Raja Iblis Pedang Gara, sosok Raja Iblis yang di rumor kan dengan kemampuan pedang tak tertandingi. Di saat ia menggunakan Pedang Iblis Gram, sang pahlawan saja sulit untuk mengalahkan.
"Jadi kau adalah Raja Iblis?" tanyaku
"Hahahaha tentu saja, apakah sekarang kau takut bocah?"
Sesuatu yang aneh seperti yang ia katakan seharusnya aku takut saat pertama kali menghadapi musuh dengan kekuatan yang tidak aku ketahui.
Namun aku tidak merasakan ketakutan sedikitpun, tekanan dan aura membunuh dari Raja Iblis tidak terasa.
"Apakah ia masih belum serius? Jika iya maka lebih baik melawan dan mengulur waktu" pikirku
"Aku adalah Raja Pedang terkuat di dunia ini, sebelum aku menjadi Raja Iblis banyak musuh yang sudah kubunuh sekali tebas" tawa Gara
Benar, aku harus mengukur kekuatan Raja Iblis ini lebih dahulu untuk bisa menyusun rencana.
"Baguslah, aku juga cukup baik dengan pedang"
"Hahahaha akan aku terima tantanganmu, tapi apakah kau akan menghadapi ku dengan pedang bekas berkarat itu, bocah?"
"Kau tenang saja aku masih ada beberapa senjata"
Aku mengeluarkan pedang dari ruang penyimpanan dimensi roh, saat pedang muncul ke tanganku tampaknya Raja Iblis itu bingung dan kaget.
Pedang ku adalah "Zen" senjata terkutuk yang sudah di bumbui oleh energi negatif. Jika pedang Gram membuat ia menjadi lebih kuat karena membunuh banyak orang maka Zen sendiri sama karena ia sudah membunuh banyak roh dan setan.
"Ohh tenyata kau bukan cuma omong kosong, mari kita mulai saja bocah, pertarungan nya!"
"Teknik pemanggilan, Harimau Putih!" aku memanggil Tora
Untuk berjaga jaga aku memanggil Tora sebagai cover serangan.
"Ayo mulai!"
***
(Di tempat Dewi Gaia)
"Oh ternyata baru mulai ia sudah menghadapi Raja Iblis pertama"
Dewi Gaia tampaknya sangat bersemangat menonton pertarungan Loid di kristal miliknya. Namun wajah tegang masih terlihat oleh Azazel, Loid adalah harapan bagi manusia di Oxland.
Jika ia sudah menghadapi musuh terkuat di awal dan mati maka semua akan sia sia.
"Ia bisa menggunakan teknik pemanggilan dan juga alat kutukan. Seperti yang diharapkan dari Penyihir Roh jenius"
"Benar, serangan jarak dekat maupun jarak jauh dapat ia lakukan. Bukan hanya itu, ia bahkan masih belum mengeluarkan 2% kekuatan nya"
"Loid tampaknya sedang menyusun rencana untuk menghadapi Raja Iblis itu. Terlihat ia sedang menahan diri mengukur kekuatan musuhnya"
"Yah tapi aku percaya pada Loid, sebab bahkan ia yang sekarang bisa mengalahkan Raja Iblis Pedang dengan mudah" ujar Dewi Gaia
Penilaian tinggi terhadap Loid dari Dewi Gaia bukanlah tebakan saja. Di dunia sebelum nya roh dan setan yang di hadapi pembasmi roh atau penyihir roh sangatlah kuat, bahkan lebih berbahaya dari iblis di Oxland.
Loid yang merupakan penyihir roh yang masuk kurang dari 1 tahun namun dapat membunuh banyak roh dan Roh Kuno Abaddon.
"Kurasa ia akan menjadi lebih kuat di Oxland, ditambah dengan kemampuan yang aku berikan. Kemungkinan ia akan menjadi lebih kuat dari para pahlawan" kata Azazel
"Yah itu tergantung Loid apakah ia bisa mengendalikan kekuatan darimu itu"
***
(Pasukan Pahlawan)
Suara langkah lari kuda terdengar di dalam hutan. Pasukan ksatria yang dipimpin oleh Pahlawan Pedang Api menuju desa Tia dengan kecepatan penuh.
"Pahlawan, sepertinya serangan pasukan iblis telah dimulai"
Kobaran api dan asap terlihat jelas dari kejauhan. Pasukan pahlawan terlambat datang karena medan jalan sulit di lalui. Namun saat mereka akan memasuki desa, mereka sudah di hadang oleh puluhan iblis.
"Bunuh semua iblis dan selamat kan warga desa!" perintah Pahlawan Pedang Api
"Baik!" pasukan ksatria berjumlah 100 orang berkuda itu mulai menyerang
...***...
"Sing...sing...ting..." suara gesekan dari dua pedang beradu
Pertarungan besar antara Loid dan Raja Iblis sangat luar biasa. Membuat suara pertarungan mereka terdengar jelas oleh orang lain.
Manusia dan iblis yang melihat pertarungan itu terpana karena api dari gesekan pedang muncul seperti kembang api.
"Kau kuat juga bocah, tapi kali ini aku akan serius! Wahai api neraka pinjamkan kekuatan mu padaku, Fire!" mantra itu membuat 4 pedang miliknya diselubungi api
"Apa?"
Aku sangat terkejut karena kemampuan sihir, sebagai manusia dari kehidupan dahulu aku tidak percaya adanya sihir seperti itu.
"Rasakan lah bocah!"
Ting, aku kalah dalam kekuatan fisik melawan Gara. Ditambah dengan sihir miliknya membuat aku tidak bisa mendekat. Tora sendiri ku gunakan untuk menarik perhatian bukan serangan.
"Merepotkan, lebih baik aku mulai membuat rencana"
"Jangan lengah bocah!"
Serangan satu itu sangat kuat membuat aku terpental jauh.
"Bakarlah musuh mu, Flame Shoot!" Iblis itu menembakan api beruntun ke arahku
Segera saja aku bangkit dan menghindari serangan sihir api itu. Setelah kulihat dampaknya, sangat berbahaya jika terkena langsung.
"Dilihat dari mana saja ia lebih unggul dariku Kekuatan fisiknya lebih besar, kemampuan berpedang nya cukup mahir, ditambah ia mempunyai 3 lengan dan pedang. Lalu ia bisa menggunakan sihir api"
"Ada apa bocah, aku masih belum serius"
Aku menurunkan pedang dan bersiap menggunakan teknik panggilan. Aku juga mengambil senjata di ruang dimensi, "Nunchaku". Senjata kutukan kelas atas seperti yang dipakai Bruce Lee di kehidupan sebelumnya.
Senjata ini cukup sulit digunakan namun aku masih bisa. Dengan senjata ini aku bisa menyerang dan bertahan dalam satu waktu. Zen di tangan kanan dan Nunchaku di tangan kiri, pertarungan dimulai kembali.
"Ayo kita mulai lagi pertarungan nya!"
"Benar bocah, sudah lama aku tidak bersemangat. Sebelum kau mati lebih baik kau memberi tahu siapa namamu?"
"Aku tidak berencana untuk mati, tapi akan aku beritahu namaku. Loid, itu namaku dan ingatlah saat kau pergi ke neraka. Lalu siapa namamu Tuan iblis?"
"Kau...tidak tahu siapa aku?. Pantas saja kau tidak takut, ingat ini bocah sebelum kau mati, aku adalah Raja Iblis Pedang, Gara. Nah sudah cukup bicaranya ayo kita lanjutkan!"
Gara adalah makhluk kekuatan fisiknya luar biasa, teknik pedangnya cukup baik. Namun sudah kutemukan rencana untuk mengalahkan Raja Iblis.
"Tora! Mulailah menyerang" perintahku
"Wraaagghhh" Auman Tora menandakan ia mengerti
Gara pun menyerang dengan kekuatan penuh, kecepatannya pun meningkat. Jika aku menahan serangan itu maka aku kalah, lebih baik menghindari dan menyerang balik.
Cukup sulit menemukan kelemahan Gara, jika tidak ada maka akan kubuat sendiri.
"Ting...Ting...sing...tang" kali ini pedang dan senjata Nunchaku beradu
"Senjata apa itu, kenapa semua seranganku di tangkis!"
"Yaahhhh" aku mulai meningkatkan kecepatan serangan
Nunchaku adalah senjata terkutuk tingkat atas dengan kekuatan serangan dan bertahan luar biasa.
Saat bertahan ia mampu menahan serangan dari benda seberat beberapa ton, dan saat ia menyerang sama seperti pukulan bedanya Nunchaku sudah di bubuhi energi kutukan. Pukulan yang terkena itu akan terasa hantaman seberat beberapa ton.
Pedang Gram melawan senjata terkutuk, siapakah yang akan menang?!
BERSAMBUNG....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments