18. Sidang Perceraian

"Tidak bisa seperti itu, Ma! Anne harus tetap bersamaku, dia calon istriku jadi terserah mau ku bawa kemana," protes Asloka saat mendapat keputusan dari Ega bahwa Anne harus tinggal di rumah utama.

Memang setelah pulang dari acara arisan, Ega berbicara serius dengan anaknya dan keputusan adalah Anne dan Asloka harus berpisah sementara waktu sampai proses perceraiannya selesai.

"Laka, kamu juga harus memikirkan kondisi Anne. Dia masih istri orang, Laka. Memang kamu mau Anne di cap jelek, karena belum cerai saja sudah tinggal serumah dengan lelaki lain," ujar Ega.

Ia sudah memikirkan ini semua dengan suaminya, memang yang terbaik ya seperti ini. Demi kenyamanan bersama, bukan hanya kenyamanan tapi mempercepat proses perceraian Anne.

"Ma ...." Asloka menjadi lemas seketika, ia seakan-akan tak ada semangat lagi. Padahal ia tak pernah melakukan hal lebih walaupun tinggal serumah, tapi tak tau kenapa mamanya kolot banget.

"Laka, kalau di pikir-pikir memang benar apa kata Mama Ega. Kita harus berpisah sementara waktu, sampai semua masalahku beres." Kini Anne yang berbicara.

Semakin loyo lah Asloka mendengar jawaban tiga orang sekaligus. Menolak tak bisa jika dirinya tak memiliki dukungan, yang jelas Asloka harus ikut aturan mamanya.

Hingga waktu terus berlalu, kini sidang perceraian Anne digelar. Geo juga sudah dibebaskan dari penjara, sedangkan Asloka tak bisa mendampingi Anne ke pengadilan demi menyembunyikan identitasnya. Sebenarnya Asloka datang, hanya saja dia sembunyi di satu tempat.

Sidang dimulai dari mediasi, tapi Anne menolak semua. Ia ingin segera selesai dengan suaminya dan ia juga mengatakan tidak akan menuntut apapun, agar semua proses cepat selesai.

Tentunya, Geo tak mempermasalahkan semua. Memang ini yang ia mau, masa bodo dengan harta keluarga, yang dia ingin segera bebas dari Anne. Karena semua belah pihak ingin segera selesai, maka pihak pengadilan memutuskan mereka resmi bercerai saat itu juga.

Ketukan palu tiga kali menandakan mereka tak lagi memiliki hubungan, kini Anne menyandang status janda. Ucapan selamat dari Luca semakin membuat Anne bahagia, ia juga senang Asloka menepati janjinya untuk memberikan kehidupan layak bagi Luca.

"Semoga dengan kejadian ini kamu bisa beruba, Mas. Bahagiakan Julia, karena dia yang kamu pilih," ucap Anne sambil mengulurkan tangan ingin berjabat tangan dengan mantan suaminya ini.

"Itu bukan urusanmu, urus saja sendiri hidupmu dan banyak-banyaklah belajar tentang ranjang, agar pernikahan keduamu tidak berakhir mengenaskan lagi," ucap Geo sambil tersenyum licik.

Anne memaksakan senyuman di bibirnya, ia tidak boleh sedih maupun terpancing omongan Geo. Ia hanya perlu berdoa, agar Julia tidak merasakan hal yang sama sepertinya.

Tapi, tak lama setelah itu Anne merasakan sebuah tangan kekar meraih pinggangnya dengan posesif. Siapa lagi jika bukan Asloka, padahal Anne sudah mengatakan jangan muncul di saat seperti ini. Akan tetapi, kekasihnya ini sangat sulit diatur.

"Kau tak perlu repot-repot mengingatkan kekasihku seperti itu, Geo! Tanpa kau suruh, aku akan selalu mengajarkan dia bagaimana memuaskan seorang suami sampai pintar, bukan hanya bisa mencela dan asal celup sana sini seperti teh dandang!" serunya tak sadar jika dulu ia juga mantan teh celup, tapi celup di mulut bukan di goa bergerigi.

"Siapa kau, ha? Berani-beraninya menghinaku, memang kau siapa!" seru Geo tak terima dihina Asloka.

"Telingamu tuli, ha? Aku kekasih Anne, kekasih yang akan mengajarinya banyak gaya bercinta, sampai aku sendiri tidak akan terlena dengan tubuh wanita lain! Sebenarnya kau bodoh bung, membuang berlian berharga seperti Anne, demi mendapatkan sampah masyarakat seperti siapa itu, julimet ya kalau tidak salah," ucap Asloka semakin membuat Geo geram.

Sedangkan Anne langsung mencubit pinggang Asloka, ia tak suka temannya dihina. Walaupun sudah menyakiti hatinya, tapi Anne masih menganggap Julia adik.

"Laka!" seru Anne lirih.

"Diam, serahkan semua padaku. Sudah cukup kau di hina, aku tak terima jika calon istriku selalu di rendahkan!" tegas Asloka tak bisa melawan lagi.

Ia hanya bisa melihat perdebatan sengit antara dua lelaki di depannya ini, hingga tak lama setelah itu Erick dan Istrinya datang dengan tatapan sulit di artikan bagi Anne.

"An, boleh Papa dan Mama bicara sebentar?" tanya Erick.

"Bicara apa? Jangan ganggu dia lagi, kalian sudah tak ada hak!" seru Asloka sangat murka.

"Kami bicara dengan Anne, bukan kamu!" cetus Riska.

"Anne itu calon istriku, jadi aku bisa mengambil keputusan apapun itu," cecar Asloka lagi.

Namun, semua orang tak menduga saat Riska tiba-tiba memohon dan bersimpuh di hadapan Anne. Wanita itu rela menjatuhkan harga dirinya di depan umum, hingga membuat Anne merasa iba, tapi tidak dengan Asloka, ia semakin muak melihat drama keluarga sialan ini.

Asloka ingin membongkar semua, tapi waktunya belum tepat. Sean baru saja masuk ke perusahaan Anne, jelas sekarang mereka membutuhkan tanda tangan Anne untuk pengalihan semua aset perusahaan.

"Ma, jangan seperti ini. Aku mohon, tidak enak di lihat orang lain," ucap Anne menyuruh Riska berdiri. Sedangkan Geo malas mengikuti drama, jadi dia memutuskan pergi.

"An, Mama mohon sekali saja. Ini yang terakhir kali kita bicara, sungguh Mama tidak akan pernah mengganggu kalian lagi," ucap Riska sok sedih.

Asloka melihat semua hanya bisa menirukan gaya mual, sungguh akting mereka sangat menjijikkan dan membuat Asloka ingin memuntahkan semua isi perutnya.

"Baiklah, kita bicara di kantin belakang," putus Anne segera membalik badannya menghadap ke arah Asloka.

"Laka, aku boleh bicara dengan mereka sebentar? Mereka yang selama ini aku anggap keluarga, jadi boleh ya," pinta Anne.

Asloka pun menghela nafas panjang, ia menarik kepala Anne dan mencium kening Anne. 'Baiklah, hanya lima menit. Kalau disuruh tanda tangan oleh mereka, langsung tandatangani saja, jangan terlalu banyak basa-basi,' bisik Asloka membuat Anne bingung.

"Maksudnya?" tanyanya.

"Ikuti apa kataku, Sayang. Masih ingat kan ucapanku tadi? Tidak ada pengulangan, karena itu sangat rahasia," jawab Asloka langsung mendapat anggukan kecil dari Anne.

Anne pun melepaskan pelukan Asloka dan segera menuju kantin dengan mantan mertuanya. Sedangkan Asloka memanggil Sean untuk segera membuat berkas pengalihan aset-aset perusahaan Anne menjadi miliknya nanti.

...🍃🍃🍃...

Asloka : Mak, Anne dah cerai loh. Kapan lo kawinin gue dengan dia, nggak sabar masuk goa bergerigi.

Author : Ntar gue cari tanggal baik dulu, nggak asal kawin aja. Nanti pamali.

Asloka : Yaelah mak, keburu bulukan 😭

Author : Manut nggak kalau nggak yaudah ku ganti pemeran aja, gimana?

Asloka : Ih ... nggak asik ah, ngancem nya gitu mulu. (Asloka langsung pergi meninggalkan emaknya begitu saja)

Author : Dih, bayi tua ngambekan 😤

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Rekomendasi cerita sangat bagus, ayo mampir di jamin seru nggak kalah dengan ini. Pokoknya jangan lupa mampir ya, ini aku kasih tau judulnya BEAUTY CLOADS Author Ocybasoacy

Terpopuler

Comments

kalea rizuky

kalea rizuky

julimet/Curse//Curse/ jamet

2025-03-03

0

Kusii Yaati

Kusii Yaati

kamu memang the best laka...klu mau istri cantik ya di modalin,klu mau istri pintar di ranjang ya di ajari jgn hanya bisanya menghina istri saja kau geo...Krn tidak semua istri itu pintar masalah urusan Ranjang, semua butuh proses begok!!!😤😡

2024-08-10

0

Maya Ratnasari

Maya Ratnasari

namanya julid

2024-06-28

0

lihat semua
Episodes
1 1. Kurang Goyang
2 2. Mengakhiri Hidup
3 3. Pusaka Tersadar Dari Koma
4 4. Terima Kasih Pak Gay
5 5. Lepaskan Dia Anne
6 6. Kita Bercerai Saja
7 7. Kabur
8 8. Harus Melakukan Visum
9 9. Pengajuan Perceraian
10 10. Semakin Dendam
11 11. Menikahlah Denganku
12 12. Kelas Bercinta
13 13. Dengan Satu Syarat
14 14. Sekarang Aku Miliknya
15 15. Kebenaran Terungkap
16 16. Anne Mana?
17 17. Gak Tau Mau Kasih Judul Apa
18 18. Sidang Perceraian
19 19. Coklat Banyak & Bunga 1000 Tangkai
20 20. Usaha Asloka
21 21. Perubahan Asloka
22 22. Perintah Asloka
23 23. Iya Aku Mau
24 24. Rumah Kita
25 25. Hanya Sebatas....
26 26. Semua Tubuhku Nanti Milikmu
27 27. Tawaran Rujuk
28 28 Dia Asloka
29 29. Biarkan Dia Yang Memilih
30 30. Jangan Ganggu Lagi
31 31 - Sah
32 32 - Malam Pertama?
33 33. Kamu Tidak Mau Melakukan?
34 34. Nikmati An 21+
35 35. Ingin Ke Makam Papa
36 36. wajah Segar
37 37. Terlalu Berlebihan
38 38. Tidak Ikhlas Dunia Akhirat
39 39. Apa Sudah Ingat Sekarang?
40 40. Ingin Jadi Ibu Rumah Tangga
41 41. Seperti Ice Cream
42 42. Penyesalan
43 43. Roti Kempit
44 44. Negatif
45 HTS - 45
46 HTA - 46
47 HTA - 47
48 HTA - 48
49 HTA - 49
50 HTA - 50
51 HTA - 51
52 HTA - 52 Buka Puasa ++
53 53. Samar
54 HTA - 54. Rujak Cingur
55 HTA - 55. Ikut Ke Kantor
56 HTA - 56
57 HTA - 57. Hamil
58 58 - The Last
59 Dikejar Duda - Karya Baru
60 59 - Ada Dua Kecebong
61 60. Menggoda +++
62 Dikejar Duda - Karya Lomba
63 61. Dasar Anak Muda
64 62. Gagal Memberi Kejutan
65 63. Akhir Penantian
66 Istri Tak Diinginkan
67 Istri Tak Diinginkan
68 Dikejar Duda - Karya Lomba
69 Suamiku (Calon) Adik Iparku
Episodes

Updated 69 Episodes

1
1. Kurang Goyang
2
2. Mengakhiri Hidup
3
3. Pusaka Tersadar Dari Koma
4
4. Terima Kasih Pak Gay
5
5. Lepaskan Dia Anne
6
6. Kita Bercerai Saja
7
7. Kabur
8
8. Harus Melakukan Visum
9
9. Pengajuan Perceraian
10
10. Semakin Dendam
11
11. Menikahlah Denganku
12
12. Kelas Bercinta
13
13. Dengan Satu Syarat
14
14. Sekarang Aku Miliknya
15
15. Kebenaran Terungkap
16
16. Anne Mana?
17
17. Gak Tau Mau Kasih Judul Apa
18
18. Sidang Perceraian
19
19. Coklat Banyak & Bunga 1000 Tangkai
20
20. Usaha Asloka
21
21. Perubahan Asloka
22
22. Perintah Asloka
23
23. Iya Aku Mau
24
24. Rumah Kita
25
25. Hanya Sebatas....
26
26. Semua Tubuhku Nanti Milikmu
27
27. Tawaran Rujuk
28
28 Dia Asloka
29
29. Biarkan Dia Yang Memilih
30
30. Jangan Ganggu Lagi
31
31 - Sah
32
32 - Malam Pertama?
33
33. Kamu Tidak Mau Melakukan?
34
34. Nikmati An 21+
35
35. Ingin Ke Makam Papa
36
36. wajah Segar
37
37. Terlalu Berlebihan
38
38. Tidak Ikhlas Dunia Akhirat
39
39. Apa Sudah Ingat Sekarang?
40
40. Ingin Jadi Ibu Rumah Tangga
41
41. Seperti Ice Cream
42
42. Penyesalan
43
43. Roti Kempit
44
44. Negatif
45
HTS - 45
46
HTA - 46
47
HTA - 47
48
HTA - 48
49
HTA - 49
50
HTA - 50
51
HTA - 51
52
HTA - 52 Buka Puasa ++
53
53. Samar
54
HTA - 54. Rujak Cingur
55
HTA - 55. Ikut Ke Kantor
56
HTA - 56
57
HTA - 57. Hamil
58
58 - The Last
59
Dikejar Duda - Karya Baru
60
59 - Ada Dua Kecebong
61
60. Menggoda +++
62
Dikejar Duda - Karya Lomba
63
61. Dasar Anak Muda
64
62. Gagal Memberi Kejutan
65
63. Akhir Penantian
66
Istri Tak Diinginkan
67
Istri Tak Diinginkan
68
Dikejar Duda - Karya Lomba
69
Suamiku (Calon) Adik Iparku

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!