Rencana kabur gagal total

"Kreekk." tak sengaja muslimah menginjak ya.

"Suara apaan tuh." sahut bang jamal.

"Aduh... dia ketahuan lagi."sahutnya batin nya teman nya muslimah sih endin dalam hati.

" Ya Allah lindungilah sahabatku muslimah agar tidak  ketauan olehnya ."doa ita dalam hati.

" Ya Allah semoga muslimah nggak ketahuan."gumamnya doa nya leny dalam hati.

" Budi erdi cepat lu pada periksa dan masuk kedalam situ sekarang."sahutnya bang jamal memerintahkan anak buahnya sambil berdiri.

"Siap bos."sahut mereka dengan serentak kompak seperti pandus saja.

dan dan akhirnya mereka pun disuruh masuk ke pintu dalam kamar mandi yang tidak terpakai dan juga kotor dan akhirnya muslimah pun mengumpat dan bersembunyi didalam ruangan batrom yg tak terpakai tersebut tiba-tiba saja muslimah pun menginjak kaleng lagi telah sehingga anak buahnya bang jamal Erdi dan Budi langsung saja ke arah ke sana dan untung saja tendengar suara tikus kecil tersebut dan untung saja tidak ketauan oleh bang jamal dan akhirnya mereka berdua pun berpelukan dan pergi dari ruangan tersebut jangan sampai akhirnya mereka menertawakan Erdi dan Budi dan juga Bang Jamal yang geli dengan tikus sampai-sampai muslim apapun akhirnya keluar sampai muslimah mengurut dadanua sendiri saking sabarnya dia karena ia bakal dipukul oleh bang jamal jika ketuan menolong teman-temannya sehingga teman-temannya khawatir.

"ya .. hampir saja ketauan imah-imah."sahut sih endin teman barunya.

"Uh ...Untung ga ketauan bang jamal."sahutnya ita sambil mengerut dadanya.

"Hehehe ... maaf guys aku tidak menginjak kaleng tersebut.

" Alhamdulillah Terima kasih ya Allah engkau telah melindungi hamba."timpal batinnya muslimah dalam hati.

"Kamu barusan ngumpet di mana mah Kok bisa sih Kamu injek kaleng."sahutnya sih leni sambil menanyakan muslimah.

Oh iya aku tadi ngumpet di dalam bedroom itu kebetulan itu kacanya nggak tembus pandang jadi nggak sengaja karena saking paniknya mereka kesini."ujarnya sambil menjawab pertanyaan leni.

"Oh." kata singkatnya dari Leni.

"Alhamdulilah."sahutnya sentak kompak mereka.

"Untung ga ketahuan lu."sahutnya endin sambil menepuk bahu muslimah.

"Hehehe."sahutnya tawa muslimah dengan keras hingga akhirnya ia pun mereka tertawa bersama saking paniknya dan kemudian pergi.

" Oh gimana kita pergi dari sini dan pada kita disiksa Terus sama Bang Jamal." sahut leni sambil mempunyai ide.

" tapi yang lain gimana."sahutnya ita.

" Tau tuh malah lu pikirin diri lu sama kita sendiri-sendiri kasian dong."sahutnya endin sambil berkata dengan bijak.

"hehehe."tawanya sih lenim

" Oh ya udah kita bebasin anak-anak lain di sini takutnya mereka tersiksa sama orang orang itu."sahutnya muslimah yang setuju dengan pendapat endin.

" Iya sih tapi Bagaimana ya caranya kita bisa bebasin mereka dan keluar dari sini."sahutnya leni sambil berpikir.

" ya mumpung si bang jamal sama anak buahnya tak ada kita bebasin mereka di sini dulu itu baru kita pergi rame-rame."sahutnya ita sambil berdiri.

"Terus apalagi rencana lu ka."sahut nya endin yg telmi.

" ya ini gue baru jelasin din gimana sih lu."sahutnya ita yang mulai berbicara dengan cerdas.

" hehehe."tawa mereka semua termaksud muslimah.

"Tau lu din telmi banget."sahutnya sih leni.

.

"Iya Ayolah kita bebasin yang lain sebelum mereka pada datang lagi nih." sahutnya Ita ingin bergegas melancarkan rencana untuk pergi.

" iya ayo."sahut kompak mereka semuanya.

dan akhirnya mereka pun bersiap-siap untuk pergi dari di ruangan markas mereka ditahan sampai akhirnya salah satu dari mereka bernama ita siapa lagi menemukan kuncinya untuk membebaskan teman-teman yg lain disini dan sampai akhirnya Mereka pun meyakinkan teman-temannya untuk segera pergi dari sini agar tidak ditahan lagi oleh Bang Jamal dengan semaunya dia sampai anak-anak lain setuju dengan mereka dan akhirnya mereka pun mulai pergi diam-diam agar tidak ketahuan dan tiba-tiba ada salah satu anak buahnya bang jamal melihatnya dan mengejar salah satu anak ternyata sih endin sampai ia ketakutan sampai ia pun terjatuh mental sampai akhirnya ditangkap oleh mereka yang cekatan dalam menangkap sih endin saat terjatuh.

"Ahhkkk .... ampun." teriaknya endi sampai lutuh merah dan sedikit terluka.

"Tangkap aja bro."sahut sih budi.

"Okey."timpal si erdi sambil menangkap endin dan kemudian mengedongnya seperti mengangkat guling kearah belakang.

"Jangan tangkap saya bang."timpal sih endin sambil memohon kepada mereka agar segera dibebaakan.

"Hahahaha kena lo."tawanya sih erdi sambil mengangkat endin yg terjatuh lemas.

“Ampun jgn tangkap saya bang.”teriakan sih endin

"Ya allah endin.”teriaknya muslimah.

"Kak ... liat sih endin ketangkap."sahutnya muslimah sambil menunjuk kearah mereka bahwa endin dalam bahaya.

"Ya mah ... kok bisa ditangkap sih."sahutnya ita sampe tertatih tatih.

"Ga ... tau ka."sahutnya muslimah berdiri.

" Ya udah itu kita kabur aja yuk."sahutnya anak yang lain sambil tidak mempedulikan keadaan yang penting kabur.

" yuk."sahutnya anak yang lain sambil mereka pergi.

" loh kok ada pergi."sahutnya muslimah kepada yang lain nya saat mereka hendak melarikan diri dan dapat menjadi pengemis dan kemudian ia berpikir bagaimana menyelamatkan endin.

" Udah Ma ayo."sahutnya leni yang muslimah pergi.

"Ya ni."

dan disitu muslimah pun tidak bisa berbuat apa-apa sampai anak-anak lain menyuruh muslimah untuk pergi namun ia tidak bisa karena Ia punya empati yang tinggi kepada semua nya termaksud endin apalagi ia senasib dengan nya sampai akhirnya saat ia berdiri tiba-tiba bang jamal berada di belakang muslimah dan kemudian ia kesakitan saat bang jamal memukul muslimah dari belakang dan pingsan juga dan akhirnya Ita dan Leni dan lainnya berteriak muslimah digendong dari belakang oleh sih jamal.

"Muslimahhhh."sahut mereka semua yang berteriak saat muslimah mulai jatuh dan bang jamal ingin menangkapnya dengan tangan terbuka.

"hahaha ... ketangkap lu." gumamnya dalam hati sambil mengangkat muslimah ke belakang dan lalu meninggalkan Mereka pergi dan saat itulah teman-teman nya melihatnya..l

" wah muslimah ditangkep tuh."sahut anak yang lain sambil menunjuk.

"Hah ... masa sih ?"sahut anak yg lain bernama poppy yang melinatnya.

" ya ...kok bisa jatuh ya."sahutnya anak lain bernama maya.

" tahu tuh dia bloon udah kesempatan emas dia kabur huu."ujar anak lain yang mengejeknya

" Uhh yaudah... kita pergi dari sini sebelum kita ditangkap bang jamal ihh ."sahut anak tersebut bernama dodi.

" Ya.. ayok." sahut anak lain sambil pergi berlalu kemudian ita pun merasa kasihan Dan Iba pada muslimah sambil berpikir dalam hati.

" Aduh gimana nih Kok bisa Imah ditangkap bang jamal sih Aduh kasihan kalo dia disiksa oleh bang jamal tapi gua harus gimana." Timpal batin ita sambil berdiri dan kemudian leny pun berdoa semoga muslimah bisa diselamatkan dari Bang Malam yang sangat menyakiti perasaan anak itu.

" woi ayo cepat lu pada lari." timpal bocah yang lain yang memperingatinya ita agar cepat keluar dari sini.

" Iya."ujarnya sih ita dengan singkat.

dan akhirnya mereka Mereka pun pergi dari sini dengan cepat setidaknya tidak ditangkap bang Jamal karena ada beberapa anak yang telah ditangkap selain muslimah dan endin ada anak bernama Malik dan juga sih kembar bella dan leli semuanya telah disandra oleh mereka untuk dijadikan tahanan pengemis berikutnya.

" Imah aku janji sama kamu aku akan berdoa semoga bisa terbebas dari bang jamal Dan aku berjanji aku akan membantu kamu sebisa mungkin dalam doa." Timpal leni dalam hati.

kemudian Ita dan leni pun pergi dari situ karena diperingati oleh yang lain sehingga itulah yang membuat Ita dan Leni pun bersedih hati melihat sahabat satu-satunya yang ia sayangi ditangkap oleh bang jamal tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa cuma bisa berdoa agar si muslimah dan lainnya bisa segera terbebas dari sih Jamal.

next prat berikutnya

Episodes
1 asal mula muslimah dari tragedi kelelakaan
2 Ditemukan oleh orang jahat
3 Malangnya nasib muslimah yg pertama
4 Malang nya nasib muslimah yang kedua
5 Cerita sambung dari bu ratna
6 Perjuangan seoarang Bu ratna
7 Masih dibantu mencari tempat tinggal
8 akhirnya mendapatkan bekerjaan
9 Masih tersiksa menjadi pengemis
10 perjuangan menjadi pengemis
11 Hampir mengalami masalah
12 Rencana kabur gagal total
13 Nasib-Nasib mereka
14 Rencana ingin kabur dari bang jamal tidak berhasil
15 Nasib endin yg malang
16 Akhirnya kejahatan bang jamal mulai terbongkar bagian 1
17 Akhirnya kejahatan bang jamal mulai terbongkar bagian 2
18 kejadian yg tidak tersangka-sangka
19 Pertemuan anak dan ibu
20 Rencana abi
21 Bab 21 Kejahatan mereka akan terbongkar
22 Bab 22 Akhir bahagia
23 Bab 23 Akhirnya mereka jalan-jalan divilla
24 Bab 24 terjadilah berkelahian anak-anak komplek
25 Bab 25 perkelahian antara anak-anak
26 Bab 26 Diperbudak oleh indah
27 Bab 27 akibat semena-mena sama orang
28 Bab 28 Pelajaran Buat indah
29 Bab 29 kisah kehidupan keluarga bu alya
30 Bab 30 tuduhan Indah Boomerang buatnya
31 Bab 31 berjalan hidup
32 Bab 32
33 Bab 33 akhirnya terbongkar belang nya
34 Bab 34 Teringat Sejarah masa lalu
35 Bab 35
36 pengumuman
37 Akhirnya bang jamal ditangkap polisi
38 Akhir haru pertemuan orang tua
39 Akhirnya berlibur bersama
40 terjadilah berkelahian anak-anak komplek
41 penyelesaian cerita selanjutnya
42 Diperbudak oleh indah
43 Akibàt semenah-menah sama bu ratna
44 Mulai berdamai sesaat
45 Jebakan sih indah
46 Karma suka memfirnah
47 Berjalanan hidup bu ratna dan muslimah
48 Siksaan tante annet
49 akhirnya terbongkar belang nya
50 Sejarah masa lalu mereka
51 Lupa menjemput
52 Tante annet melupakan dengan aniveserry pernikahan nya
53 masalah pelupa menjadi pemicu
54 time me sendiri tanpa perdulikan muslimah dan Malik
55 sambung cerita tante annet
56 Perasaan rasa bersalah nya bu alya nya
57 Proyek bu alya dan bertemu dengan bu ratna
58 Perjuangan seorang ibu
59 Cerita sambungnya bu ratna
60 Cobaan yang konfilk yang dihadapi muslimah
61 Masalah dan cobaan lagi
62 Perundungan tentang muslimah
63 Terpaksa keluar dari rumah
64 Penyesalan tiada akhir malik merasa kehilangan
65 Perjuangan muslimah mencari tempat berteduh
66 pertolongan dari allah
67 acara pertemuan pesta telah dimulai
68 Asiyah sudah menyadari kesalahan nya
69 Lanjutan cerita dari mereka
70 Terpaksa menerima perjodohan
71 bahagia
72 Muslimah ikut pentas bersama
73 Muslimah sudah datang bulan
74 AKAD NIKAH TELAH DIMULAI
75 Bab 60 Masa lalu muslimah season 2
76 Bab 61 muslimah season 2 Persiapan beli peralatan sekolah
77 Bab 62 Muslimah season 2 beli perlengkapan sekolah
78 Bab 63 Muslimah Season 2 Bertemuan singkat daffa
79 Bab 64 Muslimah Season 2 Petty
Episodes

Updated 79 Episodes

1
asal mula muslimah dari tragedi kelelakaan
2
Ditemukan oleh orang jahat
3
Malangnya nasib muslimah yg pertama
4
Malang nya nasib muslimah yang kedua
5
Cerita sambung dari bu ratna
6
Perjuangan seoarang Bu ratna
7
Masih dibantu mencari tempat tinggal
8
akhirnya mendapatkan bekerjaan
9
Masih tersiksa menjadi pengemis
10
perjuangan menjadi pengemis
11
Hampir mengalami masalah
12
Rencana kabur gagal total
13
Nasib-Nasib mereka
14
Rencana ingin kabur dari bang jamal tidak berhasil
15
Nasib endin yg malang
16
Akhirnya kejahatan bang jamal mulai terbongkar bagian 1
17
Akhirnya kejahatan bang jamal mulai terbongkar bagian 2
18
kejadian yg tidak tersangka-sangka
19
Pertemuan anak dan ibu
20
Rencana abi
21
Bab 21 Kejahatan mereka akan terbongkar
22
Bab 22 Akhir bahagia
23
Bab 23 Akhirnya mereka jalan-jalan divilla
24
Bab 24 terjadilah berkelahian anak-anak komplek
25
Bab 25 perkelahian antara anak-anak
26
Bab 26 Diperbudak oleh indah
27
Bab 27 akibat semena-mena sama orang
28
Bab 28 Pelajaran Buat indah
29
Bab 29 kisah kehidupan keluarga bu alya
30
Bab 30 tuduhan Indah Boomerang buatnya
31
Bab 31 berjalan hidup
32
Bab 32
33
Bab 33 akhirnya terbongkar belang nya
34
Bab 34 Teringat Sejarah masa lalu
35
Bab 35
36
pengumuman
37
Akhirnya bang jamal ditangkap polisi
38
Akhir haru pertemuan orang tua
39
Akhirnya berlibur bersama
40
terjadilah berkelahian anak-anak komplek
41
penyelesaian cerita selanjutnya
42
Diperbudak oleh indah
43
Akibàt semenah-menah sama bu ratna
44
Mulai berdamai sesaat
45
Jebakan sih indah
46
Karma suka memfirnah
47
Berjalanan hidup bu ratna dan muslimah
48
Siksaan tante annet
49
akhirnya terbongkar belang nya
50
Sejarah masa lalu mereka
51
Lupa menjemput
52
Tante annet melupakan dengan aniveserry pernikahan nya
53
masalah pelupa menjadi pemicu
54
time me sendiri tanpa perdulikan muslimah dan Malik
55
sambung cerita tante annet
56
Perasaan rasa bersalah nya bu alya nya
57
Proyek bu alya dan bertemu dengan bu ratna
58
Perjuangan seorang ibu
59
Cerita sambungnya bu ratna
60
Cobaan yang konfilk yang dihadapi muslimah
61
Masalah dan cobaan lagi
62
Perundungan tentang muslimah
63
Terpaksa keluar dari rumah
64
Penyesalan tiada akhir malik merasa kehilangan
65
Perjuangan muslimah mencari tempat berteduh
66
pertolongan dari allah
67
acara pertemuan pesta telah dimulai
68
Asiyah sudah menyadari kesalahan nya
69
Lanjutan cerita dari mereka
70
Terpaksa menerima perjodohan
71
bahagia
72
Muslimah ikut pentas bersama
73
Muslimah sudah datang bulan
74
AKAD NIKAH TELAH DIMULAI
75
Bab 60 Masa lalu muslimah season 2
76
Bab 61 muslimah season 2 Persiapan beli peralatan sekolah
77
Bab 62 Muslimah season 2 beli perlengkapan sekolah
78
Bab 63 Muslimah Season 2 Bertemuan singkat daffa
79
Bab 64 Muslimah Season 2 Petty

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!