Stelah selsai makan, Argus dan Lisa memasuki kamar yang ia pesan di pandu oleh seorang pelayan yang menjelaskan peraturan di sana..
Peraturan cukup simpel, selama mereka merusak fasilitas hotel. Maka mereka harus membayar denda.
Mereka juga di larang membuat keributan yang bisa mengganggu tamu lainnya.
Lalu Di dalam kamar itu lumayan luas, terdapat dua tempat tidur, sebuah meja yang cukup luas.
Sepertinya sudah di siapkan untuk para tamu yang ingin makan di dalam kamar mereka.
Dan dalam kamar mandi di sana juga cukup luas, di bak mandi terdapat kran air. Yang bisa kita atur menjadi air panas atau air dingin biasa.
Argus sempat bertanya sebelumnya memasuki kamarnya kepada pelayan di sini. Dia menjelaskan bahwa kamar mandi disini menggunakan Core monster tipe api dari dalam Dungeon untuk memanaskan Air yang keluar dari kran air itu.
"Baiklah Lisa, kau bisa istirahat di ranjang sebelah sana. Dan aku akan menempati yang satu ini.. " Ucap Argus.
"Baik master.. " Jawab Lisa.
"Aku akan mandi duluan, lakukan apapun yang kamu inginkan tak perlu menunggu perintah dariku.
Aku harap kau bisa rileks dan jangan terlalu formal denganku. . " Kata Argus sambil mulai berjalan menuju kamar mandi.
Di dalam kamar mandi, Argus melihat sudah di siapkan Handuk untuk di pakai pelanggan.
Dan dijelaskan bahwa setiap handuk bisa di bawa pulang oleh mereka juga.
Ini cukup memuaskan, untuk harga penginapan ini cukup sebanding.
Argus kemudian memanaskan air untuk mandi, dan kemudian ia mulai berendam di dalam bak mandi tersebut..
Bak mandi itu cukup luas dan bisa menampung 5 orang di dalamnya, itu memungkinkan Argus untuk berendam dengan leluasa di dalamnya..
"Akhhh.. Mandi Air hangat memang yang terbaik.. " Gumam Argus sambil memejamkan matanya.
Karena merasa nyaman, Tak terasa Argus mulai sedikit tertidur di dalam bak mandi.
Sampai-sampai ia tak sadar ada yang memasuki kamar mandi itu..
"Master.. " Sebuah suara membangunkan Argus, kemudian Argus berbalik dan melihat Lisa tengah berdiri dengan hanya berbalutkan handuk yang hampir tak menutupi bagian penting tubuhnya..
"Akhh...! Apa yang kamu lakukan di sini Lisa..?? Aku tak pernah menyuruh mu masuk.." Ucap Argus kaget melihat Lisa.
"Aku akan membasuh tubuh master.. " Ucap Lisa.
"Bukankah itu yang harus di lakukan budak..? Dan juga master tadi bilang untuk melakukan apapun yang aku inginkan dan tak perlu menunggu perintah master bukan.."
"Ehh...?? Sepertinya aku memang mengatakan itu.. " Gumam Argus sambil menggaruk Kepala nya.
"Tidak tidak perlu.. Kamu tak perlu melakukan hal seperti itu mulai sekarang.. " Ucap Argus.
"Kamu tak perlu melakukan kebiasaan budak yang tak sesuai dengan keinginan mu.. "
"Tapi ini tak bertentangan dengan apa yang tak aku inginkan.. " Ucap lirih Lisa.
"Ekhh.. Baiklah untuk kali ini saja tak masalah..
Kau bisa membasuh punggung ku.. " Ucap Argus.
"Baik.. " Balas Lisa.
Kemudian Lisa mulai menggosok bagian punggung Argus.
"Aku sudah selesai, apakah perlu aku gosok bagian lainnya..? "
"Tidak.. Tidak perlu, aku bisa melakukan sendiri.. " Kata Argus.
"Bisakah kau keluar sebentar..? Aku akan memulai berpakaian sebentar lagi..? "
"Baiklah sesuai perintah mu master.. " Ucap Lisa sambil berjalan keluar kamar mandi.
Setelah beberapa saat, Argus selesai mandi dan berpakaian.
Kemudian Argus memerintah kan Lisa untuk mandi sendiri..
Argus masih belum terbiasa dengan kebiasaan dunia ini. Hidup dengan orang lain apalagi seorang budak membuat Argus tak tau apa yang ingin dia lakukan..
Kebiasaan hidup sebelumya sebagai orang keturunan Jpg dan Indo.
Membuat banyak kebiasaan Argus yang bertentangan dengan kebiasaan dunia ini..
Namun Argus mulai mencoba membiasakan diri untuk beradaptasi dengan dunia ini yang mulai sekarang akan dia tempati selama hidupnya kali ini.
Setelah beberapa saat, Lisa selesai mandi dan berpakaian lagi.
Ia kemudian duduk di depan Argus
"Lisa.. " Ucap Argus
"Ya.. Apakah ada perintah lain Master..? " Tanya Lisa
"Ya aku hanya akan memberikan satu perintah.
Mulai sekarang, walaupun kamu adalah Budak milikku. Aku harap kamu bisa hidup dengan Normal.
Kamu tak perlu melakukan apa yang harus di lakukan seorang budak.. " Ucap Argus
"Kamu bisa melakukan apapun yang kamu inginkan..
Jika ada hal yang tak sesuai dengan isi hatimu, atau kau merasa keberatan.
Kau tak perlu melakukan hal itu, atau kau bisa mengatakan nya padaku. . "
"Tapi.. Bukankah itu akan tidak sopan..? " Tanya Lisa.
"Tidak apa-apa. Aku tak terbiasa dengan hal itu, akan lebih baik jika kau bisa berlaku Normal sesuai keinginan mu.. " Ucap Argus
"Baik master.. Aku ucapkan terimakasih.. " Kata Lisa sambil meneteskan Air matanya.
Pada saat ia tau bahwa ia akan menjadi Budak, ia merasa putus asa.
Bahkan ia hampir mencoba bunuh diri namun akhirnya gagal dan Master atau penjual Budak memberikan segel budak padanya..
Hal ini membuat Lisa dan orang lain yang memiliki segel budak kehilangan kemampuan untuk mencoba bunuh diri.
Karena segel itu melarang budak untuk bunuh diri.
Lisa hanya mencoba menguatkan dirinya sambil berdoa setiap saat untuk mendapatkan Master yang baik.
Atau minimal Master yang tidak akan menyiksanya setiap saat.
Dan perlakuan Argus walaupun belum lama kenal menjadi Budaknya, membuat Lisa cukup senang.
Tak hanya baik, Argus juga memperlakukan Lisa seperti orang biasa bukan sebagai budak yang seharusnya terjadi jika itu orang lain.
Dan lagi Argus bahkan tidak pernah mencoba menyentuh tubuh Lisa atau memanfaatkan keadaan terhadap Lisa.
Walaupun jika Argus memerintahkan hal itu Lisa tidak bisa menolak, tapi Argus tetap tidak melakukannya.
"Baiklah.. Kau bisa tenang mulai sekarang aku takan memerintahkan mu melakukan hal-hal aneh yang tak kau inginkan.. " Ucap Argus.
Lisa hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.
"Aku akan mengatakan sesuatu padamu, tujuan hidupku adalah untuk berkeliling dan mencari serta menangkan berbagai binatang dan monster untuk bisa aku makan.. " Ucap Argus.
"Jadi jika kamu ikut denganku mungkin kamu akan menghadapi berbagai macam bahaya.
Atau kamu bisa tinggal di suatu tempat, dan aku akan mengatur semua kebutuhanmu nantinya dan kamu bisa bebas melakukan apapun.. "
"Tidak master. Aku akan tetap mengikuti master kemanapun anda pergi..
Aku akan melakukan apapun, dan menyerahkan jiwa raga ku untuk master. " Ucap Lisa dengan tegas.
"Ekhh... " Argus sebenarnya tak mengharapkan jawaban seperti ini.
Dalam skenario yang Argus inginkan, adalah Lisa akan memohon untuk bisa tinggal sendiri dan tak mau mengikuti Argus.
Bagaimana pun sebelumnya Lisa adalah seorang anak Bangsawan.
Jadi Argus pikir Lisa takan terbiasa hidup sebagai Budak.
"Haiihhh.. Lupakan..
Baiklah, namun aku memiliki beberapa syarat untuk mu. " Kata Argus.
"Emm.. " Jawab singkat Lisa.
"Pertama, kamu harus bisa mencari buruan sendiri.
Aku tak ingin kamu bergantung pada ku.. " Ucap Argus.
"Baik master aku mengerti.. " Kata Lisa.
*pasti master ingin aku mandiri dan tak ingin aku menjadi bebannya..
Aku akan melakukan yang terbaik..! * apa yang ada di pikiran Lisa.
Sedangkan Argus sebenarnya hanya ingin memakan lebih banyak, dan tak terlalu ingin membagikan makanannya dengan orang lain jika orang lain bisa mencari sendiri kenapa harus meminta miliknya.
"KeDua. Aku harap apapun kejutan yang akan kamu lihat nanti, kamu di larangan membicarakan nya dengan siapapun.. " Kata Argus.
"Baik... " Lisa
Apa yang lisa pikir adalah.
*pasti master adalah orang yang sangat kuat, jadi dia memiliki banyak rahasia yang akan membuat banyak orang iri..
Aku pasti akan merahasiakan nya.. *
Sedangkan yang Argus maksud adalah.
*ya dengan ini aku bisa mengeluarkan sebanyak mungkin bumbu-bumbu dari Bumi tanpa takut ketahuan orang lain.. *
"Yang ketiga. Kamu harus terbiasa dengan kehadiran Familyar milikku yaitu Semut Api ku. " Kata Argus.
"Ekhh.. Ini... " Lisa sedikit bimbang kali ini, namun pada akhirnya..
"Baiklah, aku akan mencoba yang terbaik.. "
*ya pasti master tak ingin aku menjadi beban. Karena jika aku tak terbiasa dengan para semut itu, aku mungkin akan membuat master kesusahan..
Dan aku mungkin akan di tinggalkan karena para semut lebih berguna daripada aku..* pikir lisa.
Sedangkan Pikir Argus sebenarnya hanya ingin bisa mengeluarkan semua semut miliknya yang berjumlah ribuan.
Dan berusaha membuat mereka berevolusi jika memungkinkan.
Jadi Argus tak perlu susah-susah berburu mangsa, dan hanya perlu membiarkan para semut menanganinya.
"Baiklah hanya itu saja.
Oh benar, skill apa saja yang kamu miliki Lisa. " Tanya Argus.
"Aku memiliki skill bawaan Mata Elang, dimana membuat ku mampu melihat dalam jarak yang cukup jauh.
Dan ini sangat membantu ku dalam memanah.
Selain itu, aku juga memiliki Skill Boster.
Dimana mampu menggandakan kekuatan serangan milikku.
Oh dan juga aku memiiki kemampuan Item Box untuk menyimpan barang, namun hanya ukuran satu meter kubik. "
"Hemm... Mata elang, Boster dan item Box.. " Argus bergumam dan memikirkan sesuatu.
"Apa kamu memilki peralatan..? "
"Tidak. Saat aku menjadi budak, seluruh barang di dalam penyimpan ku di ambil. Jadi aku tak membawa apapun saat ini dalam item box milikku. " Jawab Lisa.
"Baiklah.. Aku akan membuatkan mu busur.. " Kemudian Argus mengeluarkan tanduk dari Raja Naga merah.
Kemudian dia mengubahnya menjadi bentuk busur tanpa tali busur.
Kemudian Argus mengeluarkan satu sisik naga dan mengubahnya menjadi sebuah tali atau benang.
Lalu Argus mulai menyatukan keduanya membentuk Busur berwarna merah gelap yang sempurna.
"Cobalah bagaimana rasanya.. " Argus menyerah kepada lisa..
Lisa masih tak sadar dan hanya menerimanya, dia melihat tanduk serta sisik yang menyerupai tanduk dan sisik naga.
"Master.. Apakah tadi material dari Naga merah..? " Tanya Lisa.
"Ya.. Aku mendapatkannya saat aku keluar dari hutan orasis.
Karena kebetulan berpapasan dan Naga itu juga terlihat habis menyerang orang. Jadi aku membunuhnya saja, karena kebetulan aku juga tak memiliki daging jadi apa boleh buat.. " Argus berkata enteng seolah itu hanya seekor babi di jalan.
Melihat Lisa yang masih bengong dan tak merespon pun argus memerintahkan lagi
"Apa yang kamu bengong kan..? Cobalah.. Jika ada masalah aku akan membuatnya lagi. "
"Ehh tapi tapi itu Naga.. Rank S setara dengan level 90 lebih kan.. " Ucap Lisa
"Entahlah.. Aku hanya membekukannya dan memotong kepalanya saja..
Sudah tak perlu di pikiran coba saja busur itu. " Ucap Argus.
"Baiklah.. " Kemudian Lisa mencoba menarik busur itu.
Itu terasa nyaman di tangan, dan tak terlalu keras saat di tarik.
"Aku menyukainya.. Ini busur yang bagus.. "
"Baguslah kalo kamu suka. Kamu bisa menyimpan nya.. " Kata Argus.
"Tapi ini dari Naga.. Ini terlalu mahal.. " Ucap Lisa mencoba mengembalikan busur itu.
"Apa yang mahal. Itu hanya bahan sisa.
Jika tak berguna bahkan aku akan membuangnya, toh itu tak bisa di makan.. " Kata Argus.
Setelah itu Argus mengeluarkan lebih banyak sisik naga dan mengubahnya menjadi benang tipis.
Kemudian Argus mengubahnya menjadi dua buah pakaian untuk Argus dan Lisa.
Kemudian menyerahkan pakai itu untuk lisa simpan dan pakai besok saat melakukan perjalanan bersama.
Awalnya Lisa menolak lagi, namun Argus kembali memaksa menerima itu. Dengan mengatakan jika tak suka Lisa bisa membuangnya dan Argus bisa membuatkan lagi seperti model yang Lisa inginkan..
Jadi Lisa memilih menyimpan nya, karena dia akhirnya tau bahwa Ia tak bisa lagi memandang Argus dengan akal dunia ini.
Benar apa kata Argus sebelumnya, Argus itu unik dan juga Aneh.
Setelah itu, Argus memerintahkan Lisa untuk istirahat di ranjang nya sendiri dan Argus juga akan tidur karena besok mereka akan memulai perjalanan mereka menuju Kota Isak.
. Bersambung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 149 Episodes
Comments
rizal zailani
apa yang kamu bengongkan wkkwkwkw , 1 kata sih *naif
2024-12-02
0
You Me
hmm iyain dlu siapa tau nanti jadi bangsawan/ pahlawan terus disuruh nikah politik , ngurusin wilayah,mengabdi ke kerajaan. gw berharap sih nih MC bebas gk terikat sesuatu
2022-10-03
2
abang readers
memang aneh tuh argus mm dan mage dalam base bisa modar sama dia dengan modal ulti 🗿᭄
apalagi klo udh aktifkan fury/inspire behh
2022-10-03
0