"Ando, pelan-pelan!" Mohon Sasha saat Ando menyentak dengan penuh semangat ke dalam milik Sasha.
"Ando!" Tegur Sasha lagi dengan nada tehas karena perut bagian bawah Sasha mulai terasa nyeri sekarang. Semoga kandungan Sasha baik-baik saja!
"Diamlah!" Ando memukul keras bokong Sadha, lalu membalik tubuh istrinya tersebut dan ganti memasuki Sadha dari belakang. Sadha menggigit bibir bawahnya, saat rasa nyeri di perutnya semakin menjadi.
Ya ampun!
"Ando, sudah!" Mohon Sasha sekali lagi seraya meringis menahan sakit.
"Ando, kau menyakiti calon anak kita!" Jerit Sasha mulai berontak saat kemudian Ando malah mencekal kedua tangan Sasha di belakang punggung lalu melesakkan miliknya dalam-dalam sebelum kemudian Sasha merasakan sebuah cairan hangat memenuhi rahimnya. Namun tentu saja hal itu diiringi oleh rasa nyeri yang terasa begitu menyiksa. Sasha merintih sembari memegangi perutnya bagian bawah yang begiti terasa nyeri.
"Sudah selesai!" Ujar Ando seraya beranjak dari atas ranjang.
"Kau kenapa?" Tanya Ando selanjutnya pada Sasha yang terlihat begitu kesakitan hingga wajah istri Ando terlihat pucat.
"Sakit!" Rintih Sasha masih sambil memegangi perutnya yang semakin terasa tak karuan.
Ando segera membantu Sadhq untuk berbaring, namun istri Ando itu menolak dan tetap memilih di posisinya saat ini.
"Ini apa, Sha?" Tanya Ando saat memperhatikan pangkal paha Sasha yang terdapat cairan darah.
"Tidak!" Sasha terlihat panik sekarang.
"Ando kita harus ke rumah sakit!" Sasha mencengkeram pundak Ando yang langsung sigap memakaikan baju Sasha, lalu pria itu memakai bajunya sendiri. Ando menggendong Sasha yang masih merintih kesakitan dan segera membawa istrinya itu ke rumah sakit terdekat.
****
Allegra masih duduk sendiri di acara ulang tahun Austin dan Beatrice, saat kedua netra pria itu menangkap kehadiran Mom Ghea bersama Dad Alvin serta kedua cucu kembar mereka yang merupakan putri kembar Ethan dan Ruby.
Ya, semua orang seperti berlomba-lomba punya anak kembar belakangan ini. Setelah Olivia dan Yonas, lalu menyusul Ethan dan Ruby. Selanjutnya siapa lagi?
Mungkinkah Sasha?
Kata Mami Rachel, Sasha juga sudah hamil sekarang. Dan Allegra merasa sedikit cemburu.
Andai dulu Allegra menikah dengan Sasha....
Ah, tapi sepertinya itu adalah hal mustahil karena Mami Rachel, Papi Sean, serta kedua orangtua Sasha saja menolak hubungan Allegra dan Sasha!
"Alle! Datang sendiri? Mana Neeta?" Sapa Mom Ghea yang langsung menyentak lamunan Allegra. Pria itu mengulas senyum ramah pada Mom Ghea sebelum menjawab sapaan dari Mom kandung Sasha tersebut.
"Neeta masih di luar kota karena sedang ada fashion show, Aunty! Jadi Alle datang sendiri agar Via dan Yonas tidak marah," jawab Allegra sedikit beralasan.
Allegra turut menyapa salah satu bayi kembar Ethan dan Ruby yang kini digendong oleh Mom Ghea tersebut. Milena!
"Hai, baby Lena! Makin menggemaskan saja!" Puji Allegra seraya mengusap gemas pipi chubby baby Lena.
"Alle boleh menggendongnya, Aunty?" Izin Allegra selanjutnya yang benar-benar gemas pada baby Lena.
"Ya! Kau sudah sangat cocok menjadi seorang Dad, Alle! Apa masih belum ada kabar baik dari Neeta?" Tanya Mom Ghea yang lagi-lagi harus membuat Allegra menghela nafas jengah. Allegra seolah merasa kenyang dengan pertanyaan sejenis yang kerap dilontarkan saudara serta rekan-rekannya, mengingat usia pernikahan Allegra dan Neeta yang hampir menginjak usia tiga tahun.
"Doakan saja, Aunty! Agar kami juga segera diberi kesempatan," jawab Allegra yang memilih memakai jawaban bijak. Allegra tentu saja tidak mau mengeluh atau membuka aib tentang rumah tangganya yang sedikit tak berarah bersama Neeta.
Entahlah! Allegra bingung!
"Uncle rasa, kau harus bekerja lebih keras lagi, Allegra!" Timpal Uncle Kyle yang tiba-tiba sudah menghampiri Allegra dan Mom Ghea. Papa kandung Olivia itu kini juga tengah menggendong cucu laki-laki pertamanya, Austin yang hari ini berulang tahun.
Selain Austin, Uncle Kyle punya dua cucu lagi yaitu Beatrice yangerupakan kembaran Austin, serta Earlyta yang merupakan putri dari Alicia dan Dikta. Keluarga yang bahagia dan sempurna!
"Mungkin dia perlu belajar pada Abang Sean yang dulu begitu ahli," ujar Mom Ghea sedikit berkelakar bersama Uncle Kyle. Allegra sontak mengerutkan dahinya karena merasa bingung.
Apa maksudnya papi Sean begitu ahli? Apa ini ada hubungannya dengan tanggal lahir Allegra yang hanya berjarak lima bulan dari tanggal pernikahan Mami Rachel dan Papi Sean?
"Nanti aku akan memberitahu Sean agar dia mengajari putranya bagaimana cara cepat membuat seorang wanita hamil!"
"Sean dulu langsung berhasil bersama Rachel! Seharusnya Allegra juga mengikuti jejak Sean!" Beber Uncle Kyle lagi blak-blakan.
"Eheem!"
"Apa ada yang sedang membicarakan aku? Telingaku sedikit berdenging." Papi Sean sudah ikut bergabung bersama Mom Ghea, Uncle Kyle, dan Allegra. Pria paruh baya itu langsung mengambil alih Austin dari gendongan Uncle Kyle meskipun Uncle Kyle terlihat bersungut. Tapi Papi Sean mana peduli?
"Aku sedang memberikan saran pada Allegra agar dia berguru padamu bagaimana caranya membuat Neeta cepat hamil! Kau kan ahlinya! Dulu bersama Rachel sekali tembak langsung jadi!" Ujar Uncle Kyle menjawab pertanyaan Papi Sean. Papi kandung Allegra itu langsung berdecak.
"Ck! Aku rasa tanpa aku ajari caranya, Allegra juga sudah ahli. Tapi sekali lagi soal hamil dan memiliki keturunan itu adalah sebuah takdir, Bang!"
"Sebesar apapun usaha yang dilakukan, jika Tuhan belum berkehendak, kita bisa apa?" Tutur Papi Sean panjang lebar mengungkapkan pemikiran bijaknya.
"Kau benar!" Uncle Kyle langsung menepuk punggung adiknya tersebut.
"Uncle dulu juga harus menunggu satu tahun lebih, sebelum akhirnya Uncle dan Aunty memiliki Olivia, Allegra!"
"Jadi jangan patah semangat dan tetaplah berusaha serta jangan lupa berdoa," sambung Uncle Kyle memberikan semangat pada Allegra yang hanya mengangguk.
"Sekarang mungkin kau masih harus bersabar, Allegra! Tapi nanti siapa tahu setelah Neeta hamil kalian akan langsung punya bayi kembar tiga atau empat!" Timpal Mom Ghea yang langsung membuat semuanya tertawa. Allegra ikut tertawa juga meskipun sebenarnya hanya tawa terpaksa. Karena belum hamilnya Neeta bukanlah permainan takdir, melainkan permainan Neeta yang masih belum mau mengandung benih Allegra.
Lalu apa arti pernikahan Allegra dan Neeta selama tiga tahun ini?
"Halo, Ando! Ada apa?" Sapaan Mom Ghea pada seseorang di ujung telepon langsung membuat Allegra kembali tersadar.
Allegra mendadak jadi penasaran pada pembicaraan Mom Ghea karena Mom kandung Sasha itu menyebut nama Ando. Benarkah Ando yang sedang menelepon?
"Mom, apa Mom sedang sibuk sekarang?"
"Kami sedang di acara ulang tahun anaknya Olivia. Ada apa? Apa Sasha baik-baik saja?" Tanya Mom Ghea yang wajahnya terlihat serius. Mom Ghea bahkan sudah meminta Uncle Kyle agar menggantikannya menggendong Milena.
"Sasha baik-baik saja, Mom! Hanya saja, dia katanya ingin bertemu Mom. Tapi dokter belum memberikan izin Sasha untuk terbang ke sana-"
"Mom akan ke sana besok kalau begitu! Mana Sasha? Mom mau bicara."
"Sasha sedang tidur, Mom! Ando pesankan tiket untuk Mom besok, ya!"
Mom Ghea terdiam sebentar dan mendadak perasaannya menjadi tak enak. Lagipula, ini masih sore dan Sasha jarang tidur sore sejak hamil.
"Mom!"
"Iya! Mom akan kesana menemui Sasha. Benar Sasha baik-baik saja, kan?" Tanya Mom Ghea memastikan sekali lagi.
"Iya, Mom! Dia hanya rindu pada Mom."
"Ando tutup dulu teleponnya, Mom! Ada tamu datang."
"Baiklah! Bye!" Pungkas Mon Ghea seraya menutup telepon.
"Ada apa, Ghe? Siapa yang menelepon?" Tanya Dad Alvin yang sudah ikut menghampiri Mom Ghea.
"Ando!" Jawab Mom Ghea singkat.
"Apa masih ada penerbangan ke kota M malam ini, Vin?" Tanya Mom Ghea penuh harap.
"Ada sepertinya. Kau mau menemui Sasha?"
"Entahlah, perasaanku tidak enak. Kata Ando juga Sasha mencariku," terang Mom Ghea seraya mengusap dadanya dan menunjukkan raut wajah khawatir.
"Akan aku suruh Ethan untuk memeesankan tiket," Ucap Dad Alvin seraya memanggil Ethan.
Setelah sedikit menjelaskan, Ethan akhirnya bergegas memesan tiket untuk kedua orang tuanya tersebut.
"Pesawatnya berangkat dua jam lagi, Mom! Ethan pesan dua tiket agar Mom dan Dad bisa pergi berdua," tukas Ethan pada kedua orangtuanya tersebut.
"Biar Allegra antar, Uncle! Sekalian Allegra ada keperluan dan harus pergi sekarang," tawar Allegra pada kedua orang tua Sasha tersebut. Allegra sebenarnya hanya penasaran dengan apa yang terjadi pada Sasha, dan jika Allegra mengantar Mom Ghea serta Dad Alvin, barangkali Allegra akan bisa sedikit mengulik info mengenai Sasha.
"Baiklah! Ayo pergi, Alle!" Jawab Dad Alvin yang langsung setuju. Kedua orang tua Sasha itu langsung berpamitan pada Olivia serta Yonas, sebelum kemudian mereka meluncur ke bandara kota bersama Allegra.
.
.
.
Terima kasih yang sudah mampir.
Jangan lupa like biar othornya bahagia.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 72 Episodes
Comments
Sulaiman Efendy
MANIAC SEX RUPANYA SI ANDO.. SI ALLE NNTI DPT BKASNYA SI ANDO.. PSTI UDH LEBAR TU LUBANG SASHA KRN DI HAJAR ANDO TERUS
2023-05-23
0
Sri Yanti
hyperrrr
2022-10-31
0
Tulip
ya ampun ando lembut dikit kenapa ntar nyesal sasha keguguran
2022-10-14
0