Dosen yang juga penasaran langsung mengecek jawaban Katarina dan matanya membulat sempurna karena jawabannya benar semua membuat dosen itu menatap Katarina dengan tatapan tidak percaya.
" Kenapa semua jawabannya bisa benar semua?" Tanya dosen pengajar tersebut masih tidak percaya.
" Apa???" Jawab mereka serempak.
" Kan dengerin pelajaran bapak makanya jawabannya benar semua." Jawab Katarina dengan wajah polosnya.
" Kenapa dulu tidak dengarkan pelajaran bapak?" Tanya dosen pengajar.
" Sesuai taruhan tadi jika nilai ku bagus maka kalian semua termasuk bapak berlari mengelilingi lapangan sebanyak tiga puluh putaran." Ucap Katarina mengulangi perkataannya yang tadi.
glek glek glek glek glek
glek glek glek glek glek
glek glek glek glek glek
glek glek glek glek glek
glek glek glek glek glek
glek glek glek glek glek
Semua mahasiswa termasuk dosen masing - masing menelan saliva nya dengan kasar sedangkan Katarina hanya tersenyum menyeringai karena melihat mereka menelan saliva nya. Mahasiswa dan mahasiswi serentak langsung down dan pelajaran yang tadi diajarkan otomatis membuat mereka lupa akan jawabannya.
Hingga setengah jam kemudian mereka mengumpulkan soal ulangan dan menjawab seadanya. Sesuai perkataan Katarina ruang kuliah Katarina semuanya berjalan ke arah lapangan termasuk dosen mereka semua berlari mengelilingi lapangan sedangkan Katarina yang melihat mereka berlari ikut berlari membuat para mahasiswa dan mahasiswi serta dosen menatapnya dengan bingung.
" Biar sehat." Ucap Katarina dengan nada santai.
Mereka semua tidak perduli dengan perkataan Katarina termasuk dosen tersebut hanya saja dalam hati mereka, mereka mengutuk Katarina karena telah membuatnya berolah raga dan juga menganggap Katarina bodoh karena ikut berlari mengelilingi lapangan sebanyak tiga puluh.
Hal itu disaksikan oleh ruang kuliah lainnya termasuk para dosen karena baru pertama kali ini terjadi. Setelah selesai mengelilingi lapangan mereka semua langsung menyerbu kantin karena mereka semua kehausan dan lapar.
" Si*l seumur - umur hosh.... Hosh... Aku olah raga kecuali waktu sekolah pelajaran olah raga." Ucap salah satu mahasiswa sambil mengatur nafasnya yang tidak beraturan.
" Sama hosh... Hosh... Bikin aku lapar dan haus." Jawab temannya sambil mengatur nafasnya yang tidak beraturan kemudian memanggil petugas kantin.
" Gi*a tuh si gendut jawabannya bisa benar semua." Ucap teman lainnya.
" Iya benar biasanya jawabannya paling benar hanya sedikit." Sambung temannya.
" Tapi aku masih bingung kenapa si gendut ikut berlari?" Tanya temannya.
" Dia kan bod*h jadi ikut - ikutan lari." Ejek temannya.
" Iya benar, diakan bod*h makanya ikutan lari." Ucap temannya.
" Benar, sudah ah jangan ngomongin si gendut aku masih kesal sama si gendut." Ucap teman yang lainnya lagi.
Katarina hanya terdiam mendengar ucapan teman - temannya dan tidak memperdulikannya, teman - temannya membeli es lemon thea dan makanan berat lainnya sedangkan Katarina hanya memesan lemon thea hangat agar pemilik tubuhnya langsing dan seksi. Setelah lima menit kemudian Katarina membayar minuman lemon thea setelah selesai Katarina berjalan dengan santai dan salah seorang mahasiswa berjalan ke arahnya. Katarina yang tahu kalau temannya ingin sengaja menabrak Katarina membuat Katarina tersenyum devil nyaris tidak terlihat oleh temannya dan sekitarnya.
Brak
Bruk
" Akhhhhhhhh." Teriak mahasiswa tersebut.
Katarina dengan sengaja menabrakkan dirinya ke mahasiswa tersebut membuat mahasiswa itu ambruk dan bokongnya mencium lantai yang lumayan kencang membuat mahasiswa tersebut berteriak kesakitan dan mengelus bokongnya.
" Pffftttt.... Hahahaha..." Tawa mereka semua secara serempak.
" Dasar truk tronton kalau jalan lihat - lihat." Ucap mahasiswa itu dengan nada kesal sambil berusaha bangun dan masih mengelus bokongnya yang terasa sakit.
" Upss... Maaf truk tronton tidak melihat kalau ada tiang di depan." Jawab Katarina dengan polos.
" Kamu.." Ucap mahasiswa tersebut sambil mengangkat tangannya bersiap menampar Katarina.
Grep
" Akhhhhhhhh." Teriak mahasiswa tersebut kembali.
" Kamu itu laki - laki dilahirkan dari rahim seorang ibu, apakah jangan - jangan kamu tidak menghormati ibumu?" Tanya Katarina sambil menangkap tangan pria itu kemudian mencengkeramnya dengan kuat membuat temannya berteriak kesakitan.
bruk
" Akhhhhhhhhhhhhhh..." Teriak mahasiswa itu lagi ketika tubuhnya di dorong oleh Katarina hingga bokongnya kembali mencium lantai.
Katarina berjalan dengan santai meninggalkan kantin tersebut tanpa memperdulikan dengan pandangan kebencian teman - teman kampusnya. Katarina berjalan ke arah parkiran mobil untuk mengganti pakaiannya yang sudah basah kuyup. Katarina melihat Rey sedang berdiri di depan mobil sambil berbicara lewat ponselnya ketika melihat Katrina, Rey berbicara sebentar lalu mematikan ponselnya.
" Maaf nona, kenapa baju nona basah?" Tanya Rey yang sudah tahu jawabannya.
" Tadi habis olah raga paman." Jawab Katarina sambil membuka bagasi mobilnya
" Olah raga?" Tanya Rey dengan nada bingung karena biasanya pakaian Katarina basah akibat ulah teman kuliahnya.
" Katarina ingin langsing paman biar Katarina tidak di bully lagi." Ucap Katarina jujur sambil mengambil paper bag yang berisi pakaian ganti.
Di kehidupan sebelumnya Rey sering melihat setiap Katarina pulang kuliah pakaiannya sering basah akibat ulah teman kuliahnya membuat Rey diam - diam membelikan pakaian baru untuk pakaian ganti Katarina dan di simpan di dalam bagasi ketika Katarina di jemput pulang kuliah karena daddynya Katarina tidak pernah memperdulikannya akibat fitnah keji istri sekaligus ibu tirinya Katarina.
" Kalau nona mau, tiap pagi bisa berolahraga dengan paman apalagi di mansion milik tuan besar ada ruangan gym jadi nona bisa berolahraga." Ucap Rey.
" Baik paman, tiap pagi dan sore bagaimana paman?" Tanya Katarina.
" Boleh nona." Jawab Rey.
Katarina masuk ke dalam mobil untuk mengganti pakaiannya setelah selesai Katarina keluar dari mobil dan melanjutkan kuliahnya hingga tidak terasa kuliah berakhir Katarina pulang dengan di antar bodyguard sekaligus sopirnya. Dua puluh menit kemudian mereka sudah sampai di mansion, Katarina memasuki mansion dengan berjalan santai hingga dirinya melihat ibu tiri dan adik tirinya sedang menatapnya dengan tajam.
Pembalasan Katarina Terhadap Ibu Tiri dan Adik Tiri membuat Katarina ingin menyiksa ibu tiri dan adik tirinya. Walau segala cara ibu tiri dan adik tirinya berusaha menindas Katarina tapi tidak pernah berhasil karena yang ada mereka selalu mendapatkan kesialan di tambah dengan hukuman daddynya Katarina.
" Apa mata kalian ingin tidak takut lepas karena menatap wajahku?" Tanya Katarina dengan wajah sinis.
" Brengs*k, ingin rasanya mommy..." Ucapan ibu tirinya terpotong oleh Katarina.
" Stop, jangan menyebut dirimu mommy karena yang berhak di sebut mommy adalah mommyku dan mommy adalah wanita yang tidak bisa digantikan oleh wanita manapun, kamu adalah wanita ular yang tidak tahu malu sama seperti anakmu." Ucap Katarina sambil menatap tajam ke arah ibu tirinya.
" Tutup mulutmu, mommy mu adalah wanita murahan sama sepertimu." Ucap ibu tiri mu sambil matanya melotot ke arah Katarina.
Plak
Plak
Bruk
" Yang pantas tutup mulut adalah kamu dasar wanita murahan." Ucap Katarina sambil menampar pipi kanan dan pipi kiri ibu tirinya hingga terjatuh.
" Katarina!!" Bentak seorang pria
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
Hemalinep Hema
kebanyakan glek glek nya kehabisan ide ya thor 😂😂
2024-07-28
0
Yantii Dee
lemon tea🙏🙏
2024-01-11
1
Shai'er
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤭🤭🤭🤭👍
2022-12-11
0