20. Usaha Asloka

Seusai menurunkan Anne di rumah utama, Asloka bergegas mencari bunga dan coklat. Kini tujuannya saat ini adalah toko bunga, ia akan memesan bunga seribu tangkai persis apa yang dikatakan Luca.

Bahkan saat ini Asloka sudah berdiri di depan toko bunga bernama PORORO FLORIST, ia terus berdiri sambil berpikir apakah ada bunga yang ia butuhkan di toko ini.

"Kok aku tidak yakin ada seribu bunga ya, jika di lihat toko ini hanya menyiapkan beberapa saja," guman Asloka. Tapi Asloka tetap masuk kedalam dan mencari bunga mawar merah untuk Anne.

"Selamat siang, Pak. Mau cari bunga apa?" tanya penjaga toko saat Asloka masuk ke dalam.

"Emm ... Aku mencari bunga mawar merah, seribu tangkai ada?" tanya Asloka langsung to the point, ia tak mau berbelit-belit karena memang waktunya tak banyak.

"Bapak serius?" tanya sang penjual.

"Ya serius lah, masa bercanda! Ada tidak bunganya, kalau tidak ya sudah mau tak mau cari di toko sebelah," cetus Asloka menjadi kesal.

"Ah, sepertinya Bapak salah paham. Maaf sebelumnya jika ucapan saya menyakiti Bapak," kata penjual bunga. Sedangkan Asloka hanya menganggukkan kepala dan memaafkan penjual bunga.

"Mengenai bunga yang Bapak pesan, memangnya untuk kapan, Pak?" tangannya.

"Untuk hari ini juga," balas Asloka, masih menatap seluruh bunga di dalam toko.

"Wah, jika untuk hari ini juga tidak ada Pak. Di mana-mana pun sama, karena seribu tangkai itu banyak dan kita tidak pernah menyimpan bunga banyak karena ketahanan bunga di dalam ruang pendingin hanya beberapa hari," kata penjual bunga.

Mendengar penuturan wanita di depannya ini membuatnya sedih, padahal ia ingin segera berbaikan dengan Anne, tapi jika seperti ini, maka sampai kapan ia harus di diami kekasihnya.

"Bisanya kapan?" tanya Asloka mulai pasrah.

"Membutuhkan waktu dua harian, Pak. Kalau Bapak mau, saat ini juga saya telepon pemilik kebun bunga untuk mendatangkannya," jawab penjual bunga.

Asloka terdiam sejenak, ia bingung apakah harus di iyakan atau mencari toko bunga lain. Tapi, apa salahnya usaha kan, barangkali ada malaikat turun dari bumi membantunya mencari bunga seribu tangkai.

"Saya cari di toko lain dulu ya, nanti kalau memang tidak ada aku kembali ke sini lagi," ucap Asloka langsung di iyakan penjual bunga.

Setelah itu Asloka berjalan ke sebelah, ia mencoba tanya seperti tadi. Namun hasilnya tetap sama, malah mereka menjanjikan akan dapat bunga seribu tangkai dalam waktu dua minggu, ya kali dua minggu, mending Asloka kembali ke tempat tadi.

Dengan nafas tersenggal-senggal, Asloka duduk di toko bunga pertama sambil mengipas-ngipas wajahnya dengan tangan.

"Mbak, tolong minta minum!" seru Asloka kehabisan tenaga. Sumpah, baru kali ini ia kerja sendiri, biasanya apa-apa Sean dan Luca yang melakukan, tapi kali ini beda. Bahkan Asloka harus merelakan rapat penting hanya untuk mencari bunga.

"Ini, Pak."

Tanpa basa-basi, Asloka mengambil air mineral di tangan penjual bunga. Ia minum secepatnya, bahkan terlihat seperti orang yang belum makan selama 10 hari.

"Kau!" seru Asloka masih ngos-ngosan.

"Iya, Pak."

"Pesankan buang mawar seribu tangkai, sekarang juga. Aku tunggu janjimu dalam dua hari, kalau sampai bohong aku obrak-abrik ini toko!" seru Asloka kembali meminum airnya.

"Baik, Pak. Ini mau di kirim ke mana, dan mau bentuk seperti apa? Biar pegawai saya mengantarnya nanti," kata penjual bunga.

"Tidak perlu, aku yang akan membawanya sendiri siapkan saja bunganya, dua hari lagi jam tujuh pagi aku kesini. Oh ya hitung semua biayanya, jangan pakai lama soalnya aku harus mencari coklat," jelas Asloka.

"Tunggu sebentar ya, Pak."

Penjual bunga pun segera masuk ke dalam tokonya untuk menghubungi pihak pabrik untuk menyiapkan pesanan Asloka, sedangkan Asloka lebih memilih melihat-lihat bunga yang ada di sana.

"Sangat indah seperti Anne," gumamnya tersenyum lembut.

Tapi, senyuman itu langsung buyar ketika seseorang yang sangat ia benci tiba-tiba ada di sampingnya dan mengambil bunga yang ia pegang.

"Maaf saya mau beli bunga ini," ucapnya sedikit ketus.

"Maaf ya, bunga ini sudah aku pilih!" Asloka segera mengambil kembali bunga yang ada di tangan wanita itu dengan kasar.

"Aww! Kasar sekali kamu, Laka!" serunya.

"MASA BODO!!"

Laka langsung bergegas mengambil semua bunga itu, walaupun ia tak tau untuk apa, yang pasti ia tak rela bunga secantik Anne diambil dia.

"Kamu berubah, Laka," lirihnya berhasil membuat Laka berhenti.

"Aku tidak akan pernah berubah jika kau tidak berubah, Icha! Kau yang memulai, jadi rasakan hasilnya," balas Laka tak mau menatap Icha sedikitpun.

Icha terdiam mendengar perkataan Asloka, hingga beberapa menit kemudian ia bertanya lagi. "Laka, kenapa kamu tidak datang ke pernikahanku?" tanya Icha, padahal waktu itu ia sangat berharap Asloka datang.

"Aku orang sibuk, untuk apa menghadiri acara tidak penting. Lebih baik mengejar tender ratusan miliar daripada hadir di pesta mantan!" serunya langsung masuk ke dalam.

Asloka tak mau berurusan lagi dengan Icha, ia ingin menjalani hidup baru bersama Anne. Hanya Anne tidak ada yang lain, pokoknya Anne. (Maksa banget lu bang!)

...🍃🍃🍃...

Author : Laka Emak mau dong bunganya satu, ih jadi pengen.

Asloka : Minta beliin Bapak lah, masa minta aku.

Author : Bapakmu pelit, Nak.

Asloka : Salah sendiri pilih Bapak kere, sana cari sugar daddy 🏃🏃🏃

Author : Anak sialan! woe balik kau!

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Rekomendasi cerita sangat bagus, ayo mampir di jamin seru nggak kalah dengan ini. Pokoknya jangan lupa mampir ya, ini aku kasih tau judulnya. BELENGGU BENANG KUSUT author Tie Tik

Terpopuler

Comments

Yunerty Blessa

Yunerty Blessa

sabar Asloka..... semangat mencari bunga 1000 tangkai....kalau 100 memadai lah,,ini aduhai

2024-07-23

0

liberty

liberty

sebenere tinggal dikumpulin tuh 1000 tangkai bunga dari beberapa toko jadiin 1....tapi kalo gak capek gini gak seru....bucin bikin gak waras 😅🤭

2023-12-05

0

𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀

𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀

eh ada Pororo tpi aku suka Eddy 😭🤣🤣

2023-12-04

1

lihat semua
Episodes
1 1. Kurang Goyang
2 2. Mengakhiri Hidup
3 3. Pusaka Tersadar Dari Koma
4 4. Terima Kasih Pak Gay
5 5. Lepaskan Dia Anne
6 6. Kita Bercerai Saja
7 7. Kabur
8 8. Harus Melakukan Visum
9 9. Pengajuan Perceraian
10 10. Semakin Dendam
11 11. Menikahlah Denganku
12 12. Kelas Bercinta
13 13. Dengan Satu Syarat
14 14. Sekarang Aku Miliknya
15 15. Kebenaran Terungkap
16 16. Anne Mana?
17 17. Gak Tau Mau Kasih Judul Apa
18 18. Sidang Perceraian
19 19. Coklat Banyak & Bunga 1000 Tangkai
20 20. Usaha Asloka
21 21. Perubahan Asloka
22 22. Perintah Asloka
23 23. Iya Aku Mau
24 24. Rumah Kita
25 25. Hanya Sebatas....
26 26. Semua Tubuhku Nanti Milikmu
27 27. Tawaran Rujuk
28 28 Dia Asloka
29 29. Biarkan Dia Yang Memilih
30 30. Jangan Ganggu Lagi
31 31 - Sah
32 32 - Malam Pertama?
33 33. Kamu Tidak Mau Melakukan?
34 34. Nikmati An 21+
35 35. Ingin Ke Makam Papa
36 36. wajah Segar
37 37. Terlalu Berlebihan
38 38. Tidak Ikhlas Dunia Akhirat
39 39. Apa Sudah Ingat Sekarang?
40 40. Ingin Jadi Ibu Rumah Tangga
41 41. Seperti Ice Cream
42 42. Penyesalan
43 43. Roti Kempit
44 44. Negatif
45 HTS - 45
46 HTA - 46
47 HTA - 47
48 HTA - 48
49 HTA - 49
50 HTA - 50
51 HTA - 51
52 HTA - 52 Buka Puasa ++
53 53. Samar
54 HTA - 54. Rujak Cingur
55 HTA - 55. Ikut Ke Kantor
56 HTA - 56
57 HTA - 57. Hamil
58 58 - The Last
59 Dikejar Duda - Karya Baru
60 59 - Ada Dua Kecebong
61 60. Menggoda +++
62 Dikejar Duda - Karya Lomba
63 61. Dasar Anak Muda
64 62. Gagal Memberi Kejutan
65 63. Akhir Penantian
66 Istri Tak Diinginkan
67 Istri Tak Diinginkan
68 Dikejar Duda - Karya Lomba
69 Suamiku (Calon) Adik Iparku
Episodes

Updated 69 Episodes

1
1. Kurang Goyang
2
2. Mengakhiri Hidup
3
3. Pusaka Tersadar Dari Koma
4
4. Terima Kasih Pak Gay
5
5. Lepaskan Dia Anne
6
6. Kita Bercerai Saja
7
7. Kabur
8
8. Harus Melakukan Visum
9
9. Pengajuan Perceraian
10
10. Semakin Dendam
11
11. Menikahlah Denganku
12
12. Kelas Bercinta
13
13. Dengan Satu Syarat
14
14. Sekarang Aku Miliknya
15
15. Kebenaran Terungkap
16
16. Anne Mana?
17
17. Gak Tau Mau Kasih Judul Apa
18
18. Sidang Perceraian
19
19. Coklat Banyak & Bunga 1000 Tangkai
20
20. Usaha Asloka
21
21. Perubahan Asloka
22
22. Perintah Asloka
23
23. Iya Aku Mau
24
24. Rumah Kita
25
25. Hanya Sebatas....
26
26. Semua Tubuhku Nanti Milikmu
27
27. Tawaran Rujuk
28
28 Dia Asloka
29
29. Biarkan Dia Yang Memilih
30
30. Jangan Ganggu Lagi
31
31 - Sah
32
32 - Malam Pertama?
33
33. Kamu Tidak Mau Melakukan?
34
34. Nikmati An 21+
35
35. Ingin Ke Makam Papa
36
36. wajah Segar
37
37. Terlalu Berlebihan
38
38. Tidak Ikhlas Dunia Akhirat
39
39. Apa Sudah Ingat Sekarang?
40
40. Ingin Jadi Ibu Rumah Tangga
41
41. Seperti Ice Cream
42
42. Penyesalan
43
43. Roti Kempit
44
44. Negatif
45
HTS - 45
46
HTA - 46
47
HTA - 47
48
HTA - 48
49
HTA - 49
50
HTA - 50
51
HTA - 51
52
HTA - 52 Buka Puasa ++
53
53. Samar
54
HTA - 54. Rujak Cingur
55
HTA - 55. Ikut Ke Kantor
56
HTA - 56
57
HTA - 57. Hamil
58
58 - The Last
59
Dikejar Duda - Karya Baru
60
59 - Ada Dua Kecebong
61
60. Menggoda +++
62
Dikejar Duda - Karya Lomba
63
61. Dasar Anak Muda
64
62. Gagal Memberi Kejutan
65
63. Akhir Penantian
66
Istri Tak Diinginkan
67
Istri Tak Diinginkan
68
Dikejar Duda - Karya Lomba
69
Suamiku (Calon) Adik Iparku

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!