Setelah mendapatkan persetujuan dari Cai'er, Xiang Yang meminta sebuah ruangan khusus untuk berkultivasi dari Cai'er.
Xiang Yang ingin memeriksa batu misterius yang dia dapatkan dari Sekte Bumi Chenwu.
Cai'er pun mengantar Xiang Yang menuju ruang khusus yang bisa dia gunakan untuk berkultivasi tanpa adanya gangguan.
Dalam perjalanan, Cai'er sangat menempel pada Xiang Yang. Dia memeluk lengan suaminya dengan manja dan senyum manis, seakan lem yang tidak bisa dilepaskan.
Para anggota Sekte Ular Neraka hanya bisa bengong melihat Ratu mereka yang dikenal sangat ganas dan kejam, kini terlihat seperti kucing jinak yang imut.
Banyak orang yang kagum melihat kecantikan Cai'er, terlebih dengan senyuman manis yang melelehkan hati hingga mereka semua melupakan keganasan dan kekejaman Cai'er selama ini.
Cai'er sendiri tidak mempedulikan pandangan para anggota sektenya, dia sama sekali tidak ingin lepas dengan Xiang Yang, meskipun dia tau suaminya merasa tidak nyaman dengan tatapan para anggota sektenya.
Setibanya di dalam ruangan, barulah Cai'er dengan enggan meninggalkan Xiang Yang.
Xiang Yang duduk bersila di tengah-tengah ruangan lalu mengeluarkan sebuah batu misterius.
"Aku sebelumnya tidak memiliki kesempatan untuk meneliti batu misterius ini lebih lanjut!" Xiang Yang kembali memperhatikan batu ditangannya yang tidak memiliki perbedaan dengan batu biasa pada umumnya.
Sebelumnya Xiang Yang sudah mencoba mengalirkan energi yang dia miliki pada batu itu, namun hanya energi Yin-Yang saja yang membuat batu itu bereaksi.
Xiang Yang pun kembali mencoba mengalirkan energi Yin-Yang miliknya. Entah bagaimana, energi Yin-Yang itu diserap oleh batu misterius itu dan Xiang Yang bisa merasakan suatu energi misterius didalamnya.
Xiang Yang berhenti sejenak mengalirkan energi Yin-Yang, berpikir sejenak sebelum kembali mengalirkan energi Yin-Yang pada batu misterius.
Tiba-tiba batu misterius itu mengalami retakan, pada retakan itu terlihat sesuatu yang berkilau seperti kristal atau mungkin sesuatu yang lain.
Xiang Yang tersenyum merasa apa yang dia lakukan akan membuahkan hasil. Di dalam batu itu mungkin terdapat harta berharga.
Dia pun kembali mengalirkan energi Yin-Yang miliknya semakin banyak.
Retakan pada batu misterius terus semakin banyak, hingga bisa dilihat jika di dalam batu itu memang terdapat sebuah benda seperti kristal.
Tiba-tiba Xiang Yang mendengar suara misterius di kepalanya.
"Haha, akhirnya!"
Xiang Yang terkejut dan langsung berhenti mengalirkan energi Yin-Yang miliknya.
Namun sesaat kemudian, Xiang Yang bisa merasakan aliran energi kuat keluar dari batu misterius. Aliran energi itu masuk kedalam tubuhnya hingga membuat Xiang Yang melebarkan mata merasakan derasnya aliran energi yang seolah tidak memiliki batasan.
Xiang Yang berusaha melepaskan batu itu dari tangannya, tapi batu itu seakan memiliki lem yang membuat tangannya tidak bisa melepaskan batu misterius tersebut tersebut.
"Apa yang terjadi?!" Xiang Yang tidak paham dengan kejadian tiba-tiba ini.
Merasa tidak memiliki pilihan lain, dia pun berusaha memurnikan aliran energi yang masuk kedalam tubuhnya.
Entah apakah ini keberuntungan atau kesialan, Xiang Yang tidak mengetahuinya.
Jika aliran energi ini tidak bisa Xiang Yang hentikan sebelum tubuhnya mencapai batas maka dia bisa mati dengan tubuh yang meledak.
Xiang Yang terus berusaha memurnikan aliran energi itu dengan menggunakan Manual Kultivasi Kaisar Yin-Yang.
Aliran energi itu begitu murni, Xiang Yang tidak pernah merasakan energi yang begitu murni. Selain itu, aliran energi itu memberikan rasa nyaman ke seluruh tubuhnya, sama sekali tidak ada perasaan tertekan yang dibawa aliran energi murni, meskipun Dantian dan Merediannya terasa membesar secara paksa.
Tiba-tiba Xiang Yang merasakan aliran energi itu mengalir semakin deras, seolah hal itu sengaja dilakukan oleh seseorang.
Konsentrasi Xiang Yang sedikit buyar karena perubahan yang tiba-tiba terjadi, namun dia dengan cepat kembali memaksimalkan konsentrasinya, hingga dia bisa mengendalikan aliran energi tersebut.
Sesaat kemudian, Xiang Yang kembali mendengar suara misterius itu.
"Hoho, ternyata kau lebih tangguh dari kultivator yang setingkat dengan mu! Padahal kau hanya makhluk Alam Mortal!"
Suara itu terdengar begitu berat, seolah berasal dari makhluk menyeramkan yang berasal dari kedalam neraka.
"Siapa kau?" Xiang Yang mengetahui kalau apa yang terjadi padanya adalah karena eksistensi yang berbicara di kepalanya itu.
Entah makhluk apa itu, tapi dari perkataannya, kemungkinan makhluk itu berasal dari Alam Surgawi, atau bahkan mungkin berasal dari Zaman Kekosongan seperti Rubah Ekor Sembilan yang diceritakan Xiang Yi An.
Tidak ada jawaban dari pertanyaan Xiang Yang, malah aliran energi yang masuk kedalam tubuhnya semakin deras secara tiba-tiba hingga membuatnya memuntahkan seteguk darah segar.
*BAAANG!
Xiang Yang menerobos ketingkat Nirwana tahap menengah.
"Sialan!"
Meskipun Xiang Yang baru saja menerobos, namun tidak terlihat sedikit kesenangan dalam ekspresinya, karena dja merasa tubuhnya bisa meledak jika aliran energi ini terus berlanjut.
Dia pun menggunakan Transformasi Naga Emas supaya tubuh fisiknya semakin kuat menahan aliran energi murni tersebut.
"Ah.. ternyata kau memiliki darah dari si Kadal Emas itu, aku tidak tau apakah kau keturunannya ataukah seseorang yang yang secara kebetulan mendapatkan esensi darahnya! Tapi kau sangat beruntung, bocah!"
"Apa maksud mu? Kadal Emas? Siapa sebenarnya kau ini?"
Setelah dipikir sejenak, Xiang Yang menduga kalau Kadal Emas yang dimaksud suara misterius itu adalah Naga Emas.
Kemungkinan suara misterius itu mengenal si Naga Emas, ini membuktikan jika suara misterius itu memang bukan berasal dari Alam Mortal.
"Belum saatnya kau mengetahuinya, bocah! Sekarang lebih baik kau pikirkan kondisi mu!"
Sesaat setelah suara misterius itu memperingati Xiang Yang, aliran energi yang masuk kedalam tubuhnya menjadi jauh lebih deras dari sebelumnya.
Xiang Yang melebarkan matanya, namun dia dengan cepat kembali tenang, menahan rasa sakit dari pembesaran Dantian dan Merediannya.
Setelah itu, suara misterius itu sama sekali tidak pernah terdengar lagi.
2 hari pun berlalu.
*BAAANG!
Xiang Yang kembali menerobos, kini dia berada ditingkat Nirwana tahap akhir, selangkah lagi menuju tingkat Mahayana.
Aliran energi itu pun secara perlahan berhenti mengalir ke tubuhnya, tidak mencapai satu menit energi itu berhenti mengalir.
"Haaah...haaah...haaah!" nafas Xiang Yang tidak beraturan setelah berhasil menerobos dua tahapan sekaligus.
Keringat tidak hanya membasahi wajahnya, namun seluruh tubuhnya hingga pakaiannya basah, seolah dia baru saja diguyur hujan.
"Untung saja aliran energi murni itu berhenti mengalir setelah aku menerobos ketingkat Nirwana tahap akhir, jika tidak maka tubuh ku tidak akan mampu menahannya!"
Setelah bergumam, Xiang Yang mengkonsumsi pil untuk mengembalikan staminanya yang terkuras habis.
Xiang Yang juga berusaha menstabilkan energi didalam tubuhnya, karena setelah seorang kultivator menerobos, aliran energi mereka akan sulit dikendalikan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 140 Episodes
Comments
Alehandro 099
hghjj
2022-10-14
3
Dyneys
nyimakkkksssss
2022-08-10
1
Dyneys
absenn¹¹²⁰
2022-08-10
0