dan saat Itulah yang membuat ita dan leni pun sedih sampai-sampai ia pun harus meninggalkan muslimah sehingga mereka orang yang berhasil lolos pun berpencar-pencar untuk mencari kedua orang tuanya sementara Ita dan Leni berjalan berdua ada Satpol PP menahan mereka dengan terpaksa mereka dibawa.
sampai akhirnya mereka pun ditanya oleh Satpol PP di ruangan tersebut.
" Kenapa Ade-ade bisa ada di sini." tanya si Satpol PP tersebut kepada mereka dan kemudian mereka pun bingung harus menjawab apa tetapi dengan lantang Ita pun berani menjawab dan berkata seperti ini.
" anu pak Saya seorang diri yatim piatu dan tidak tahu di mana orang tua saya berada dan ini temen saya Leni dia telah diusir oleh kedua orang tuanya."ujarnya sih ita yang belum menyelesaikan kata-katanya karena dipotong oleh Satpol PP tersebut.
" diusir Kenapa Adik ini."tanya nya sih satpol pp tersebut.
" orang tua saya kawin lagi pak makanya saya ditelantarkan."ujarnya sih leni.
" kasihan banget kalian Dek."ujarnya si Satpol PP tersebut yang meremehkan.
" ehm ...iya pak." sahut sih leny dan Ita dengan kompak.
" baik dek begini saja nanti bapak akan antarkan kalian melakukan Komnas HAM Perlindungan Anak bicara nanti kalian bakal sakit tempat tinggal yang layak."ujar nya sih satpol pp tersebut dengan angkuh.
" eh.. Iya Pak."ujar mereka (sih ita dan leny) dengan kompak.
dan disitulah Satpol PP tersebut mengurus mereka terlebih dahulu dan memberikan surat keterangan bahwa mereka telah ditelantarkan oleh kedua orang tuanya siapa akhirnya surat itu pun telah diurus dengan cepat dan mereka segera dipindahkan ke panti asuhan yang aman kebetulan usia Ita dan Leni beda 4 tahun itulah membuat ikatan persahabatan mereka dengan muslimah semakin erat sampai sekarang mereka pun merindukan muslimah Semoga mereka bisa ditemukan dan bisa bermain seperti dulu.
dan sementara itu endin pun sudah terperangkap oleh bang jamal karena sial karena selama ini mereka tertolong berkat muslimah namun nasib berkata lain malah nasib mereka telah tertangkap seperti ini dan dan hampir mereka dihukum oleh kejamnya bang jamal dengan kejam sementara itu, muslimah, endin, malik dan lain nya dibekap habis-habisan dan diberikan hukuman yang menyiksa sampai-sampai bikin nangis mereka semua sampai kejer karena mereka telah dimenepelkan tikus-tikus ke arah baju mereka setelah itu tikus tersebut masuk ke dalam baju mereka sampai endin berteriakk.
“Agkkkkkkkk.”sahutnya endin sambil menahanan erangan rasa sakit karena itunya digigit tikus karena hukuman nya bang jamal yg sangat kejam dan kemudian muslimah berkata.
“ ya bang saya gelian bang ama tikus takut.”sahutnya muslimah sambil meminta tolong. kepada bang jamal namun bang jamal tak langsung baca koran dan minum kopi.
“Agkkkkkk .... aduh ***** aku sakit tolong ampuni saya bang aghhkkkk.”erang sih endin sambil menahan rasa sakit.
“ ya .. akkhk.”sahutnya malik merasa ke gigit ketiaknya.
“ ya bang ... ampun.”sahutnya mereka berdua bella dan leli.
“ hahaha rasain lu Hahaha makanya lu jangan sok-sok kabur dari sini Syukurin gua kerjain lupa kejar-kejar.”sahutnya bang jamal yang memberikan tikus kepada arah tubuh mereka.
“Aduhh ... gimana nih bang saya kegelian jijik ama tikus itu.”timpalnya muslimah kepada bang jamal.
“Agggkkkk ... jangan bang.” Sahut mereka semuanya manahan rasa sakit dan geli.
“Ahkkkk.”teriaknya sih endin menahan sakit.
“Hah ... anjirr mampus kalo tuh anu nya dia kenapa-napa bisa-bisa kalo orang liat gw bisa dilaporin ke polisi anjir lagi.”batin bang jamal dalam hati sampai akhirnya dia panik karena ulah nya.
“Ya gimana rasanya enak kan kabur dari gw itu hukuman buat kalian hahaha.”sahut nya sambil mengancam mereka hingga bang jamal tertawa lepas sehingga membuat mereka menangiss.
"Hiks hikssss hikssss hiksssss".lirih mereka mulai menangis saking ketakutannya terhadap Bang Jamal.
“Udah berhenti jangan pada cengeng deh.” sahutnya bang jamal hingga melepaskan ikatan mereka satu persatu.
“ ya ampun tolong jangan siksa kami bang.”Timpal mereka sampai mereka menangis apalagi mereka ke gelian dan menahan sakit.
“Hiks hiks hiks.” lirih mereka hendak menangis.
dan lalu bang jamal mengambil tikus-tikus tersebut dari arah tubuh mereka ditempat semula mereka duduk di tempat posisi masing-masing dan kemudian bang jamal pun pergi dan akhirnya mereka menangis-nangis dan ketakutan kejang- panjang dan kemudian endin pun mengerang rasa sakit hingga muslimah dan lain nya melihat dengan keadaan panik.
“Ahhkkk ....”erangnya sih endin dan sampai akhirnya talinya tersebut dibukakan oleh sih muslimah dan sampai akhirnya muslimah kaget yang dialami oleh si endin.
“Ya allah... knp din.”tanya muslimah kepadannya.
“Ahkk ... tiba-tiba sakit itit gw karena ke gigit tikus .”sahutnya endin sambil dengan expresi nahan sakit.
“Wahh ... parah punya lu terluka.”sahutnya malik melihat dan menunjukan dari luar celananya sih endin.
"Wah ... parah banget ya bang jamal ya."timpal sih bella sambil malik.
"Tau." Timpalnya si Malik sambil mengangkat bahunya.
“ya allah kok bisa gini ya.”batin nya endin dalam hati dan kemudian dia mengerang rasa alat kelamin nya yg luar biasa.
“Ahhkk.”erangnya.
“Hah muslimahh tolong km bantuin endin bisa gaWa.” sahut si kembar Bella dan lili dengan kompak.
“ Iya kasihan tahu.”timpal sih kembar lili.
“Yaudah ... din biar aku cari cara biar lukamu bisa diobati ya.”sahut muslimah yang hendak pergi.
“ Ya hati-hati muslimah.”sahut bella dan lili dengan kompaknya lagi.
“Ehm ... tidak usah mah gpp kok gw jadi ga enak sama kalian.”sahutnya tak mau merepotkannya.
“ Iya itu lu borokan gimanaa kalo ga sembuh." sahutnya si Malik marah-marah kepada endin karena tidak bisa diberi tahu bahwa itu luka yg serius itunya berbahaya kalau tidak disembuhkan.
“ gapapa gua ga mau bikin repot kalian.”sahutnya endin tidak mau merepotkan yg lain nya.
“Gpp gimana sih din itu aja luka." ujar sih malik yang cemas dengan keadaan endin.
“Ya allah perih-perih.” gumamnya Si endim sambil nafas ngosgosan.
“ ya Udah kalian tunggu sini dulu biar Aku mau ke sana minta bantuan ke yg lain km bertahan ya.”sahutnya sih muslimah asmbil menenangkan endin agar tidak panik.
“Ya... huft huft ya mah .”sahut endin yg mengerang ke sakitan belum menyelesaikan kata-kata padahal ingin berterima kasih kepada karena gigitan tikus yg membuat ******** endin infeksi.
"ya." ujar mereka dengan kompak.
Di situlah muslimah mencari cara agar ia bisa bertemu dengan anak buahnya Bang Jamal yang sedang menjaga di luar karena batangnya endin mengalami infeksi yg parah jika tidak disembuhkan segera bisa borok ataupun bernanah dan kemudian ia akhirnya bertemu dengan Budi salah satu yang berjaga di situ seorang diri dan kemudian muslimah mengagetkan sih budi.
“ Assalamualaikum Bang bang.” sahutnya muslimah sambil mengagetkan si Budi saat dia mulai tertidur.
“ Astaghfirullahaladzim huhuhu.”sahutnya sih budi yang telah kaget karena mimpi keganggu sampai akhirnya sih budi pun mulai terjatuh dari lantai.
“ Ih ... ada apaan sih lu ngagetin gua aja udah tau gw tidur ihh."timpalnya si Budi dengan kesal sambil berdiri dari ia terjatuh tadi.
“ Maaf Bang saya nggak sengaja huss huss ohosss.”sahutnya muslimah hingga ngosgosan.
“ ada apa cerita sini ama gua.”sahutnya sih budi yg mulai penasaraan.
“ itu anu.”sahutnya muslimah yg susah dijelaskan.
“udah disini cepatan cerita sama gw."timpalnya sih budi sambil mengunjang-gunjangkan badan nya muslimah.
Dan akhirnya muslimah pun menceritakan kejadian yang sebenarnya saat bang jamal menghukum mereka dengan cara melampaui batas apalagi tersebut masuk ke dalam celana sih endin hingga batang nya terluka hingga membuat Imah dan lainnya panik dan sekaligus khawatir saat bang jamal juga memasukkan tikus ke dalam pakaian mereka sehingga ada bekas gigitan tikus ke arah badan mereka yang terluka sedikit dibagian tertentu juga sampai-sampai sih budi pun tidak percaya kalo cerita muslimah pasti nngarang bahwa bang jamal berbuat kejam kepada anak-anaak tersebut padahal itu faktanya dan kemudian muslimah pun memanggil sih kembar leli dan juga bella sebagai tanda bukti tentang bekas gigitan dan luka diarea tubuh mereka yg sudah terluka karena kena gigitan tikus hingga akhirnya sih budi akhirnya percaya juga.
“Wah sih bos parah banget masa anak kecil digituin sih mah."jeletuknya sih budi.
“Ya nih bang kita dihukum sama bang jamal.”sahutnya sih kembar leli.
“Iya ... bang masa ga tau."timpal sih kembar bella yang menunjuk bekas gigitan luka kepada budi.
“ Ya Allah si Bos Kejam banget ya sama anak kecil sih sadis gw aja nggak berani masukin tikus ke dalam alat kelamin Mereka apalagi mereka masih kecil kasihan juga mereka ya Allah gw nyesel dipumut sama dia.”timpalnya dalam hati karena ia kecawa dengan sikap bosnya yg acuh tak acuh terhadap anak-anak kecil.
bagaimanapun juga apapun kesalahan anak kecil ia tidak boleh diberi pelajaran sesadis dan seperti itu itu akan mengganggu psikologi mereka juga terutama para orangtua yang tidak tahu masalah hukum apalagi dijadikan pengemis secara semberono oleh orang seperti Bang Jamal dan sampai akhirnya budi merasa iba dan rencana ingin keluar.
“ Yaudah lu pada tunggu di disini ya jgn kemana-mana biar gua cari obat P3K ya sama obat tradisionalnya dari gw cariin nanti ya khusus kelamin dan luka lu pada ya."sahutnya budi yang pergi bergegas mencari pinjaman untuk membeli obat P3K sama obat tradisional mujarab secara gratis.
"Ya siap bang budi."sahut muslimah yg mulai tersenyum.
“ Iya Bang."sahut sih kembar leni dan bella.
Di situlah si Budi bingung setengah mati Bagaimana caranya dia mendapatkan uang sementara uang yang dihasilkan oleh mereka sedikit digaji oleh si Jamal karena Emang pelit orangnya tapi akhirnya dia memanggil menelpon sohibnya Siapa lagi kalau bukan sih joni dan dia menceritakan keluh kesah tentang hukuman yang berat yang bang jamal berikan kepada anak-anak kecil tersebut sampai akhirnya joni pun merasa kesal dengan kelakuan bosnya yang seperti itu apalagi dia juga punya Sisi kemanusiaan dan akhirnya mereka berusaha mencari pinjaman uang dari temannya si joni bernama Bobby lalu ai pun memberikan uang tanpa cuman-cuman jadi harus dibayar hutangnya segera mungkin karena itu uang 200 ribu dan salah satu temannya bisa menjamin untuk memberikan utang nya dan akhirnya mereka berhasil mendapatkan uang untuk membeli obat P3K dan obat tradisional termurah khusus untuk menyembuhkan mereka semua.
Pada saat itu akhirnya joni dan budi akhirnya sudah mendapatkan obat tradisional dan lainnya tersebut agar bisa menyembuhkan luka mereka semua dan kemudian mereka pun akhirnya mereka pun mulai mengobati luka muslimah terlebih dahulu dan setelah itu baru si kembar Leli dan Bella dan baru yang terakhir lukanya sih endin dan sampai akhirnya sementara itu mereka istirahat sejenak agar mereka bisa lari dari sini untuk rencana selanjutnya.
diam-diam Joni dan Budi kabur dari bang jamal setelah mengobati luka anak-anak selama 3 hari karena Emang tidak suka dengan perilakunya nggak semena-mena terhadap mereka apalagi anak-anak makanya tidak mau berurusan dengan menjelma jika ketahuan maka di takut keluarganya akan dihajar oleh bang jamal.
rencananya Mereka ingin melaporkan bang jamal kepolisian suatu saat nanti.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 79 Episodes
Comments