"Kenapa kau terlihat terkejut seperti itu, aku mengatakan nya dengan serius." Ujar Hyuro.
"Tapi apa tuan Hyuro yakin?"
"Ya tentu saja yakin murid terbaik ku dapat mengalahkan mu." Ujar Hyuro dengan tatapan seriusnya.
Wira pun dapat dengan jelas mengetahui bahwa yang di katakan oleh Hyuro bukanlah becandaan melainkan keseriusan.
"Baiklah aku akan mencoba melawan tuan muda Kefa, aku juga sangat penasaran seberapa kuat tuan muda Kefa." Ujar Wira.
"Percaya padaku Wira kau akan kalah." Ujar Hyuro.
"Ya mari kita lihat saja tuan Hyuro."
"Tidak mungkin aku kalah dengan anak berumur 10 tahun." Batin Wira.
"Siapa selanjutnya?" Tanya Kefa yang terlihat masih bersemangat namun dia terlihat cukup berkeringat.
Wira pun mengangkat tangan nya "Saya tuan muda."
"Ah jadi paman Wira kah yang akan melawanku selanjutnya, kalau begitu ayo maju paman Wira." Kefa sambil tersenyum manis.
"Ya tuan muda terima kasih sebelumnya."
Melihat Wira yang ingin melawan Kefa, membuat orang-orang di sana terkejut sekaligus tidak mempercayai bahwa pemimpin mereka lah yang akan langsung turun tangan menghadapi tuan muda Kefa.
Mereka berpikiran bahwa ini sudah berlebihan, memang benar Kefa sangatlah kuat tapi jika melawan Wira hal ini sudah terlalu berlebihan.
Wira memasang kuda-kudanya, Wira memasang kuda-kuda ilmu pencak silat.
Alasan nya karena Wira sangat menguasai ilmu bela diri itu, dia tidak menganggap remeh Kefa, hal itu di ketahui oleh seluruh bawahan nya, bahwa Wira pemimpin mereka sekarang akan bertarung dengan serius.
Melawan Kefa, mereka tidak mempercayai hal itu bahwa pemimpin mereka akan serius dalam menghadapi Kefa.
Kefa seperti biasa dia tidak memasang kuda-kuda dia hanya berdiri seperti orang biasa, sekilas Kefa seperti meremehkan Wira.
Namun Wira yang memiliki segudang pengalaman ia bisa mengetahui bahwa Kefa sedang serius dalam melawan nya.
Semua orang pun terdiam dan berfokusan melihat pertarungan antara Kefa dan Wira.
Pertarungan sudah di mulai namun tidak ada satu orang pun dari mereka maju duluan.
Para penonton mulai keheranan kecuali Hyuro dia mengetahui bahwa Wira tidak menganggap remeh lawan nya.
Mereka sudah terdiam untuk beberapa lama, dan terlihat Wira mengucurkan keringat dingin dari tubuhnya.
Wira seperti mendapatkan perasaan yang sangat buruk, dia merasa harus sangat berhati-hati salah gerakan saja bisa fatal.
Kefa pun menyadari bahwa lawan dia kali ini sama sekali tidak meremehkan nya, Kefa pun mulai maju dan memulai penyerangan nya.
Kefa memukul bagian badan titik lemah dari Wira.
Namun Wira dapat menahan dan menghindari serangan dari Kefa.
Mereka berdua bertarung dengan sangat cepat, hanya dalam hitungan detik saja mereka bisa bertukar puluhan serangan.
Para penonton sangat takjub dengan pertarungan Kefa dan juga Wira.
Itu terlihat seperti pertarungan internasional. Sangat mengerikan sangat bahaya salah langkah saja dapat berakibat fatal.
Mereka berdua pun mundur, mereka mengatur nafas mereka kembali.
Mereka berdua juga saling menganalisa satu sama lain.
Wira sangat merasa berbahaya dengan serangan yang di lancarkan oleh Kefa, sedangkan serangan Wira sendiri dapat di tangkis di hindari oleh Kefa dengan sangat mudah.
Kefa seperti mengetahui masa depan, dan Kefa terlihat sangat mengerikan dia seperti mempunyai pengalaman bertarung yang tidak terhitung.
Kefa pun tersenyum pada Wira, Wira dia tetap fokus dia sekarang sedang dalam bertahan.
Kefa pun maju kembali kali ini ia mengombinasikan serangan kaki dan tangan nya, yang membuat Wira sangat kerepotan, bahkan Wira terkena serangan Kefa pada bagian tubuh nya.
Dan itu cukup menyakitkan.
Wira termundur kebelakang, namun Kefa tidak memberikan kesempatan kepada Wira, Kefa langsung melompat dan ingin menendang Wira.
Wira pun menahan serangan Kefa dengan kedua tangan nya, tapi karena tendangan Kefa sangat kuat, Wira pun termundur kebelakang dan hampir terjatuh.
Kefa sekarang tiba-tiba sudah berada di depan Wira kembali, dan Wira seperti ingin menendang samping dari Wira.
Wira yang mengetahui serangan Kefa sangat berbahaya, dan merasa dirinya terancam.
Dia pun berkata "Aku menyerah aku kalah."
Kefa pun langsung menghentikan serangan nya tersebut dan hampir saja mengenai bagian pinggir dari Wira.
Wira pun dia langsung duduk lemas, dia menghela nafas.
"Tadi itu sangat mengerikan sekaligus sangat menyenangkan, tuan muda Kefa memang sangat hebat."
"Kau juga hebat paman Wira." Ujar Kefa sambil tersenyum dan membantu Wira untuk bangun dari duduknya.
Hyuro pun tertawa dengan sangat keras "Hhahahhahaha bukannya aku sudah mengatakan kau akan kalah Wira hahahaah apa sekarang kau tau bagaimana kekuatan dari murid terbaikku, dia sangat hebat bukan."
Kekalahan dari Wira membuat para bawahan nya tercengang hebat, mereka tidak mempercayai bahwa pemimpin mereka mengaku kalah dari bocah berumur 10 tahun.
Fakta ini membuat mereka benar-benar sangat terkejut.
Walaupun mereka kebingungan mereka tetap bertepuk tangan, karena pertandingan tadi sangatlah menarik dan sangat seru untuk di tonton.
Keduanya benar-benar sangat hebat.
Semua orang termasuk Wira sekarang menganggap Kefa sebagai bocah ajaib, mereka menganggap Kefa sebagai seorang monster yang sangat mengerikan.
"Hyuro sebenarnya monster apa yang telah kau ciptakan, tuan muda Kefa bukankah dia terlalu kuat?" Ujar Wira.
"Hhahahaha kau sepertinya salah paham Wira."
"Maksud tuan?"
"Maksudku aku hanya mengajari dia beberapa hal saja, justru aku merasa bahwa dia lebih banyak mengajariku ketimbang diriku mengajarinya, dia adalah seorang monster yang ia ciptakan sendiri, aku sama sekali tidak ikut campur dalam hal itu."
"APA?" Wira yang lagi dan lagi di kejutkan dengan pernyataan Hyuro.
"Sudah aku duga reaksi mu pasti seperti itu, inilah salah satu alasan kenapa aku merahasiakan kekuatan Kefa dari semua orang, kau harus mengerti dan mengetahui bahwa Kefa jauh lebih kuat dari pada yang kau bayangkan."
"Dia sangat jenius, dan sangat mengerikan, kau jangan pernah berani macam-macam dengan Kefa hahahaha."
"Ya itu tentu saja, siapa yang berani mencari masalah dengan tuan muda Kefa."
"Hhahaha kau benar juga, jika mencari masalah dengan tuan muda Kefa, kita semua akan rugi dalam segala hal hahaha."
"Iya tuan itu benar."
Hanya satu hari seluruh pasukan elit milik Edwart dan Rina, mereka semua langsung menghormati Kefa termasuk Wira.
Mereka juga berucap sumpah setia kepada Kefa.
Mereka semua mempercayai bahwa Kefa di masa depan nanti akan sangat mengerikan.
Bahkan ada kemungkinan dia akan menjadi penguasa baru di dunia bawah.
Dan mungkin saja dia akan membangun kekuatan yang sangat hebat dan bisa di takuti oleh seluruh dunia.
Mereka percaya akan hal itu, karena mereka semau tau selain kuat Kefa juga sangat cerdas, dia seperti seorang Raja yang terlihat sangat mengerikan.
Wira dan Hyuro pun membahas tentang masa depan dari geng Lion, dan mereka juga membahas tentang keluarga Deluxe.
Wira dan Hyuro yakin bahwa geng Lion, keluarga Deluxe jika di pimpin di masa depan nanti oleh Kefa.
Maka Geng Lion, dan keluarga Deluxe akan menjadi sangat kuat tak terbayangkan.
Hyuro di sini menepati janjinya, dia mengancam semua orang yang ada di sana untuk menutup mulut mereka.
Mereka tidak boleh membocorkan informasi apapun tentang Kefa, atau kejadian hari ini termasuk kepada Edwart dan Rina.
Dan jika informasi ini bocor maka semua orang yang ada di sana akan bertaunggung jawab.
Ancaman dari Hyuro membuat mereka semua merinding ketakutan, dan mereka semua pun berjanji tidak akan membocorkan satu informasi pun pada siapapun.
Mereka semua akan menutup mulut mereka.
Kefa pun terlihat sangat senang akan hal itu.
Di usianya yang masih anak-anak dia mendapatkan kehormatan dari pasukan elit milik Edwart dan Rina.
Bagi mereka semua sekarang Kefa sama setingkat dengan Edwart dan Rina.
Kefa dan Hyuro pun ingin pergi dari sana, dan semua orang yang ada di sana pun berjajar dan membungkuk hormat.
Kefa yang melihat hal ini dia menjadi nostalgia pada masa lalunya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 222 Episodes
Comments
Nur
mantappppp🥰🥰🥰
2022-12-26
1
art
Josssss
2022-09-05
0
ka intan
mantap thor
2022-07-05
0