Next part selanjutnya cerita sambung kecelakaan.
Tak disangka -sangka mereka tidak sengaja menabrak seseorang wanita sehingga seorang wanita jatuh tersungkur dari samping pinggir jalan thor thoar sehingga menyebabkan luka ringan disikut dan juga luka paling parah dipaha sampingnya yang parah sekali sehingga menjadi tonton gratis dan pusat perhatian orang-orang yang melihatnya.
"Astagfirllahazim ... ada ketabrak tuh om." sahutnya malik sambil melihaat kedepan.
"Dimana-manaa om ga liat."sahutnya yang sedang fokus depan dan sambil memegang alat stirnya.
"Nah disitu om." Sahut nya Malik sambil menunjukan ke arah depan di pinggir jalan.
dan akhirnya mereka melihatnya dengan shock sehingga ada salah satu warga yang iba dan kemudian langsung saja menolongnya dan tiba-tiba saja mereka emosi sejadi-jadinya saat ibu tersebut terpental jatuh karena tidak sengaja ditabrak oleh Om Abi kerena ia pun kurang fokus menyetir.
dan tiba-tiba saja mereka pun berteriak dengan kerasa secara bar-bar dan memancing keributan kepada om abi sehingga anak-anak pun merasa terganggu dan dengan sigap Om Abi akhirnya turun juga sehingga para warga pun menghalanginya turun dan dihalangin nya.
padahal om abi mau bertanggung jawab dan disitulah Om Abi ingin turun untuk menolong ibu tersebut dan juga menjelaskan bahwa ia ingin bertanggung jawab namun mereka kurang yakin dan tak percaya dan menurut mereka orang tabrak lari yang tidak bakal bertanggung jawab padahal prediksi mereka sangat buruk apalagi mereka suka menghakimi saat om abi susah untuk turun karena dihalangi lagi oleh parah warga dan kemudian ada salah satu warga mengetuk jendela berkata om abi.
“ cepet lu keluar woi.”sahutnya warga lain yg geram kepada nya.
“Yahh .. sabarr pak saya juga mau tanggung jawab untuk menolong Ibu ini jadi tolong jangan halangi saya untuk lewat dan ingin menolongnya."sahutnya om abi dengan nada yang keras.
hingga akhirnya para warga pun terdiam semua karena para warga emosi susah dikasih tahu dan di situ anak-anak mulai takut dan juga merasa terganggu dengan omelan dan kebarbaran para warga sekitar sehingga Om Abi pun terus mengomeli mereka karena tidak berlaku sopan apalagi menghalangi nya turun untuk menolongnya sehingga dengan inisiatif para warga pun tidak menghalangi ia berjalan karena disuruh oleh tukang parkir tersebut sehingga para warga pun segera minta maaf kepadanya dan juga para warga pun dengan berkata seperti ini.
" Eh awas Woi awas Orang mau lewat lu pada ngalangin Awas wei awas Huftt Hufft." Timpal tukang parkir tersebut sambil meniup peluit.
"Ya... ya ya." Timpal warga lainnya dengan kompak dan pemuda salah satu warga mempersilakan ia dengan ramah dan berkata seperti ini.
" Ya maaf mm maaff... sillaaahkan lewat pak."sahut warga lain dengan Sungkaam mereka mempersilahkan nya untuk
" Baik .... pak tolong jangan halangi saya jalan bapak." Timpalnya dentab kesal.
" siap-siap ... Maaf maaf sekali lagi pak." sahut warga lain yang berkata kompak dengan bebarengan.
" Iya maaf ya Pak maaf." sahut warga lainnya.
dan di situ om Abi, muslimah dan anak-anak lain segera turun sampai akhirnya Ibu tersebut merintih kesakitan sambil memegang paha sebelah kanan yang terluka dan berkata seperti ini.
“Aww....uh ...Gimana sih punya mobil goblok banget Ga liat -liat apa saya lagi nyembrang hah."timpal nya lagi sampe ngedumel-dumel dengan keras sampe membuat anak-anak lain kaget.
“Maafff ..... bu maaf saya ga sengaja bu.”sahutnya sih abi sambil menduduk dan minta maaf sehingga menjadi pusat perhatian sehingga ibu tersebut langsung marah-marah kepadanya seperti ini dan sehingga sampai akhirnya anak-anak lain ikut meminta maaf kepada ibu tersebut.
“Kitaa Minta maaf ibu.”sahut kompak mereka sambil menunduk.
" Iya ini bukan salah kalian tapi om Kalian juga yang membuat Ibu tertabrak seperti ini."timpal nya ibu gendut tersebut dengan emosi.
"ya ... bu."timpalnya sih malik sampe tertunduk lemas dan juga cemas dan kemudian ibu tersebut berkata seperti ini kepadanya.
“Duh Makanya bang ... kalo nyetir tuh fokus dan ngoleng dan saya nggak mau tahu ya harus ganti rugi dan saya terluka parah ini nih bang.”sahut ibu tersebut dengan nada marah-marah sambil menunjukan luka disekitar sikut dan pahanya mulai terluka didalam celana sehingga mereka merasa iba dan juga bersalah
dan kemudian om abi pun memohon dan berkata seperti ini.
“Sekali lagi ... saya minta maaf bu bisa saya ganti rugi gimanaa.”
“Yaa ... saya terima tolong angkat saya.” Sahutnya dengan jutek kepadanya.
Dan di situlah para warga mulai mengangkat Ibu tersebut dan ada yang mengetahuinya karena badan ibu tersebut gendut susah diangkat oleh para warga danan langsung saja mereka membawa mobil om abi dan kemudian mengantarkan ibu tersenut ke rumah sakit terdekat dan pukul 09.00 mereka mengangkat ibu gemuk tersebut sehingga membuat para petugas Rumah Sakit capek pengangkatnya sangking beratnya nb udah mencapai 100 kg karena kegemukan makanya banyak diketawain oleh banyak saat mereka mengangkaat ibu tersebut.
dan kemudian segeralah ibu gemuk tersebut ditangani langsung oleh dokter untuk menyembuhkannya dan ditemani oleh Abi dan setelah itu meninggalkan anak-anaknya di ruangan itu dan akhirnya Om abi pun langsung saja menyelesaikan pembayaran administrasi rumah sakit sehingga mereka langsung menunggu begitu lama di ruangan rumah sakit itu dan kira-kira 3 jam lebih hingga anak-anak bosan menunggunya.
"Yaallah ... aku lupa dengan mereka."timpalnya abi setelah meninggalkan ruangan pasien.
dan pasti Abi berpikir anak-anak masih menunggunya anak-anak Ya sementara. muslimah dan lainnya menunggu di ruangan tersebut dan sehingga mereka pun menunggu hingga berjam-jam lamanya sehingga akhirnya mereka pun diculik lagi oleh anak buahnya Bang Jamal Mereka pun tidak bisa nafas dan akhirnya pingsan tiba-tiba saja seseorang yang melihat mereka diculik dan kalau bukan lain ialah satpam yang datang sambil mengejar mereka semua saat mereka pingsan semuanya sehingga satpam itu melihat nya dan berhasil mengecah mereka dan akhirnya anak buah bang jamal dilaporkan polisi sampai om abi panik dan berada diruangan koridor ruang tunggu sambil akhirnya om abi menanyakan petugas tersebut setelag menyelamarkan muslimah dan malik lain nya sih kembar.
" Hah .... loh pak itu siapa pak."sahutnya abi sambil terbinggung dengan mereka.
"Oh ... itu ada penjahatan mau culik anak kecil pak."sahutnya petugas tersebut.
"Om." Sahut kompak mereka semua hingga akhirnya merekapun memeluknya.
“tolong kalian tangani dia buat masuk perjara.”sahutnya dengan galak
“Siap paak.” Sahut mereka petugas keamanan dengan kompak.
setelah itu mereka dintrogasi terlebih dahulu namun mereka belum mengakui juga karena diancam oleh bang jamal saat itu dan setelah itu mereka dipenjara juga.
"Om ... aku takut.”sahutnya malik sambil memeluk om nya dan setelah itu baru om nya memenangkan mereka agar jgn panik sambil memeluk mereka semua dan akhirnya om abi pun berbicara seperti ini kepada anak-anak agar tetap tenang.
“Ya … pokok nya kalian tenang ya ada om abi disini.”sahutnya om memeluk mereka lagi.
“Ya baik om.”sahut mereka semua dengan kompak.
Dan akhirnya mereka saling berpelukan dan setelah urusan mereka sudah selesai akhirnya mereka pun datang mengunjungi endin tiba-tiba dan tiba-tiba saja mereka sudah sampai ke rumah sakit saat itu sih endin masih kritis untuk saat ini karena tak tau penyebab nya yang jelas ia masih memanggil ibunya saat dia bermimpi dalam tidurr dirumah sakit.
"Ibu ... ibu ." timpalnya sambil mengigoi ibunya
“Ibu .... Ibu endin sayaang ibuu. timpalnya sambil mengigoinya ibunya karena kangen dengannya.
“eh .... sih endin mangill ibunya tuh.”sahutnya sih bella.
“Ayo ... panggil susternya.”sahut nya sih kembar leli.
“Ya cepet tuh panggil susternya soalnya badan endin mulai panas."sahutnya sih malik.
“ya ... nih mau panggil jgn nyerocos mulu dong lik.”sahutnya sih leli.
“Iya... iya ini gw diam nih diam.”timpal sih malik dengan nada kesal membuat sih leli kesal.
dan akhirnya muslimah pun menasehati si Leli dan bella agar tidak ribut dengan Malik dan kemudian mereka memanggil susternya dan tiba-tiba saja suster pun akhirnya datang sambil mengajak keadaannya bahwa ia sedang tersadarkan diri karena ia terus mengikuti tentang ibunya saat itu teman-temannya masih mengkhawatirkan keadaannya karena demamnya sangat krisis menyebabkan trauma dan kepikiran terus sampai akhirnya para suster pun langsung saja menghubungi dokter dan akhirnya dokter pun datang dan langsung mengecek suhunya dan ternyata ini cuman gejala biasa wajar dialami oleh anak kecil bagi yang merindukan seorang ibu yang Iya sayangi sampai akhirnya ia bermimpi terus.
Sampai akhirnya seperti ini sampai akhirnya ia masih memimpikan ibunya itu saat ini ia sangat rindu dengan masa lalu waktu ia pergi bersama ke pasar untuk beli keperluan untuknya dan saat itu endin masih 5 tahun dan tiba-tiba saja ia berpisah dengan ibunya sampai tiba-tiba saja ia pun diculik oleh seseorang laki-laki dewasa 45 siapa lagi biang koreknya ialah bang jamal sendiri dan akhirnya dibawa kaburr dan kemudian dijadikan pengemiss dan saat itulah ia mengalami depresi berat dan memiliki rasa takut yang berlebihaan saat itu.
next lanjut cerita berikutnya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 79 Episodes
Comments