motor anak nakal di sekolah, karena ia mencolek dapur bahenol milik sahabat ku Samarta.
Memalak kawan ku yang kaya, lalu membagikan kepada teman-teman ku yang kurang mampu.
Adil kan aku pemirsa. Dan aku akui aku kerap tidur di sekolah ketika pelajaran sejarah dimulai. Begitulah aku murid teladan seantero jagat SMK Kebon Tetangga yang akan selalu di kenang dengan prestasinya di ruang BK.
Asal kalian tau aku pemilik ijasah tebal dari ruang BK. Kalian pasti tak memiliki nya, teman ku di satu sekolah tak mampu menyaingi ku jika sudah membandingkan buku ruang BK milikku.
Usapan lembut di pipi ku, membuatku memandang wajah tampan pria ini. Pipiku kembali memanas ketika mata kami saling memandang, entah seperti apa wajah ku saat ini.
Mungkin seperti kepiting rebus atau pantat panci gosong. Kalian banyangkan sendiri.
“Tapi, Mama anda!” jawabku dari sekian menit aku terbungkam.
“Mama adalah urusan ku! Asal kau bersedia menjadi kekasih ku maka akan aku bereskan, agar tak ada menghalang antara cinta ku dan cintamu.” ujar pak Aston, pria itu memperbaiki posisi duduknya di depan kemudi.
“Pak, apakah anda baik-baik saja?” tanya ku, sebab yang ku lihat pria itu menghela nafas sesaat lalu meletakkan jasnya ke atas pangkuannya.
Padahal didalam mobil ini AC nya bekerja dengan baik.
“Hem, Tell me As, Tee!”
“Jika tidak aku akan membungkam bibir manis mu itu, lagi!” lanjut Pak Aston.
“Ok, aku akan memanggil Kakak As!” panggilan itu yang aku putuskan untuk memanggil pria yang memaksa ku untuk menjadi kekasihnya.
“Baiklah, sekarang aku akan mengantarkan mu pulang tuan putri!” pria itu menginjak pedal gas. Meninggalkan tempat itu.
Tak memerlukan waktu lama lagi, kami telah sampai di pelataran rumah ku.
“Apakah kau tak ingin mengajak ku mampir Honey?” tanya nya.
“Sory, kak, hari ini kakek ku tidak ada di rumah aku turun dulu!” aku langsung mengambil langkah seribu yaitu turun dari mobil pacar Dadakan ku.
....
....
Aku melangkah kaki ku ke dalam rumah. Sunyi itu yang aku tangkap dari suasana rumah. Sebab di rumah kecil ini kami hidup sederhana, kakek pandai memasak dan beliau dulu kerja menjadi asisten rumah tangga di sebuah rumah orang kaya, maka dari itu hanya mengurus hal-hal kecil kami tak membutuhkan pembantu yang harus stay di rumah. Akan tetapi kami memiliki seorang pembantu sebagai tugas bersih-bersih rumah kita yang hanya datang di pagi hari namanya bibik Bola.
Ku Langkahkan ku semakin cepat agar sampai di kamar. Sungguh aku lelah pemirsa.
Kreekkk... Bunyi pintu yang ku buka.
tak lama kemudian aku melemparkan tas ku ke sembarang arah, lalu ku rebahkan tubuh ku ini di atas kasur tanpa mengganti baju.
Dreeet, Tilung... Suara getar disertai nada pesan berasal dari Ponsel ku.
Ku raba ponsel ku, lalu ku lihat siapa gerangan yang mengirim pesan.
📩 Samarta Freanly.
Tree, aku hampir kering menunggu mu, aku pulang dulu karena mama ku menelpon tiba-tiba. Nanti aku akan mengajakmu menikmati dunia orang dewasa honey!.
Aku tersenyum membaca pesan sahabat ku yang paling pintar itu. Setelah membuka pesan dari besty ku, aku melihat dua buah pesan dari nomer asing yang berbeda. ku pandangi deretan angka itu lalu aku membuka pesan satu persatu.
📩 034670008881
Aku pulang sayang besok aku akan membawa mu kencan. Selamat istirahat cintaku. Jangan lupa mimpi aku dan lupakan kejadian yang tak menyenangkan hari ini, ingat saja betapa manis bibir kita saling menempel. Ahhh... Aku jadi candu akan bibir manis mu itu..
Aston.
Nyuttt... pipiku seketika memerah. Lalu ku buka pesan satunya, karena jiwa penasaran dengan ku meronta-ronta ingin membuka pesan terakhir. Siapa tau didalamnya akan ada pesan bahwa aku memenangkan sebuah mobil Pajero kenak semprot idamanku selama ini. Tangan ku menekan besan tersebut...
Jeng ... Jeng ... Jeng... Nungguin ya🤭
.
.
.
.
.
.
📩 03497343168
JAUHI PUTRA KU, KARENA AKU TELAH MEMILIKI CALON MENANTU YANG SEMPURNA TIDAK MANDUL SEPERTI MU.
Jedaarrrrr.
^^^To Be Continued^^^
Rekomendasi Author:
Karena dendam pada seorang pria yang di yakini merebut wanita pujaannya sejak kecil, Alvino Maladeva akhirnya berencana membalas dendam pada pria itu melalui keluarga tersayang pria tersebut.
Syifana Mahendra, gadis lugu berusia delapan belas tahun yang memutuskan menerima pinangan kekasih yang baru saja ditemui olehnya. Awalnya syifa mengira laki-laki itu tulus mencintainya hingga setelah menikah dirinya justru mengetahui bahwa ia hanya di jadikan alat balas dendam pada kakak satu-satunya.
Lalu apakah Syifana akan terus bertahan dengan rumah tangga yang berlandaskan balas dendam tersebut? Ataukah justru pergi melarikan diri dari kekejaman suaminya sendiri?
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 110 Episodes
Comments
🏘⃝Aⁿᵘ🦆͜͡ ℛᵉˣℱᵅᵐⁱⳑʸTIK𝐀⃝🥀
dari emaknya🤣🤣🤣
2023-07-22
0
💕febhy ajah💕
AXIS, tre, AS dan smart apalagi,,,,
2022-11-06
0
Dayah Shahar
Jauhi Kak As mu Trea, perkahwinan tanpa restu keluarga bisa bikin jiwa terseksa.
2022-10-30
0