Rencana ingin kabur dari bang jamal tidak berhasil

dan sampai sekarang mereka belum pergi dari sini karena tempat ini sangat berbahaya buat mereka apalagi trauma karena ulah nya bang jamal sendiri dan akhirnya saat itu mereka telah sembuh selama 3 hari dan kemudian mereka pun disuruh lagi oleh Bang Jamal untuk segera bekerja terlebih dahulu agar mendapatkan uang makan mereka seperti biasa padahal buat dirinya sendiri dan akhirnya mereka pun berangkat untuk bekerja lagi.

“ Ya Allah terpaksa hamba harus bersabar agar hamba agar bisa keluar dari sini bersama teman-teman hamba ini ya Allah.”timpal doanya muslimah dalam hati dan kemudian ia segera pergi bersama teman-temannya.

Dan kemudian setelah itu mereka disuruh oleh bang jamal untuk mengemis tempat yang berbeda-beda untuk sih endin dan sementara itu si kembar Leli dan Bella disuruh oleh bang jamal mengangkut belanja orang-orang pasar sampai akhirnya mereka mendapatkan upah dari ibu -ibu tersebut dan kemudian diberikan oleh bang jamal dan sedangkan muslimah dan Malik disuruh oleh bang jamal untuk mengamen dilampu merah sesuai strategi Bang Jamal agar mendapatkan uang yang banyak sesuai perkiraannya dan akhirnya mereka mulai mengemis di lampu merah disetiap sudut mobil berhenti di mobil dipersebelahaan lampu merah dan kemudian mereka pun langsung menyamperi mobil tersebut untuk mengemis namun belum ada hasilnya dan tiba-tiba mobil tersebut mengelaksoni mereka saat mereka menyamparinya dilampu merah.

“Bip Bip Bip.”Suara Klaksong mobil yang berisik.

“Aduh ... aduh kok bisa gitu ya.”sahutnya malik kepada muslimah sambil menenteng dan mereka pun berhenti cekrekan.

“Aku ... tidak tau.”sahutnya muslimah sambil menaiki bahunya saat memegang gelas plastik bekas.

“ Aduh ... kayaknya orang tersebut sedang terburu-buru.”timpal batin muslimah dalam hati dan tiba-tiba saja orang tersebut membuka kaca mobil dan mengeluarkan kepalanya sambil marah-marah terhadap mereka dan berkata seperti ini.

“Hey ... kalian ini pada gimana sih kalo mau mengamen jangan disini dong ngalangin jalan saja udah tau saya orang penting.”sahut pengendara mobil dengan angkuhnya dan juga emosi kemudian ia berkata lagi seperti ini

“Awas -awas.”sahutnya lagi.

“Maaff pak maaf menganggu.”sahutnya muslimah sambil menunduk.

“ makanya jangan ngemis disini ah bikin mobil sayaa kotor aja.”sahutnya sih pengendara mobil tersebut yang angkuh lagi.

“Maaf pak maaf.” sahut muslimah kembali.

“Duh … kenapa sih tuh orang jahaat banget.” bisiknya Malik dengan pelan ke arah daun telinganya muslimah sambil memegang cektrakan.

“ udahlah maling Jangan gitu Nanti bapak itu kedengeran loh.”timpalnya sambil membisik malik kembali dan kemudian orang sombong itu berkata seperti ini kepada mereka.

"Hei Ya saya denger ya dasar kurang ajar awas minggir."timpal pengendara mobil tersebut dan kemudian muslimah pun berbisik lagi ke arah Malik untuk segera menjaga sikapnya kepada pengendara mobil yang sombong tersebut namun muslimah dan Malik tetap berada di situ sambil berbisik lagi Malik arah muslimah dan tiba-tiba ia berkata seperti ini.

" udah sana saya mau buru-buru saya enggak ada waktu untuk kalian."timpalnya yg sedang emosi dan tiba-tiba setelah mobil tersebut mulai berjalan hingga jauh Malik pun langsung menyumpahi dengan kata-kata yang sangat mujarab sehingga ia sakit hati dan sehingga diperhatikan oleh orang sekitar.

“Huh huh... dasarr bapak tua pelitt.”timpal emosi nya malik kepada pengendaraa mobil tersebut telah pergi.

“Sabar il... nama juga orang lagi buru-buru."sahutnya sih muslimah untuk meyadarkan sih malik.

" Lagian tuh orang sombomg banget udah begitu banyak bicara tidak mau ngasih uang ke kita." gerutunya sih Malik dengan Ketus.

“Udah .... lik sabar lik sabar masih banyak tuh rezeki yg lain pasti ada kok.”sahutnya sih muslimah sambil bilang berdabar dan mengelus pundaknya sih malik.

“ ehm bener juga ya .. yuk mah.”sahutnya sambil mengerut dadanya setelah itu langsung istigfarr.

“Ayo.”sahutnya muslimah

Dan akhirnya mereka pun langsung meninggalkan tempat ini dan setelah itu mereka pun langsung mengamen lagi dipinggir jalan sampai akhirnya mereka pun bertemu dengan seorang kakek tua yang sangat iba terhadap anak -anak kecil dan pekerja keras seperti mereka dan kemudian orang tua tersebut memberikan uang tersebut kepada anak-anak kecil tersebut.

“Nih ... nak uang nya buat kamu semoga bermanfaat buat kalian ya.”sahutnya bapak tua tersebut memberikan uang 150 ribu kepada muslimah.

“Ya ... allah tidak usah pak ini kebanyakan pak.”sahutnya muslimah yang menolak uang dengan sopan.

“Ehm ... Rezeki jangan tolakkk mah lumayan hehehe.” celutuknya sih malik sambil ia tertawa kepada muslimah.

“ih malik.... jangan begitulah ga enak jgn.” Sahutnya muslimah kepada malik agar tidak celetuk sembarang.

“Yaudah sih ambil aja gpp .”jeletuknya sih malik sambil menyenggol badan muslimah.

“Gpp ... de ambil aja.”sahutnya bapak tersebut sambil memberikan uang nya kepada muslimah.

“Wow ... yang benerran bapak kalo dia ga mau buat sya saya.”timpàlnya malik tanpa basa-basi.

“Ih... malik ga boleh gitu ih.”sahutnya muslimah sambil menjewer telinganya dan kemudian memperingati malik agar jangan bersikap seperti itu kepada orang lain apalagi yang lebih tua.

“ Ya gpp ...dek terima aja nih Bapak kasih Ikhlas buat kamu sama temen kamu itu.” celetuknya bapak tua tersebut yg sebel kepada malik sambil memberikan uang Rp150.000 kepada Nya.

dan kemudian malik pun memberi saran agar uangnya diterima saja untuk memenuhi kebutuhan mereka agar tidak mendapatkan hukuman yang sama dari bang jamal dengan terpaksa muslimah pun menerimanya sambil berucap seperti ini kepadanya.

“terima kasih pak atas kebaikan nya semoga amal kebaikan bapak bisa diterima oleh allah swt.”sahutnya muslimah sambil menyalaminya dengan sopan.

“ Yah ... ehm sama-sama semoga uang ini berguna buat kalian berdua ya Saya permisi dulu.” sahut bapak tua tersebut ramah dengan mereka.

“ya pak Sekali lagi saya berterima kasih kepada Bapak atas pertolongannya.”sahutnya muslimah.

“ saya juga Pak.”timpalnya malik sambil menunduk malu karena perbuatannya yang asal ceplas-ceplos kepadannya.

“ Okey Assalamualaikum de.”

“ Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh.” sahut muslimah dan Malik dengan kompak mereka menjawab salam bapak tua itu.

Akhirnya bapak tua tersebut pergi lalu menaiki mobil tersebut lalu pergi dan kemudian akhirnya muslimah dan malik pengemis lagi Dengan semangatnya dan Setelah itu mereka pun akhirnya terkumpul dengan sebesar Rp200.000 dan kemudian diberikan oleh Bang Jamal namun Bang zaman pun kayaknya kurang puas dengan hasil mereka karena uang segitu mana cukup untuk memenuhi target yang ia inginkan dan dengan terpaksa Mereka pun mengemis lagi dari 12.30 wib siang pun sampai uangnya terkumpul banyak dan kemudian merekapun mengemis lagi sampai akhirnya Malik pun mengeluh dengan muslimah.

“ Duh gue capek dijadiin pengemis di sini mah stress.” Timpalnya sih dengan mengeluh kepada muslimah.

“ Aku juga sama cuman kita harus gimana nih hos hos.”sahut muslimah sambil ngos-ngosan efek tadi barusan karena efek terlalu bekerja

“ Bagaimana ya ma gue juga bingung nih host hos hos.” Sahutnya malik sambil ngos-ngosan.

“ ehm ... ehm.”sahutnya muslimah yang mulai berfikir.

Akhirnya pada saat muslimah berpikir Ia pun bertemu dengan si kembar Lely dan Bella sambil membawa si endin saat si endin mengalami masalah di tubuhnya dan ternyata saat mereka memeriksa di bagian tubuh endin ternyata ada lebam di bagian perut akhirnya mereka pun shock dan kaget kaget bagaimana bisa dan mereka tak tahu harus bagaimana sampai Lely dan bella pun binggung akhir mereka punya ide lagi bagaimana mereka diam-diam untuk kabur dari bang jamal dan tidak usah mengemis lagi dan mencari pertolongan kepada orang dewasa yang bisa dipercaya dan lalu mereka sepakat dan setuju namun bagaimana dengan endin.

next cerita Selanjutnya silakan dilihat dibab berikutnya➡️.

Episodes
1 asal mula muslimah dari tragedi kelelakaan
2 Ditemukan oleh orang jahat
3 Malangnya nasib muslimah yg pertama
4 Malang nya nasib muslimah yang kedua
5 Cerita sambung dari bu ratna
6 Perjuangan seoarang Bu ratna
7 Masih dibantu mencari tempat tinggal
8 akhirnya mendapatkan bekerjaan
9 Masih tersiksa menjadi pengemis
10 perjuangan menjadi pengemis
11 Hampir mengalami masalah
12 Rencana kabur gagal total
13 Nasib-Nasib mereka
14 Rencana ingin kabur dari bang jamal tidak berhasil
15 Nasib endin yg malang
16 Akhirnya kejahatan bang jamal mulai terbongkar bagian 1
17 Akhirnya kejahatan bang jamal mulai terbongkar bagian 2
18 kejadian yg tidak tersangka-sangka
19 Pertemuan anak dan ibu
20 Rencana abi
21 Bab 21 Kejahatan mereka akan terbongkar
22 Bab 22 Akhir bahagia
23 Bab 23 Akhirnya mereka jalan-jalan divilla
24 Bab 24 terjadilah berkelahian anak-anak komplek
25 Bab 25 perkelahian antara anak-anak
26 Bab 26 Diperbudak oleh indah
27 Bab 27 akibat semena-mena sama orang
28 Bab 28 Pelajaran Buat indah
29 Bab 29 kisah kehidupan keluarga bu alya
30 Bab 30 tuduhan Indah Boomerang buatnya
31 Bab 31 berjalan hidup
32 Bab 32
33 Bab 33 akhirnya terbongkar belang nya
34 Bab 34 Teringat Sejarah masa lalu
35 Bab 35
36 pengumuman
37 Akhirnya bang jamal ditangkap polisi
38 Akhir haru pertemuan orang tua
39 Akhirnya berlibur bersama
40 terjadilah berkelahian anak-anak komplek
41 penyelesaian cerita selanjutnya
42 Diperbudak oleh indah
43 Akibàt semenah-menah sama bu ratna
44 Mulai berdamai sesaat
45 Jebakan sih indah
46 Karma suka memfirnah
47 Berjalanan hidup bu ratna dan muslimah
48 Siksaan tante annet
49 akhirnya terbongkar belang nya
50 Sejarah masa lalu mereka
51 Lupa menjemput
52 Tante annet melupakan dengan aniveserry pernikahan nya
53 masalah pelupa menjadi pemicu
54 time me sendiri tanpa perdulikan muslimah dan Malik
55 sambung cerita tante annet
56 Perasaan rasa bersalah nya bu alya nya
57 Proyek bu alya dan bertemu dengan bu ratna
58 Perjuangan seorang ibu
59 Cerita sambungnya bu ratna
60 Cobaan yang konfilk yang dihadapi muslimah
61 Masalah dan cobaan lagi
62 Perundungan tentang muslimah
63 Terpaksa keluar dari rumah
64 Penyesalan tiada akhir malik merasa kehilangan
65 Perjuangan muslimah mencari tempat berteduh
66 pertolongan dari allah
67 acara pertemuan pesta telah dimulai
68 Asiyah sudah menyadari kesalahan nya
69 Lanjutan cerita dari mereka
70 Terpaksa menerima perjodohan
71 bahagia
72 Muslimah ikut pentas bersama
73 Muslimah sudah datang bulan
74 AKAD NIKAH TELAH DIMULAI
75 Bab 60 Masa lalu muslimah season 2
76 Bab 61 muslimah season 2 Persiapan beli peralatan sekolah
77 Bab 62 Muslimah season 2 beli perlengkapan sekolah
78 Bab 63 Muslimah Season 2 Bertemuan singkat daffa
79 Bab 64 Muslimah Season 2 Petty
Episodes

Updated 79 Episodes

1
asal mula muslimah dari tragedi kelelakaan
2
Ditemukan oleh orang jahat
3
Malangnya nasib muslimah yg pertama
4
Malang nya nasib muslimah yang kedua
5
Cerita sambung dari bu ratna
6
Perjuangan seoarang Bu ratna
7
Masih dibantu mencari tempat tinggal
8
akhirnya mendapatkan bekerjaan
9
Masih tersiksa menjadi pengemis
10
perjuangan menjadi pengemis
11
Hampir mengalami masalah
12
Rencana kabur gagal total
13
Nasib-Nasib mereka
14
Rencana ingin kabur dari bang jamal tidak berhasil
15
Nasib endin yg malang
16
Akhirnya kejahatan bang jamal mulai terbongkar bagian 1
17
Akhirnya kejahatan bang jamal mulai terbongkar bagian 2
18
kejadian yg tidak tersangka-sangka
19
Pertemuan anak dan ibu
20
Rencana abi
21
Bab 21 Kejahatan mereka akan terbongkar
22
Bab 22 Akhir bahagia
23
Bab 23 Akhirnya mereka jalan-jalan divilla
24
Bab 24 terjadilah berkelahian anak-anak komplek
25
Bab 25 perkelahian antara anak-anak
26
Bab 26 Diperbudak oleh indah
27
Bab 27 akibat semena-mena sama orang
28
Bab 28 Pelajaran Buat indah
29
Bab 29 kisah kehidupan keluarga bu alya
30
Bab 30 tuduhan Indah Boomerang buatnya
31
Bab 31 berjalan hidup
32
Bab 32
33
Bab 33 akhirnya terbongkar belang nya
34
Bab 34 Teringat Sejarah masa lalu
35
Bab 35
36
pengumuman
37
Akhirnya bang jamal ditangkap polisi
38
Akhir haru pertemuan orang tua
39
Akhirnya berlibur bersama
40
terjadilah berkelahian anak-anak komplek
41
penyelesaian cerita selanjutnya
42
Diperbudak oleh indah
43
Akibàt semenah-menah sama bu ratna
44
Mulai berdamai sesaat
45
Jebakan sih indah
46
Karma suka memfirnah
47
Berjalanan hidup bu ratna dan muslimah
48
Siksaan tante annet
49
akhirnya terbongkar belang nya
50
Sejarah masa lalu mereka
51
Lupa menjemput
52
Tante annet melupakan dengan aniveserry pernikahan nya
53
masalah pelupa menjadi pemicu
54
time me sendiri tanpa perdulikan muslimah dan Malik
55
sambung cerita tante annet
56
Perasaan rasa bersalah nya bu alya nya
57
Proyek bu alya dan bertemu dengan bu ratna
58
Perjuangan seorang ibu
59
Cerita sambungnya bu ratna
60
Cobaan yang konfilk yang dihadapi muslimah
61
Masalah dan cobaan lagi
62
Perundungan tentang muslimah
63
Terpaksa keluar dari rumah
64
Penyesalan tiada akhir malik merasa kehilangan
65
Perjuangan muslimah mencari tempat berteduh
66
pertolongan dari allah
67
acara pertemuan pesta telah dimulai
68
Asiyah sudah menyadari kesalahan nya
69
Lanjutan cerita dari mereka
70
Terpaksa menerima perjodohan
71
bahagia
72
Muslimah ikut pentas bersama
73
Muslimah sudah datang bulan
74
AKAD NIKAH TELAH DIMULAI
75
Bab 60 Masa lalu muslimah season 2
76
Bab 61 muslimah season 2 Persiapan beli peralatan sekolah
77
Bab 62 Muslimah season 2 beli perlengkapan sekolah
78
Bab 63 Muslimah Season 2 Bertemuan singkat daffa
79
Bab 64 Muslimah Season 2 Petty

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!