Episode 19: Rencana Jahat Claudia

Setelah acara Reality Show tempo hari, kepopuleran dari Emelin semakin meningkat di Dunia Hiburan.

Channel Live Streaming nya sekarang menjadi lebih ramai dari sebelumnya, dan respon orang menjadi lebih positif.

Mereka sangat menyukai Bagaimana Emelin dan Putranya sangat akrab dan kompak, terutama karena Alex yang masih kecil itu sangat pintar.

Melihat respon orang-orang semakin baik tentu saja membuat Emelin cukup senang.

Hari ini setelah sarapan, rencananya Emelin ingin mengantar Alex ke Sekolah. Sudah lama dirinya tidak lagi mengantar anak ini Kesekolah sejak Insiden yang terjadi beberapa bulan lalu, apalagi setelahnya, dirinya juga sibuk melakukan Operasi dan belakangan sibuk memikirkan konten untuk siaran langsungnya.

Alex sudah menjadi anak yang patuh dan baik, dan sekarang saatnya dirinya menunjukan pada semua orang kalau dirinya juga bisa menjadi Ibu yang layak untuk Putranya ini.

Sekarang, Emelin memiliki keberanian untuk mengantarkan Alex kesekolah.

"Mama malu mengantar Alex?"

"Tentu, saja! Mulai sekarang, Mama ingin mengantar Alex setiap hari."

"Apa tidak merepotkan?"

"Tentu saja tidak, apa yang merepotkan?" Kata Emelin dengan ceria itu lalu, naik keatas mobil bersama Alex.

Emelin sudah memastikan dirinya berdandan dengan cukup bagus untuk mengantar Alex ke sekolahnya.

Dan benar saja, ketika turun dari mobil, Alex dan Mama nya itu menjadi pusat perhatian.

Semua mata Ibu-ibu yang mengantarkan Putranya itu melihat kearah mobil hitam yang terparkir, seorang wanita dengan gaya yang cukup modis dan terlihat sangat muda itu keluar dari mobilnya dengan anggun, sambil mengandeng Putranya.

Beberapa orang sekali lagi sedikit bergosip,

"Itu benar-benar, Ibu Alex?"

Beberapa sempat tidak percaya apa yang dilihatnya.

Salah satu Ibu-ibu yang tempo hari sempat mengatakan hal-hal jelek pada Mama Alex tempo hari juga di hati kaget.

"Itu tidak mungkin...."

"Aku mendengar kalau sebenarnya, dia adalah Mantan Artis Populer, Emelin Smith yang itu...."

Ibu-ibu disebelahnya itu menatap tidak percaya setelah mendengar perkataan temannya itu.

"Aku dengar, dia sekarang sudah kembali dan membuka channel siaran langsung,"

Sepintas, Emelin yang lewat melewati kerumunan Ibu-ibu muda ini, ada wajah yang cukup familiar, ada juga wajah yang tidak dikenal.

Disana, ada seseorang yang baru pertama kali Emelin lihat menyapanya,

"Ini? Ini benar-benar, Emelin yang terkenal itu?"

Emelin yang disapa itu lalu hanya tersenyum lembut.

Ibu-ibu yang berada disamping wanita yang menyapa Emelin itu tersenyum canggung.

"Aku hanya mengantarkan Putraku Ke Sekolahnya." Balas Emelin, lalu dia menunduk menatap Putranya itu.

"Sekolah yang baik, ya Alex. Alex harus menjadi anak yang baik disekolah, jaga sopan santun dan selalu hormati orang lain ya. Jaga cara kamu berbicara, begitulah agar kamu terlihat terpelajar dan seperti anak yang baik."

Disini, Emelin mempertegas kata-kata bagian Jaga Sopan Santun, dan Cara Berbicara, seolah-olah menyindir seseorang.

"Tentu saja, Alex selalu menjadi anak yang baik yang akan membuat Mama bangga,"

"Putra Mama memang yang terbaik," kata Emelin sambil mengelus rambut Alex.

Dia lalu menatap kearah dua wanita yang berada disana yang menyapa Emelin tadi.

"Kamu Ibu yang baik bukan. Dan Alex terlihat cukup masuk akal," sanjung salah satu wanita itu.

"Itu benar, itu karena aku menjagari Putraku dengan baik cara berperilaku dan menjaga sopan santun nya. Di dunia ini ada beberapa orang yang tidak bisa menjaga sopan santunnya, benar-benar tidak terlihat terpelajar bukan?"

Wanita itu tertawa,

"Ya itu benar."

"Aku rasa aku akan permisi dulu, aku cukup sibuk, alangkah lebih baik kalau kita mengurangi bergosip soal seseorang dan mencari kesibukan lainnya, benar bukan," kata Emelin sambil tersenyum menatap wanita disampingnya Ibu Muda yang menyapanya itu.

Tatapan mereka bertemu, ada rasa malu yang dirasakan oleh orang itu.

Emelin tidak terlalu memikirkannya lagi, hal-hal memang selalu seperti itu, lalu dia pergi dari sana dengan tenang.

Emelin sedikit berpikir, ketika kamu ada di bawah, semua orang akan memandang rendah padamu, dan ketika kamu berada diatasnya orang-orang akan mengunjung penuh tipu muslihat untuk keuntungan sendiri, dari masalalu Emelin menjadi belajar untuk lebih peka terhadap sapaan orang-orang.

Namun dirinya juga dapat pelajaran berharga, disaat-saat terpuruknya masih ada orang baik didunia ini, itu seperti Suami Kontraknya, dan Putranya.

Bagaimana dengan hari-hari kedepannya?

Emelin hanya bisa berharap akan ada hari-hari baik yang datang, dirinya hanya harus melakukan yang terbaik.

Apalagi dirinya kemarin mendapatkan kabar kalau salah satu Produsen ternama menawarkan dirinya untuk ikut berpartisipasi dalam pemilihan pemeran Utama dalam filmnya.

Dirinya harus berusaha lebih keras!!

Dapatkan peran itu segera!!

Semangat Emelin!!

####

Di mulai dari hari-hari itu, Emelin menjadi semakin sibuk untuk kembali berlatih akting dan menghafalkan dialog yang akan dia peragakan untuk chasting film siang dan malam.

Namun disamping itu, Emelin tetap membagi waktunya untuk acara live streaming juga untuk selalu menyempatkan dirinya untuk selalu bersama Alex, seperti mengajarinya mengerjakan Pekerjaan Rumahnya.

"Mama bukankan akan berlatih Akting lagi?"

"Baik, coba Alex dengarkan dan lihat ya,"

Disini, ditemani oleh Alex, Emelin mulai melafalkan dialog-dialog dalam naskah yang diserahkan padanya itu.

Emelin benar-benar begitu bersemangat untuk bisa mendapatkan peran itu. Dirinya tidak akan mengecewakan Produser yang memberinya Kesempatan ini.

Dirinya harus bisa memenangkan Audisinya!!

Begitulah hari-hari Emelin Minggu ini mempersiapkan Audisi untuk peran film.

Di Minggu ini, Antony memang sedang di Luar Kota dan belum pulang.

Melihat ini, entah kenapa Emelin merasa sedikit sepi.

Rasanya entah bagaimana aneh, ketika dirinya hanya tidur dengan Alex saja.

####

Disisi lainnya, Claudia juga mempersiapkan untuk Ikut Audisi untuk mendapatkan peran tertentu.

"Ya, aku pasti akan mendapat posisi Pemeran Utama dalam film ini." Kata Claudia dengan managernya.

"Tapi aku dengar, Produser kali ini telah merekomendasikan seseorang yang katanya kemungkinannya cocok untuk pemeran utama,"

"Hah? Tentu saja aku akan lebih unggul dari itu, aku pasti akan memang."

"Ya. Aku percaya padamu, dan ini Naskah film yang akan kamu ikuti,"

Namun Claudia hanya menerima naskah film itu dengan santai, kalau kembali mendengarkan telepon dari teman-temannya.

Dia merasa kalau ini hanya hal mudah mendapatkan peran, di minggu penting dia harus berlatih, Claudia malah hanya pergi berlibur bersama teman-temannya dan menghamburkan uang-uangnya itu, menikmati hidupnya.

Claudia masih kesal soal Emelin, terutama setelah rencananya membuat berantakan Reality Show Emelin kemarin gagal. Namun apa lagi?

Claudia merasa Emelin tidak bisa ke dunia hiburan lagi setelah acara itu. Lagipula Keluarga Smith sekarang ikut masuk dalam Investasi di dunia hiburan, dengan ini membokir akses Emelin mendapatkan peran-peran dalam dunia film dan drama yang bagus.

Namun semua mimpi indah Claudia berahir ketika dia melihat Emelin di hari Audisi Pemeran Utama Film yang ingin dirinya bintangi.

Claudia melihat Emelin saat ini berbicara dengan Produsen dengan akrab.

Tatapan mereka bertemu,

"Ah, Emelin? Ini adalah Claudia, dia juga akan ikut Audisi Pemeran Utama ini, salah satu Sponsor merekomendasikannya, aku rasa sepertinya kalian sudah kenal cukup baik." Kata Produser itu.

Disini, wajah Claudia menjadi pucat karena marah.

Emelin dengan cepat memengakan ekpersinya lalu menyapa Claudia.

"Senang bisa bertemu denganmu, Claudia. Semoga kita bisa bersaing dengan baik."

Melihat dua orang itu terlihat mau mengobrol, Produser itu pergi karena ada urusan lainnya, meninggalkan dua orang itu sendirian.

"Kamu!! Kenapa sampah seperti mu ada disini, Hah?" Kata Claudia dengan penuh emosi.

"Owh? Tidak bisakah? Apakah kamu takut akan kalah dengan ku dan tidak bisa mendapatkan Peran ini?"

"Apa katamu? Siapa yang takut? Aku pastikan kamu tidak akan mendapat peran ini!!"

"Apakah kamu bisa?"

"Cih, wajah hasil Operasi Plastik sepertimu berani bicara seperti itu didepan ku!!"

"Memang berkat siapa aku harus Operasi itu?"

"Dasar wanita murahan berisik! Sama murahannya dengan Suami dan Putramu itu!"

"Jaga mulutmu!"

Disini, Emelin dan Claudia saling adu mulut, namun akhirnya, Emelin memilih pergi, hanya tersisa Emosi jika harus beradu mulut dengan Claudia yang menyebalkan ini.

Emelin tidak habis pikir, dulu Claudia terlihat sangat manis dan sangat ramah padanya, namun ternyata dibalik itu semua, ini adalah sifat asli Claudia.

Wajah seseorang benar-benar bisa berubah 180 derajat!!

Sungguh mengerikan....

####

Sampai acara audisi ini diadakan dari Siang sampai Sore, dari beberapa orang artis yang ikut berpartisipasi, Emelin lah yang mendapatkan banyak pujian dari Produsen dan Juri.

"Kamu benar-benar mendalami dalam memerankan tokoh karakter ini." Puji salah seorang juri.

"Kemampuan akting yang sungguh luar biasa, kamu bahkan sudah menghafalkan dialognya dengan cukup baik," puji salah satu juri lagi.

"Terimakasih atas pujiannya. Saya bisa tampil maksimum saat ini tidak lepas dari latihan yang saya jalani selama ini." Kata Emelin disana.

Para juri tersenyum setelah melihat Emelin pergi.

Saat ini giliran Claudia yang tampil, beberapa Juri juga mengharapkan hal yang baik dari Claudia ini, mereka dengar Artis baru ini memiliki kemampuan akting yang cukup baik.

Namun sayang sekali, Claudia yang sudah termakan api kemarahan dan cemburu pada Emelin yang di puji para juri itu, melupakan beberapa dialog nya, dan akhirnya melakukan kesalahan-kesalahan dalam Aktingnya memerankan tokoh utama itu.

Itu benar-benar diluar ekspektasi pada Juri, membuat para Juri jujur tidak bisa berkomentar karena kecewa.

Disini, keluar dari panggung Audisi Claudia merasa sangat marah dan kesal.

Ini semua gara-gara Emelin dirinya tidak bisa konsentrasi!!

Emelin sialan itu!!

"Nona Claudia, ini diminum dulu, dan mari kita duduk Istirahat disana," itu adalah kata salah satu Asistennya, namun Claudia menepis Air itu hingga jatuh, dan membentak Asistennya itu bentuk dari penyaluran kekesalannya itu.

"Diam kamu!!"

Asisten baru itu syok melihat sikap dari Caludia, dirinya awlamya begitu senang ditugaskan untuk menjadi Assisten Claudia, duitnya tidak menyangka selama menjadi Asisten Claudia, dirinya hanya diperlakukan dengan kasar.

Pada akhirnya, Claudia bersantai dan duduk di salah satu ruangan ViP disana.

Namun , disana Claudia tidak akan pernah mengira, dirinya malah mendengarkan para juri yang sedang berdiskusi soal siapa yang akan mendapatkan peran ini.

"Aku melihat kalau kinerja Emelin cukup bagus, dia sangat cocok untuk peran ini,"

"Itu benar, kemampuan aktingnya sungguh luar biasa, itu jelas berkat kerja keras dan latihan dengan sungguh-sungguh. Awalnya setelah terlibat sekandal aku pikir dia benar-benar akan jatuh dari Dunia Hiburan,"

"Tapi bakat seperti itu benar-benar langka. Sejujurnya aku malah lebih kecewa dengan penampilan Claudia, dengan akting seperti itu, apakah dia benar-benar Artis Papan atas?"

"Aku dengar, Caludia mengambil keuntungan dari Emelin yang terlibat skandal dan memasuki Dunia Hiburan agar booming,"

Mendengar perkataan semua orang soal membandingkan dirinya dan Emelin itu membuat Claudia merasa sangat marah.

Awas kamu Emelin!!!

Akan aku buat kamu tidak bisa berakting lagi!!

####

Saat itu, Emelin yang tidak tahu apa-apa itu sedang bertelepon dengan Alex di dekat kol renang.

"Ya, Mama sudah melakukannya dengan baik, namun Mama masih sedikit cemas dengan hasilnya,"

Suara ceria dan penuh semangat terdengar dari ujung telepon,

"Mama sudah melakukannya dengan baik, jangan khawatir. Alex yakin Mama pasti mendapatkan peran itu,"

Mendapatkan pujian dan dukungan dari Putranya, membuat Emelin menjadi lebih bersemangat.

Alangkah lebih baik jika Antony juga ada dan memujinya seperti itu....

Akhhhh....

Kenapa dirinya jadi memikirkan Antony lagi?

Baru lebih dari satu minggu tidak bertemu namun....

Emelin yang asik bertelepon itu, tidak sadar kalau seseorang mendekat kearah nya.

Orang itu tiba-tiba menjambak rambut Emelin dengan penuh emosi.

Emelin jelas kaget.

"Claudia!! Apa-apa kamu!!"

Namun Caludia tidak menjawab, hanya terbawa emosi dan bertengkar, menjambak rambut Emelin lebih parah, membuat Emelin menjadi marah juga dan ikut menjabak rambut Caludia.

Melihat ada kolam disana, Claudia memikirkan sebuah rencana.

Claudia ingat kalau Emelin tidak bisa berenang, lagipula disini cukup sepi bukan?

Disini, Caludia yang berniat jahat itu lalu mendorong Emelin ke kolam, namun siapa yang tahu....

BUURRRRRR

####

Bersambung

Terpopuler

Comments

Asta Azhar

Asta Azhar

yg jatuh siapa

2022-05-25

0

Wina Yuliani

Wina Yuliani

karena harta sodara pun jd musuh 😕

2022-04-22

4

lihat semua
Episodes
1 Episode 1: Kejatuhan Emelin
2 Episode 2: Bertemu dengan Putranya
3 Episode 3: Tidak akan Membiarkannya
4 Episode 4: Suami Pulang
5 Episode 5: Suamiku cukup Dingin
6 Episode 6: Keluarga Kecil
7 Episode 7: Putraku cukup Tampan dan Lucu
8 Episode 8: Pergi ke Taman Hiburan
9 Episode 9: Rencana Pernikahan Claudia dan Daniel
10 Episode 10: Meminjam Uang
11 Episode 11: Operasi Plastik
12 Episode 12: Comeback
13 Episode 13: Siaran Langsung Pertama
14 Episode 14: Respon Semua Orang
15 Episode 15: Pangeran kecil
16 Episode 16: Rasa Cemas
17 Episode 17: Identitas Rahasia
18 Episode 18: Tawaran Reality Show
19 Episode 19: Rencana Jahat Claudia
20 Chapter 20: Kenyataan Pait
21 Episode 21: Sebuah Penghiburan
22 Episode 22: Masalalu
23 Episode 23: Pergi Liburan
24 Episode 24: Mengigat Kenangan
25 Episode 25: Canggung
26 Episode 26: Pertemuan tidak terduga
27 Episode 27: Rasa Iri dan Dengki
28 Episode 28: Ayah dari Putraku
29 Chapter 29: Rasa Nyaman
30 Episode 30: Sebuah Rahasia
31 Episode 31: CEO Anderson Group
32 Episode 32: Masalalu Antony
33 Episode 33: Masa Kecil Antony
34 Episode 34: Keluarga Andrson
35 Episode 35: Teman Lama
36 Episode 36: Pertemuan tidak terduga
37 Episode 37: Teman Curhat
38 Episode 38: Merayu Antony
39 Episode 39: Menggoda di Pagi Hari
40 Chapter 40: Merayu dengan Masakan
41 Episode 41: Bekal Misterius Pak Presdir
42 Episode 42: Pembicaraan di Telepon
43 Episode 43: Satu Kantor
44 Episode 44: Sebuah Gangguan
45 Episode 45: Penyamaran
46 Episode 46: Urusan Perusahaan Smith
47 Episode 47: Kekhawatiran Alex
48 Episode 48: Permintaan Alex
49 Episode 49: Berdua di Kamar
50 Episode 50: Sebuah Pesta
51 Episode 51: Kemunculan CEO Anderson Group
52 Episode 52: Positif Thinking
53 Episode 53: Rahasia antara Kita
54 Episode 54: Istri Kesayangan Pak Presdir
55 Episode 55: Simpanan Wanita Kaya
56 Episode 56: Mencari Masalah
57 Episode 57: Sebuah Tuduhan
58 Episode 58: Sebuah Undangan
59 Episode 59: Pemakaman Keluarga Smith
60 Episode 60: Rencana Pembalasan
61 Episode 61: Awal Kehancuran
62 Episode 62: Teman Baik
63 Episode 63: Anak Yang Mirip Pak Presdir
64 Episode 64: Keributan
65 Episode 65: Kecurigaan Isabella
66 Episode 66: Sebuah Kejutan
67 Episode 67: Tidak Percaya
68 Episode 68: Tidak Penting
69 Episode 69: Respon Raka
70 Episode 70: Takdir Seorang Wanita Jahat
71 Episode 71: Sebuah Pendapat
72 Episode 72: Perpisahan Singkat
73 Episode 73: Healing
74 Episode 74: Rumor Buruk
75 Episode 75: Niat Jahat
76 Episode 76: Sedikit Masalah
77 Episode 77: Sesuatu Yang Hilang (Part 1)
78 Episode 78: Sesuatu Yang Hilang (Part 2)
79 Episode 79: Rasa Rindu (Part 1)
80 Episode 80: Rasa Rindu (Part 2)
81 Episode 81: Video Call
82 Episode 82: Wanita Pengoda (Part 1)
83 Episode 83: Wanita Pengoda (Part 2)
84 Episode 84: Tidak Menyerah (Part 1)
85 Episode 85: Tidak Menyerah (Part 2)
86 Episode 86: Segera Pulang (Part 1)
87 Episode 87: Segera Pulang (Part 2)
88 Episode 88: Bertemu Masalah (Part 1)
89 Episode 89: Bertemu Masalah (Part 2)
90 Episode 90: Cinta Yang Rumit (Part 1)
91 Episode 91: Cinta Yang Rumit (Part 2)
92 Chapter 92: Membuatkanmu Tersenyum
93 Episode 93: Pelarian (Part 1)
94 Episode 94: Pelarian (Part 2)
95 Chapter 95: Pertengkaran (Part 1)
96 Episode 96: Pertengkaran (Part 2)
97 Episode 97: Pertarungan Rumor di Internet (Part 1)
98 Episode 98: Pertarungan Rumor di Internet (Part 2)
99 Episode 99: Mengungkap Kebenaran (Part 1)
100 Episode 100: Mengungkap Kebenaran (Part 2)
101 Episode 101: Gosip Heboh (Part 1)
102 Episode 102: Gosip Heboh (Part 2)
103 Episode 103: Rasa Kesal dan Marah
104 Episode 104: Kegagalan Bisnis Perusahaan Smith (Part 1)
105 Episode 105: Kegagalan Bisnis Perusahaan Smith (Part 2)
106 Episode 106: Rencana Jahat Claudia
107 Episode 107: Liontin Kenangan
108 Episode 108: Di Permalukan
109 Episode 109: Rencana Antony
110 Episode 110: Telepon Modus
111 Episode 111: Kebenaran Pernikahan Kontrak (Part 1)
112 Episode 112: Kebenaran Pernikahan Kontrak (Part 2)
113 Episode 113: Orang Suruhan (Part 1)
114 Episode 114: Orang Suruhan (Part 2)
115 Episode 115: Awal dari Semua ini (Part 1)
116 Episode 116: Awal dari Semua ini (Part 2)
117 Chapter 117: Cerita Sebenarnya
118 Episode 118: Kepulangan Emelin
119 Episode 119: Kedamaian Semu
120 Episode 120: Kemarahan Emelin
121 Episode 121: Bersaing
122 Episode 122: Mencari Tahu
123 Episode 123: Alergi
124 Episode 124: Kemarahan Antony
125 Episode 125: Jangan Marah, Papa
126 Episode 126: Hal-hal Yang Berharga
127 Episode 127: Kesibukan masing-masing
128 Episode 128: Rencana Mendekati Antony (Part 1)
129 Episode 129: Rencana Mendekati Antony (Part 2)
130 Episode 130: Selesai Syuting (Part 1)
131 Episode 131: Selesai Syuting (Part 2)
132 Episode 132: Kepulangan Emelin
133 Episode 133: Undangan Reuni Datang
134 Episode 134: Rasa Ingin Tahu
135 Episode 135: Godaan Antony
136 Episode 136: Detektif Raka (Part 1)
137 Episode 137: Detektif Raka (Part 2)
138 Episode 138: Mencintai Orang Yang Salah
139 Episode 139: Dia adalah Suamiku
140 Episode 140: Teman-teman SMA (Part 1)
141 Episode 141: Teman-teman SMA (Part 2)
142 Episode 142: Kisah Cinta Pertama
143 Episode 143: Perasaan Emelin
144 Episode 144: Hal yang tidak dikatakan
145 Episode 145: Sebuah Kemungkinan
146 Episode 146: Wanita tidak tahu malu (Part 1)
147 Episode 147: Wanita tidak tahu malu (Part 2)
148 Episode 148: Kemarahan dan Rasa Cemburu
149 Episode 149: Malam Yang Mengairahkan
150 Episode 150: Kejadian Malam Itu
151 Episode 151: Canggung
152 Episode 152: Sedikit dekat
153 Episode 153: Pengakuan Emelin
154 Episode 154: Tawaran untuk Emelin
155 Episode 155: Kenyataan di balik Tragedi
156 Episode 156: Sebuah Karma (Part 1)
157 Episode 157: Sebuah Karma (Part 2)
158 Episode 158: Tawaran Menarik
159 Episode 159: Kepergian Antony (Part 1)
160 Episode 160: Kepergian Antony (Part 2)
161 Episode 161: Mengujugi AX Investment (Part 1)
162 Episode 162: Mengujugi AX Investment (Part 2)
163 Episode 163: Saling Menghubungi
164 Episode 164: Berterimakasih
165 Episode 165: Penyelidikan
166 Episode 166: Apartemen Raka
167 Episode 167: Rencana Masing-masing
168 Episode 168: Rilis Film Baru
169 Episode 169: Trending Topik
170 Episode 170: Kabar Baik
171 Episode 171: Mengambil alih Perusahaan Smith
172 Episode 172: Kepulangan Antony (Part 1)
173 Episode 173: Kepulangan Antony (Part 2)
174 Episode 174: Nasip Buruk
175 Episode 175: Rencana Awal
176 Episode 176: Sebuah Insiden
177 Episode 177: Rasa Panik
178 Episode 178: Tersadar
179 Episode 179: Keputusasaan Emelin
180 Episode 180: Keputusan Antony
181 Episode 181: Pengakuan
182 Episode 182: Menusuk dari Belakang
183 Episode 183: Penyesalan Yang Tidak Sampai
184 Episode 184: Awal Yang Baru
185 Side Story 1: Bekal Makan Siang
186 Side Story 2: Malam Yang Indah
187 Promosi Story
188 Side Story 3: Pemakaman Keluarga Callisto (Part 1)
189 Side Story 4: Pemakaman Keluarga Callisto (Part 2)
190 Season 2 Episode 1: Undangan dari Keluarga Anderson
191 Season 2 Episode 2: Mengujugi Rumah Keluarga Anderson
192 Season 2 Episode 3: Makan Malam Keluarga Anderson (Part 1)
193 Season 2 Episode 4: Makan Malam Keluarga Anderson (Part 2)
194 Season 2 Episode 5: Permusuhan
195 Season 2 Episode 6: Kesempatan Baik
196 Season 2 Episode 7: Hal-hal Menyenangkan
197 Season 2 Episode 8: Honey Moon (Part 1)
198 Season 2 Chapter 9: Honey Moon (Part 2)
199 Season 2 Episode 10: Keluarga Callisto (Part 1)
200 Season 2 Episode 11: Keluarga Callisto (Part 2)
201 Season 2 Episode 12: Alat Tawar Menawar
202 Season 2 Episode 13: Untuk Bertemu Denganmu
203 Season 2 Episode 14: Permintaan
204 Season 2 Episode 15: Permintaan (Part 2)
205 Season 2 Episode 16: Alyssa Callisto
206 Season 2 Episode 17: Keputusan Alissya
207 Season 2 Episode 18: Orang Baru di Perusahaan Anderson
208 Season 2 Episode 19: Persiapan Wawancara
209 Season 2 Episode 20: Sebuah Pertemuan
210 Season 2 Episode 21: Kebetulan Aneh
211 Season 2 Episode 22: Penyesalan
212 Season 2 Episode 23: Sebuah Nasehat
213 Season 2 Episode 24: Rapat Direksi (Part 1)
214 Season 2 Episode 25: Rapat Direksi (Part 2)
215 Season 2 Episode 26: Asisten Baru
216 Season 2 Episode 27: Impulsif
217 Season 2 Episode 28: Perasaan ini
218 Season 2 Episode 29: Awal Mula
219 Season 2 Episode 30: Masalah Baru
220 Season 2 Episode 31: Musuh
221 Season 2 Episode 32: Pengakuan
222 Season 2 Episode 33: Rencana Makan Malam
223 Season 2 Episode 34: Kebencian
224 Season 2 Episode 35: Album Kenangan (Part 1)
225 Season 2 Episode 36: Album Kenangan (Part 2)
226 Season 2 Episode 37: Ketahuan
227 Season 2 Episode 38: Musuh Tersembunyi
228 Season 2 Episode 39: Prasangka
229 Season 2 Episode 40: Sebuah Ekpektasi
230 Season 2 Episode 41: Sebuah Keinginan
231 Season 2 Episode 42: Gadis Hubuangan
232 Season 2 Episode 43: Hal-hal Mengejutkan
233 Season Episode 44: Cerita Masalalu (Part 1)
234 Season 2 Episode 45: Catatan Masalalu (Part 2)
235 Season 2 Episode 46: Rahasia Keluarga Anderson
236 Season 2 Episode 47: Proyek Besar
237 Season 2 Episode 48: Tidak Sempurna
238 Season 2 Episode 49: Permintaan
239 Season 2 Episode 50: Kesibukan Emelin
240 Season 2 Episode 51: Sebuah Keluarga
241 Season 2 Episode 52: Ayah dan Anak (Part 1)
242 Season 2 Episode 53: Ayah dan Anak (Part 2)
243 Season 2 Episode 54: Kecurigaan
244 Season 2 Episode 55: Gosip di Kantor
245 Season 2 Episode 56: Permainan (Part 1)
246 Season 2 Episode 57: Permainan (Part 2)
247 Season 2 Episode 58: Kebencian
248 Season 2 Episode 59: Pesta Syukuran
249 Season 2 Episode 60: Salah Paham
250 Season 2 Episode 61: Keputusan Raka
251 Season 2 Episode 62: Tidak di Harapkan
252 Season 2 Episode 63: Memalukan
253 Season 2 Episode 64: Menjauh Darinya
254 Season 2 Episode 65: Keputusan Sulit
255 Season 2 Episode 66: Ngidam
256 Season 2 Episode 67: Di Luar Kendali
257 Season 2 Episode 68: Kursi Kosong
258 Season 2 Episode 69: Hal-hal Menghawatirkan
259 Season 2 Episode 70: Kekacauan
260 Season 2 Episode 71: Pertemuan Rahasia
261 Season 2 Episode 72: Hal-hal Gawat (Part 1)
262 Season 2 Episode 73: Hal-hal Gawat (Part 2)
263 Season 2 Episode 74: Hal-hal Berharga (Part 1)
264 Season 2 Episode 75: Hal-hal Berharga (Part 2)
265 Season 2 Episode 76: Tidak Perlu Mengejarku
266 Season 2 Episode 77: Jalan Menuju Kebagiaan
267 Promosi Rilis New Novel
268 Novel Baru Series: Kisah Alexander Smith
269 Promosi New Novel: Kau Rebut Suamiku? Ku Rebut Suamimu!
270 Novel Baru Series: Kisah Alena Smith
Episodes

Updated 270 Episodes

1
Episode 1: Kejatuhan Emelin
2
Episode 2: Bertemu dengan Putranya
3
Episode 3: Tidak akan Membiarkannya
4
Episode 4: Suami Pulang
5
Episode 5: Suamiku cukup Dingin
6
Episode 6: Keluarga Kecil
7
Episode 7: Putraku cukup Tampan dan Lucu
8
Episode 8: Pergi ke Taman Hiburan
9
Episode 9: Rencana Pernikahan Claudia dan Daniel
10
Episode 10: Meminjam Uang
11
Episode 11: Operasi Plastik
12
Episode 12: Comeback
13
Episode 13: Siaran Langsung Pertama
14
Episode 14: Respon Semua Orang
15
Episode 15: Pangeran kecil
16
Episode 16: Rasa Cemas
17
Episode 17: Identitas Rahasia
18
Episode 18: Tawaran Reality Show
19
Episode 19: Rencana Jahat Claudia
20
Chapter 20: Kenyataan Pait
21
Episode 21: Sebuah Penghiburan
22
Episode 22: Masalalu
23
Episode 23: Pergi Liburan
24
Episode 24: Mengigat Kenangan
25
Episode 25: Canggung
26
Episode 26: Pertemuan tidak terduga
27
Episode 27: Rasa Iri dan Dengki
28
Episode 28: Ayah dari Putraku
29
Chapter 29: Rasa Nyaman
30
Episode 30: Sebuah Rahasia
31
Episode 31: CEO Anderson Group
32
Episode 32: Masalalu Antony
33
Episode 33: Masa Kecil Antony
34
Episode 34: Keluarga Andrson
35
Episode 35: Teman Lama
36
Episode 36: Pertemuan tidak terduga
37
Episode 37: Teman Curhat
38
Episode 38: Merayu Antony
39
Episode 39: Menggoda di Pagi Hari
40
Chapter 40: Merayu dengan Masakan
41
Episode 41: Bekal Misterius Pak Presdir
42
Episode 42: Pembicaraan di Telepon
43
Episode 43: Satu Kantor
44
Episode 44: Sebuah Gangguan
45
Episode 45: Penyamaran
46
Episode 46: Urusan Perusahaan Smith
47
Episode 47: Kekhawatiran Alex
48
Episode 48: Permintaan Alex
49
Episode 49: Berdua di Kamar
50
Episode 50: Sebuah Pesta
51
Episode 51: Kemunculan CEO Anderson Group
52
Episode 52: Positif Thinking
53
Episode 53: Rahasia antara Kita
54
Episode 54: Istri Kesayangan Pak Presdir
55
Episode 55: Simpanan Wanita Kaya
56
Episode 56: Mencari Masalah
57
Episode 57: Sebuah Tuduhan
58
Episode 58: Sebuah Undangan
59
Episode 59: Pemakaman Keluarga Smith
60
Episode 60: Rencana Pembalasan
61
Episode 61: Awal Kehancuran
62
Episode 62: Teman Baik
63
Episode 63: Anak Yang Mirip Pak Presdir
64
Episode 64: Keributan
65
Episode 65: Kecurigaan Isabella
66
Episode 66: Sebuah Kejutan
67
Episode 67: Tidak Percaya
68
Episode 68: Tidak Penting
69
Episode 69: Respon Raka
70
Episode 70: Takdir Seorang Wanita Jahat
71
Episode 71: Sebuah Pendapat
72
Episode 72: Perpisahan Singkat
73
Episode 73: Healing
74
Episode 74: Rumor Buruk
75
Episode 75: Niat Jahat
76
Episode 76: Sedikit Masalah
77
Episode 77: Sesuatu Yang Hilang (Part 1)
78
Episode 78: Sesuatu Yang Hilang (Part 2)
79
Episode 79: Rasa Rindu (Part 1)
80
Episode 80: Rasa Rindu (Part 2)
81
Episode 81: Video Call
82
Episode 82: Wanita Pengoda (Part 1)
83
Episode 83: Wanita Pengoda (Part 2)
84
Episode 84: Tidak Menyerah (Part 1)
85
Episode 85: Tidak Menyerah (Part 2)
86
Episode 86: Segera Pulang (Part 1)
87
Episode 87: Segera Pulang (Part 2)
88
Episode 88: Bertemu Masalah (Part 1)
89
Episode 89: Bertemu Masalah (Part 2)
90
Episode 90: Cinta Yang Rumit (Part 1)
91
Episode 91: Cinta Yang Rumit (Part 2)
92
Chapter 92: Membuatkanmu Tersenyum
93
Episode 93: Pelarian (Part 1)
94
Episode 94: Pelarian (Part 2)
95
Chapter 95: Pertengkaran (Part 1)
96
Episode 96: Pertengkaran (Part 2)
97
Episode 97: Pertarungan Rumor di Internet (Part 1)
98
Episode 98: Pertarungan Rumor di Internet (Part 2)
99
Episode 99: Mengungkap Kebenaran (Part 1)
100
Episode 100: Mengungkap Kebenaran (Part 2)
101
Episode 101: Gosip Heboh (Part 1)
102
Episode 102: Gosip Heboh (Part 2)
103
Episode 103: Rasa Kesal dan Marah
104
Episode 104: Kegagalan Bisnis Perusahaan Smith (Part 1)
105
Episode 105: Kegagalan Bisnis Perusahaan Smith (Part 2)
106
Episode 106: Rencana Jahat Claudia
107
Episode 107: Liontin Kenangan
108
Episode 108: Di Permalukan
109
Episode 109: Rencana Antony
110
Episode 110: Telepon Modus
111
Episode 111: Kebenaran Pernikahan Kontrak (Part 1)
112
Episode 112: Kebenaran Pernikahan Kontrak (Part 2)
113
Episode 113: Orang Suruhan (Part 1)
114
Episode 114: Orang Suruhan (Part 2)
115
Episode 115: Awal dari Semua ini (Part 1)
116
Episode 116: Awal dari Semua ini (Part 2)
117
Chapter 117: Cerita Sebenarnya
118
Episode 118: Kepulangan Emelin
119
Episode 119: Kedamaian Semu
120
Episode 120: Kemarahan Emelin
121
Episode 121: Bersaing
122
Episode 122: Mencari Tahu
123
Episode 123: Alergi
124
Episode 124: Kemarahan Antony
125
Episode 125: Jangan Marah, Papa
126
Episode 126: Hal-hal Yang Berharga
127
Episode 127: Kesibukan masing-masing
128
Episode 128: Rencana Mendekati Antony (Part 1)
129
Episode 129: Rencana Mendekati Antony (Part 2)
130
Episode 130: Selesai Syuting (Part 1)
131
Episode 131: Selesai Syuting (Part 2)
132
Episode 132: Kepulangan Emelin
133
Episode 133: Undangan Reuni Datang
134
Episode 134: Rasa Ingin Tahu
135
Episode 135: Godaan Antony
136
Episode 136: Detektif Raka (Part 1)
137
Episode 137: Detektif Raka (Part 2)
138
Episode 138: Mencintai Orang Yang Salah
139
Episode 139: Dia adalah Suamiku
140
Episode 140: Teman-teman SMA (Part 1)
141
Episode 141: Teman-teman SMA (Part 2)
142
Episode 142: Kisah Cinta Pertama
143
Episode 143: Perasaan Emelin
144
Episode 144: Hal yang tidak dikatakan
145
Episode 145: Sebuah Kemungkinan
146
Episode 146: Wanita tidak tahu malu (Part 1)
147
Episode 147: Wanita tidak tahu malu (Part 2)
148
Episode 148: Kemarahan dan Rasa Cemburu
149
Episode 149: Malam Yang Mengairahkan
150
Episode 150: Kejadian Malam Itu
151
Episode 151: Canggung
152
Episode 152: Sedikit dekat
153
Episode 153: Pengakuan Emelin
154
Episode 154: Tawaran untuk Emelin
155
Episode 155: Kenyataan di balik Tragedi
156
Episode 156: Sebuah Karma (Part 1)
157
Episode 157: Sebuah Karma (Part 2)
158
Episode 158: Tawaran Menarik
159
Episode 159: Kepergian Antony (Part 1)
160
Episode 160: Kepergian Antony (Part 2)
161
Episode 161: Mengujugi AX Investment (Part 1)
162
Episode 162: Mengujugi AX Investment (Part 2)
163
Episode 163: Saling Menghubungi
164
Episode 164: Berterimakasih
165
Episode 165: Penyelidikan
166
Episode 166: Apartemen Raka
167
Episode 167: Rencana Masing-masing
168
Episode 168: Rilis Film Baru
169
Episode 169: Trending Topik
170
Episode 170: Kabar Baik
171
Episode 171: Mengambil alih Perusahaan Smith
172
Episode 172: Kepulangan Antony (Part 1)
173
Episode 173: Kepulangan Antony (Part 2)
174
Episode 174: Nasip Buruk
175
Episode 175: Rencana Awal
176
Episode 176: Sebuah Insiden
177
Episode 177: Rasa Panik
178
Episode 178: Tersadar
179
Episode 179: Keputusasaan Emelin
180
Episode 180: Keputusan Antony
181
Episode 181: Pengakuan
182
Episode 182: Menusuk dari Belakang
183
Episode 183: Penyesalan Yang Tidak Sampai
184
Episode 184: Awal Yang Baru
185
Side Story 1: Bekal Makan Siang
186
Side Story 2: Malam Yang Indah
187
Promosi Story
188
Side Story 3: Pemakaman Keluarga Callisto (Part 1)
189
Side Story 4: Pemakaman Keluarga Callisto (Part 2)
190
Season 2 Episode 1: Undangan dari Keluarga Anderson
191
Season 2 Episode 2: Mengujugi Rumah Keluarga Anderson
192
Season 2 Episode 3: Makan Malam Keluarga Anderson (Part 1)
193
Season 2 Episode 4: Makan Malam Keluarga Anderson (Part 2)
194
Season 2 Episode 5: Permusuhan
195
Season 2 Episode 6: Kesempatan Baik
196
Season 2 Episode 7: Hal-hal Menyenangkan
197
Season 2 Episode 8: Honey Moon (Part 1)
198
Season 2 Chapter 9: Honey Moon (Part 2)
199
Season 2 Episode 10: Keluarga Callisto (Part 1)
200
Season 2 Episode 11: Keluarga Callisto (Part 2)
201
Season 2 Episode 12: Alat Tawar Menawar
202
Season 2 Episode 13: Untuk Bertemu Denganmu
203
Season 2 Episode 14: Permintaan
204
Season 2 Episode 15: Permintaan (Part 2)
205
Season 2 Episode 16: Alyssa Callisto
206
Season 2 Episode 17: Keputusan Alissya
207
Season 2 Episode 18: Orang Baru di Perusahaan Anderson
208
Season 2 Episode 19: Persiapan Wawancara
209
Season 2 Episode 20: Sebuah Pertemuan
210
Season 2 Episode 21: Kebetulan Aneh
211
Season 2 Episode 22: Penyesalan
212
Season 2 Episode 23: Sebuah Nasehat
213
Season 2 Episode 24: Rapat Direksi (Part 1)
214
Season 2 Episode 25: Rapat Direksi (Part 2)
215
Season 2 Episode 26: Asisten Baru
216
Season 2 Episode 27: Impulsif
217
Season 2 Episode 28: Perasaan ini
218
Season 2 Episode 29: Awal Mula
219
Season 2 Episode 30: Masalah Baru
220
Season 2 Episode 31: Musuh
221
Season 2 Episode 32: Pengakuan
222
Season 2 Episode 33: Rencana Makan Malam
223
Season 2 Episode 34: Kebencian
224
Season 2 Episode 35: Album Kenangan (Part 1)
225
Season 2 Episode 36: Album Kenangan (Part 2)
226
Season 2 Episode 37: Ketahuan
227
Season 2 Episode 38: Musuh Tersembunyi
228
Season 2 Episode 39: Prasangka
229
Season 2 Episode 40: Sebuah Ekpektasi
230
Season 2 Episode 41: Sebuah Keinginan
231
Season 2 Episode 42: Gadis Hubuangan
232
Season 2 Episode 43: Hal-hal Mengejutkan
233
Season Episode 44: Cerita Masalalu (Part 1)
234
Season 2 Episode 45: Catatan Masalalu (Part 2)
235
Season 2 Episode 46: Rahasia Keluarga Anderson
236
Season 2 Episode 47: Proyek Besar
237
Season 2 Episode 48: Tidak Sempurna
238
Season 2 Episode 49: Permintaan
239
Season 2 Episode 50: Kesibukan Emelin
240
Season 2 Episode 51: Sebuah Keluarga
241
Season 2 Episode 52: Ayah dan Anak (Part 1)
242
Season 2 Episode 53: Ayah dan Anak (Part 2)
243
Season 2 Episode 54: Kecurigaan
244
Season 2 Episode 55: Gosip di Kantor
245
Season 2 Episode 56: Permainan (Part 1)
246
Season 2 Episode 57: Permainan (Part 2)
247
Season 2 Episode 58: Kebencian
248
Season 2 Episode 59: Pesta Syukuran
249
Season 2 Episode 60: Salah Paham
250
Season 2 Episode 61: Keputusan Raka
251
Season 2 Episode 62: Tidak di Harapkan
252
Season 2 Episode 63: Memalukan
253
Season 2 Episode 64: Menjauh Darinya
254
Season 2 Episode 65: Keputusan Sulit
255
Season 2 Episode 66: Ngidam
256
Season 2 Episode 67: Di Luar Kendali
257
Season 2 Episode 68: Kursi Kosong
258
Season 2 Episode 69: Hal-hal Menghawatirkan
259
Season 2 Episode 70: Kekacauan
260
Season 2 Episode 71: Pertemuan Rahasia
261
Season 2 Episode 72: Hal-hal Gawat (Part 1)
262
Season 2 Episode 73: Hal-hal Gawat (Part 2)
263
Season 2 Episode 74: Hal-hal Berharga (Part 1)
264
Season 2 Episode 75: Hal-hal Berharga (Part 2)
265
Season 2 Episode 76: Tidak Perlu Mengejarku
266
Season 2 Episode 77: Jalan Menuju Kebagiaan
267
Promosi Rilis New Novel
268
Novel Baru Series: Kisah Alexander Smith
269
Promosi New Novel: Kau Rebut Suamiku? Ku Rebut Suamimu!
270
Novel Baru Series: Kisah Alena Smith

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!