Setelah menjual jarahan Goblin, Argus dan Lisa mulai berjalan keluar dari guild petualang..
Argus memutuskan untuk mencari penginapan lainnya yang memiliki kamar mandi di dalamnya.
Karena sebelumnya walaupun Argus mandi, namun itu hanya bisa di sebut membasuh tubuh dengan handuk basah di atas Bak air kecil.
Oleh karena itu Argus berniat mencari penginapan lainnya.
Juga karena sekarang ia bersama Lisa, jadi ia tak bisa tinggal di penginapan kecil lagi.
Setelah bertanya-tanya, akhirnya Argus menemukan penginapan yang ia inginkan.
Itu adalah penginapan dengan tanda Babi hutan di atasnya.
"Selamat datang di penginapan Taring Babi..!! " Suara seorang gadis kecil terdengar saat Argus dan Lisa memasuki penginapan itu.
Itu adalah gadis kecil berumur 12 tahunan. Dia memakai pakaian pelayan dengan rambut ekor kuda yang lucu.
"Apakah anda ingin menginap di sini atau hanya ingin makan..? " Tanya gadis kecil itu kepada Argus.
"Kami ingin menginap untuk satu malam, apakah ada dua kamar kosong..? " Tanya Argus
"Maaf pelanggan, saat ini hanya tersisa Satu kamar saja. " Kata gadis kecil itu.
"Hanya satu..? " Kata Argus.
"Tak apa master, aku bisa tidur di lantai jika di permukaan..
Jadi master tak perlu memikirkan ku. " Ucap Lisa di belakang Argus.
"Lupakan.. Lagian saat ini aku hanya perlu kamar mandinya. " Gumam Argus.
"Baiklah. Aku akan memesannya dan juga aku pesan makanan untuk dua orang sekarang dan nanti malam. "
"Baiklah, penginapan untuk satu malam seharga 200 perunggu dan untuk makan standar seperti rebusan daging babi dan sayuran untuk dua orang dua kali makan menjadi 100 perunggu.
Jika anda ingin memakan hidangan lainnya seperti Babi panggang atau olahan babi lainnya, anda bisa memesan juga namun di kenakan biaya tambahan.
totalnya adalah 300 perunggu.. "Ucap gadis kecil itu.
Setelah itu Argus membayar uang 350 perunggu untuk menginap satu malam dan memesan makanan tambahan berupa Daging babi panggang.
" Terimakasih, apakah anda ingin makan sekarang di sini atau di antar ke kamar anda..? " Tanya Gadis pelayan itu.
Argus melihat sekeliling bahwa saat ini ruang makan lumayan sepi, karena kebanyakan petualang yang menginap di sini belum kembali.
"Aku akan makan di sini.. " Ucap Argus.
"Oh benar.. Apakah ada Kopi atau teh di sini..? "
"Kopi..? Teh..? " Gadis pelayan kecil itu memiringkan kepalanya saat mendengar pertanyaan Argus.
"Ahh benar.. Jika kopi, Aku tak tau apa yang anda mmaksudkan dengan Kopi itu..
Namun jika teh yang anda maksud adalah minuman Herbal para Bangsawan, maka di sini tidak menyediakan nya. "
"Namun kami menyediakan berbagai Alkohol yang enak disini.. " Ucap gadis itu.
"Apakah di sini tak ada kopi..? Bahkan untuk teh saja adalah minuman bangsawan..? " Gumam Argus
"Lupakan.. Aku bukan tipe yang suka minum minuman keras..
Bawakan saja makanan nya dan minuman selain Alkohol aku akan baik-baik saja.."
"Baiklah, silakan pilih tempat duduk dimana pun anda merasa nyaman.. " Kata gadis kecil itu sambil berlari masuk ke dalam.
Argus melihat sekeliling dan akhirnya memutuskan duduk di dekat jendela.
Dan Lisa memilih duduk di depan Argus
"Lisa, bisa kau ceritakan bagaimana kau bisa menjadi budak..? Jika kau tak nyaman tak usah kau katakan pun tak masalah.." Tanya Argus
"Sebelumnya, aku dan orang tua ku tinggal di Kerajaan Raika.
Namun di tempat kami tinggal saat itu terjadi perselisihan sipil dimana seorang Count melakukan suatu kesalahan yang menyebabkan pasukan yang ia pimpin di musnahkan..
Dan untuk menghindari amarah dari Duke atau bahkan Raja, dia membuat kambing hitam untuk mengalihkan masalah itu. " Ucap Lisa.
"Dan kambing hitam yang ia pulih adalah Viscount di bawahnya, ia menyatakan bahwa Viscount dan marquess melakukan korupsi anggaran biaya persenjataan prajurit..
Dan untuk menghindari penyidikan lebih lanjut, ia mengumumkan bahwa baik Viscount, Marquess akan di eksekusi dan seluruh keluarganya akan di jadikan budak... "
"Dan Ayahku adalah seorang Marquess suatu wilayah di itu, dan ibuku adalah seorang Elf yang cantik dari hutan Jura. " Kata Lisa sambil mulai semakin keras menggenggam jari tangannya.
"Saat mengetahui bahwa ayahku akan di eksekusi dan ia akan di jadikan budak, ibuku tak tahan dan akhirnya ia bunuh diri.
Kemudian aku pun pada akhirnya menjadi seorang budak dan di jual kepada seorang pedagang budak.
Namun pedagang itu yang bermaksud menjual para budaknya di wilayah kerajaan Illia, jadi aku juga di bawa kesini. "
"Namun.. Walaupun aku seorang Half-Elf, tapi karena warna rambutku berwarna Hitam.
Elf berambut hitam di kenal dengan pembawa sial kepada orang-orang terdekatnya. Dan juga karena aku tak memiliki kedekatan Elemen apapun..
Karena itu baik bangsawan ataupun petualang Tak ada yang mau membeli ku.. " Kata Lisa.
"Para petualang di ibukota merasa aku tak berguna, dan para bangsawan di kerajaan ini takut dengan kesialan..
Dan karena tak mungkin membawa kembali ke kerajaan Raika, kemudian pedagang budak itu berniat menjual ku ke tempat prostitusi kota Isak namun ia memilih untuk tidak melewati pos pemeriksaan di Kota Baiji, demi mengurangi pajak wilayah.
Dan ia memutuskan melewati hutan, sampai kemudian kami di temukan oleh kawanan Goblin yang sebelumnya.. "
"Jadi pada intinya itu karena kesalahan orang lain keluarga mu harus menerima keadaan ini..? " Tanya Argus
"Ya.. " Kata Lisa.
"Silahkan makanannya..! " Sebuah suara memecah suasana sedih itu.
Pelayan kecil itu membawakan makanan rebusan dengan potongan daging kecil di dalamnya.
Kemudian ada makanan lain yang berupa sayuran yang di masak.
Lalu ada juga daging Babi panggang, atau bisa di bilang itu adalah setengah babi panggang besar.
Lalu di sana tak ada nasi namun hanya ada roti hitam dan roti putih sebagai makanan pokoknya.
"Silakan menikmati nya, jika ada yang lain silahkan panggil saja.
Oh benar, Babi panggang ini adalah makanan khas penginapan ini, jadi aku harap kau menyukainya, dan juga ini paling enak jika kau memakannya dengan roti putih itu. " Kata gadis kecil itu.
"Terimakasih.. " Ucap Argus kepada gadis kecil itu.
"Mari makan dulu, kemudian kita akan berbicara lagi.
Jika perut kosong otak takan bisa bekerja dengan baik. "
"Emm.." Jawab Lisa.
Kemudian mereka mulai memakan makanan di atas meja itu, awalnya Lisa tak memulai makan. Dan hanya melihat Argus makan.
Saat di tanya, ternyata itu adalah kebiasaan yang harus di lakukan budak.
Mereka tak boleh makan bersama Tuan nya, dan jika mereka makan bersama. Maka seorang budak harus menunggu Master mereka selsai makan baru para budak bisa makan makanan sisanya.
Jadi Argus harus memberikan perintah untuk setiap kali mereka makan, Argus menyuruh Lisa untuk langsung ikut makan dan tak usah menunggu Argus selesai makan atau harus di suruh lagi.
Awalnya Lisa menolak, namun Argus memaksa dengan menekankan itu adalah perintah.
Jadi Lisa pun akhirnya ikut makan bersama Argus.
Makanan di restoran itu lumayan enak, walaupun belum bisa di bilang sangat enak. Tapi bisa di bilang jauh lebih enak dari makanan yang ia makan di Penginapan sebelumnya..
Saat mereka selesai makan, Argus pun mulai bertanya bagaimana cara menghilangkan segel budak.
"Lisa apakah ada cara melepas mu dari perbudakan..? Atau cara menghilangkan segel yang ada di lehermu itu..? "
"Sayang itu tak ada..
Bahkan untuk mereka yang memiliki kemampuan memberikan segel Budak pun tak memiliki cara membatalkan nya.." Jawab Lisa sambil tersenyum Masam.
"Setiap segel yang terukir pada tubuh Budak akan terukir dan terhubung langsung dengan jiwa mereka.
Jadi satu-satunya cara adalah kematian Budak itu sendiri. "
Dengan kata lain tak ada cara untuk seorang budak agar bisa kembali mendapatkan status Normal setelah memiliki segel budak di tubuhnya.
Mendengar ini, Argus memiliki tujuan lain. Yaitu membaca buku tentang segel budak.
Karena tak ada yang menemukan caranya selama ini, maka ia hanya perlu membuat cara sendiri.
"Lisa.. Kau sebelumnya berbicara tentang Marques dan bangsawan bukan..?
Apakah tingkat bangsawan di kerajaan ini dan Raika sama..? " Tanya Argus.
"Ya. Tingkat bangsawan sama saja selain di kerajaan Elf atau di kenal Hutan Jura semuanya sama." Jawab Lisa
"Di mulai dari Raja, Duke , count atau earl, viscount, dan baron...... "
Kemudian Lisa mulai menjelaskan makna status tiap bangsawan.
Dimulai dari Duke.
Duke (adipati) Adalah gelar Bangsawan keluarga kerajaan, biasanya tinggal di daerah sekitar kerajaan atau ibukota.
Dan gelar ini hanya akan di miliki oleh orang yang memiliki hubungan dengan keluarga Kerajaan saja.
Marques/Marquez biasanya adalah gelar bangsawan di bawah Duke, dan memimpin tanah yang Luas (kota) dan biasanya juga di percayai untuk memimpin daerah yang berada di tanah perbatasan negara.
Count atau earl, count adalah gelar bangsawan di bawah Marquez, biasanya mereka tidak memimpin wilayah manapun namun mereka adalah pemimpin pasukan bersenjata (prajurit) dibawah pimpinan Marquez.
Viscount, Viscount adalah gelar kebangsawanan setingkat dengan Count, tetapi mereka biasanya adalah bangsawan yang bertugas untuk keuangan atau urusan lainnya. Tapi mereka tidak boleh melibatkan urusan bersenjata.
Dan terakhir adalah kelas Baron.
Baron berada di tingkat paling rendah dan di bawah viscount.
Biasanya memimpin sebuah desa..
Namun, terkadang selain gelar turunan yang bisa di miliki tiap keluarga bangsawan dengan pekerjaan atau tanah. Terkadang gelar-gelar ini juga bisa di berikan kepada siapapun Oleh Raja untuk orang yang berjasa dan di pilih tanpa harus memimpin Wilayah manapun.
Bisa di sebut juga bangsawan tanpa wilayah, namun status mereka sama saja dengan bangsawan yang memiliki wilayah.
"Lalu bagaimana dengan Hutan Jura..? " Tanya Argus.
"Di hutan Jura, hanya di pimpin oleh Ratu elf.
Dan tak ada yang namanya status bangsawan seperti lainnya.. " Kata Lisa.
"Di sana yang aku tau hanya ada para tentu yang membantu Ratu mengurus semua urusan Hutan.
Selain itu semua penghuni Hutan di anggap setara. "
"Lalu apakah Hutan Jura mengizinkan orang lain atau Ras lainnya memasuki kawasan Hutan Jura..? " Tanya Argus
"Ya.. Namun mereka di batasi oleh banyak peraturan.
Seperti Selama itu hanya kunjungan atau melakukan permintaan tertentu, dan selama mereka tidak merusak hutan atau merugikan penghuni di sana.
Maka mereka di perbolehkan memasuki Hutan Jura. " Ucap Lisa.
"Namun mereka harus membawa surat rekomendasi dari Kerajaan Asal dan mereka juga Harus mendapatkan izin terlebih dahulu untuk memasuki Hutan Jura..
Tapi mereka tidak diizinkan untuk menetap di sana.."
Argus memahami bahwa sistem dunia ini hampir sama dengan yang ia ingat dalam Game.
Hanya bagian Hutan jura yang tak memiliki status bangsawan namun ada Tetua di sana..
Namun sepertinya Para Ras Elf cukup ketat terhadap teritori mereka. Dapat di lihat dari perbedaan status dengan Kerajaan lainnya dan tetap mempertahankan kebiasaan mereka sendiri.
Namun, mereka masih cukup longgar untuk membiarkan para Elf meninggalkan Hutan jura.
Atau bahkan bisa menetap di kerajaan lainnya.
"Baiklah terimakasih untuk penjelasannya.. " Kata Argus
"Karena setelah ini kita akan berpetualang bersama, mari saling memperkenalkan diri. "
"Baiklah Master..
Namaku Lisa, saat ini aku tak memiliki nama keluarga karena saat ini aku sudah menjadi Budak.
Dan aku saat ini berumur 16 tahun bulan ini.. " Kata Lisa.
"Job ku adalah Arcer. Dan Level ku saat ini adalah 46. Dan seperti yang aku sebutkan sebelumnya, aku tak memiliki kedekatan dengan Elemen apapun.
Dan.. Dan.. Dan aku juga masih perawan.. "
Saat mengatakan kata-kata terakhir itu muka Lisa mulai memerah dan suaranya mulai pelan hampir tak terdengar.
Argus yang sedang mendengarkan sambil minum pun menyemburkan isi minuman di mulutnya.
"Uhuggg. Uhhugg.. Maaf.. " Ucap Argus
"Baiklah, sedangkan untuku.
Namaku Argus Okinawa. Job milikku adalah Sage. Untuk level aku saat ini berlevel 10..
Aku berasal dari Hutan Orasis.
Jadi aku harap kamu bisa terus memberitahu ku jika ada kebiasaan yang tak ku pahami.. "
"Apakah benar master masih berlevel 10..? Tapi bagaimana bisa.. Bukankah tuan bisa mengalahkan para Goblin sebelumnya..?
Dan bahkan aku dengar Master mengalahkan binatan Rank A..?" Tanya Lisa.
"Ya ini karena sebelumnya saat sudah mencapai level 100. Aku melakukan reset level.. " Kata Argus santai.
"Reset Level..?
Tapi.. Tapi setau ku tak pernah ada yang namanya reset level.
Jika.. Jika.. " Lisa tak bisa berkata-kata
"Ya aku tau.. Mereka biasanya membutuhkan Core Dungeon untuk naik ke level 101 bukan..? " Kata Argus
"Ya.. Bahkan untuk Elf pun tak ada catatan seperti master. " Ucap Lisa.
"Kau bisa menganggap ku orang yang unik atau aneh, terserah saja. " Ucap Argus
"Yang jelas inilah keadaan ku. Jadi pada intinya aku mungkin orang pertama yang mengambil langkah berbeda saat ini. "
"Emm.. Baiklah aku mengerti Master.. " Ucap Lisa.
. Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 149 Episodes
Comments
dark sistem
seperti biasa (marketing)
2025-04-01
0
DNK • SLOTH SINN
next thor
2022-05-01
0
Scurity MT
👍229
2022-04-20
0