Kumpulan orang tersebut sepertinya di pimpin oleh anaknya William yang membenci Kefa juga.
Dia tidak lain adalah Reza.
"Kak Reza dan teman-teman nya apa kalian bisa menyingkir dari jalan ku?" Tanya Kefa pada mereka semua sambil tersenyum kesal, namun terlihat sopan.
Reza yang melihat Kefa sangat sombong membuat dia kesal dan menggertakan giginya.
"Santai saja adikku kenapa kau sangat terburu-buru, teman-teman kakak mu ini ingin berkenalan dengan mu Kefa."
"Mereka sangat mengidolakan mu, karena kamu adalah anak jenius dari keluarga Deluxe."
"Ohhh begitukah,"
"Iya adikku." Reza yang memberikan sinyal kepada teman nya untuk mengajak salaman kepada Kefa.
Teman Reza tersebut pun mengajak Kefa bersalaman.
Nampaknya teman Reza tersebut adalah orang yang bisa ilmu bela diri, Kefa dapat mengetahuinya dari lengan orang tersebut.
"Rasakan itu Kefa sebentar lagi kau akan berteriak kesakitan hahahhaah, ini adalah hukuman untuk mu karena berani melawan ku dan sombong kepada ku." Batin Reza yang tersenyum senang.
Kefa pun membalas senyuman Reza, dan dia pun mulai bersalaman dengan teman nya Reza.
Teman nya Reza pun langsung meremas tangan Kefa dengan sangat keras, namun Kefa bukan terlihat kesakitan namun dia tersenyum menakutkan.
Membuat teman nya Reza tersebut bergemetar ketakutan, "Dasar saudara yang bodoh, apa kau pikir dengan salaman seperti ini bisa membuat ku kesakitan, hehehehe akan aku tunjukkan bagaimana cara melakukan salaman yang benar." Batin Kefa.
Kefa pun menekan lengan teman Reza yang lebih besar darinya.
Teman Reza pun mulai merasakan kesakitan, dia menunjukan wajah buruknya walaupun seperti itu, dia masih tetap bisa tersenyum.
"APA-APAAN BOCAH INI, APA DIA BENAR-BENAR BERUMUR 7 TAHUN? KENAPA DIA SANGAT KUAT SIALAANNN REZA MENIPUKU." Batin teman nya Reza yang kesakitan.
Kefa pun terlihat senang dan dia pun menambah kekuatan nya.
"Aaaaaaaaa lepaskan tanganku, lepaskan tanganku, sakittttt cepat lepaskan tangan ku."
Kefa pun disini sangat senang karena mendengar teriakan dari teman nya Reza tersebut.
Dan Kefa pun disini justru menambah kekuatan lengan nya.
"AMPUNNN AMPUNN LEPASKAN AKU LEPASKAN AKU!!!!!!!!" Teriakan teman Reza.
Yang membuat yang lainnya kepanikan begitu pula dengan Reza.
Teriakan tersebut terdengar sangat keras dan membuat semua orang mata nya jadi tertuju kepada kumpulan Kefa dan Reza.
Reza pun di sini mendorong Kefa untuk menyelamatkan teman nya, karena masalahnya Kefa tidak mau melepaskan lengan teman nya itu.
Secara tidak sadar wajah Kefa terlihat menyeramkan bagi mereka yang ada disana.
Reza pun mendorong Kefa, sampai Kefa mundur beberapa langkah kebelakang.
"Kekuatan Reza cukup menakjubkan, dia memang benar-benar anak dari seorang mafia." Batin Kefa.
"Kefa apa yang kau lakukan kepada teman ku!!!!" Teriak Reza dengan lantang.
Semua orang pun matanya sekarang tertuju kepada kumpulan anak yang sedang bertengkar.
"Aku? Aku tidak melakukan apapun, coba kau tanyakan pada teman mu itu apa yang dia lakukan pada ku." Ujar Kefa.
Reza sekarang dia sangat kesal kepada Kefa "KEFA DASAR ADIK TIDAK TAU DIRI APA KAU TIDAK TAU SIAPA ORANG YANG KAU SAKITI."
"Tentu saja tidak, lagi pula aku tidak menyakitinya, di tambah aku masih berumur 7 tahun apa kakak pikir aku memiliki kekuatan untuk menyakiti dia di umurku yang terhitung masih anak-anak ini?"
Tak lama orang tua dari teman Reza, orang tua dari Kefa, dan orang tua dari Reza, menghampiri Kefa dan yang lain nya.
Orang tua mereka masing-masing sangat mengkhawatirkan anaknya.
Teman Reza yang bernama Felix, tangan dia terlihat bengkak dan memerah, Felix sekarang sedang merintih kesakitan.
"Apa kau baik-baik saja Felix?"
"Tidak ibu tangan ku rasanya sangat sakit." Jawab Felix.
"IBUNYA FELIX YANG MELAKUKAN SEMUA INI ADALAH KEFA!!!" Reza yang terlihat sangat kesal.
Edwart dan Rina pun terlihat sangat marah, namun mereka tidak bisa melakukan apapun.
"Apa itu benar Kefa?" Tanya ibunya Felix.
"Umur ku masihlah 7 tahun dan badanku terlihat sangat kurus, dan tangan ku juga memerah, sekarang aku ingin bertanya pada ibunya Felix langsung dan orang lain yang ada di sini."
"Menurut akal kalian yang pastinya masih jalan dan pintar, apa orang seperti ku dapat melukai Felix, coba bandingkan sendiri tubuhku dengan tubuh Felix, umurku dengan umur Felix."
"Apa masuk akal jika aku dapat melukai dia, yang ada sebaliknya bukan?" Kefa yang mengubah keadaan.
"DIA BERBOHONG." Reza yang masih ngotot ingin menyalahkan Kefa.
"Apa mungkin anak berumur 7 tahun yang masih polos bisa berbohong?"
Edwart dan Rina yang mendengar perkataan Kefa, membuat mereka bangga.
"Di lihat dari mana pun apa yang di katakan Kefa benar, Felix apa kau berbohong kepada ayah dan ibu?" Tanya ayahnya Felix.
"Ayah apa ayah tidak percaya pada aku?"
"Bukan begitu hanya saja tidak terlalu masuk akal jika sampai anak sekecil dia dapat melukai mu, apa kau tidak sadar bahwa kau sudah Smp, tubuh mu juga lebih besar dari dia, bahkan umur kalian berdua pun hampir berbeda dua kali lipat." Ujar ayahnya Felix.
Felix dan Reza pun tidak dapat membalas perkataan ayahnya Felix, mereka hanya terdiam dan terlihat seperti bersalah.
"Felix anakku lebih baik kamu meminta maaf kepada Kefa karena kamu telah melukai Kefa, lihat tangan Kefa yang kecil dan mungil yang terlihat bengkak gara-gara dirimu." Ujar ibunya Felix.
"Reza sebagai ayahmu aku ingin kau meminta maaf kepada Kefa."
"Tapi ayah."
"REZA." William yang terlihat ingin marah pada Reza.
Namun di tenangkan oleh istrinya, ibunya Reza pun menyuruh Reza untuk meminta maaf.
Reza yang terlihat kesal pun tidak bisa melakukan apapun, dan tidak bisa membela diri lagi.
Begitu pula dengan Felix yang sangat kesal dia mencoba untuk tenang juga bagaimana pun juga situasi mereka sama sekali tidak mendukung.
Mereka pun mencoba menghela nafas dan mencoba untuk tenang, namun ketika mereka melihat wajah Kefa yang tersenyum seperti mengejek mereka.
Membuat mereka sangat kesal dan rasanya mereka ingin memukul Kefa, namun mereka tidak bisa melakukan hal itu.
Reza dan Felix pun dengan tenang meminta maaf kepada Kefa, mereka melakukan nya dengan sangat baik.
Kefa pun terlihat sangat senang, sedangkan Reza dan Felix terlihat sangat kesal, mereka berniat untuk membalas semua ini.
Mereka merasa telah di permalukan di hadapan banyak orang.
Edwart dan Rina terlihat senang karena anaknya dapat mengatasi masalah tersebut dengan sangat baik.
Akhirnya keributan itu pun berakhir di menangkan oleh Kefa.
Despa dan Maria yang sudah mengetahui bahwa Kefa adalah anak yang cerdas dan dia sangat kuat.
Mereka hanya tertawa lepas.
"Hhahahahha Despa bukankah Kefa mirip dengan mu hahaha"
"Hhahaha kamu benar melihat Kefa mengingatkan ku pada masa lalu ketika aku kecil hahaha dia cucu yang sangat hebat." Ujar Despa.
"Iya dia sangat hebat." Maria yang mengobrol berduaan dengan Despa.
Despa dan Maria yang sudah mengetahui rahasia tentang Kefa, mereka hanya tertawa karena kecerdasan dari Kefa.
Dia memanfaatkan situasi dengan sangat baik, dia juga terlihat sangat tenang ketika menghadapi sebuah masalah, dia terlihat seperti seorang pria Dewasa.
Bagi Maria dan Despa, mereka baru pertama kali melihat seoarang anak kecil bisa semenakjubkan Kefa.
Maria dan Despa sangat menaruh harapan kepada Kefa.
Mereka berdua sempat berpikiran untuk mewarisi kepemimpinan mereka kepada Edwart dan Rina.
Agar suatu saat nanti mereka memberikan kepemimpinan keluarga kepada Kefa.
Rahasia Kefa anak jenius tidak di sebar secara luas, yang mengetahuinya hanyalah kakek, neneknya, ayah dan ibunya saja.
Yang lain nya masih belum mengetahui nya, hal itu di lakukan agar Kefa aman, dan tidak di incar oleh siapapun.
Sebenarnya Kefa dari dulu sudah di incar oleh yang lain nya, karena mereka merasa curiga.
Kenapa Despa, dan Maria sangat melindungi Kefa.
Mereka mencoba mencari informasi, namun mereka sama sekali tidak mendapatkan informasi apapun, informasi yang mereka dapatkan hanyalah Kefa seperti anak biasa pada umumnya.
Itu semua karena informasi mengenai Kefa di tutup rapat dan di palsukan, tidak ada boleh satu orang pun mengetahui fakta tentang Kefa yang merupakan anak yang sangat jenius.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 222 Episodes
Comments
art
Ok
2022-09-05
2
De'Ran7
apakah nih novel..hobinya "hahaha" ya🤨
2022-08-23
0
Lurah Desa Konoha
👍👍👍👍👍
2022-05-26
2