Karena Robert dan Kefa berada di tempat yang sepi, obrolan mereka lancar dan tidak terganggu sama sekali.
Kalau saja mereka mengobrol di tempat yang cukup ramai, mereka berdua pasti di ganggu oleh para pembuli sekolah.
Robert dan Kefa masih mengobrol, mereka berdua mengobrol cukup lama, Kefa sekarang sedang memberitahu latihan yang harus di jalani Robert untuk merubah dirinya.
Kefa tentu saja menyesuaikan latihan nya, yang cocok dengan Robert dan juga yang pas untuk Robert, sehingga Robert nantinya, tidak akan mengalami cedera, dan dia juga tidak akan terlalu kelelahan.
Karena Kefa memiliki pengalaman yang sangat banyak, bagi dia merubah seseorang menjadi kuat dengan metode latihan yang ia pilih sangatlah mudah.
Selain metode latihan, Kefa juga memberitahu makanan apa aja yang harus di makan oleh Robert, Robert harus diet.
Namun tentu saja Kefa juga menyesuaikan hal tersebut, Kefa juga memberikan cheating day kepada Robert.
Robert terlihat sangat bersemangat dalam mendengarkan semua perkataan Kefa.
Robert juga merasa tidak keberatan dengan apa yang telah Kefa katakan untuk latihan nya, dia merasa hal itu sangat mudah untuk ia lakukan.
Robert sangat terkejut karena metode pelatihan, dan semua cara yang diberitahu oleh Kefa, sangat berbeda dengan orang-orang di luaran sana.
Robert seperti merasa apa yang diberitahu oleh Kefa dapat ia lakukan, Robert benar-benar merasa takjub kepada Kefa.
Robert dalam hatinya benar-benar ingin berubah, dan rasanya dia memang benar-benar bisa merubah semuanya, dia tidak akan lari lagi dari masalah, tapi dia akan menghadapi semuanya.
Akhirnya bel masuk pun terdengar, seluruh siswa pun terlihat tergesa-gesa kembali kekelas.
Sedangkan Kefa dan Robert terlihat santai saja.
Mereka pun akhirnya sampai di kelas, dan mereka tidak melihat 12 orang yang telah menganggu Robert dan Kefa.
Mereka tidak tau pergi kemana, kelas pun sudah bersih dan kembali seperti sedia kala, ketika Robert dan Kefa datang kelas menjadi hening dan sepi.
Tidak ada orang yang berani memandang mereka berdua, Kefa pun tersenyum.
"Bos kenapa kau tersenyum?"
"Tidak aku hanya merasa senang saja."
"Sudahlah tidak perlu di bahas ayo kita kembali ke tempat duduk kita."
"Ya siap bos."
Guru pun datang dan pelajaran pun akan di mulai, sebelum di mulainya pelajaran, guru tersebut bertanya kenapa kelas tersebut sangat sepi.
Ia bertanya kemana perginya Raka dan teman-teman nya.
12 orang di sana menghilang begitu saja, para murid yang lain pun terdiam tidak menjawab pertanyaan guru tersebut.
Guru tersebut pun menyipitkan matanya, ia merasa aneh dengan murid-muridnya tersebut.
Namun ada salah seorang murid yang mengangkat bicara, ia adalah seorang pria yang bisa di katakan cukup kuat. Jika di bandingkan dengan teman sekelas yang lain nya.
Kefa bisa mengetahui itu hanya dengan sekali melihat orang nya, Kefa tidak terkejut sama sekali ketika orang tersebut bilang bahwa murid yang lain nya bolos sekolah.
Orang tersebut ketika mengatakan itu ia terlihat sangat tenang dan terlihat sangat pintar berbohong.
Bahkan ketika gurunya tersebut menatap dengan tatapan yang mencurigakan orang tersebut masih terlihat santai dan tidak merasa bersalah.
Akhirnya guru tersebut pun percaya pada perkataan orang tersebut, di tambah dengan argumen kuat dari para murid lain nya.
Semua orang yang ada di kelas sekarang menjadi takut kepada Kefa, mereka tidak ingin bermacam-macam dengan Kefa.
"Robert apa kau tau orang itu?" Tanya Kefa.
"Ohh dia adalah Defa, aku tidak mengetahui tentang dia seluruhnya, tapi yang aku ketahui hanya, dia adalah pria yang sangat misterius di kelas ini." Ujar Robert.
"Begitu yah."
"Memangnya kenapa bos?"
"Tidak tidak apa aku hanya ingin bertanya saja."
"Apa dia adalah bawahan ayahku yang sedang mengawasi ku? Aku harus mencari tau sendiri identitas dia sebenarnya, dia terlihat sangat aneh."
"Yang pasti aku yakin dia bukanlah orang biasa, di tambah dengan kekuatan nya yang cukup mengerikan, aku cukup yakin bahwa dia adalah bawahan ayah dan ibuku, yang sedang mengawasiku"
"Sepertinya aku harus berhati-hati dalam mengambil tindakan dari mulai sekarang, kecuali aku bisa bekerja sama dengan dia, mungkin besok aku akan mengurus hal ini, tapi sebelum itu aku ingin tau tujuan jelas dari mata-mata ayah dan ibuku, apa dia hanya mengawasiku untuk menjaga ku dari bahaya, atau dia mengawasiku untuk membuat laporan kepada ayah dan ibuku."
"Dua hal tersebut sangat berbeda, jika orang tersebut hanya menjaga ku dari bahaya, maka aku tidak perlu mengkhawatirkan apapun, tapi jika orang tersebut mengawasiku untuk membuat laporan, maka hal ini cukup berbahaya bagiku." Batin Kefa.
***
Kefa pun sekarang berada di tempat parkir sepeda miliknya.
Ia sekarang dalam keadaan senang karena akhirnya ia bisa kembali ke rumah dan beristirahat.
Namun ia tampak terkejut terdiam dan tidak bisa berbicara sama sekali, karena sepeda pemberian dari ayah dan ibunya itu hancur.
Kefa pun terlihat sangat kesal dan sangat marah karena sepeda yang diberikan ayah ibunya hancur berantakan dan benar-benar seperti tidak dapat di perbaiki lagi.
Tak lama datanglah 20 orang yang di pimpin oleh lima orang dan salah satunya adalah Raka.
Kefa pun disini tau bahwa mereka adalah geng Raka.
20 orang tersebut terlihat bukan dari kelas 7 mereka terlihat berasal dari kelas 8 dan 9.
Mereka terlihat menyeramkan bagi orang biasa, namun bagi Kefa mereka hanyalah badut.
20 orang tersebut terlihat sangat senang dan bahagia, karena bisa menghancurkan sepeda milik Kefa.
***
Jauh di atas tempat Kefa berada, tepatnya di sebuah ruangan yang berada di lantai 3 yang langsung menghadap kearah parkiran sepeda, Revan dan kedua temannya, sedang melihat Kefa yang di rundung oleh 20 orang.
"Revan apa yang kita lakukan di sini?" Tanya salah salah seorang teman Revan sekaligus merupakan kaki tangan nya.
"Iya Revan apa yang kita lakukan disini, apa kita hanya akan melihat orang yang di rundung itu babak belur?" Tanya salah seorang teman nya sambil tersenyum.
Mereka bertiga sekarang sedang melihat Kefa yang sedang terlihat di buli oleh Raka dan kawan-kawan nya.
"Apa kita di sini untuk melihat dan membantu orang itu? Kalau seperti itu aku akan langsung kesana Revan."
"Itu tidak perlu di lakukan Paskal." Ujar Revan dengan tenang dan santai.
"Kenapa? Bukankah hal ini akan menjadi berbahaya jika kita tidak menolong dia?" Tanya Paskal.
"Sejak kapan kau peduli pada seseorang paskal?" Tanya teman nya yang bernama Iso.
"Ah iya kau benar juga Iso, kenapa aku peduli padanya."
"Kalian berdua diam saja dan lihat apa yang akan terjadi padanya." Ujar Revan dengan nada yang serius.
Mereka pun tidak ingin berbicara lagi dan mereka mengalihkan pandangan mereka ke arah Kefa, dan mereka mulai fokus menonton.
Mereka berdua penasaran dan keheranan, kenapa Revan pemimpin mereka sangat tertarik pada orang itu.
Mereka berdua belum mengetahui informasi tentang Kefa yang menghabisi 12 orang di kelasnya sampai pingsan dan mengeluarkan banyak darah.
Sedangkan Revan ia sudah mengetahui informasinya.
Revan sangat penasaran dengan Kefa, Revan adalah orang yang sangat cerdas dalam mengumpulkan informasi murid-murid disana.
Karena dia memiliki kekuasan sebagai ketua osis, tapi anehnya dia sama sekali tidak bisa menemukan satu pun informasi yang sebenarnya mengenai Kefa.
Yang Revan ketahui tentang Kefa hanyalah informasi dasar yang menurut nya tidak berguna, dan informasi tersebut terlihat seperti di palsukan.
Alias identitas Kefa yang sebenarnya tidak di ketahui.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 222 Episodes
Comments
abdillah musahwi
444 🥰
2023-04-18
2
Win
Pemilihan ket Osis kemarin cuma nomor urut 6 ajj... 😞
Tp yg ke pilih bukan juga si Revan
2022-10-17
0
art
🆗ok
2022-09-06
0