"Apakah kau benar-benar eksistensi yang setingkat dengan Dewa?" Xiang Yang berkata seolah tidak mempercayai Dewa Yin-Yang.
"Sudahlah bocah! Aku tidak ingin berdebat dengan mu!" Dewa Yin-Yang sepertinya sudah mulai kesal dengan Xiang Yang "Sekarang bersiaplah menerima energi dari ku!"
Belum saja Xiang Yang mempersiapkan diri, energi kuat menyembur masuk kedalam tubuhnya sebagaimana sebelumnya.
Namun kali ini Xiang Yang merasakan sesuatu yang berbeda. Meskipun energi yang masuk kedalam tubuhnya jauh lebih besar dari sebelumnya, namun hanya ada perasaan nyaman yang dia dapatkan, sama sekali tidak ada perasaan tertekan seperti sebelumnya.
Xiang Yang sangat menikmati perasaan nyaman ini dan terus memurnikan energi yang masuk kedalam tubuhnya.
Akar spiritual Xiang Yang semakin kuat dengan suplai energi murni dari Dewa Yin-Yang, Dantian nya terasa berdenyut, membesar secara paksa.
Tidak hanya itu, Xiang Yang bisa merasakan kekuatan jiwanya yang terus menguat.
Kali ini sepertinya Dewa Yin-Yang ini benar-benar tidak tanggung-tanggung dalam membantu meningkatkan kultivasi Xiang Yang.
Proses itu terus berlanjut hingga setelah 1 minggu kemudian.
*BAAANG!!
Xiang Yang akhirnya berhasil menerobos ketingkat Mahayana.
Xiang Yang bisa merasakan dengan jelas suatu perasaan yang berbeda saat berada ditingkat Mahayana, sangat berbeda dengan saat berada ditingkat Nirwana.
Kekuatan ini.. sangat luar biasa. Xiang Yang yakin dengan kekuatannya saat ini, dia bisa membelah Benua Lingwu menjadi dua hanya dalam sekali serangan.
Xiang Yang tidak lekas keluar dari ruang kultivasinya, dia terlebih dahulu menstabilkan kultivasi.
Tiga hari berlalu, Xiang Yang kini sudah sepenuhnya berada ditingkat Mahayana.
"Haha, tidak ku sangka akan bisa berada ditingkat Mahayana hanya dalam waktu kurang dari 10 tahun!"
Xiang Yang memulai kultivasinya 4 tahun yang lalu saat dia berusia 17 tahun. Sekarang dia sudah berusia 21 tahun, namun sudah berada ditingkat Mahayana.
Dalam sejarah Benua Chenwu, tidak pernah ada kultivator yang memiliki kecepatan kultivasi seperti Xiang Yang.
Yah, meskipun apa yang Xiang Yang dapatkan saat ini tidak terlepas dari keberuntungan yang selalu dia temui.
Xiang Yang merasa telah menjadi orang paling beruntung.
"Dewa Yin-Yang, apa kau bisa memberi ku energi mu lebih banyak lagi hingga bisa menerobos ketingkat Mahayana tahap akhir?" Xiang Yang berpikir, jika dia bisa menerobos dua tahapan lagi maka dia bisa mengalahkan Naga Hitam dengan mudah.
Namun tidak ada jawaban dari Dewa Yin-Yang membuat Xiang Yang sedikit mengerutkan keningnya.
Meskipun dia tidak mengenal Dewa Yin-Yang, namun Xiang Yang menyadari jika Dewa Yin-Yang cenderung cukup banyak bicara.
Apa yang terjadi padanya? Apakah dia kehabisan energi setelah membantu ku menerobos ketingkat Mahayana?
Xiang Yang menepis dugaannya itu. Jika bentuk kesadaran Dewa Yin-Yang kehabisan energi hanya karena membantunya menerobos ketingkat Mahayana, maka kekuatan Dewa Yin-Yang seharusnya tidak cukup untuk menghancurkan Dunia Mortal.
"Sudahlah, dia memang selalu muncul dan menghilang sesuka hatinya!" Xiang Yang memilih untuk tidak memikirkannya.
Dia tidak khawatir karena eksistensi sejelas Dewa Yin-Yang, tidak mungkin berbuat ceroboh hingga membuatnya mati hanya karena membantunya menerobos.
Lagi pula Dewa Yin-Yang tidak memiliki ikatan tertentu dengannya. Xiang Yang baru mengenalnya jadi tidak ada alasan untuk khawatir.
Xiang Yang berjalan keluar dari ruang kultivasinya. Dia ingin memberikan kabar gembira ini padanya.
***
Seorang kultivator dapat terbang dengan memanfaatkan energi Qi yang membuat tubuh mereka menjadi ringan.
Mereka juga bisa menerbangkan benda lainnya, namun tentu saja itu tergantung ukuran dan berat dari benda yang akan di terbangkan.
Sakin berat benda itu maka akan semakin banyak pula energi Qi yang diperlukan untuk menerbangkannya.
Jika itu benda seperti batu, pedang, tombak dan lain-lain, merupakan hal yang biasa bisa di terbangkan dengan mudah oleh para kultivator.
Namun bagaimana jika itu adalah sesuatu yang sangat besar seperti pulau? Tentu selama ini tidak pernah ada kultivator yang berpikir untuk menerbangkan sebuah pulau.
Dan meskipun ada dan bisa di terbangkan, itu tidak akan bisa terlalu lama karena energi Qi milik para kultivator itu terbatas.
Hal itulah yang membuat banyak kultivator bertanya-tanya, bagaimana bisa pulau besar tempat Sekte Pulau Awan berdiri, dapat melayang di udara dengan kokoh selama puluhan ribu tahun lamanya, seolah Sekte Pulau Awan memiliki energi tidak terbatas yang bisa membuatnya melayang diantara awan di langit.
Banyak orang berpikir jika Sekte Pulau Awan memiliki senjata pusaka kuat yang dapat membuatnya melayang selama ini.
Namun pusaka macam apa yang memiliki energi tidak terbatas?
Dahulu pernah ada sekte raksasa yang berniat mengambil pusaka itu dari Sekte Pulau Awan. Mereka melakukan serangan besar-besaran, namun sangat tragis, Sekte Pulau Awan begitu kuat hingga sekte raksasa itu kalah telak.
Mulai dari saat itu, tidak pernah ada lagi yang berani berurusan dengan Sekte Pulau Awan, bahkan jika itu Sekte Ular Neraka sekalipun yang sangat di takuti oleh para kultivator dari semua provinsi.
Tidak ada yang mengetahui rahasia dibalik Sekte Pulau Awan yang melayang, bahkan para anggotanya sekalipun.
Hanya Ketua Sektenya saja yang mengetahui rahasia tersebut.
Ya, hanya Yun Nuwa yang mengetahui rahasia itu.
Rahasia itulah yang ingin Yun Nuwa tunjukkan pada muridnya, atau mungkin sekarang bisa dibilang saudarinya.
Yun Ying lah yang nantinya akan menggantikan Yun Nuwa menjadi Ketua Sekte Pulau Awan. Jadi Yun Nuwa berpikir, inilah saatnya menunjukkan rahasia itu pada muridnya.
"Guru, kita akan kemana?"
Yun Ying masih memanggil Yun Nuwa dengan sebutan guru, karena Yun Ying mengatakan mereka masih belum menikah dengan Xiang Yang, jadi belum resmi menjadi Saudari.
"Kau akan mengetahuinya nanti." jawab Yun Nuwa.
Mereka terus berjalan hingga akhirnya mereka tiba di ruang kultivasi khusus milik Yun Nuwa sebagai Ketua Sekte Pulau Awan.
Yun Ying sedikit mengerutkan keningnya, dia mengetahui kalau ruang kultivasi Ketua Sekte adalah tempat terlarang bahkan untuk dirinya yang merupakan murid Yun Nuwa sendiri.
Tidak ada yang boleh memasuki ruang kultivasi Ketua Sekte Pulau Awan kecuali Ketua Sekte itu sendiri. Siapapun yang berani melanggar, entah apapun statusnya akan langsung di hukum mati.
Meskipun penasaran, Yun Ying tidak bertanya lagi, karena dia berpikir gurunya akan mengatakan alasannya jika memang Yun Nuwa sudah ingin.
Pintu ruang kultivasi di buka, memperlihatkan ruang kultivasi pada umumnya.
Tidak ada benda-benda khusus di dalam ruangan itu, hanya ada ruangan kosong dengan susunan formasi di seluruh bagian ruangan.
Namun saat Yun Ying memasuki ruangan kultivasi tersebut, dia langsung bisa merasakan suatu perbedaan.
"Ini.. luar biasa!" Yun Ying bergumam dengan penuh kekaguman.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 140 Episodes
Comments
shadow life
ya
2023-03-22
3
Alehandro 099
jhvvghb
2022-10-14
0
Zoelf 212 🛡⚡🔱
jmm
2022-04-13
2