18

Anak muda, apakah kamu benar-benar mengalahkan Ular Viper Mata Ruby itu seorang diri..? " Sebuah suara orang lain terdengar saat itu yang menyebabkan Argus, Lisa dan Wiliam menengok ke arah suara itu.

Itu adalah seorang lelaki yang berumur sekitar 40 tahun dengan memakai Armor lengkap berwarna Hitam bersama seorang wanita muda berumur 15 atau 16 tahun di belakang nya.

"Tuan Kesatria..! Tuan Putri..! Silahkan duduk di sini.. " Ucap Wiliam tergesa-gesa.

"Tuan putri Olivia..? "

Lisa kemudian terkejut.

"Master, dia adalah Putri kerjaan ini Olivia De Illia. Beserta pemimpin kesatria kerajaan Illia Duke Sebastian De Illia.." Bisik Lisa kepada Argus yang terlihat tidak mengenalinya

"Seorang Putri dan seorang Duke.. ?" Argus berkata datar sambil mengamati kedua nya..

"Hahhahaa anak muda, kau cukup menarik.. Kau sangat tenang bahkan saat mengetahui siapa kami sebenarnya.. " Kata Sebastian

"Oh.. Apakah aku seharusnya terkejut atau senang..?? " Tanya Argus Yang membuat Lisa dan Wiliam terdiam.

Olivia yang sedari awal diam mengamati Argus juga sedikit terpana melihat tingkah Argus.

"Hahhaha kau memang benar-benar menarik.. " Tawa Sebastian.

"Apa kau tak takut aku akan menghukum mu..? " Ucap Sebastian sambil mengeluarkan tekanan level 86 miliknya, ia ingin mengetes Argus saat ini..

Namun, respon Argus benar-benar di luar dugaannya. Argus terlihat baik-baik saja bahkan sepertinya tidak merasakan apapun.

"Apakah aku melakukan kesalahan..? " Tanya Argus kepada Lisa sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu.

Hal ini yang membuat Sebastian dan lainnya tak bisa berkata-kata.

Mereka juga merasakan tekanan itu, walaupun tidak di arahkan kepada mereka. Namun mereka jelas merasakan tekanan juga..

Namun untuk Argus yang seharusnya menerima tekanan terbesar justru terlihat biasa saja bahkan cenderung tidak merasakan apapun..

Saat ini yang ia khawatirkan justru bukan tekanan itu, melainkan tingkahnya yang mungkin telah melakukan kesalahan. Dan ia bahkan menanyakan kepada Lisa dengan santai dan polos.

"Hahhaha menarik.. Sangat menarik..

Aku tak tau apakah kamu benar-benar membunuh Ular Viper itu atau tidak.. " Kata Sebastian

"Jadi maukah kamu memuaskan rasa penasaran orang tua ini..? "

"Ya itu tak masalah, tapi.. Bagaimana caranya..? " Tanya Argus

"Mudah saja, kau cukup mengalahkan ku.. " Ucap Sebastian.

"Paman..!/Tuan Kesatria..! " Ucap Tuan Putri dan Wiliam bersamaan saat mendengar Ucap Sebastian..

Mereka mengira itu terlalu berlebihan, untuk Sebastian sendiri itu mustahil untuk di lakukan karena ia mengira level Argus berbeda lebih dari sepuluh Level dengan Sebastian..

Sedangkan apa yang di pikirkan putri Olivia adalah itu sesuatu yang berlebihan dan tidak perlu, mengingat Argus adalah penolong mereka..

"Sesederhana itu..?? " Ucap Argus.

"Apa..!! " Teriak Wiliam saat mendengar Jawaban tak terduga Argus.

Ia mengira Argus akan menolaknya namun ternyata Argus sama sekali tak mempermasalahkan Duel itu.

"Ya sesederhana ini.. " Ucap Sebastian sambil tersenyum..

"Wiliam. Apakah Ruang Latihan saat ini sedang di gunakan..? "

"Tidak, saat ini kami tidak melakukan ujian, jadi tak ada yang memakainya.. " Jawab Wiliam.

"Bagus mari kita pergi ke tempat latihan Guild.. " Kata Sebastian sambil berjalan keluar.

Argus dan Lisa mulai mengikuti Sebastian..

Sementara itu Putri Olivia dan Wiliam masih tertinggal di belakang.

"Ini..? Apakah tidak apa-apa..? Bagaimana pun Argus hanya Rank C petualang. Dan hanya Level 75 saat ini.. " Kata Wiliam kepada putri Olivia.

"Ya tidak masalah, kamu tidak perlu khawatir dengan Petualang itu.

Aku justru khawatir dengan Paman.. " Kata Olivia.

"Apa maksud Tuan putri..? Walaupun Argus mengatakan bisa mengalahkan Monster Rank A itu, tapi tetap saja perbedaan Levelnya terlalu jauh bukan..? " Tanya Wiliam.

"Apakah Anda sudah mendengar apa yang terjadi pada kami sebelumnya di hutan dari Paman Sebastian..? " Tanya Tuan putri.

"Ya, beliau menceritakan kejadian sebelumnya.

Saat Rombongan hampir mencapai batas tengah Hutan, terjadi kecelakaan oleh seekor Naga. Dan untungnya ada yang membatu saat itu bukan..? " Kata Wiliam.

"Ya benar sekali, dan orang itu adalah petualang tadi.. " Kata Tuan putri.

"Apa..? Tapi bagaimana mungkin.. Dia hanya level 75. Bagaimana dia bisa mengalahkan Makhluk Rank S atau bahkan Ss itu..? " Tanya Wiliam.

"Entahlah.. Yang pasti memang seperti itu adanya.. " Kata Putri Olivia.

"Argus..? Apakah itu namanya..? "

"Ya benar Namanya adalah Argus. Argus Okinawa.

Dia berusia 17 tahun, seorang Sage. Dan berlevel 75." Ucap Wiliam.

"Argus Okinawa..? " Gumam Putri Olivia.

"Sage..? Aku belum pernah mendengar Job seperti itu..

Itu job macam apa paman..? "

"Entahlah, dari cabang Guild tempat Argus mendaftarkan diri. Mereka mengatakan itu adalah tipe Jon Mage. " Kata wiliam.

"Mungkin aku perlu membaca buku di perpustakaan Kerajaan lagi nanti untuk mencari tau. " Kata Putri Olivia.

"Mari kita lihat mereka.. "

"Ya.. Mari. "

.

.

. ----------

.

.

Sementara itu, beberapa saat sebelumnya. Sebastian, Argus dan Lisa telah sampai di tempat latihan yang biasanya juga di pakai sebagai tempat ujian bagi petualang baru.

"Kau seorang penyihir bukan..?

Kamu bisa menggunakan Tongkat sihirmu sendiri agar lebih mudah.. " Kata Sebastian sembari mulai mengayunkan pedangnya.

Disini Sebastian menggunakan pedang Asli bukan pedang kayu yang biasa di pakai untuk latihan.

"Aku tak mempunyai nya, apakah tidak apa-apa..? " Tanya Argus.

"Selama kamu nyaman tak masalah.. " Ucap Sebastian.

"Baiklah terimakasih. Aku ingin mencoba sesuatu..

Aku harap itu tidak mengecewakan anda. " Kata Argus..

"Sebelum kita mulai, mari kita saling memperkenalkan diri terlebih dahulu.

Akan ku mulai dengan ku.

Nama ku Adalah Sebastian de Illia, kau bisa memanggilku Paman Sebastian.. " Ucap Sebastian.

"Aku adalah seorang Warior tipe Knight, Level 86."

...#Note. Untuk pengaturan thor. ...

...Job disini untuk tipe warrior di bagi menjadi. tipe Fighter (petarung tangan kosong jarak dekat). Knight (petarung Ahli segala macam senjata)...

...Dan untuk Knight sendiri di bagi menjadi berbagi job lagi sesuai satu keahlian senjata yang di pakai. ...

...Namun juga masih ada jenis Job "Knight" disini sebagai orang yang ahli segala macam senjata. ...

...Jadi jika ada perbedaan dengan yang lain harap mengerti. ...

"Baik, Namaku Argus, Argus Okinawa..

Aku seorang Sage berlevel 75.." Kata argus.

"Sage..? Bukankah kamu seorang penyihir..? Job macam apa itu..? Apakah itu job untuk pengguna Senjata dan sihir..? " Tanya Sebastian.

"Tidak, itu masih termasuk kedalam kelas Penyihir murni. Mungkin bisa di katakan juga sebagai kelas penyihir yang fokus pada pengetahuan.. " Kata Argus.

"Menarik.. sangat menarik.. " Ucap Sebastian.

"Baiklah apa kau sudah siap..? Kamu bisa menjaga jarak sejauh yang kamu inginkan.. "

"Jarak ini baik-baik saja.. " Kata Argus.

"Apa kamu yakin.. Pengetahuan dasar Penyihir dalam medan perang adalah mereka harus bisa menjaga jarak aman dari musuhnya.. " Kata Sebastian.

"Ya aku yakin.. Jarak ini tak masalah.. " Kata Argus.

Argus dan Sebastian hanya terpisah jarak Lima meter saja, untuk penyihir biasa.

Jarak ini artinya kematian untuk melawan warrior atau Fighter.

"Baiklah jika itu keinginan mu. . " Ucap Sebastian.

"Nona di sana, bisakah kau menjadi wasit nya..? "

"Ini..? Baiklah..

Aku akan menghitung sampai Tiga untuk memulai.. " Ucap Lisa.

"Bersiap..! Satu..! Dua..! Tiga Mulai..! " Teriak Lisa

Sebastian langsung memotong jarak dengan berlari menuju Argus.. Namun ia sedikit kaget melihat Argus yang bukannya menghindari atau menjauh malahan ikut berlari mendekat.

"Penyihir yang bertarung jarak dekat..? Menarik.. " Pikir Sebastian melihat gerakan Argus.

"Hati-hati aku akan serius..! " Teriak Sebastian.

Ia mengayunkan pedangnya secara Horisontal. Dan Argus menghindarinya dengan melompat ke atasnya.

Di kaki Argus terlihat ada Angin yang berhembus, ia menggunakan Elemen Angin untuk mendorong tubuh Argus ke atas.

Saat Argus berada di atas kepala Sebastian, Argus menunjukkan tinjunya dan dari tinju itu keluar Api mengarah ke Sebastian.

Itu membuat Sebastian sedikit kaget, pasalnya Argus tidak menggunakan Sihir seperti biasa.

Baik mantra atau jenis sihirnya sama sekali tak di ucapkan.

Namun untuk Sebastian, serangan itu masih mudah untuk di hindari. Ia menghindar ke samping.

Lalu kemudian Sebastian mulai menyerang Argus dengan berbagai serangan, sementara Argus selalu menghindarinya sembari terus mengeluarkan serangan Api baik dari tinjunya atau dari kakinya.

Gaya bertarung Argus seperti seorang Fighter, namun disini Argus akan terus mengeluh Sihir Api. Walaupun entah itu bisa di sebut Sihir atau tidak.

"Hahhaa menarik.. Gaya bertarung mu mirip seperti seorang Fighter. Namun kamu bisa menggabungkan sihir di dalamnya untuk menyerang..

Sihir macam apa sebenarnya yang kamu pakai..?" Tanya Sebastian setelah ia menjaga jarak dari Argus.

"Sebenarnya Ini bukan sihir. Bisa di bilang aku hanya mencoba mengendalikan Elemen Api untuk menyerang dan Angin untuk membantu ku bergerak.. " Kata Argus.

"Pengendalian Elemen..? Apakah Elemen bisa di kendalikan tanpa mantra atau Skill sihir..? " Tanya Sebastian.

...#Note. Yang dimaksud skill sihir itu seperti Bola api. Bola air. Atau sihir sejenis nya. ...

"Entah sebelumnya aku pun tak tau. Ini percobaan pertama ku dalam menerapkan hal ini untuk bertarung.. " Kata Argus.

"Aku hanya bisa mengeluarkan Api angin atau elemen lainnya dan mengendalikannya secar sederhana. Tidak seperti mantra atau sihir yang mengubah menjadi serangan berdasarkan mantra dan bisa di pakai untuk serangan jarak jauh atau jarak dekat.. "

"Saat ini aku hanya bisa menggunakan sebagai serangan jarak dekat saja. "

Sebenarnya Argus mendapatkan Skill Avatar. Skill yang memungkinkan Argus mengendalikan setiap Elemen yang ia miliki tanpa mantra atau sihir. Ini ia dapatkan saat dalam perjalanan ke kota Isak.

Argus mencoba mengeluarkan Api saat itu tanpa menggunakan Mantra, hanya fokus pada mana dan mengubahnya menjadi elemen api.

Tanpa di duga ini memberikan Argus skill Avatar. Skill pengendali elemen.

"Ini adalah penemuan yang hebat, setidaknya ini akan memungkinkan para penyihir mempunyai keahlian serangan jarak dekat yang lebih efisien.. " Kata Sebastian.

"Jadi selain Api dan angin. Elemen apa lagi yang bisa kau kendalikan..? "

"Aku bisa mengendalikan semuanya, namun untuk cahaya dan kegelapan. Aku masih belum tau cara menerapkannya. " Ucap Argus.

"Baiklah aku mengerti, mari kita serius kali ini.. " Ucap Sebastian.

"Limit Breaker...! Berhati-hatilah..! "

Saat Sebastian mengucapkan skillnya, kekuatan dan kecepatan Sebastian sepertinya meningkatkan berkali-kali lipat..

"Baik. Aku juga akan menggunakan hal lainnya sekarang.. " Kemudian Argus mulai melakukan gerakan seperti gerakan Taichi.

Namun semakin lama ia bergerak, semakin terlihat ada sebuah kilatan listrik terlihat di setiap gerakannya. Dan kemudian mulai menyelimuti tubuh Argus..

"Berhati-hatilah Tuan Sebastian.. Aku tak terlalu pandai mengendalikan Elemen ini.. " Ucap Argus.

"Lisa tolong mundur juga.. Aku tak mau sampai tak sengaja melukaimu.. "

"Emm.. " Lisa kemudian mulai berjalan menjauh menuju tempat dimana Putri Olivia dan Wiliam saat ini menonton.

Ternyata mereka telah melihat pertarungan Argus dan Sebastian sedari tadi. Mereka terkejut melihat gaya bertarung Argus.

Dalam akal sehat mereka, seorang penyihir akan lemah secara fisik sehingga mereka akan selalu memilih menyerang dari jarak jauh.

Sedangkan gaya bertarung yang Argus tunjukkan, selain Api dan Angin yang Argus keluarkan mirip dengan penyihir. Gaya lainnya lebih mirip gaya bertarung Fighter.

Ini menumbangkan akal sehat keduanya tentang dunia ini.

"Tuan Putri.. Tuan Wiliam.. " Sapa Lisa dengan sopan.

"Apakah kamu keluarga Argus atau kau ini kekasihnya..? " Tanya Putri Olivia.

"Ke.. Kekasih..? " Lisa yang mendengar itu wajahnya mulai memerah.

"Bukan.. Saya hanya Budak Master.. " Kata Lisa.

"Budak..? " Putri Olivia dan Wiliam memperhatikan tanda di leher Lisa dan akhirnya mereka mengkonfirmasi kata-kata lisa.

"Ternyata seperti itu.. "

Entah mengapa saat mengetahui Lisa adalah budak Argus dan bukan keluarga atau Kekasih Argus, Olivia merasa lega..

Dan saat menyadarinya, ia ingat kata-kata Sebastian sebelumnya dan ia pun memiliki wajah yang memerah lagi saat ini..

"Jadi.. Apakah memang seperti ini gaya bertarung yang Argus gunakan..? " Tanya Wiliam kepada Lisa.

"Setau saya tidak.

Biasanya Master akan bertarung menggunakan pedang tipis dan kecil bermata satu yang ia sebut sebagai pedang Jenis Katana. " Jawab Lisa.

"Pengguna pedang..? " Olivia dan Wiliam Kaget saat mendengar hal ini.

Pasalnya, gaya bertarung Argus saat ini saja sudah membuat akal sehat mereka terasa salah. Dan sekarang mereka mendengar bahwa Argus biasanya menggunakan pedang yang semakin jauh dari Citra seorang penyihir.

"Ya pedang.. Menurut master barusan, ia mengatakan ingin mencoba gaya bertarung baru kali ini. " Ucap Lisa.

"Dari yang ku dengar saat berjalan ke sini, Master bergumam pelan Bahwa ia sepertinya tak ingin menggunakan Sihir biasa atau pedangnya, karena Master takut secara tak sengaja akan membunuh Tuan Sebastian.. "

"Ini..? " Wiliam dan Olivia sangat terkejut saat mendengar Ucapan Lisa.

Namun saat melihat Argus saat ini yang bertarung melawan Sebastian secara imbang bahkan cenderung di atas angin, mereka juga sedikit memahami bahwa apa yang di katakan Lisa barusan mungkin juga benar.

.

. Bersambung.

Terpopuler

Comments

You Me

You Me

bongkar terus

2022-10-03

0

Scurity MT

Scurity MT

👍203

2022-04-20

0

komentar sadis

komentar sadis

sehatus level kayak mc gk perlu bertarung lama, kasi tamparan sudah, biar tau tingginya dunia

2022-04-18

2

lihat semua
Episodes
1 menuju Isekai.
2 -
3 3
4 perubahan job
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10 10
11 11
12 12
13 13
14 14
15 15
16 16
17 17
18 18
19 19
20 20
21 21
22 22
23 23
24 24
25 25
26 26
27 info dan spoiler.
28 27
29 28
30 29
31 30
32 31
33 32
34 33
35 34
36 35
37 36
38 37
39 38
40 39
41 40
42 41
43 42
44 43
45 pengumuman
46 39
47 40
48 41
49 42
50 43
51 44
52 45
53 46
54 47
55 48
56 49
57 50
58 51
59 52
60 53
61 54
62 55
63 56
64 57
65 58
66 59
67 60
68 61
69 62
70 63
71 64
72 65
73 66
74 67
75 68
76 69
77 70
78 71
79 72
80 73
81 74
82 75
83 76
84 77
85 78
86 79
87 80
88 81
89 82
90 83
91 84
92 85
93 86
94 87
95 88
96 89
97 90
98 91
99 92
100 93
101 94
102 95
103 96
104 97
105 98
106 99
107 100
108 101
109 102
110 103
111 104
112 105
113 106
114 107
115 108
116 109
117 110
118 111
119 112
120 113
121 114
122 115
123 116
124 117
125 118
126 119
127 120
128 pengumuman
129 121
130 122
131 123
132 124
133 125
134 126
135 127
136 128
137 129
138 130
139 131
140 132
141 133
142 134
143 135
144 136
145 137
146 138
147 139
148 140
149 141
Episodes

Updated 149 Episodes

1
menuju Isekai.
2
-
3
3
4
perubahan job
5
5
6
6
7
7
8
8
9
9
10
10
11
11
12
12
13
13
14
14
15
15
16
16
17
17
18
18
19
19
20
20
21
21
22
22
23
23
24
24
25
25
26
26
27
info dan spoiler.
28
27
29
28
30
29
31
30
32
31
33
32
34
33
35
34
36
35
37
36
38
37
39
38
40
39
41
40
42
41
43
42
44
43
45
pengumuman
46
39
47
40
48
41
49
42
50
43
51
44
52
45
53
46
54
47
55
48
56
49
57
50
58
51
59
52
60
53
61
54
62
55
63
56
64
57
65
58
66
59
67
60
68
61
69
62
70
63
71
64
72
65
73
66
74
67
75
68
76
69
77
70
78
71
79
72
80
73
81
74
82
75
83
76
84
77
85
78
86
79
87
80
88
81
89
82
90
83
91
84
92
85
93
86
94
87
95
88
96
89
97
90
98
91
99
92
100
93
101
94
102
95
103
96
104
97
105
98
106
99
107
100
108
101
109
102
110
103
111
104
112
105
113
106
114
107
115
108
116
109
117
110
118
111
119
112
120
113
121
114
122
115
123
116
124
117
125
118
126
119
127
120
128
pengumuman
129
121
130
122
131
123
132
124
133
125
134
126
135
127
136
128
137
129
138
130
139
131
140
132
141
133
142
134
143
135
144
136
145
137
146
138
147
139
148
140
149
141

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!