2 bulan berlalu.
Dengan mengkonsumsi Pil Tubuh Nirwana yang diberkati Xiang Yang, Xiang Yi An kini sudah menerobos ketingkat Nirwana.
Tidak seperti Xiang Yang, Xiang Yi An mendapatkan kesengsaraan Nirwana. Namun kesengsaraan Nirwana Xiang Yi An, berbeda dengan Kesengsaraan Nirwana pada umumnya.
Dimana gadis itu mendapatkan sambaran dari petir hijau sebanyak 9 kali.
Dikatakan jika Kesengsaraan Nirwana berupa petir hijau ini hanya didapatkan oleh para Alkemis jenius.
Xiao Chang juga mendapatkan Kesengsaraan Nirwana petir hijau saat menerobos ketingkat Nirwana dahulu, namun dia hanya mendapatkan 8 petir hijau.
Bisa dibilang bakat Xiang Yi An satu tingkat berada di atas ibunya.
Tentu saja Xiao Chang sangat senang mengetahui hal itu. Kedua anaknya akan melampaui dirinya, tidak ada rasa penyesalan ataupun iri pada diri Xiao Chang, hanya ada rasa bangga yang begitu besar.
Seluruh Sekte Bintang Suci juga gembira dengan kabar ini, karena Xiang Yi An merupakan penerus Xiao Chang yang akan menjadi Ketua Sekte selanjutnya.
Semua sekte yang memiliki hubungan baik dengan Sekte Bintang Suci, segera berkunjung untuk memberikan hadiah serta mengucapkan selamat pada Xiang Yi An dan Xiao Chang.
Semua Alkemis muda yang sebelumnya menaruh hati pada Xiang Yi An, kini telah menyerah karena merasa tidak pentas bersanding dengan gadis itu.
Selain Xiang Yi An, Yun Ying juga telah menerobos ketingkat Nirwana tahap akhir dengan bantuan Pil Tubuh Nirwana yang diberikan Xiang Yang.
Selain kultivasinya yang meningkat, Yun Ying juga mengalami peningkatan dalam bidang lainnya setelah berkultivasi dengan menyerap energi Orb Of Ice.
Xiang Yang kini hanya memiliki sisa satu Pil Tubuh Nirwana yang akan dia berikan pada Han Shizu.
Namun Xiang Yang tidak memiliki kesempatan untuk kembali ke Sekte Naga Emas di Benua Lingwu karena memiliki banyak kesibukan di Benua Chenwu.
Rencana Xiang Yang juga berjalan lancar selama dua bulan ini untuk mengumpulkan informasi mengenai 4 sekte raksasa yang sedang mengalami konflik internal.
4 Sekte Raksasa ini diantaranya adalah Sekte Pedang Abadi yang sudah hampir dikuasai oleh Kelompok Naga Hitam, Sekte Permata Bintang, Sekte Naga Halilintar dan Sekte Puncak Nan Yin.
Memang benar yang telah menyebabkan konflik internal adalah anggota Kelompok Naga Hitam yang menjadi penyusup di 4 Sekte raksasa.
Rencana Xiang Yang sudah berlanjut ke tahap selanjutnya, dimana mereka telah membagi menjadi 4 kelompok.
Karena Sekte Pedang Abadi memiliki kondisi konflik paling parah, maka Yun Nuwa akan turun tangan langsung yang berada di Kelompok Pertama
Sekte Permata Bintang akan di tangani oleh Ketua Jian Feng dan Xiao Chang yang berada di Kelompok Kedua.
Wu Zhang berada di Kelompok Ketiga akan mengurus Sekte Puncak Nan Yin.
Sementara yang akan mengurus Sekte Naga Halilintar adalah Xiang Yang dan Cai'er.
Meskipun Cai'er ingin dirinya lah yang menangani Sekte Pedang Abadi untuk menunjukkan dominasinya sebagai 'Sang Alfa'.
Namun keputusan akhir sudah terbentuk dan disetujui oleh para Ketua Sekte lainnya, jadi Cai'er kalah dalam suara dan akhirnya menerima keputusan tersebut.
Meskipun awalnya Cai'er ingin berbuat kerusuhan agar dirinya lah yang mendapatkan bagian Sekte Pedang Abadi, namun karena Xiang Yang menahannya dan mengatakan akan menemaninya menangani Sekte Naga Halilintar, Cai'er rela mengalah.
Yang penting dia bisa bersama dengan Xiang Yang.
Xiang Yang yakin jika dirinya tidak menemani Cai'er nanti saat mengurus Sekte Naga Halilintar, maka bisa saja istrinya itu menghancurkan apa saja yang membuatnya kesal, hingga rencana yang sudah tersusun rapi akan menjadi kacau.
Semua pasukan dari 4 kelompok telah dipersiapkan. Masing-masing kelompok membawa sekitar 100 kultivator, namun semuanya berada ditingkat Nirwana, tentu saja kecuali para Ketua Sekte.
***
Xiang Yang dan Cai'er kini telah berada beberapa kilometer dari wilayah Sekte Naga Halilintar, berdiri diatas dahan pohon besar.
100 kultivator tingkat Nirwana yang mereka bawa berada di belakang mereka berdua. Kebanyakan diantara 10 kultivator itu merupakan Tetua Sekte Ular Neraka, salah satunya adalah Tetua Tan Yi.
Mereka masih belum melakukan pergerakan karena sedang menunggu sesuatu.
Selang beberapa menit, tepat di bawah dahan pohon tempat Xiang Yang berdiri, tanah disana terlihat bergetar sebelum runtuh memperlihatkan sebuah lubang berdiameter 2 meter.
Sesosok orang kemudian melompat keluar dari lubang tersebut.
"Tuan! Saya telah menjalankan perintah dengan baik!"
Sosok itu adalah Hu Jintao yang sebelumnya menjadi penyusup Sekte Bumi Chenwu dan sekarang dikendalikan oleh Xiang Yang.
Hu Jintao menangkupkan tangannya dengan penuh hormat.
"Bagus!" Xiang Yang tersenyum lebar.
Tugas yang Xiang Yang berikan pada Hu Jintao sangatlah sederhana, dimana Hu Jintao membuat sebuah jalan rahasia di bawah tanah yang dapat mereka lewati untuk menyusup masuk tanpa diketahui siapapun.
Hu Jintao merupakan kultivator elemen tanah yang sudah mencapai puncak tingkat Nirwana, jadi sangat mudah baginya membuat jalan rahasia di bawah tanah.
Hu Jintao kemudian mengibaskan tangannya kebawah, membuat lubang pada tanah itu semakin besar hingga cukup untuk dimasuki semua anggota kelompok yang dibawa Xiang Yang.
"Baiklah, ayo kita pergi!" Xiang Yang melompat terlebih dahulu diikuti oleh Xiang Yang dan 100 pasukan yang dia bawa.
3 kelompok lainnya juga melakukan hal yang sama untuk bisa menyusup masuk kedalam sekte raksasa yang harus mereka urus.
Yaitu menggunakan jalur bawah tanah.
***
Sekte Naga Halilintar mengalami konflik internal yang cukup buruk, dimana Guan Xing yang merupakan putra Ketua Sekte Naga Halilintar saat ini, Guan Fang.
Guan Xing berniat untuk segera menurunkan jabatan ayahnya sebagai Ketua Sekte dan menggantikannya.
Padahal cepat atau lambat Guan Xing akan segera diangkat menjadi Ketua Sekte, namun dia sudah tidak sabar dan merencanakan pemberontakan.
Dengan bantuan dari Tetua Agung, Guan Xing bisa mendapatkan dukungan dari beberapa Tetua Utama dan banyak Tetua Luar ataupun Tetua Dalam.
Tindakan yang dilakukan Guan Xing dilakukan dengan sangat rapi dan teratur, hingga tidak ada yang mengetahuinya bahkan jika itu ayahnya sendiri.
Namun beberapa tahun lalu, apa yang direncanakan Guan Xing telah di ketahui oleh ayahnya, namun itu semua sudah terlambat.
Guan Xing sudah mendapatkan hampir setengah dukungan dari para petinggi Sekte Naga Halilintar.
Awalnya Guan Fang menganggap ini sebagai hak sepele, dia berpikir dengan kultivasinya yang sudah berada ditingkat Mahayana, dia bisa dengan mudah membubarkan kelompok pemberontak yang telah di bentuk oleh putranya kemudian menghukumnya serta para petinggi yang berniat berkhianat.
Tapi Guan Fang terlambat menyadari jika ternyata, Tetua Agung Bao Chao yang berada di pihak Guan Xing ternyata memiliki kultivasi yang setara dengan dirinya.
Dia pun menduga jika apa yang direncanakan dan dilaksanakan putranya saat ini, berasal dari otak Bao Chao.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 140 Episodes
Comments
Alan Bumi
hal sepele
2023-04-11
3
Alfin Thofar
tidak pantas
2023-04-10
0
Alfin Thofar
yang diberikan
2023-04-10
0