Tak terasa hampir sebulan Salsa di sekolah SMA Agkasa, masa hukuman gadis itupun sudah selesai. Mereka juga hampir tak pernah bertemu lagi walau satu sekolah, mungkin karena Salsa memilih menghindar daripada harus mencari masalah dengan Azka.
Pria tampan itu hanya duduk dengan memejamkan mata di kursi pojok kelas. Bahkan saat bel istirahat bunyi, tak ada sedikitpun niatan untuknya bergerak. Perlahan-lahan mata elang itu terbuka, melirik ke arah pintu bergantian dengan arloji di pergelangan tangannya.
"Natap pintu mulu, nungguin siapa, pak Ketu?" seloroh Ricky yang duduk tepat di sampingnya.
"Paling nungguin siswa baru cantik itu," sahut Rayhan dengan nada mengejek.
Hari ini sepertinya mereka tak ada niatan untuk ke kantin, dan menghabiskan waktu di dalam kelas. Ricky dan Rayhan mulai konser di dalam kelas bersama siswa yang lainnya. Sementara ke empat temannya hanya diam dengan ekspresi berbeda-beda.
Azka dengan pandangannya yang tertuju pada pintu, Samuel dan Keenan sibuk dengan ponselnya, Dito sesekali ikut bernyanyi dengan 2R (Rayhan, Ricky).
"Pandangan pertama ... awal aku berjumpa ...." Suara Rayhan semakin menjadi.
"Aku langsung jatuh cinta," lanjut Ricky.
"Salah goblok!"
"Biar beda, Bro," jawab Ricky.
Kehebohan yang di ciptakan Ricky dan Rayhan, tak mampu membuat Azka tersenyum. Entahlah, rasanya ada yang hilang setelah siswa baru itu tak lagi mengantarkan makanan saat makan siang, atau menghampirinya di lapangan hanya untuk menawarkan air minum sesuai perintahnya.
Azka memasang wajah arogan saat gadis yang di tunggu-tunggu berdiri di ambang pintu membawa kotak makan berwarna biru.
"Sekian ... lama ... aku menunggu ... kedatanganmu ...." Nanyi Dito saat menyadari keberadaan Salsa di ambang pintu, ia mengkode Rayhan.
"Akhirnya kamu datang juga," sambung Rahyan.
"Asyek, di goyang!" Hebo Ricky berputar di atas meja.
Melesat dari perkiraan, Salsa bukannya menghampiri Azka, malah mengampiri Keenan, memberikan kotak makan itu pada lelaki yang sedari tadi bermain hp.
"Di makan ya, Ken," Salsa tersenyum tulus.
"Gue? buat apa?" dingin Keenan.
"Buat makan siang," jawab Salsa.
"Nggak butuh gue," balas Keenan melempar kotak makan itu pada Ricky yang berjalan kearahnya "Buat lo," lanjutnya setelah itu bangkit dari duduknya.
"Mau kemana lo, Ken?"
"Kantin, nemenin Alana makan," jawab Keenan sebelum menghilang di balik pintu.
Azka dan yang lainnya menatap tak percaya pada wakil ketua Avegas yang selalu bertutur kata lembut dan selalu menjaga perasaan orang. Anggota paling waras di antara mereka kini bersikap kasar pada seorang gadis yang tak punya masalah denganya.
"Pak Wakil kenapa?" Heran Dito.
"El, Keenan kenapa?" tanya Azka.
Kutub utara yang sebenarnya, hanya mengedikkan bahu saat Azka bertanya dan kembali fokus pada ponselnya.
"Buatan Lo?" tanya Ricky pada Salsa yang masih berdiri mematung.
Salsa menggangguk.
"Enak banget sumpah, kapan-kapan gue kerumah lo bolehlah di masakin," seloroh Ricky sembari menyantap makan siang untuk Keenan.
Salsa hanya melempar senyum setelah itu pergi dari sana. Baru saja mencoba mendekati Keenan karena mirip dengan orang yang ia cari, ia sudah mendapat perlakuan tidak baik, bahkan terkesan di permalukan. Tapi itu tak mampu membuat Salsa menyerah, ia akan terus mendekati Keenan sampai laki-laki itu luluh padanya.
Masih banyak waktu istirahat, Salsa memutuskan untuk ke kantin menemui Keenan, di ambang pintu ia berdiri mematung, melihat Keenan dengan Alana di sudut ruangan tengah tertawa bersama. Bahkan laki-laki itu bersikap sangat lembuat pada Alana, menyauapi gadis itu dengan telaten.
...****************...
Jangan lupa Vote, komen, dan Like
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 236 Episodes
Comments
Fenty Izzi
sepertinya keenan mmang bener iyan???
2022-09-03
0
Rosy
wahh...apakah Keenan benar2 laki2 yg di anggap Iyan oleh salsa...
2022-07-04
1
Kendarsih Keken
Keenan orang dari masa lalu nya Salsa kah
Keenan dan Alena berpacaran kah
2022-06-21
1