6. Kita Bercerai Saja

Brakkk!

Suara pintu dibuka secara kasar pun terdengar sangat keras. Geo yang mendengar itu pun segera menoleh ke arah pintu dan betapa terkejutnya ia melihat sang istri pulang. Sungguh Geo sangat senang, setidaknya Anne tidak benar-benar pergi.

"Sayang, akhirnya kamu pulang." Geo langsung mendekati Anne bersiap akan memeluk istrinya, tapi wanita itu malah mendorongnya sangat kuat.

"Jangan menyentuhku, Mas!" seru Anne penuh tatapan tajam.

"Kau masih marah, An?" Geo mengekori istrinya dari belakang hingga mereka sampai di kamar mereka. Tapi, langkah Anne seketika terhenti saat melihat seorang wanita tengah tidur di atas ranjangnya.

Gemuruh amarah pun semakin tinggi di hati Anne, ia berbalik dan menatap sengit suaminya. "Berani-beraninya kau membiarkan jalangg itu tidur diatas ranjangku, Mas!" teriak Anne.

Geo yang pada dasarnya belum paham, akhirnya menoleh ke arah ranjang. Sungguh jantung nya berdetak kencang ketika melihat Julia tidur di ranjang, padahal ia sudah mengatakan kamarnya ada di lantai satu dekat kamar tamu. Tapi, ini apa? Dengan lancang Julia masuk ke kamar utama, sungguh cari penyakit anak ini.

"Julia!" teriakan Geo pun menggema di seluruh kamar.

Julia yang sedang tidur akhirnya terbangun dan sangat terkejut melihat Anne juga Geo di depan pintu dengan tatapan mengerikan.

"Ge-geo, itu ... itu —"

"Keluar! Pergi dari kamarku dan jangan pernah kau sok berkuasa, disini aku lah yang berhak atas kamar ini!" teriak Anne sangat murka.

Anne mendekati Julia dan langsung menyeret wanita itu. Rasa kasihan, peduli juga iba sekarang tak ada lagi. Semua menjadi rasa benci, muak, sekaligus menjijikkan.

"Aww, sakit Anne," pekik Julia.

Tapi Anne tak peduli, ia hanya ingin mengeluarkan benalu ini dalam kamarnya. Setelah mereka ada di luar, barulah Anne mendorong Julia sampai tersungkur.

"Aww!!"

"Bawa jalangg mu pergi dari hadapanku, Mas! Tunjukkan posisinya ada di mana, statusnya hanya simpanan, jadi jangan berharap mendapatkan kekuasaan di rumah ini!!" serunya sangat mengintimidasi.

Setelah puas, Anne segera masuk meninggalkan dua sampah masyarakat di depannya ini. Tanpa ba bi bu, Anne masuk ke dalam dan membanting pintu.

Braaak!!

"Geo, aku tidak terima diperlakukan seperti ini! Mana janjimu akan membahagiakan ku, belum seminggu jadi istrimu, penderita yang ku dapatkan!" seru Julia berlinang air mata.

Ia masih ingat betul janji-janji Geo, dia mengatakan akan memberikan kebahagiaan, uang, kehormatan, selagi ia bisa memberikan kepuasan. Tapi ini apa? Anne menghinanya terus-menerus, tapi Geo hanya bisa diam saja.

"Ini semua juga salahmu! Siapa suruh masuk ke kamar utama, sudah aku katakan pergilah ke kamar bawah dekat kamar tamu, tapi apa? Kau lancang memasuki kamar ini," jelas tak kalah tajam.

"Geo, kamar bawah sangat sempit, AC juga tidak ada, hanya kipas angin kecil. Kau kira itu nyaman? Tidak Geo, jadi wajar jika aku masuk ke sini, kau harus adil itulah yang harus kau pahami!" teriak Julia semakin kencang.

Pertikaian mereka akhirnya terus berlanjut, cacian, makian, bahkan umpatan dari mereka berdua sampai terdengar oleh Anne.

Anne hanya menutup telinganya dari dalam, kata-kata Julia yang menjelek-jelekannya sungguh menyayat hati. Sahabat yang selama ini ia percaya ternyata menyimpan kebusukan, lebih parahnya Julia mengatakan ia adalah wanita batang pisang.

Yang melayani suami tanpa bergerak, seperti orang mati. Tidak bisa memuaskan hasrat suami, tidak pernah mengalami klimakss, satu lagi Julia juga mengatakan ia bukan wanita normal, dirinya cacat.

"Diam!! Aku benci kalian semua, pergi aku muak!!!"

Prang! Prang! Prang!

Anne tak kuat lagi, ia luapkan emosinya pada barang-barang di sekitarnya. Hanya ini yang ia bisa lakukan untuk mengalihkan rasa sakit hati, rasa kecewa pada suami dan sahabatnya.

"Aku benci kalian!!!"

***

Pagi harinya, Anne menatap cermin yang retak di atas meja rias. Cermin besar itu sudah tak utuh lagi, seperti hatinya tak lagi utuh setelah perselingkuhan suaminya terjadi kembali.

Dengan mata sembab, Anne mengambil foundation dan peralatan lainnya. Ia ingin menutupi wajahnya dengan riasan, agar tidak terlalu terlihat muka hancurnya setelah menangis sepuas-puasnya.

Setelah selesai memoles riasan di seluruh wajahnya Anne segera turun menemui suaminya. Setelah berpikir semalaman, ia akhirnya memutuskan untuk segera mengakhiri masalahnya.

"Mas ...." Panggil Anne saat melihat suaminya duduk di meja makan. Anne melihat suaminya sangat segar, tidak seperti orang terpuruk.

Tapi, setelah melihat rambut basah Julia, semua seakan jelas. Bagaimana suaminya merasa terpuruk, jika semalam Julia memberikan servis yang katanya sangat memuaskan itu.

"Anne kamu sudah bangun, duduklah Julia tadi memasak banyak makan," balas Geo seakan-akan tak ada masalah besar di antara mereka.

"Mas, kita perlu bicara. Tolonglah untuk serius sedikit, rumah tangga kita sedang diterjang badai, tapi kau seakan-akan tak memperdulikan semua," ucap Anne sangat lelah. Ia tak ingin berdebat lagi, Anne hanya ingin semua segera selesai hari ini juga.

"Kita tidak memiliki masalah, Anne. Masalah sudah clear, kamu harus terima itu." Geo mendadak berubah menjadi dingin.

"Mas, semua belum selesai dan keputusan ini juga sepihak. Aku tak mau di madu, jadi lebih baik kita bercerai saja."

Brakk!

Anne dan Julia pun terkejut saat Geo menggebrak meja makan, aura membunuhnya juga sangat terlihat jelas. Sedangkan Julia tak berani berkata-kata, ia lebih memilih untuk pergi saja. Mengingat kejadian semalam membuatnya kapok, tanpa belas kasihan Geo menyeetubuhinya dengan kasar, brutal, hingga menyiksanya memakai lelehan lilin panas.

"Katakan sekali lagi, Anne?" Suruhnya sangat murka.

"Kita bercerai saja, Mas. Lepaskan aku dan kau bisa bebas bersama Julia," ucapnya tak mau menatap mata Geo.

Jujur saja, Anne takut saat ini. Tubuhnya juga menjadi gemetar setelah melihat pergerakan Geo untuk mendekatinya, hingga ia reflek mundur beberapa langkah.

"Kau ingin bercerai?" tanya Geo terus mendekat ke arah Anne.

Gluk!!

Tenggorokan Anne kali ini terasa tercekat, ia tak bisa menjawab pertanyaan suaminya. Ia ingin lari saja, tapi belum juga langkah kakinya melangkah, dengan sangat kasar Geo menariknya menuju kamar atas.

"Ma-mas, sakit!" seru Anne di sela-sela keberaniannya.

Namun, Geo benar-benar tak mau mendengar teriakan Anne. Matanya sudah buta, ia ingin menghukum istrinya agar mulutnya tak mengatakan perceraian lagi.

Brukk!

Anne terlempar di atas ranjang, Anne sangat takut, tubuhnya benar-benar gemetar saat ini. "Ma-mas, kau mau apa?" Anne melihat Geo membuka kancing kemejanya dan membuka sabuk celananya.

"Menurutmu aku mau apa, Sayang? Jika tidak tahu, maka akan ku kasih bocoran." Geo mendekati sang istri sambil membisikkan kata-kata, "aku akan menghukummu, agar bibir sexy mu tak mengatakan perceraian lagi."

Deg!

Pikiran Anne kosong seketika, nyawanya kali ini sedang dalam bahaya. Ia menyesal telah memilih pulang, harusnya ia ada di apartemen Asloka saja. Tapi, karena kebodohannya Anne memilih untuk pulang, setelah menolak permintaan lelaki Gay itu.

"Mas, aku mohon jangan seperti ini."

Anne pun menangis, Anne takut suaminya lepas kendali seperti semalam. Ia masih ingat, teriakan Julia di kamar bawah. Mantan sahabatnya itu terus kesakitan, ketika Geo terus menerjang nya.

"Kau yang membuat amarahku naik, Anne. Jadi Terimalah hukumanmu!"

"Aakkkhhhh ...."

Anne berteriak histeris saat Geo memasukkinnya tanpa pemanasan, rasanya sangat sakit, perih, panas menjadi satu dalam tubuhnya. Geo juga terus mencekiknya, sehingga ia tak bisa bernafas.

Air mata terus mengalir melinangi kedua pipinya, sungguh ini pertama kalinya ia mendapatkan perlakuan seperti ini. Tanpa ada cinta, keikhlasan, yang ada hanya sakit luar dan dalam.

"Jangan aku mohon jangan lakukan disitu, aku moh — aahhkkk, sakit!"

...***...

Awas lu Geo, ku buat loh menyesal nanti. Awas lu ya, gue dendam banget sama loh. Mati kau nanti 😭😭😭

Rekomendasi cerita sangat bagus, ayo mampir di jamin seru nggak kalah dengan ini. Pokoknya jangan lupa mampir ya, ini aku kasih tau judulnya. PANDAWA (PESONA JANDA ANAK DUA) Author Neng Syantik

Terpopuler

Comments

Arni Umha

Arni Umha

Anne bodoh... ternyata nyalinyA hanya ikan teri

2025-03-11

0

Yunerty Blessa

Yunerty Blessa

bodoh kau kembali lagi Anne,, seharusnya kau urus saja surat cerai..kau datang malah tambah penyakit 😠😠

2024-07-22

0

Katherina Ajawaila

Katherina Ajawaila

Geo hiper kaya nya ya thour.

2024-07-03

0

lihat semua
Episodes
1 1. Kurang Goyang
2 2. Mengakhiri Hidup
3 3. Pusaka Tersadar Dari Koma
4 4. Terima Kasih Pak Gay
5 5. Lepaskan Dia Anne
6 6. Kita Bercerai Saja
7 7. Kabur
8 8. Harus Melakukan Visum
9 9. Pengajuan Perceraian
10 10. Semakin Dendam
11 11. Menikahlah Denganku
12 12. Kelas Bercinta
13 13. Dengan Satu Syarat
14 14. Sekarang Aku Miliknya
15 15. Kebenaran Terungkap
16 16. Anne Mana?
17 17. Gak Tau Mau Kasih Judul Apa
18 18. Sidang Perceraian
19 19. Coklat Banyak & Bunga 1000 Tangkai
20 20. Usaha Asloka
21 21. Perubahan Asloka
22 22. Perintah Asloka
23 23. Iya Aku Mau
24 24. Rumah Kita
25 25. Hanya Sebatas....
26 26. Semua Tubuhku Nanti Milikmu
27 27. Tawaran Rujuk
28 28 Dia Asloka
29 29. Biarkan Dia Yang Memilih
30 30. Jangan Ganggu Lagi
31 31 - Sah
32 32 - Malam Pertama?
33 33. Kamu Tidak Mau Melakukan?
34 34. Nikmati An 21+
35 35. Ingin Ke Makam Papa
36 36. wajah Segar
37 37. Terlalu Berlebihan
38 38. Tidak Ikhlas Dunia Akhirat
39 39. Apa Sudah Ingat Sekarang?
40 40. Ingin Jadi Ibu Rumah Tangga
41 41. Seperti Ice Cream
42 42. Penyesalan
43 43. Roti Kempit
44 44. Negatif
45 HTS - 45
46 HTA - 46
47 HTA - 47
48 HTA - 48
49 HTA - 49
50 HTA - 50
51 HTA - 51
52 HTA - 52 Buka Puasa ++
53 53. Samar
54 HTA - 54. Rujak Cingur
55 HTA - 55. Ikut Ke Kantor
56 HTA - 56
57 HTA - 57. Hamil
58 58 - The Last
59 Dikejar Duda - Karya Baru
60 59 - Ada Dua Kecebong
61 60. Menggoda +++
62 Dikejar Duda - Karya Lomba
63 61. Dasar Anak Muda
64 62. Gagal Memberi Kejutan
65 63. Akhir Penantian
66 Istri Tak Diinginkan
67 Istri Tak Diinginkan
68 Dikejar Duda - Karya Lomba
69 Suamiku (Calon) Adik Iparku
Episodes

Updated 69 Episodes

1
1. Kurang Goyang
2
2. Mengakhiri Hidup
3
3. Pusaka Tersadar Dari Koma
4
4. Terima Kasih Pak Gay
5
5. Lepaskan Dia Anne
6
6. Kita Bercerai Saja
7
7. Kabur
8
8. Harus Melakukan Visum
9
9. Pengajuan Perceraian
10
10. Semakin Dendam
11
11. Menikahlah Denganku
12
12. Kelas Bercinta
13
13. Dengan Satu Syarat
14
14. Sekarang Aku Miliknya
15
15. Kebenaran Terungkap
16
16. Anne Mana?
17
17. Gak Tau Mau Kasih Judul Apa
18
18. Sidang Perceraian
19
19. Coklat Banyak & Bunga 1000 Tangkai
20
20. Usaha Asloka
21
21. Perubahan Asloka
22
22. Perintah Asloka
23
23. Iya Aku Mau
24
24. Rumah Kita
25
25. Hanya Sebatas....
26
26. Semua Tubuhku Nanti Milikmu
27
27. Tawaran Rujuk
28
28 Dia Asloka
29
29. Biarkan Dia Yang Memilih
30
30. Jangan Ganggu Lagi
31
31 - Sah
32
32 - Malam Pertama?
33
33. Kamu Tidak Mau Melakukan?
34
34. Nikmati An 21+
35
35. Ingin Ke Makam Papa
36
36. wajah Segar
37
37. Terlalu Berlebihan
38
38. Tidak Ikhlas Dunia Akhirat
39
39. Apa Sudah Ingat Sekarang?
40
40. Ingin Jadi Ibu Rumah Tangga
41
41. Seperti Ice Cream
42
42. Penyesalan
43
43. Roti Kempit
44
44. Negatif
45
HTS - 45
46
HTA - 46
47
HTA - 47
48
HTA - 48
49
HTA - 49
50
HTA - 50
51
HTA - 51
52
HTA - 52 Buka Puasa ++
53
53. Samar
54
HTA - 54. Rujak Cingur
55
HTA - 55. Ikut Ke Kantor
56
HTA - 56
57
HTA - 57. Hamil
58
58 - The Last
59
Dikejar Duda - Karya Baru
60
59 - Ada Dua Kecebong
61
60. Menggoda +++
62
Dikejar Duda - Karya Lomba
63
61. Dasar Anak Muda
64
62. Gagal Memberi Kejutan
65
63. Akhir Penantian
66
Istri Tak Diinginkan
67
Istri Tak Diinginkan
68
Dikejar Duda - Karya Lomba
69
Suamiku (Calon) Adik Iparku

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!