Setelah Xiang Yang membuka identitasnya pada para penjaga, dia langsung diperlakukan dengan sangat hormat seperti raja.
Meskipun itu membuat Xiang Yang merasa agak kurang nyaman, terlebih mendengar mereka memanggilnya Yang Mulia Raja. Tapi dia tetap diam dan tersenyum.
Xiang Yang agaknya tau apa yang ada dipikiran mereka.
Jadi inikah pria yang berhasil menaklukkan hati Ratu kami? Kultivasinya bahkan berada dibawah sang Ratu, tapi begitu hebat membuat Ratu takluk!
Kira-kira seperti yang dipikirkan para anggota Sekte Ular Neraka yang mengantar Xiang Yang menuju ruang tamu VIP.
Banyak anggota Sekte Ular Neraka yang melihat keberadaan Xiang Yang, langsung berkerumunan untuk melihat wajah pria penakluk hati Ratu mereka.
Namun mereka masih tidak berani mendekat, karena mereka berpikir, dibalik senyuman Xiang Yang, tersembunyi sifat psikopat yang jauh lebih menyeramkan dari Ratu mereka.
Dalam perjalanan Xiang Yang bertemu dengan Tetua Tan Yi. Tetua Tan Yi langsung memerintahkan para anggota untuk melakukan kegiatan masing-masing sementara dirinya mengambil alih untuk mengantar Xiang Yang.
"Yang Mulia Raja, silahkan duduk dulu!" ucap Tetua Tan Yi dengan penuh hormat saat mereka memasuki ruang tamu VIP.
"Tidak perlu terlalu formal seperti itu, panggil saja Xiang Yang." Xiang Yang sungguh merasa tidak nyaman orang tua seperti Tetua Tan Yi memperlakukannya sangat hormat.
"Hamba tidak berani Yang Mulia Raja!" Tetua Tan Yi membungkuk penuh hormat.
Dalam hatinya wanita paruh baya itu mengatakan "Yang Mulia Raja sekarang pasti sedang menguji ku, jika aku benar memanggil namanya maka aku yakin dia akan langsung memutilasi ku!"
"Ah.. terserah kau saja." Xiang Yang hanya bisa menghela nafas pasrah "Kalau begitu, dimana Cai'er?"
"Cai'er?" Tetua Tan Yi tidak tau maksud Xiang Yang.
"Maksud ku, Medusa."
"Ah.. Yang Mulia Raja, tunggu disini sebentar, saya akan memanggil Yang Mulia Ratu!"
Tetua Tan Yi semakin kagum dengan Xiang Yang karena memanggil Ratunya dengan panggilan khusus, Cai'er.
Sebelumnya jika ada anggota Sekte Ular Neraka yang tidak memanggil Medusa dengan sebutan Ratu, maka orang itu paling ringan akan langsung dibunuh.
Ya, langsung dibunuh adalah yang paling ringan.
Untuk yang paling berat, sulit dijelaskan dengan kata-kata.
***
Setelah mendengar laporan dari Tetua Tan Yi, Cai'er berdiri dari kursinya.
"Xiao Yang." Cai'er langsung mengingat masa-masa indah yang dia lalui bersama suaminya.
Tanpa menunda, Cai'er langsung melesat menuju tempat dimana Xiang Yang berada
Dia tidak berpikir kalau Tetua Tan Yi berbohong padanya karena dia mengetahui kalau wanita paruh baya itu sangat patuh dan takut padanya.
Saat Cai'er membuka pintu ruang tamu VIP dengan kasar, pandangannya langsung terpaku pada seorang pemuda yang sedang melihat ornamen-ornamen pada dinding ruang tamu.
Mendengar suara pintu terbuka, Xiang Yang menoleh dan melihat Cai'er sudah berada disana dengan ekspresi yang sulit diartikan.
"Cai'er." Xiang Yang tersenyum lembut.
"Xiao.. Yang." Cai'er melebarkan matanya sebelum melesat cepat, langsung memeluk suaminya dengan sangat erat.
Xiang Yang membalas pelukan Cai'er dengan lembut.
"Maafkan aku, Cai'er. Aku baru bisa menemui mu sekarang."
"En.. tidak masalah, asalkan kau masih bisa kembali pada ku, seberapa lama pun kau pergi, itu sama sekali tidak masalah!"
Suasana pun menjadi hening kare a tidak ada yang bicara, mereka terus berpelukan hingga beberapa saat kemudian, Xiang Yang berkata.
"Heheh, Cai'er, sudah dua tahun kita tidak melakukannya?" Xiang Yang tersenyum aneh, tapi tidak bisa dilihat Cai'er karena mereka sedang berpelukan.
Cai'er tertegun sejenak sebelum tersenyum. Dengan dengan cepat menarik lengan Xiang Yang, dengan kasar menjatuhkan suaminya pada sofa empuk ruang tamu.
"Cai'er, kau sangat kasar."
Cai'er berdiri didepan Xiang Yang "Heheh, kau tidak akan bisa lari, sayang."
Kedua tangan Cai'er memegang merah baju Xiang Yang, kemudian..
*Sreeekkk!
Dalam satu kali tarikan, pakaian Xiang Yang langsung robek seluruhnya hingga tidak ada sehelai benangpun yang menutupi tubuh atletis Xiang Yang.
Xiang Yang menyilangkan kedua lengannya didepan dada, berusaha menutupi tubuhnya.
"Bisakah kau bersikap lebih lembut, Cai'er."
"Heheh, itu tidak akan pernah terjadi!" Cai'er terlihat penuh nafsu menatap tubuh Xiang Yang.
Xiang Yang merasa ada sesuatu yang aneh
Bukankah situasi ini terbalik? Kenapa aku merasa seperti seorang gadis yang baru pertama kali akan berhubungan badan? Aku ini pria! Akulah yang seharusnya mendominasi pertarungan!
Ekspresi Xiang Yang berubah serius lalu membalas dengan menyobek pakaian Cai'er dalam satu tarikan.
"Kyaaa...!" Cai'er cukup kaget dengan aksi Xiang Yang.
Lengannya di tarik lalu berganti posisi dengan Xiang Yang.
Pertempuran antara suami istri pun terjadi setelah dua tahun tidak bertemu.
Sementara itu, di luar ruang tamu, wajah Tetua Tan Yi agak memerah karena mendengar pertempuran yang terjadi didalam ruangan tamu.
Tetua Tan Yi hanya bisa mendengarkan suara teriakan kenikmatan di balik pintu ruangan.
"Yang Mulia Raja memang hebat sampai bisa membuat Yang Mulia Ratu berteriak keras, aku sebaiknya tidak mengganggu mereka!" Tetua Tan Yi pun lekas pergi dan mengatakan pada para anggota Sekte Ular Neraka untuk tidak sekalipun mendekati ruang tamu VIP.
***
1 Minggu berlalu.
"Xiao Yang.. kau terlalu kuat, aku kalah."
Cai'er sudah tidak kuat lagi untuk menaklukkan Xiang Yang.
Sebelumnya saat berada di dimensi kecil, dia sama sekali tidak bisa menaklukkan Xiang Yang.
Bahkan sekarang setelah kultivasinya berada ditingkat Mahayana, masih belum mampu mengalahkan suaminya.
"Heh, kau terlalu naif merasa bisa mengalahkan ku hanya karena kultivasi mu lebih tinggi, Cai'er. Aku bahkan belum mengeluarkan setengah kemampuan ku!" Xiang Yang tersenyum mengejek.
Padahal kenyataannya, lututnya sudah lemas sampai hampir tidak bisa digerakkan.
Dalam hati Xiang Yang mengatakan "Huuuh, untung saja aku sudah mengantisipasi hal ini akan terjadi, jadi aku mengkonsumsi 'pil mujarab' yang telah dibuat oleh Xiao Chong! Jika tidak maka aku pasti sudah pingsan!..
Untung saja Cai'er memilih untuk menyerah, jika dia masih mau lanjut satu ronde lagi, aku sudah dipastikan akan pingsan!"
Sekarang Xiang Yang duduk di sofa tanpa sehelai benangpun. Sementara Cai'er tidur diatas meja pendek didepannya dengan berbalut selimut.
Xiang Yang sekarang tidak bisa beranjak dari sofa, dia menahan agar lututnya tidak gemetaran setelah pertarungan panjang 1 Minggu non stop.
"Belum mengeluarkan setengah kemampuan?!"
Cai'er melihat senyum mengejek Xiang Yang, tubuh suaminya terlihat masih segar bugar.
Cai'er mengepalkan tangannya, dia tidak percaya terus menerus dikalahkan oleh Xiang Yang bahkan setelah kultivasinya berada di titik ini.
Cai'er tiba-tiba berdiri lalu berkata dengan suara tinggi.
"Aku menginginkan Saudari!!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 140 Episodes
Comments
guntur moch
Emangnya TDK ada Manusia Sampai Ularpun di Embat
2025-03-13
0
☯️꧁༒⫷Loͥngͣ ͫTian ⫸༒꧂☯️
BDSM cuy 🤣🤣🤣🤣🤣
2025-01-27
0
Itachi Uchia
viagra,cialis
2023-05-08
4