Setelah berakhirnya rapat, para Ketua dan Tetua Sekte keluar dari ruangan dan langsung pergi menuju kediaman masing-masing.
Xiang Yang sendiri saat ini berjalan bersama Yun Nuwa. Sebelumnya saat rapat berakhir, Yun Nuwa meminta Xiang Yang untuk pergi ke kediamannya.
Ada sebuah kesepakatan yang sebelumnya terjalin antara Cai'er dan Yun Nuwa, jadi Cai'er tidak ikut bersama Xiang Yang, wanita itu kembali ke kediamannya.
Xiang Yang dan Yun Nuwa berjalan dengan santai, memang jarak tempat pertemuan dan kediaman Yun Nuwa tidaklah jauh, tidak akan membutuhkan waktu lama untuk tiba hanya dengan berjalan kaki.
Yun Nuwa ingin sedikit menikmati kebersamaannya dengan Xiang Yang.
"Saudari Yun Nuwa!"
Terdengar suara seorang pria memanggil Yun Nuwa.
Secara bersamaan, Yun Nuwa dan Xiang Yang menoleh ke sumber suara, melihat Wu Zhang yang melayang menghampiri mereka.
Wu Zhang tersenyum menawan sebelum mendarat di samping Yun Nuwa. Wu Zhang masih belum mengetahui hubungan Yun Nuwa dengan Xiang Yang.
Dia pun tidak berpikir akan hubungan khusus mereka berdua, karena sebelumnya dia mengetahui Xiang Yang adalah suami Ratu Medusa.
"Apakah ada masalah Saudara Wu Zhang?" tanya Yun Nuwa.
"Haha, tidak ada masalah sama sekali, hanya saja kita sudah lama tidak bertemu dan aku rasa ingin setidaknya berbicara berdua dengan mu!" Wu Zhang sama sekali tidak sungkan karena memang dirinya memiliki hubungan dekat dengan Yun Nuwa, meskipun tidak sampai ke tahap hubungan spesial.
Bukannya Yun Nuwa yang menjawab pertanyaan Wu Zhang, namun Xiang Yang.
"Senior Wu Zhang, sayangnya untuk sekarang tidak bisa, karena aku memiliki beberapa urusan dengan istri ku!"
Wu Zhang menoleh kearah Xiang Yang "Istri mu? Aku lihat tadi Ratu Medusa sudah kembali ke kediamannya."
Wu Zhang mengira yang dimaksud istri oleh Xiang Yang adalah Medusa.
"Kau salah paham Saudara Wu Zhang." Yun Nuwa menggeleng pelan "Aku sangat minta maaf, tapi aku harap Saudara Wu Zhang tidak lagi mengejar ku, karena aku sudah memiliki suami!"
Yun Nuwa memeluk lengan Xiang Yang, menunjukkan jika Xiang Yang adalah suami yang dia maksud.
Meskipun masih belum resmi, namun Yun Nuwa sudah menganggap Xiang Yang sebagai suaminya.
Wu Zhang diam tertegun, apakah yang dia lihat ini benar-benar nyata.
Sebelumnya Yun Nuwa selalu menolaknya dengan alasan sudah ada pria yang dia cintai.
Apakah pria itu adalah Xiang Yang?
"Saudari Yun Nuwa.. kau.. tidak sedang melakukan sandiwara hanya agar aku tidak lagi mengejar mu bukan?" Wu Zhang masih tidak percaya dengan kenyataan ini.
"Senior Wu Zhang, tanpa mengurangi rasa hormat ku pada mu, aku harap Senior Wu Zhang tidak lagi mengharapkan balasan atas perasan mu dari Nuwa, karena dia sekarang sudah menjadi istri ku!" Xiang Yang berkata dengan tegas, namun tersirat sebuah ancaman pada kalimatnya barusan.
"Tapi Saudari Nuwa, aku rasa kau sudah mengetahui jika Junior Xiang Yang sudah memiliki istri, kau mau menjadi yang kedua?"
Yun Nuwa menghela nafas "Aku rasa kau perlu melihat diri mu sendiri Saudara Wu Zhang. Jika kau berpikir aku tidak mau menjadi yang kedua maka seharusnya kau tidak mengejar ku dari awal. Masih lebih baik aku menjadi yang kedua, dari pada bersama mu! Aku tidak tau akan menjadi yang keberapa!"
Wu Zhang terdiam, mengingat jika dirinya memang memiliki banyak wanita, membuatnya merasa canggung.
"Ahaha, aku sangat menyesal karena benar-benar tidak bisa mendapatkan mu, Saudari Yun Nuwa!" sudah ratusan tahun Wu Zhang mengejar Yun Nuwa, namun dia kalah bersaing dengan seorang yang jauh lebih muda darinya.
"Kalau begitu aku mengucapkan selamat pada Saudari Yun Nuwa dan Junior Xiang Yang!" Wu Zhang menangkupkan tangannya "Aku tidak tau kapan kalian menikah, tapi kau benar-benar beruntung Junior Xiang Yang, dapat memiliki dua keindahan tertinggi di Benua Chenwu! Aku jadi iri pada mu!"
Wu Zhang sekarang sudah memutuskan untuk membuang perasaannya pada Yun Nuwa, dia tidak akan lagi mengejar wanita itu.
"Haha, terima kasih Senior Wu Zhang, tapi sebenarnya kami belum menikah. Jika nanti kami menikah aku pasti akan mengundang Senior Wu Zhang!"
"Kalau begitu aku permisi Saudari Yun Nuwa, Junior Xiang Yang!" Wu Zhang pun terbang kembali ke kediamannya.
***
Beberapa hari berlalu, semua Ketua dan Tetua Sekte pun kembali ke sekte mereka masing-masing.
Sesuai rencana, mereka akan mengirim mata-mata ke wilayah 4 Sekte Raksasa yang sekarang sedang terjadi konflik internal, untuk mengumpulkan informasi sebanyak mungkin.
Selain itu, mereka juga akan menggunakan relasi di luar wilayah mereka untuk mencari informasi mengenai Kelompok Naga Hitam.
Sementara untuk Xiang Yang sendiri tinggal sedikit lebih lama untuk menghabiskan waktu bersama Yun Nuwa dan Yun Ying, barulah dia kembali ke Sekte Bintang Suci.
***
Setelah Xiao Chang kembali ke Sekte Bintang Suci, dia langsung melakukan proses menyuling Pil Tubuh Nirwana untuk Xiang Yang.
Sementara Xiao Chang sedang menyuling pil, Xiang Yang melatih adiknya menyuling Spirit Pil.
Xiang Yi An ternyata sangat cepat belajar, gadis itu hanya membutuhkan waktu dua hari hingga dia bisa menyuling Spirit Pil.
Satu minggu penuh Xiang Yi An belajar giat dalam menyuling Spirit Pil, hingga dia sudah cukup ahli.
Jiwa yang Xiang Yi An gunakan untuk membuat Spirit Pil berasal dari Xiang Yang, gadis itu masih belum menguasai metode mencabut jiwa dari Teknik Segel Jiwa.
Membutuhkan waktu 2 minggu penuh untuk Xiao Chang berhasil menyuling Pil Tubuh Nirwana.
Tubuh Xiao Chang di penuhi keringat, tentu sangat melelahkan menyuling pil selama dua minggu penuh tanpa istirahat.
Namun Xiao Chang sangat puas karena bisa menyuling pil kelas puncak yang sudah lama menghilang.
Setelah memulihkan kondisinya, Xiao Chang langsung pergi menemui putranya untuk memberinya Pil Tubuh Nirwana.
***
Xiang Yang saat ini masih berada di ruangan khusus tempatnya melatih Xiang Yi An.
Xiang Yi An sendiri masih fokus untuk menyuling Spirit Pil.
Saat merasakan aura ibunya yang berada di luar, Xiang Yang bergegas membuka pintu, melihat ibunya sudah berdiri di luar dengan senyum lebar.
Xiang Yang pun ikut tersenyum karena berpikir ibunya membawa kabar baik.
"Ibu, apakah Pil Tubuh Nirwana sudah selesai?"
Xiao Chang tidak langsung menjawab, dia melambaikan tangannya, mengeluarkan sebuah kotak giok lalu memberikannya pada Xiang Yang.
Xiang Yang pun mengambilnya lalu membuka kotak giok itu.
Matanya seketika melebar karena melihat ada 3 butir pil sebesar kelereng di dalam kotak giok. Pil itu memiliki warna emas dengan garis-garis merah yang indah.
Xiang Yang bertanya-tanya, kenapa ada 3 Pil Tubuh Nirwana? Padahal dia hanya memiliki satu set bahan yang bisa dibuat menjadi satu pil saja, namun bagaimana ini bisa menjadi tiga?
\=\=\=\=
**Up 3 bab ternyata tidak mudah meskipun bulan puasa kerjanya kebanyakan rebahan.
Karena kalau lapar kadang mood menulis juga menurun.
Jadi para pembaca yang budiman, Author masih akan tetap berusaha up 3 bab, cuman gk bakalan selalu, mungkin akan ada nanti yang hanya bisa up 2 bab**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 140 Episodes
Comments
Akhmad Baihaki
mantap
2023-04-12
2
Alehandro 099
bvhjvvh
2022-10-14
0
Dyneys
nyimakkkkssss
2022-08-10
1