(Di dalam benteng)
Rosa dan lainnya menghadapi pasukan iblis lain, sementara Loid bertarung melawan Raja Iblis.
"Tidak kusangka sampah kecil seperti kalian bisa membuat kekacauan besar" Ujar Gin
"Namun manusia itu tidak memiliki kesempatan untuk menang. Dan kalian akan mati sekarang!"
Kedua jenderal mengurus party Loid, sebuah jurang pemisah antara kekuatan manusia dan iblis tingkat tinggi.
"Semuanya fokuskan pada perlindungan tuan Loid!"
"Baik!"
"Kalian tidak mendengarkan aku ya, kalau begitu matilah!"
"Gawat!"
"Pelindung Tanah!"
"Taring Angin!"
Sebuah dinding tanah dan angin tajam mengarah pada Gin dan Gon. Tapi dengan mudah di tepis oleh mereka.
"Tidak mungkin, kekuatan kita jauh berbeda"
"Matilah!"
"Kyiaakkk" Garuda datang menghadang
"Ada apa dengan burung ini? Apa?" ia melihat Victor tumbang tertindih dinding
"Tuan Victor!"
"Woi, jangan sampai lengah di tengah pertempuran!" Loid datang dari belakang
Sebuah teknik dari klan kuno penyihir roh, teknik terlarang karena menggunakan bagian tubuh manusia sebagai perantara.
"Darah" lebih berat dan padat di bandingkan air, benar atau tidak darah dapat menyerap di tubuh. Darah pun digunakan sebagai teknik kutukan dan langka di kalangan penyihir.
"Teknik Darah" aku menyerang Gin dan Gon menggunakan darah iblis lain
Salah satu teknik darah adalah "pembusukan", saat darah yang telah di aliri energi kutukan akan masuk ke dalam tubuh organisme dan ketika di aktifkan semua sel akan membusuk.
Teknik ini sangat menjijikan dan dilarang dipakai, tapi teknik ini sangat kuat dan berbahaya. Satu tetes darah yang terkena ke kulit makhluk hidup, dapat di pastikan tubuh nya akan membusuk.
"Serangan mu tidak terasa manusia!"
Aku hanya berhasil menyentuh Gin, sementara Gon tidak terkena darah.
"Bocaahhhh!!!" teriakan Victor menerbangkan batu yang menimpanya
"Kali ini kau akan habis bocah, Tuan Victor telah marah besar padamu"
"Diamlah, kau pikir bisa mengalahkan aku juga?"
"Manusia sombong, akan aku bunuh kau sebelum Tuan Victor..."
"Lama" ku aktifkan teknik pembusukan darah dan mengubah tubuh Gin menjadi darah seutuhnya
"Apa?! Apa yang terjadi? Ginnn!!!"
"Dia sudah terkena teknik ku, pembusukan. Saat aku aktifkan teknik ini sel-sel di dalam tubuh akan membusuk dan merubahnya menjadi darah"
"Kapan kau melakukannya? Jangan-jangan, darah itu?"
"Benar, darah ini adalah syarat teknik ku. Jika kau terkena darah kutukan ini akan aktif dan bisa membusuk kapan pun"
"Teknik apa itu? Aku tidak pernah melihatnya"
"Hahaha, tentu saja. Jadi giliran mu, apakah kau terkena darah ku?"
Gon hanya menelan ludah, berharap tidak terkena darah Loid. Meski begitu Victor tidak bisa menahan diri dan melepas segel sihir miliknya.
"Bocah, kau benar-benar membuat aku marah. Aku akan mulai serius sekarang, bersiaplah!"
"Tampaknya aku tidak memiliki waktu untuk meladeni mu, Tuan mu seperti nya mencari ku. Rosa, Risa ku serahkan iblis itu pada kalian"
"A...apa tuan Loid? Tidak mungkin"
...***...
"Yo, bagaimana kabar mu?"
"Apakah hanya itu kata-kata terakhir mu? Haahhhhhh!!!"
Angin deras muncul dari Victor sebagai pusatnya. Kekuatan besar keluar dari Victor, membuat tembok-tembok benteng hancur.
"Apa-apaan ini?" aku benar-benar tidak percaya dengan kekuatan yang di pancarkan oleh Victor
"Haahhhh" sebuah serangan Flame Shoot bertubi-tubi menyerang membabi buta
"Akh...akh...akh" iblis lain terkena serangannya
"Dia benar-benar monster, bahkan anak buah tidak dipikirkan" aku berlindung dengan Gama
Rosa dan lainnya berlindung dengan Anna di pelindung tanah. Walau begitu kekuatan Flame Shoot menghancurkan nya dengan mudah.
"Aku tidak punya waktu memikirkan mereka, sudah cukup menolong mereka"
Beberapa detik dari hujan api itu, Victor berubah wujud menjadi Raja Iblis sejati.
Seperti Gara yang tubuhnya menjadi lebih cepat, Victor memiliki tanduk di kepala dan taring tajam.
Tekanannya berubah, aku yang tidak memiliki sihir pun merasa ingin pergi. Lalu bagaimana dengan mereka melihat Raja Iblis Victor?
Bahkan benteng ini pun runtuh karena serangannya.
"Bocah, kau membuat aku serius. Sudah lama aku tidak menggunakan wujud ini"
"Begitukah? Itukah yang ingin kau katakan setelah menghancurkan markas mu sendiri"
"Hahaha tidak masalah, sebentar lagi rencana ku akan dimulai. Dan kau tidak akan memiliki kesempatan untuk menang"
"Apa maksudmu itu tentang amukan monster?"
"Hah?! Bagaimana kau tahu?"
"Sayang sekali tapi aku satu langkah di depanmu, benarkan Tora!"
(Di luar benteng, tempat kristal amukan monster)
Sebuah kristal berwarna hijau di tengah hutan, disisi lain monster bertindak aneh seperti kehilangan akal.
"Khaaaakkkk" suara para monster di dalam hutan
"Rooarghhh" Cakaran Harimau menghancurkan kristal dengan cepat
Seketika para monster kembali sadar, namun kumpulan monster tidak memiliki akal. Beberapa ratus monster tingkat S bergerak maju ke arah datangnya pasukan ksatria kerajaan sementara monster lemah lain berpencar masuk ke habitat.
"Roaaghhh, khiikkkk, Whoaaarrr" gerombolan monster mengamuk
"Kau....bagaimana bisa"
"Tentu saja sejak awal aku sudah tahu, beberapa berita menyebar di petualang jika kau tidak ada di benteng. Namun semua itu hanya tipuan, agar kerajaan bergerak. Itulah tujuanmu, dan di saat pasukan itu tidak ada kau menggunakan amukan monster untuk menghancurkan kerajaan"
"Aku tahu kerajaan akan bergerak menyerang Benteng ini, jadi aku mengandalkan mereka untuk menghadapi para monster itu. Lalu kau yang sudah menyebarkan berita tipuan melalui petualang, terlambat untuk sadar"
"Hahahaha, benar-benar, aku salah menilai mu. Kalau begini aku tidak punya pilihan lain selain menghancurkan kerajaan ini dengan kekuatan sendiri"
"Maaf saja tapi itu tidak akan terjadi!"
"Bentuk tubuhnya berubah, kekuatannya meningkat, jika aku terkena sihirnya sudah dipastikan akan langsung mati"
"Tora tidak bisa aku gunakan sekarang, Garuda sudah mencapai batas, Centipede tidak akan berguna sekarang, Nunchaku terlempar jauh, Gram ada di ruang dimensi dan akan aku gunakan nanti"
"Hanya ada tersisa teknik darah, tapi akan sulit mengenainya. Kalau begitu pertama-tama..."
"Kalau begitu pertama-tama bocah...." tanpa mengucapkan mantra Victor membuat bola api sebesar benteng di atas langit
"M...mustahil, Gawat...mereka" tujuku pada Rosa dan lainnya
"Apa ini? Apakah kita akan mati?" pasrah ke lima budak itu
"Gama plus+" aku memanggil katak raksasa untuk mengangkut Rosa dan lainnya agar keluar dari benteng
"Bawa mereka!" perintahku
Gama memakan dan menyimpan Rosa dan lainnya di dalam perut. Ia pun melompat pergi meninggalkan benteng.
"Kau pikir bisa lari dari ini?" teriak Victor
"Fire Ball!" sihir api tingkat tinggi di lepaskan
"Gawat!" aku segera memasuki ruang dimensi
"Duarrrrr!!!!!, Wessssss!!! Krakkk!!!"
"Ahhhhh, Akhhhhh, Tuan Victor!"
"Ahhhh!!!" teriak semua
Dampak dari sihir itu menghancurkan segalanya di wilayah itu. Benteng dan para iblis lenyap seketika, wilayah hutan lain pun terbakar habis seperti terkena jatuhnya meteor.
Getaran sihirnya terasa di dalam ruang dimensi, aku pun tidak bisa percaya bahkan sampai ke dimensi lain.
"Inikah Raja Sihir terkuat?!
BERSAMBUNG
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments