"Ya walaupun tanpa bumbu, tapi ini lumayan enak juga..
Tapi aku masih belum kenyang, apa ini efek skill dan judul itu..? " Gumam Argus sambil memegangi perutnya.
"Lupakan, untuk sekarang aku harus pergi ke kota terdekat. Tapi sebelum itu ada hal yang perlu aku pikirkan.. "
"Pertama, aku tak punya identitas,
KeDua aku tidak punya uang.
Dan yang terpenting... "
"Aku tak tau arah ke kota terdekat..
Akhh sial... Apa yang harus aku lakukan..?"
Argus terus bergumam sendiri sambil mengusap dagunya dengan jarinya..
"Akhhh masa bodoh.
Aku hanya perlu berbohong kalo kehilangan kartu Identitas atau sejenis nya yang di gunakan di dunia ini.
Jika aku perlu bayar, Aku hanya perlu menangkap beberapa monster dan menjualnya menjadi uang. . "
"Ya ini rencana yang sempurna..
Dan untuk arah..? " Argus menggaruk-garuk kepalanya saat memikirkan ini.
Setelah beberapa saat tidak menemukan cara akhirnya dia menyerah..
"Sial sial sial.. Ini memang tempat yang bagus untuk berburu dan berlatih, tapi ini terlalu jauh dari kota bukan..
Aaihhh... Oh aku ingat, mari kita pakai cara Legendaris untuk menentukan arah.. "
Kemudian Argus mulai berjalan ke arah pohon dan menebang nya.
Kemudian dia mengambil salah satu ranting pohon tersebut.
Setelah itu, Argus mendirikan Ranting dan membiarkan nya jatuh ke salah satu arah.
"Bagus.. Aku akan pergi ke arah ini..
Aku memang hebat..
Ayo pergi berburu...!! "
Argus langsung lari menuju arah yang ditunjukkan oleh Ranting pohon itu.
Tak beberapa lama Argus menjumpai sekawanan serigala silver berjumlah lebih dari dua puluh.
"Oh mangsa pertama terlihat..
Mari kita coba skill yang telah aku dapatkan. "
Argus mengeluarkan Degger dari inventori miliknya, dan menggunakan dua degger di kedua tangannya.
Lalu dia berlari ke arah kawanan serigala itu.
Dia mengaktifkan sprint untuk mempercepat gerakan nya.
Kemudian dia mengaktifkan tebasan angin untuk memotong para Serigala itu.
Para serigala memiliki kemampuan cakar dan pisau angin.
Sepertinya mereka memiliki elemen angin.
Saat semakin banyak monster serigala yang di bunuh Argus, levelnya pun perlahan mulai meningkat..
Dan diantara kawanan serigala itu, Argus melihat seekor serigala berwarna berbeda.
Ia memiliki warna hitam kemerahan.
"Oh sepertinya dia adalah bosnya.. "
Serigala hitam itu cukup sulit di hadapi, selain lebih cepat, dia bisa mengeluarkan pisau angin yang jauh lebih kuat dari yang lainnya dari mulutnya..
Serangannya hampir sepertinya badai angin.
Argus menjaga jarak dari serigala hitam itu untuk mencari cara lain. Karena merasa bahwa serangannya kurang efektif.
"Ini cukup sulit, kulitnya cukup keras dan dia memiliki elemen angin. Jadi tebasan anginku tak terlalu berefek padanya. "
Kemudian Argus menyimpan salah satu deggernya dan hanya menggunakan satu degger.
"Bagaimana jika aku memasukan elemen cahaya kedalam degger ini, apakah aku bisa menggunakan light blaster atau pedang cahaya..? "
"Karena aku juga punya elemen cahaya aku akan mencobanya.. "
Sambil terus menghindari serangan serigala itu. Argus mulai mengalirkan Mana nya ke dalam degger itu, kemudian dia menggunakan elemen cahaya untuk membungkusnya..
Namun hasilnya adalah degger itu menyala seperti bohlam lampu..
"Kenapa malah hanya jadi seperti lampu..
Sial ini cukup susah..! "
"Aku akan mencoba menggabungkan elemen api kedalamnya..
Api dan cahaya.. Semoga kali ini berhasil.. "
Degger di tangannya mulai bergetar dan cahaya di degger itu mulai semakin terang dan lambat laun mulai setabil membentuk degger yang lebih besar dan panjang dari aslinya.
Dan suhunya pun terasa sangat panas seperti bara logam.
Setelah melihat itu, Argus mulai menyerang Serigala hitam itu lagi..
"Ok mari akhiri ini..!!"
Akhirnya dengan menggunakan degger yang di kombinasikan dengan elemen cahaya dan api, Argus berhasil memenggal kepala serigala itu.
{Ding. Anda naik Level}
Bersamaan dengan bunyi tersebut yang di dengar Argus saat mengalahkan serigala hitam itu, Degger di tangannya pun hancur tak sanggup menahan lebih lama lagi.
Ia pun mendapat 15 level dari semua serigala di sana.
Setelah memasukkan semua serigala itu ke dalam inventori milik nya, Argus melanjutkan perjalanannya.
Dia sengaja tak membongkar para serigala karena bermaksud menjualnya nanti.
Sepanjang perjalanan itu, Argus menjumpai beberapa monster lainnya.
Dari Orc, kobold, orge, dan ada juga Wyvern dan ular aneh dengan matanya seprti permata berwarna merah .
Dia memasukkan semuanya ke dalam inventori miliknya.
"Sepertinya ini sudah cukup untuk di jual, tapi aku masih belum mendapatkan daging yang akan ku makan.. "
"Jika aku punya elemen angin aku mungkin bisa terbang..
haihhh... Aku hanya bisa berharap dari monster tipe terbang untuk memberiku skill terbang.. "
Argus terus berlari menuju salah satu arah, dan kemudian dia mendengar sebuah raungan keras di arah depannya..
"Sepertinya aku mendengar daging besar..
Karena sangat keras suaranya, pasti ukuran daging nya cukup besar.. "
Lalu Argus melompat ke atas pepohonan, dan melompati pohon demi pohon sampai dia mendengar Raungan keras di arah depan.
*Rrroooaaaarrrr..... *
Argus mempercepat Larinya dan sesampai di raung terbuka.
Di sana dia melihat binatang yang cukup besar mirip dinosaurus dengan sayap dan tanduk di kepalanya.
Di sekelilingnya hanya ada rerumputan dan pohon yang hangus..
Dan ada beberapa pecahan grobak dan senjata di bawah kakinya.
"Ini pasti naga, tidak salah lagi ini Naga sungguhan..
Dan sepertinya dia habis menyerang orang-orang.. "
Argus mulai mengeluarkan Degger satu-satunya yang dia punya.
Kemudian dia mengaktifkan lightning blade.
Skill yang dia pakai sebelumnya saat melawan sekawanan serigala itu..
Naga itu tidak memperhatikan kedatangan Argus sama sekali saat ini.
"Aku harus menghentikan pergerakannya agar aku bisa langsung menghabisinya dengan sekali serang.
Aku tak ingin berlama-lama.. "
Kemudian Argus mulai mengumpulkan kelembaban uap air di sekitarnya dan mengarahkannya ke arah Naga itu..
*Rrroooaaaarrrr..... *
Naga itu memperhatikan ke hadiran Argus kali ini.
"Kau baru sadar.? Sudah terlambat..!
Membeku lah..!!
Ayo Absolute Zero..!! "
Menggunakan elemen Air miliknya, Argus mencoba membekukan Naga itu.
Karena sebelumnya Argus sudah mengumpulkan dan menyelimuti Naga itu, jadi dengan Mudah Argus bisa membekukannya sekaligus.
Lalu dia mulai melompat ke arah leher naga Yang membeku tersebut dan menebaskan lightning blade miliknya..
"Bagus ayo simpan semuanya, ini bahan makanan untuk seminggu..! " Argus bersemangat mengumpulkan Tubuh Naga itu dan kemudian dia berlari ke arah lain.
Tanpa ia sadari, sebenarnya ada yang memperhatikan apa yang telah di lakukan Argus tersebut.
Itu adalah seorang kesatria dengan Armor lengkap berwarna hitam yang sedikit compang camping.
Di belakang nya, ada beberapa prajurit lainnya menjaga sebuah gerbong yang masih utuh.
"Apa yang barusan terjadi..? " Kesatria 1.
.
.
---------------- kembali ke beberapa menit sebelumnya.
.
.
.
.
Saat ini sekelompok prajurit kavaleri mengawal beberapa kereta berwarna emas, dengan sebuah lambang di atasnya berbentuk pedang dan naga.
Kemudian terdengar suara wanita dari dalam kereta itu.
"Paman Sebastian, apakah kita masih jauh dari tujuan kita.? "
Lalu orang yang bernama Sebastian yang memakai Armor warna hitam di dekat kereta pun menjawab.
"Yang Mulia, kita sudah cukup jauh memasuki Hutan orasis.
Di perkiraan kita akan sampai di sarang ular itu takan lama lagi. " Jawab Sebastian.
"Hemm.. Baiklah, apapun yang terjadi. Kita harus mendapatkan mata ular itu.
Itu adalah bahan utama untuk mengobati Ayah. " Kata wanita di dalam kereta itu.
"Baik Yang Mulia. " Sebastian.
Rombongan itu terus melaju menyusuri hutan, dan kemudian..
*Rrooaaarrrr... *
Terdengar suara raungan di arah depan lalu..
*Bbooooommm... *
Sebuah benda besar jatuh di atas rombongan prajurit paling depan dan menghancurkan beberapa kereta dan prajurit yang tidak beruntung..
"Ada serangan Naga..!! "
Teriak salah satu prajurit.
"Siap bertempur...!! "
"Ada apa paman..? " Tanya wanita dalam kereta itu.
"Ada serangan Naga Tuan Putri, kita akan memutar.
Tolong tetap di dalam kereta anda dan jangan keluar.. " Jawab Sebastian
"Lindungi kereta Yang Mulia Putri.. Kalian ulur waktu, kita akan memutar arah segera.. "
Namun naga itu benar-benar bukan tandingan para prajurit di sana, baik sihir serangan maupun serangan lainnya, seperti tombak pedang atau panah tidak bisa menggores sisik naga merah itu.
Tak butuh waktu lama, dari jumlah awal 50 prajurit hanya tersisa tujuh orang yang saat ini menjaga kereta.
Yang lainnya yang menyerang Naga merah itu semuanya musnah dan di makan oleh Naga tersebut.
"Sial kalo seperti ini terus, yang mulia takkan bisa meninggal tempat ini.
Aku harus bisa mengulur waktu untuk Yang Mulia.. " Gumam Sebastian.
Namun pada saat-saat terakhir ia bertekad mengorbankan dirinya sendiri.
Tiba-tiba di sekitar Naga merah itu mulai banyak kabut dan lambat laun semakin tebal.
Namun yang membuat Sebastian merasa aneh adalah kabut itu hanya menutupi Naga tersebut dan tidak tersebar ke arah lain.
pada saat itu Naga itu pun mulai mengalihkan pandangannya ke arah lainnya.
*Rrroooaaaarrrr..... *
Di arah yang Naga itu perhatikan, terdengar suara yang hadir dari arah yang naga itu lihat di sana.
"Kau baru sadar.? Sudah terlambat..!
Membeku lah..!!
Ayo Absolute Zero..!! "
Lalu terlihat seorang pemuda di sana, dan dia mulai melompat ke arah leher naga Yang membeku tersebut dan menebaskan pedang yang berwarna cerah miliknya..
Yang cukup mengejutkan adalah, Baik pedang atau serangan pemuda itu benar-benar berhasil membekukan dan memotong leher Naga tersebut.
"Bagus ayo simpan semuanya, ini bahan makanan untuk seminggu..! " Pemuda itu bersemangat mengumpulkan Tubuh Naga itu dan kemudian dia berlari ke arah lain.
Sementara Sebastian dan para prajurit tersisa lainnya hanya bisa terpana melihat apa yang terjadi di depan mata mereka.
"Apa yang barusan terjadi..? " Ucap Sebastian tanpa sasar.
.
.
#Bersambung.
Status - Mal
Nama : Argus Okinawa.
Umur : 17 ras. Manusia
Job : Mage lv: 99 Exp. 15%
Mp : 99.700 / 99.700
Hp : 99.000 /99.000
Agi : 999 (max1000)
Str : 999 (max1000)
Vit. : 999 (max1000)
Int : 999 (max1000)
Luc : 8 (Max 10 poin)
Skill bawaan. :
-Memasak (Lv 3)
-Penerjemah
-Memori fotografi
-Pembelajaran instant
-Inventori
-Creation (Lv 2)
-Pembongkaran.
-Adaptasi (Lv 2)
-Eater (Lv 2)
-Mata wawasan.
.
Skill :
Fire Ball
Fire Arrow
tebasan angin
sprint
lightning blade
Absolute Zero
Elemen : -Api -Air - Cahaya
Title/Gelar :
- Dosa kerakusan Glutony
- Traveler
- Pembunuh Naga.
Pesan.
...Inventori....
Kulit Beruang 1,
Orc 10.
kobold15
orge4
Wyvern 2
Ular viper mata rubi 1
Raja Naga Merah 1.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 149 Episodes
Comments
dark sistem
hooo🗿🗿🗿🗿
2025-03-10
0
abang readers
raja naga 🐉
2022-10-02
0
abang readers
max level 🗿᭄
2022-10-02
0