Satu kelas pun terkejut dengan kedatangan murid baru yang bernama Kefa, yang berhasil menghabisi preman-preman di kelasnya dengan sangat mudah, tanpa terluka sedikit pun, tanpa terkena pukulan mereka.
Berita ini sebentar lagi akan menyebar luas ke seluruh sekolah, dan hal ini kemungkinan bisa jadi bahaya bagi Kefa karena bisa saja dia di incar oleh seluruh preman di sekolah.
Kefa dan Robert pun sekarang sedang menuju kekantin.
"Kenapa kau terlihat khawatir dan diam saja dari tadi Robert."
"Ti-tidak Ke-kefa."
"Tenanglah aku tidak seperti mereka, aku tidak akan menggigit mu juga, jadi santailah oke." Ujar Kefa.
"Ah iya baiklah."
"Kefa TERIMA KASIH BANYAK!!!!!!" Robert yang berteriak sambil menundukan kepalanya kepada Kefa.
"Sudahlah apa yang kau lakukan, kau tidak perlu seperti itu, apa kau tidak malu di lihat banyak orang, bangunlah."
"Iya Kefa baiklah, sekali lagi aku ucapkan terima kasih Kefa." Robert yang terlihat terharu dan rasa terima kasih dia seperti langsung dari dalam hatinya.
Entah kenapa hal itu membuat Kefa sedikit senang.
"Sama-sama." Ujar Kefa yang tersenyum pada Robert.
"Kefa maafkan aku juga."
"Kenapa kau meminta maaf Robert kau tidak memiliki salah pada ku juga."
"Tidak tidak aku minta maaf karena gara-gara diriku kau terlibat dalam masalah besar, Kefa kau harus berhati-hati Raka dan teman-teman nya, adalah orang yang pendendam, dan ada kemungkinan kau akan di incar oleh satu sekolah."
"Ini semua salahku maafkan aku."
"Aku sudah bilang pada mu kau tidak bersalah, jadi tenang saja jangan khawatirkan diriku, khawatirkan tentang diri mu sendiri." Ujar Kefa.
"Untuk masalah di incar satu sekolah, aku rasa hal itu tidak masalah, aku bisa melawan mereka tenang saja, kau tidak perlu khawatir aku akan menyelesaikan semua masalah yang ada di sekolah ini." Ujar Kefa sambil tersenyum dan membuat Robert merasa tenang.
Dan tidak khawatir lagi Robert merasa bahwa Kefa bisa mengatasi semua masalah yang ada di sekolah.
"Ini sama saja dengan seperti masa lalu ku, aku hanya perlu menghabisi mereka semua, dan menjadi bos mereka semua, aku akan mengambil puncak sekolah ini, dan menjadi penguasa satu sekolah ini, hanya inilah satu-satunya cara." Batin Kefa yang terlihat senang, karena ia merasa De javu.
"Robert apa kau bisa menyampaikan beberapa informasi padaku?" Tanya Kefa.
"T-tentu saja Kefa."
"Baik baguslah, sebelumnya aku ingin bertanya terlebih dahulu, Robert apa kau ingin berubah dan keluar dari semua ini?" Tanya Kefa yang terlihat seperti sebuah harapan bagi Robert.
"Robert jika kau terus seperti ini, kau tidak akan pernah bisa menyelesaikan masalah, dan kau hanya akan terus berlari, lari dari kenyataan apa hal itu tidak membuat mu lelah Robert?" Tanya Kefa.
Robert pun menunduk kebawah, dan kemudian dia memandang Kefa dengan tatapan yang sangat meyakinkan.
"Kefa aku ingin berubah!!"
"Bagus, tapi sebelum itu ayo kita kekantin aku lapar hahaha."
"Ah iya baiklah."
"Aku akan menjelaskan semuanya pada mu di sana nanti oke."
"Ya baiklah bos Kefa."
"Kau tidak perlu menyebutku sebagai bos."
"Hhahaha tapi aku rasa bos adalah nama yang cocok buat mu."
"Begitukah yasudah hal itu terserah mu." Ujar Kefa.
"Baik bos."
Mereka berdua terlihat senang, dan mereka berdua terlihat sangat dekat padahal mereka baru berkenalan tadi. Tapi entah kenapa mereka berdua merasa cocok satu sama lain, seperti sefrekuensi.
***
Mereka sekarang berada di kantin dan makan berdua di meja yang cukup jauh dari orang-orang.
"Selain mereka apa ada yang lain juga yang suka membuli mu?" Tanya Kefa.
"Ada bos mereka adalah teman-teman nya Raka yang berasa dari kelas lain, namun mereka masih berasal dari kelas 7."
"Robert bagaimana caranya kau dapat bertahan dari orang seperti mereka selama satu semester, kau benar-benar sangat kuat"
"Robert dia benar-benar seperti diriku di masa lalu, entah kenapa aku seperti kasihan pada diriku di masa lalu." Batin Kefa.
"Hheheh aku tidak terlalu begitu kuat bos" Robert yang terlihat senang karena di puji oleh Kefa.
"Jadi informasi apa yang bos Kefa inginkan?" Tanya Robert.
"Tentang sekolah ini tentunya, aku ingin tau siapa penguasa dari sekolah ini'
"Itu yah menurut informasi yang aku kumpulkan, dan berdasarkan apa yang aku ketahui, penguasa sekolah ini bernama Refan, dia berasal dari kelas 9 A, dia adalah orang yang sangat kuat dan berhasil menguasai sekolahan ini sekarang."
"Dia juga yang mengatur semua yang ada di sekolah ini, dia juga merupakan ketua osis di sekolah ini, dan dia sangat terkenal karena kekuatan ketampanan nya dan kehebatan nya."
"Banyak orang yang mendukung dia, membuat dia semakin di puncak dan sangat sulit untuk di kalahkan, banyak anak-anak lain nya yang ingin menyingkirkan dia dari posisi sebagai penguasa sekolah, namun tidak ada yang pernah bisa melakukan hal itu."
"Itu semua karena dia memiliki banyak pengikut, dan mereka semua sangatlah kuat, Refan benar-benar orang yang sangat hebat dan sangat sulit untuk di kalahkan, semua orang takut padanya."
"Begitukah hahahahaha."
"Kenapa bos tertawa?"
"Tidak aku rasa ini semakin menarik saja, aku tidak tau bahwa sekolah di sini menyenangkan juga."
Robert pun kebingungan dengan perkataan Kefa.
Kefa merasa senang karena dia merasa De javu.
"Kau tidak perlu memikirkan apa yang kukatakan Robert, terima kasih informasi nya Robert, informasi dari mu sangat membantuku." Kefa sambil tersenyum dan membuat Robert terlihat sangat senang, karena akhirnya dia bisa berguna bagi seseorang.
Dan dia benar-benar merasa senang.
"Ngomong-ngomong apa ada organisasi luar yang ikut campur dalam masalah sekolah ini, maksudku seperti Geng atau yang lain nya?"
"Untuk masalah itu aku kurang tau bos, tapi aku akan mencari taunya nanti dan akan langsung memberitahu bos."
"Ya terima kasih." Ujar Kefa.
"Seharusnya akulah yang berterima kasih bos hehehe."
"Selama aku disini dan menjadi penguasa sekolah ini, aku tidak akan membiarkan pembulian seperti yang di lakukan oleh Raka dan teman-teman nya terjadi." Ujar Kefa.
"Hhahahah aku rasa jika itu bos, bos pasti bisa melakukan nya."
"Yah ngomong-ngomong apa kau jadi ingin berubah?"
"YA BOS KEFA." Teriak Robert dengan wajah yang terlihat sangat serius dan bersemangat.
"Tapi kau harus memenuhi 1 syarat dari ku."
"Apa itu bos?" Robert yang keheranan.
"Syaratnya sangat mudah, kau tidak boleh menyerah."
"Apa? Syaratnya hanya itu saja bos Kefa?" Robert yang terkejut.
"Iya tentu saja memangnya apa lagi."
Robert pun terlihat sangat senang.
"Baik bos Kefa!"
"Bagus aku suka semangat mu, baiklah jadi yang pertama-tama untuk merubah semuanya, yang pertama yang harus kau lakukan adalah merubah diri mu, merubah postur tubuh mu."
"Aku akan menjadikan mu sebagai orang yang kuat."
Mendengar itu membuat Robert terlihat sangat senang.
"Kau hanya perlu mendengarkan semua yang aku perintahkan dan melakukan nya, aku yakin dalam beberapa bulan kau akan berubah menjadi lebih kuat dari sekarang."
"BAIK BOS." Robert dengan semangat.
Robert melihat Kefa seperti seorang malaikat, Robert merasa bahwa Kefa adalah penyelamat dia.
Walaupun baru kenal dengan Kefa tapi dirinya merasa seperti sudah mengenal Kefa.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 222 Episodes
Comments
art
🆗
2022-09-06
1
Kepo Lu
hahaha dia blom ngerasain latihan nya
2022-08-30
0
Lurah Desa Konoha
👍👍👍
2022-05-26
1