Membutuhkan 2 hari untuk Xiang Yang benar-benar menstabilkan kultivasi serta memperkokoh fondasinya di tingkat Nirwana tahap akhir.
Artinya sudah 5 hari Xiang Yang habiskan berada di ruang kultivasi.
Xiang Yang berdiri lalu meregangkan tubuhnya selama beberapa saat.
"Untuk menembus tingkat Mahayana, aku tidak perlu terlalu memikirkannya! Semua bahan herbal untuk menyuling Pil Tubuh Nirwana sudah ku dapatkan, hanya tinggal meminta ibu untuk untuk membuatnya!"
Xiao Chang merupakan Alkemis tingkat 9 terbaik di Benua Chenwu. Jika Xiao Chang mengatakan dirinya berada di nomor 2 dalam bidang Alkimia, maka tidak akan ada Alkemis Benua Chenwu yang mengakui diri sebagai nomor 1.
Xiang Yang tidak khawatir akan rusaknya fondasinya jika menerobos ketingkat Mahayana setelah baru-baru ini menerobos dua tahapan sekaligus.
Karena Pil Tubuh Nirwana bisa secara bersamaan memperkuat fondasi juga.
Pil Tubuh Nirwana bisa meningkatkan satu tahapan kultivasi kultivator tingkat Nirwana, namun bisa juga digunakan untuk menerobos ketingkat Mahayana, hanya saja kemungkinannya tidak sebesar menerobos tahapan tingkat Nirwana.
Xiang Yang pun keluar dari ruang kultivasinya. Ternyata Cai'er sudah menunggunya di luar.
Cai'er langsung memeluk Xiang Yang setelah pemuda itu keluar, dia bisa merasakan jika suaminya berhasil menerobos ketingkat Nirwana tahap akhir.
"Selamat Xiao Yang! Kau sudah bertambah kuat sekarang" Cai'er juga ikut gembira dengan kenaikan kultivasi Xiang Yang.
"Haha, Cai'er, kekuatan ku memang meningkat, tapi tetap masih tidak mungkin untuk mengalahkan mu!"
"Itu sudah pasti!" Cai'er tersenyum bangga.
"Tapi pengecualian untuk masalah ranjang, kau sama sekali tidak pernah menang!" kali ini Xiang Yang yang tersenyum bangga.
Sementara senyuman Cai'er memudar berganti dengan ekspresi cemberut lalu memukul pelan dada Xiang Yang.
"Huh, aku mendapatkan surat dari Ibu untuk mengadakan rapat di Sekte Pulau Awan, membahas mengenai Kelompok Naga Hitam!"
"Lalu apa kau akan pergi?" tanya Xiang Yang.
"Tentu saja, meskipun aku tidak peduli dengan jika Kelompok Naga Hitam ini memang ingin menguasai atau bahkan menghancurkan Benua Chenwu! Tapi yang menjadi masalah, Benua Chenwu adalah kampung halaman Ibu, jadi aku akan melindunginya. Selain itu, aku juga ingin melihat dua calon Saudari ku, Yun Nuwa dan Yun Ying!"
Xiang Yang tersenyum bahagia. Sebelumnya sama sekali tidak terpikirkan olehnya akan memiliki lebih dari satu wanita.
"Kalau begitu ayo kita bergegas, aku juga ingin melihat Sekte Pulau Awan seperti apa!" Xiang Yang mendengar jika Sekte Pulau Awan merupakan sekte yang berdiri di pulau melayang.
"Ingin melihat Sekte Pulau Awan atau ingin bertemu Yun Nuwa dan Yun Ying?" Cai'er menatap tajam Xiang Yang.
"Dua duanya!"
***
1 Minggu Yang Lalu.
Yun Nuwa baru saja tiba di Sekte Pulau Awan. Dia ingin bertemu dengan muridnya lalu menceritakan semuanya.
Setibanya di kediamannya, Yun Nuwa pergi ke halaman latihan tempat biasanya dia melatih Yun Ying.
Dia bisa merasakan gadis itu berada di disana.
Benar saja, Yun Nuwa melihat Yun Ying sedang berlatih memainkan pedangnya.
Gerakan Yun Ying begitu cepat dan tajam. Jika orang awam melihat Yun Ying bermain pedang, mereka akan kagum melihat gerakannya yang seolah sedang menari, terlebih dengan parasnya yang cantik bisa membuat pria manapun tergila-gila.
"Ying'er!" Yun Nuwa tersenyum lembut lalu berjalan menghampiri Yun Ying.
Yun Ying menghentikan latihannya lalu menoleh, dia segera menangkupkan tangannya saat melihat Yun Nuwa.
"Salam guru!"
"Ying'er, guru ingin membicarakan sesuatu yang penting dengan mu!"
***
Di sebuah taman, terdapat sebuah danau kecil buatan di tengah taman tersebut. Kolam itu berisi ikan hias yang indah, serta tumbuhan teratai putih yang bisa memanjakan mata.
Terdapat jabatan melengkung pada danau kecil tersebut, dimana terlihat Yun Ying dan Yun Nuwa berada diatas jembatan.
Yun Nuwa memilih tempat itu agar bisa berbicara lebih santai dengan muridnya.
"Jadi hal penting apa yang ingin guru bahas?" Yun Ying bertanya.
"Yah.. guru tidak tau harus mulai dari mana." meskipun Yun Nuwa sudah memutuskan, tapi tetap saja cukup sulit untuk mengatakannya pada Yun Ying.
Yun Ying diam, dia tidak pernah melihat gurunya seperti kesulitan untuk berbicara. Dia menduga jika hal penting yang ingin gurunya bahas adalah mengenai suatu hal pribadi atau hal yang menyangkut perasaan.
"Ying'er, guru ingin kau jujur, bagaimana perasaan mu pada Xiang Yang yang sebenarnya!"
Yun Ying terkejut, dia segera menundukkan wajahnya yang mulai memerah.
"Aku..." Yun Ying sebenarnya sudah menyadari perasaannya, namun sulit untuk mengungkapkannya.
"Kau menyukainya?"
Yun Ying pun mengangguk pelan, masih menundukkan wajahnya.
"2 Minggu lalu, guru pergi keluar untuk melihat keadaan sekte-sekte raksasa lainnya. Terakhir guru pergi ke Sekte Bumi Chenwu, guru menemukan disana sedang terjadi suatu masalah dan membantu menyelesaikannya, tapi tidak disangka ternyata aku bertemu dengan Xiang Yang disana."
Mata Yun Ying melebar, dia langsung menoleh kearah gurunya.
"Lalu.. apa yang guru lakukan pada Xiang Yang? Jangan bilang.. guru.. membunuhnya?" jantung Yun Ying tiba-tiba berdetak lebih kencang.
Yun Nuwa menggeleng pelan "Guru tidak mungkin melakukan hal itu!"
Yun Nuwa menjelaskan kalau dirinya mengetahui Xiang Yang adalah anak dari Xiao Chang yang dia tinggalkan 20 tahun lalu.
Jadi dia berencana untuk menguji kekuatan Xiang Yang, apakah pemuda itu pantas untuk muridnya atau tidak.
"Dan ternyata dia memang pantas untuk mu, Ying'er!"
Yun Ying tertegun, dia semakin kehabisan kata-kata.
"Tapi.. saat guru masih sedang mengujinya, guru menyadari kalau ternyata Xiang Yang adalah pria yang guru cari selama ini!"
Kalimat terakhir yang diucapkan Yun Nuwa, sukses membuat Yun Ying terkejut.
"Xiang Yang.. adalah orangnya?"
Jelas ini sulit dipercaya, karena Yun Nuwa sudah mencari pria itu selama ratusan tahun, sedangkan Xiang Yang lahir 20 tahun lalu.
Yun Nuwa menyadari keraguan muridnya lalu untuk pertama kalinya, dia menceritakan kisah kehidupan sebelumnya pada gurunya.
Kini Yun Ying merasa semuanya masuk akal. Meskipun di kehidupan sebelumnya Xiang Yang lebih dulu mati tapi gurunya lebih dulu bereinkarnasi ke dunia ini, dan setelah 500 tahun barulah Xiang Yang bereinkarnasi.
"Jadi.. itu artinya.. guru.." Yun Ying berkata dengan suara bergetar.
Jika memang Xiang Yang adalah orang yang gurunya cari maka dirinya sudah pasti tidak akan bisa bersama Xiang Yang.
Dia akan mengalah demi gurunya yang sudah mencari Xiang Yang sampai ratusan tahun. Meskipun memang sakit, tapi apa boleh buat.
Mungkin dirinya memang tidak ditakdirkan untuk bersama Xiang Yang.
Bibir Yun Ying bergetar, dia tidak bisa menahan air matanya untuk tidak keluar.
Yun Nuwa pun memeluk Yun Ying dengan lembut, hingga bisa terdengar suara isakan pelan dari Yun Ying.
"Meskipun begitu, jujur guru tidak ingin egois!" Yun Nuwa masih memeluk Yun Ying "Jadi guru berpikir, mungkin kita bisa menghapus status guru dan murid diantara kita, dan membuat status baru sebagai Saudari!"
\=\=\=\=
**Maaf Author baru bisa up karena gk sempat nulis.
Habis magrib Author langsung pergi ke masjid buat tarawih. Setelah itu Author tadarus dan sialnya mendapatkan posisi terakhir.
Akhirnya Author pulang jam 10 malam barulah Author bisa nulis dan akhirnya jadi sekarang!**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 140 Episodes
Comments
Alehandro 099
bxjxjd
2022-10-14
2
Dyneys
nyimaakkkksssss
2022-08-10
1
Dyneys
absenn¹¹⁴⁸
2022-08-10
0