Hay para kesayangan nyai...
Dimana pun kalian berada semoga sehat selalu 🤗
Selamat datang di RUMAH KARTU PERDANA 😘😘😘
Uhhhh... Sebuah lenguhan keluar dari bibir Tree yang tengah tidur pulas di sebuah ranjang berukuran king size milik Aston.
Saat ini gadis tersebut tengah tertidur sendiri. Entah kemana sang kekasih.
Plap... Perlahan mata gadis itu terbuka, sesekali berkedip menyesuaikan cahaya yang masuk kedalam kornea matanya.
Tree melihat sekeliling tempat itu napak terlihat begitu asing,“Dimanakah ini?” gumam gadis itu bingung.
Saat ini ia terbangun dengan keadaan sendiri. Karena jiwa penasaran, gadis itu turun dari tempat tidur.
“Oh, ia aku kan tadi ikut Kak Aston! Sekarang ia di mana?” Tree bingung dengan menghilang nya sang kekasih.
“Loh, ini sudan jam 10 malam, berapa jam aku tidur?” gumam gadis itu kaget melihat jam bertengger mewah di dinding kamar yang bernuansa abu-abu putih soft.
Tree mengedarkan pandangannya untuk mencari jejak sang kekasih. Hasilnya nihil, matanya hanya menangkap sebuket bunga di atas sebuah kotak berwarna pink.
Gadis itu berjalan ke arah kotak tersebut. Tangannya terulur menyentuh buket bunga untuk mencari petunjuk dimana sang kekasih berada.
“Bunganya sangat indah!” Tree ngambil bunga tersebut lalu menciumnya. Wajah gadis itu saat ini sungguh merona.
“Ada kertas?” gumam Tree, sebuah memo kecil terselip di sela-sela buket bunga.
...Halo sayang, pasti kau sudah bangun ketika melihat bunga ini, aku telah menulis beberapa memo untuk mu, setiap memo memiliki pesan dari ku, pesan pertama ku untuk mu adalah membuka kotak itu....
...Dear ASnya Tree....
Tree meletakkan bunga tersebut, Bibirnya nyak mampu menahan senyum lagi, wanita mana yang tak bahagia di berikan sebuah kejutan kecil, “Kekasih ku sungguh manis,” ia berpindah menyentuh kotak yang telah mencuri perhatiannya sejak tadi.
“Oh, gaun dan kebutuhan wanita?” pekik Tree ketika matanya melihat sebuah gaun sangat cantik, sepatu dan alat make up wanita hingga kebutuhan kecil lainnya.
Tree mengambil sebuah memo yang ada di dalam kotak tersebut.
Memo ke 2.
...“Bersihkan tubuh mu, aku menunggu mu sayang!”...
...Dear ASnya Tree...
Wajah Tree begitu berseri-seri, gadis itu bergegas mandi, dan merias wajahnya secantik yang ia bisa.
“Sungguh aku begitu tidak PD jika suruh berias, sebab aku selalu acuh dengan alat rias wanita. Sekarang aku menyesal, dulu aku lebih suka membawa tang ke sekolah untuk membalas perbuatan musuhku dari pada make up yang biasa Samarta bawa!” gerutu Tree.
Gadis itu hanya memoles wajahnya dengan bedak yang bermerek Sri Mulyani, “Sedikit gincu di bibir ini membuat bibirku kaku habis di poles semen, sepertinya belahan atas dan bawah gak mau menyatu satu sama lain,” entah gadis itu terus menggerutu sendiri.
“Oh Tree, kau cantik sekali... Aku saja sampai pangling dengan penampilan ku, apalagi empok-empok Reader pangling dengan kecantikan ku ya paripurna ini meski tak secantik Mommy Qiana dan seseki Tante Aya MA setidaknya kecantikan ku ini persis seperti Dilraba asam urat,” gadis itu berputar-putar di depan cermin melihat tubuh nya yang lurus tak berbentuk itu dengan tatapan begitu kagum.
“Kak Aston!” Tree begitu terlena hingga melupakan sang kekasih.
Gadis itu berjalan perlahan karena sepatu high heels yang ia kenakan saat ini.
Kreeetttt... Suara pintu kamar yang Tree buka.Satu yang gadis itu lihat yaitu kegelapan.
Klotak, sebuah kotak yang berada di depan kamar itu tertedang oleh kakinya.
Gadis itu berjongkok lalu membuka apa isinya kotak tersebut, sebab kotak itu berukuran cukup besar, “Surat lagi?” Tree membuka isi suratnya seketika sebuah tulisan yang bisa ia baca meski ini gelap gulita.
Memory ke tiga.
“Turunlah, sayang, ada ribuan lilin yang akan membimbing mu untuk menemukan ku!”
...ASnya Tree...
“Ih, romantis banget kekasih ku,” gadis mana yang tak berbunga-bunga mendapatkan kejutan romantis dari sang kekasih.
Kaki Tree melangkah ke tangga ia menemukan tangkai bunga mawar, gadis itu mengambil bunga tersebut ada memo ke empat tergulung di tangkai bunga.
Isi memo ke 4.
Taukah keindahan yang paling indah di dunia ini adalah kau, Treenya As.. I Love you.
Tree meletakkan bunga dan memo kecil itu ke dalam kotak tadi.
“Indah!” hanya itu yang Tree lontarkan ketika melihat berpuluh-puluh lilin di tata kiri dan kanan, sehingga membentuk sebuah jalan di dalam kegelapan ruangan tersebut.
Tree melangkah kan kakinya beberapa langkah menuruni tangga, lagi-lagi gadis itu menginjak sebuah bunga mawar sama yang tadi di atas.
Memo ke 5.
...Terimakasih karena melangkah ke arah ku. Mau kah kau selalu melangkah ke arah ku selamanya sayang?... Jika aku tersesat bolehkah kau tetap melangkah kepadaku, menunjukkan jalan pulang dimana rumah ku adalah kamu....
...Tree hidupnya Aston....
Memo ke 6.
...Aku bukanlah orang pantas mendapatkan mu, bolehkah aku memantaskan diriku untuk berada di samping mu?...
...Aston tiada tapa Tree di hidupnya....
Memo ke 7.
...Jika Reinkarnasi itu ada aku ingin menulis nama mu dan namaku di daun kehidupan agar di kehidupan kita selanjutnya dipersatukan lagi seperti ini....
...Aston selalu membutuhkan Tree di setiap nafasnya....
Memo ke 8.
...Hey calon masa depan ku, taukah kau tuhan begitu baik kepada ku sebab di tanggal ini delapan belas tahun yang lalu ia melahirkan seorang gadis yang paling ku cintai....
...Selamat Ulang tahun pemilik hati....
Memo ke 9.
...Kau segalanya bagi ku Tree akan seperti itu selamanya. Yah akhirnya langkah kakimu berada di pintu menuju ke arah ku....
...Selamat datang di cintanya Aston....
Tree tak mampu membendung air matanya haru. Gadis itu ingin memeluk sang kekasih, akan tetapi ia harus mengikuti permainan seru yang Aston ciptakan.
Krekk pindi buka oleh gadis itu. Seorang pria berdiri membelakanginya. Punggung kokoh tubuh jangkung yang begitu ingin Tree peluk.
Krootttok... tree menginjak ranting di tempat itu sebab saat ini ia berada di luar vila yang hanya di terangkai lampu tanah.
Tak... Tak... Tak... Tak... Ribuan lampu kecil bercahaya emas seperti kunang-kunang hidup mengelilingi tempat yang merupakan sebuah taman asri memiliki begitu banyak jenis bunga bermekaran.
Gadis itu begitu bahagian hingga ia mematung bingung mau bersikap apa. Aston membalikkan tubuhnya, lalu melangkah mendekati sang kekasih.
“Selamat datang, Ratuku sayang!” ucap pria itu berjongkok di hadapan Tree untuk memberikan sebuket bunga dan tak lupa mencium tangan gadis itu.
Tree semakin membeku tak urung tangannya menerima buang yang Aston berikan, ia yang ingin mengucapkan ribuan kata terhadap sang kekasih tak mampu mengatakan apa-apa hingga pria itu berdiri mensejajarkan diri dengan sang kekasih.
Tess... Tess... Tess... Sesuatu dari langit jatuh dari menimpa pasangan yang ingin mengucapkan sesuatu satu sama lain.
Tangan Tree menengadahkan kepalanya ke atas sedetik kemudian matanya membola dan mulutnya menganga.
^^^To Be Continued^^^
Sory ya all, agak slow upnya lagi dikerja RL yang macem demit setiap hari anu 😂.
Maaf tak ku jawab semua komen kalian, jika kalian antusias aku semakin semangat menulis cerita ini, novel ini sedap sedap asem besty, 🤭 gendre nya berbeda-beda, tidak ada fantasi disini hanya ke bucinan yang nyai taburin bawang bombai, bawang merah Sampek cabe-cabean gue tuangkan di mari. Tenang karya ini bergenre Mafia🤭...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 110 Episodes
Comments
Qina Zahra
sapa yg akan jadi pendamping Aston
2023-01-11
0
Dayah Shahar
Tinggi sungguh cintamu As
2022-10-30
0
githa.rhma
lg sweet2 nya nti dipaksa buat pisah neh 🤨🤨🤨.. pasti emak nya si as tuh biang kenari nya 🙄🙄
2022-10-05
0