13. Dengan Satu Syarat

Asloka tertegun melihat kecantikan Anne yang baru keluar dari dalam ruangan khusus make-up. Nafasnya mendadak tercekat ketika melihat tubuh sexy Anne, bahkan Asloka sempat berpikir, apakah mata Geo rusak sampai orang secantik Anne diselingkuhi beberapa kali. (Dalam pandangan Asloka)

...(Anne Jeniffer)...

"Emm, Laka, baju ini terlalu ketat," ucap Anne membuyarkan lamunan Asloka.

Asloka tersenyum dan mendekati Anne, tangannya terulur ke arah pipi wanitanya. Ia elus lembut, hingga membuat Anne memejamkan mata. Entah sejak kapan Anne merasa sentuhan Asloka membuatnya meremang, seakan-akan ada kupu-kupu menggelitik perutnya.

"Kau sangat cantik, An. Baju ini cocok denganmu," bisiknya terus mengecup lembut pundak Anne.

"Ish, jangan seperti ini. Malu dilihat orang, kau juga harus ingat, statusku masih istri orang, Laka," ujar Anne sedikit menjauh, tapi Asloka menarik tubuhnya lebih dekat hingga tak ada batas di antara mereka.

"Istri orang lebih menantang, An. Bahkan aku rela mengorbankan semua agar kau bisa terus di sisiku."

Tanpa diduga, Asloka langsung menciumi lehernya dengan buas. Sebenarnya Asloka ingin meninggalkan jejak di sana, tapi ia sadar ini belum waktunya. Tunggu sampai Anne benar-benar bebas, maka ia akan sepuas-puasnya membuat tanda kepemilikan.

(Anggap Saja Seperti Ini Posisinya 😎)

Sebelum mengakhiri ciumannya, Asloka menjilatii leher putih Anne yang harumnya sangat memabukkan. Hingga membuat lele beruratnya kembali bangun, disinilah Asloka harus berhenti sebelum melewati batas.

Cup!

Satu kecupan ia daratkan di bibir Anne, "ayo kita pergi," katanya sedikit berdeham untuk menetralisir hasratnya sendiri. Setelah itu Asloka menggandeng tangan Anne dan membawanya pergi dari Mall.

"Laka ...."

Mendengar namanya dipanggil, Asloka segera menghentikan langkahnya dan menatap Anne. "Iya, ada apa? Apa ada yang kamu inginkan, katakan saja jangan malu untuk berbicara," balas Asloka sangat lembut.

Anne menunduk malu, jemari-jemarinya pun ia mainkan. Takut, jika Asloka tidak akan menuruti permintaannya nanti.

"Katakan, Anne," desak Asloka.

"Aku ingin bertemu Luca, sudah hampir sebulan aku tidak memberi kabar padanya, pasti dia saat ini sangat khawatir. Bolehkah kita pergi ke rumahnya?" tanya Anne terus menundukkan kepala takut jika Asloka tidak setuju.

"Luca?"

"Iya, Luca. Orang yang bersamaku saat di restoran, kau masih ingat dia kan," balas Anne sangat berharap Asloka memenuhi keinginannya saat ini.

"Kau sangat dekat dengannya, sebenarnya hubungan kalian seperti apa?" Asloka menampilkan wajah tak suka, ketika ia tahu Luca adalah seorang lelaki.

"Sangat, dia sahabatku dari kecil. Hanya dia yang selalu ada di dekatku saat terpuruk, hanya saja kemarin aku tak bisa menghubungi dia, karena ponselku hanyut di sungai," jawab Anne cengengesan.

"Apa Geo tidak pernah cemburu kau dekat dengan Luca?" tanyanya semakin di luar tema.

'Apaan sih ini orang, aku tanya apakah boleh menemui Luca, tapi jawabannya selalu melenceng,' gumam Anne menjadi gemas sendiri.

"Mas Geo tidak pernah mempermasalahkan aku dekat dengan siapa, sekarang yang jadi pernyataannya, apakah aku boleh bertemu dengan Luca!?" Kesal Anne. Wajah yang tadinya malu-malu sekarang menjadi garang, padahal Asloka hanya tinggal jawab boleh atau tidak boleh.

"Sebenarnya tidak boleh, tapi melihat dia begitu berarti bagimu, maka aku izinkan. Tapi dengan satu syarat," jelas Asloka.

"Apa?"

Asloka tersenyum jahil, lalu mendekati Anne dan menarik pinggangnya agar lebih dekat dengannya, "nanti malam kita harus mengadakan kelas lagi, apa kau setuju Anne," bisik Asloka sangat sensual sehingga membuat kulit Anne meremang saat merasakan bulu-bulu halus itu menempel di daun telinganya. (Semriwing👻)

"Ke-kelas?" tangannya sangat gugup.

"Iya, Sayang. Agar kau lebih cepat pintar, maka kelas harus setiap hari di lakukan, kau paham Anne."

"Isshhh ...." Desiss Anne saat tangan nakal Asloka meremas kuat bongkahan kenyal di dadanya.

"Enak kan?" Setelahnya Asloka langsung tertawa lepas, ia sangat suka melihat ekspresi Anne tadi, sungguh jika bukan karena statusnya masih istri orang, Asloka akan langsung menyeret Anne ke hotel terdekat.

"Laka!!" teriak Anne dengan bibir dimajukan beberapa CM. Asloka pun meminta maaf, setelahnya mereka pergi dari Mall dan menuju ke rumah Luca.

🍃🍃🍃

"Apa, Geo ditangkap polisi!" Erick menggebrak meja kerjanya membuat semua karyawan takut, terutama Lisa — sekretaris Erick.

"I-iya, Pak. Baru saja saya mendapatkan telepon dari sekretaris pak Geo, dia bilang saat ini pak Geo ada di kantor polisi," balas Lisa tergagap-gagap.

Erick mengusap wajahnya kasar, kepalanya seketika sakit. 'Masalah apa lagi yang dia perbuatan, anak itu tidak bisakah diam sedikit saja, selalu membuat masalah yang akhirnya membuat perusahaan hancur,' gumam Erick.

"Siapkan mobil, kita ke kantor polisi sekarang juga, jangan lupa hubungi pengacara Leo, suruh dia menangani masalah Geo," titah Erick.

"Baik Pak."

Erick pun bergegas pergi dari ruangan rapat, ia tak memperdulikan beberapa orang di sana, masa Geo lebih penting baginya untuk saat ini sebelum wartawan tau semua.

Erick masuk kedalam mobil yang sudah disiapkan, begitu juga dengan Lisa. Wanita itu sangat sibuk menghubungi beberapa rekan kerja Erick, Lisa sangat tau jika bosnya tidak akan fokus pada pekerjaan. Jadi, Lisa hanya bisa meminta maaf, karena pertemuan akan di undur.

Tak sampai satu jam, akhirnya mobil Erick sampai di kantor polisi. Dengan langkah gagah, penuh kewibawaan ia memasuki kantor polisi. Di sana Erick langsung bertanya keberadaan anaknya, tanpa ada sopan santun.

Untung saja pihak kepolisian sangat sabar dan menanggapi Erick dengan santai, sampai dirinya dipertemukan dengan anaknya di ruangan khusus.

"Waktu kalian hanya 20 menit, silakan pergunakan waktu dengan baik." Setelah itu penjaga sedikit menjauh dari mereka.

"Kau buat masalah apa lagi, Geo! Belum beres masalah Anne, sekarang kau ditahan di sini!" bentak Erick terlanjur marah.

"Salahkanlah Anne, dia yang membuat laporan dan memenjarakanku!" cetus Geo.

"Anne?"

"Iya Anne siapa lagi kalau bukan dia, wanita itu sudah berani melapor polisi dengan tuduhan tidak masuk akal, padahal semua yang kulakukan wajar, dia istriku dan harus menerima apa yang ku lakukan!" seru Geo mengepalkan tangannya.

Emosinya kembali naik, saat mengingat wajah polos istrinya yang ternyata sangat licik dan main cantik. Sampai kapanpun Geo tidak akan pernah melepaskan Anne, sampai matipun tidak.

"Kau terlalu gegabah Geo, berapa kali Papa bilang. Jaga Anne, karena sekali saja Anne pergi perusahaan akan berpindah tangan, kau ini lupa atau bagaimana Geo!" seru Erick terus memijat keningnya.

Kepalanya benar-benar mau pecah saat ini, belum juga Anne ketemu sekarang beberapa tuntutan datang menerpa anaknya. Erick tidak ingin sampai Anne pergi, jika sampai itu terjadi maka kekayaannya akan hilang dalam sekejap.

"Pa, sebenarnya aku sudah muak dengan Anne. Dia bukan tipeku, dia terlalu kaku." Keluh Geo.

"Papa tidak peduli tentang itu, Geo! Yang Papa mau, Anne tetap di sisimu!" Perdebatan pun semakin sengit. Anak dan ayah itu saling menatap benci, seakan-akan ingin saling membunuh.

"Jika begitu, kenapa bukan Papa saja yang menikahi Anne! Aku muak Pa, intinya aku ingin keluar dari sini, secepatnya!"

Tak mau berdebat terlalu lama, Geo memutuskan pergi dari hadapan Erick dan meminta dimasukkan ke dalam sel. Sebelum benar-benar menghilang, Geo sempat berteriak pada Erick.

"Satu minggu, hanya satu minggu aku harus keluar dari sini. Jika dalam waktu tersebut aku belum juga keluar, maka akan aku bongkar semua kebusukan Papa pada keluarga Anne."

...🍃🍃🍃...

Author : Geo kapan sih lu mati, gue gedek liat muka lo!

Geo : Kalau gue mati, siapa yang idupin konflik lo thor?

Author : Iya juga ya, tapi lu kebangetan setan!! Hiper pula, cih jijik gue.

Geo : Hey thor, lu yang buat gue jadi kek gini. Jika gue bisa protes, maka Gue pengen jadi peran utama. Tapi, lo kan yang ngatur hidup gue. Request deh, nanti kalau lo niat matiin gue, matiin secara hormat ya.

Author : Cih ogah, mending gue buat loh cacat seumur hidup dengan badan busuk 👻

Geo : Sialan!

Author : 🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️

Terpopuler

Comments

SariRenmaur SariRenmaur

SariRenmaur SariRenmaur

wah..ada rahasia buang belum terungkapnya ini thoor

2025-03-28

0

Kusii Yaati

Kusii Yaati

hayo Lo ada apa dengan keluarga geo dan Anne???🤔

2024-08-10

0

Yunerty Blessa

Yunerty Blessa

apa Geo tahu sesuatu tentang Erick

2024-07-22

0

lihat semua
Episodes
1 1. Kurang Goyang
2 2. Mengakhiri Hidup
3 3. Pusaka Tersadar Dari Koma
4 4. Terima Kasih Pak Gay
5 5. Lepaskan Dia Anne
6 6. Kita Bercerai Saja
7 7. Kabur
8 8. Harus Melakukan Visum
9 9. Pengajuan Perceraian
10 10. Semakin Dendam
11 11. Menikahlah Denganku
12 12. Kelas Bercinta
13 13. Dengan Satu Syarat
14 14. Sekarang Aku Miliknya
15 15. Kebenaran Terungkap
16 16. Anne Mana?
17 17. Gak Tau Mau Kasih Judul Apa
18 18. Sidang Perceraian
19 19. Coklat Banyak & Bunga 1000 Tangkai
20 20. Usaha Asloka
21 21. Perubahan Asloka
22 22. Perintah Asloka
23 23. Iya Aku Mau
24 24. Rumah Kita
25 25. Hanya Sebatas....
26 26. Semua Tubuhku Nanti Milikmu
27 27. Tawaran Rujuk
28 28 Dia Asloka
29 29. Biarkan Dia Yang Memilih
30 30. Jangan Ganggu Lagi
31 31 - Sah
32 32 - Malam Pertama?
33 33. Kamu Tidak Mau Melakukan?
34 34. Nikmati An 21+
35 35. Ingin Ke Makam Papa
36 36. wajah Segar
37 37. Terlalu Berlebihan
38 38. Tidak Ikhlas Dunia Akhirat
39 39. Apa Sudah Ingat Sekarang?
40 40. Ingin Jadi Ibu Rumah Tangga
41 41. Seperti Ice Cream
42 42. Penyesalan
43 43. Roti Kempit
44 44. Negatif
45 HTS - 45
46 HTA - 46
47 HTA - 47
48 HTA - 48
49 HTA - 49
50 HTA - 50
51 HTA - 51
52 HTA - 52 Buka Puasa ++
53 53. Samar
54 HTA - 54. Rujak Cingur
55 HTA - 55. Ikut Ke Kantor
56 HTA - 56
57 HTA - 57. Hamil
58 58 - The Last
59 Dikejar Duda - Karya Baru
60 59 - Ada Dua Kecebong
61 60. Menggoda +++
62 Dikejar Duda - Karya Lomba
63 61. Dasar Anak Muda
64 62. Gagal Memberi Kejutan
65 63. Akhir Penantian
66 Istri Tak Diinginkan
67 Istri Tak Diinginkan
68 Dikejar Duda - Karya Lomba
69 Suamiku (Calon) Adik Iparku
Episodes

Updated 69 Episodes

1
1. Kurang Goyang
2
2. Mengakhiri Hidup
3
3. Pusaka Tersadar Dari Koma
4
4. Terima Kasih Pak Gay
5
5. Lepaskan Dia Anne
6
6. Kita Bercerai Saja
7
7. Kabur
8
8. Harus Melakukan Visum
9
9. Pengajuan Perceraian
10
10. Semakin Dendam
11
11. Menikahlah Denganku
12
12. Kelas Bercinta
13
13. Dengan Satu Syarat
14
14. Sekarang Aku Miliknya
15
15. Kebenaran Terungkap
16
16. Anne Mana?
17
17. Gak Tau Mau Kasih Judul Apa
18
18. Sidang Perceraian
19
19. Coklat Banyak & Bunga 1000 Tangkai
20
20. Usaha Asloka
21
21. Perubahan Asloka
22
22. Perintah Asloka
23
23. Iya Aku Mau
24
24. Rumah Kita
25
25. Hanya Sebatas....
26
26. Semua Tubuhku Nanti Milikmu
27
27. Tawaran Rujuk
28
28 Dia Asloka
29
29. Biarkan Dia Yang Memilih
30
30. Jangan Ganggu Lagi
31
31 - Sah
32
32 - Malam Pertama?
33
33. Kamu Tidak Mau Melakukan?
34
34. Nikmati An 21+
35
35. Ingin Ke Makam Papa
36
36. wajah Segar
37
37. Terlalu Berlebihan
38
38. Tidak Ikhlas Dunia Akhirat
39
39. Apa Sudah Ingat Sekarang?
40
40. Ingin Jadi Ibu Rumah Tangga
41
41. Seperti Ice Cream
42
42. Penyesalan
43
43. Roti Kempit
44
44. Negatif
45
HTS - 45
46
HTA - 46
47
HTA - 47
48
HTA - 48
49
HTA - 49
50
HTA - 50
51
HTA - 51
52
HTA - 52 Buka Puasa ++
53
53. Samar
54
HTA - 54. Rujak Cingur
55
HTA - 55. Ikut Ke Kantor
56
HTA - 56
57
HTA - 57. Hamil
58
58 - The Last
59
Dikejar Duda - Karya Baru
60
59 - Ada Dua Kecebong
61
60. Menggoda +++
62
Dikejar Duda - Karya Lomba
63
61. Dasar Anak Muda
64
62. Gagal Memberi Kejutan
65
63. Akhir Penantian
66
Istri Tak Diinginkan
67
Istri Tak Diinginkan
68
Dikejar Duda - Karya Lomba
69
Suamiku (Calon) Adik Iparku

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!