Kesya membantu Vivian ke ke kamar mandi untuk membersihkan wajahnya yang kotor, dan pakaiannya yang agak kotor karena terkena noda. ukuran tubuh Vivian dan Kesya hampir sama, Vivian lebih tinggi beberapa cm dari Kesya. Kesya ingin meminjamkan baju seragamnya, namun Vivian menolaknya.
Ketika Vivian Kembali ke kelasnya, dia langsung menjadi pusat perhatian. Teman-teman kelas memperhatikan penampilannya, masih sedikit berantakan. Mario melihatnya dan menjadi curiga, pagi tadi penampilan Vivian masih baik, rapi dan wangi.
Jadi pada saat Vivian sudah duduk di kursinya, Mario langsung bertanya; “Apa yang terjadi?”
Vivian menggeleng dan berkata, “Aku tidak sengaja menabrak seseorang tadi, sehingga botol berisi jus miliknya tumpah tepat di wajahnya.”
Mario mengernyit, “Tepat di wajah, benarkah?”
Vivian mulai mencari kesibukan agar tidak mengalihkan pertanyaan Mario. Vivian membuka tasnya dan mengambil buku paket untuk dia baca, Mario mengetahui bahwa Vivian tidak ingin mengatakannya sehingga dia mengirim pesan pada Tuan Tua, mengatakan situasi Vivian.
Pada meja lain, Liam memicingkan matanya ikut menatap ke arah Vivian. Liam tidak bisa mempercayai alasan Vivian, sangat tidak masuk akal dalam satu minggu Vivian sudah terlibat dengan masalah kampus. Belum lagi Vivian adalah seorang Alpha, orang mana yang berani menggertak seorang Alpha? Kekuatan Alpha itu besar dan aroma feromon mereka kuat.
Liam melupakan fakta bahwa Vivian baru di bedakan, jadi dia masih tidak bisa mengendalikan Feromon untuk bertarung. Bagi Vivian sendiri yang bertransmigrasi ke dunia ini, dia tentu saja tidak memiliki pengetahuan dasar tentang Feromon dan tanda kepemilikan.
Vivian menatap ke luar jendela, meskipun dunia ini sebenarnya adalah dunia Novel, Vivian tidak dapat bertindak terlalu jauh. Dia harus mengikuti plot cerita, Sesuai dengan apa yang sudah di tentukan oleh sistem dan berusaha untuk menyatukan kedua toko utama novel. Berbicara tentang sistem, Vivian memikirkannya kembali. Karena mereka sudah terpisah, dan sistem sekarang sudah berada di dalam tubuh bulu kecil pendeknya, Vivian tidak dapat mengajak Sistem untuk mengobrol dengan bebas.
Kemampuan komunikasi mereka di atur oleh jarak, semakin dekat mereka maka akan semakin memudahkan mereka, dan semakin jauh mereka maka itu akan menyulitkan mereka.
Sementara itu, tidak lama empat Alpha wanita di kelasnya berkumpul bersama di dekat Vivian, mereka menatap Vivian dan pelan-pelan mendukungnya. Mereka berpikir bahwa Vivian sebenarnya baru saja di gertak oleh seseorang, dan Vivian tidak tahu bagaimana dia bisa melawan.
Secara umum, Para gadis di dunia ini akan lebih sering menggunakan Feromon untuk bertarung jika itu memang sudah dalam keadaan kepepet, tingkat aroma feromon akan menentukan siapa yang menang dan kalah. Semakin kuat aroma feromon anda, maka akan semakin mudah untuk menekan pihak lawan. Anak-anak di kota silver ini, sudah mulai mendapatkan pelajaran dasar tentang pertarungan dan cara mengendalikan Feromon Alpha agar tidak menyebar kemana-mana, dan membahayakan Omega.
Biasanya hal ini akan mempercepat siklus panas mereka, untuk bertahan Alpha dan Omega biasanya menutupi kelenjar di belakang leher mereka dengan stiker penghambat. Teman-teman kelas Vivian khawatir padanya jadi datang untuk menghiburnya dan memberikan beberapa saran.
Alpha wanita 01: Jika kau di targetkan, kau bisa melawan menggunakan Feromon.
Alpha wanita 03: Hei, dia baru saja menjadi Alpha. Dia harusnya berlatih pengendaliannya dulu.
Alpha wanita 02: Dari pada itu, kau juga harus belajar bertarung. Jika butuh bantuan, katakan saja teman sekelas akan membantumu.
Alpha wanita 04: Itu benar, jadi jangan sungkan. Ah, aku baru ingat apakah kalian sudah bergabung dalam grup sekolah dan grup kelas?
“Terima kasih atas bantuan kalian. Aku akan mulai mengurusnya nanti, dan tolong tambahkan kami ke dalam grup,” kata Vivian, dia memberikan ponselnya pada temannya itu sehingga temannya bisa menambahkannya.
Mario duduk dengan tenang di kursinya, dia hanya mengikuti apa yang di lakukan Vivian, karena itu berkaitan dengan dirinya juga. Tidak lupa Mario juga memberitahu pada Tuan tua, mengenai pelatihan feromon.
Sehingga setelah menerima laporan dari Mario, Tuan tua langsung memasuki ruang kerja di rumah besar dan menguncinya dari dalam. Dia memikirkan tentang kejadian yang menimpah Vivian, meminta seseorang untuk menyelidikinya dan ketika dia mendapatkan hasilnya Tuan Tua melotot.
Pelaku penargetan adalah cucu perempuannya?
Cucu perempuan yang selama ini berperilaku baik di matanya, menargetkan adiknya sendiri di sekolah? Tuan Tua berpikir mungkin karena Stella masih kaget dengan perubahan gender Vivian, dan perhatian kecil yang di berikan untuk Vivian yang juga sudah pernah dia berikan pada Stella lebih dulu, kecuali masalah apartemen dan tinggal di luar.
Tuan Tua tidak akan pernah memberikan izin padanya karena dia adalah Omega, tinggal di luar sendiri akan bisa mengakibatkan bahaya pada diri Stella sendiri. Dan Tuan tua tidak mau hal itu terjadi, untuk Vivian gadis itu sudah menjadi Alpha dan kemungkinan dia bisa menemukan Omega laki-laki di luar sana.
Perilaku omega laki-laki itu lembut dan tidak akan membahayakan untuk alpha wanita, mereka akan merawat dan menyayangi Alpha mereka dengan baik, melindungi Alpha mereka jika sang Alpha dalam kesulitan. Omega adalah gender yang penyayang dan lemah lembut, penuh kasih sayang. Tetapi ada satu sisi omega akan menjadi marah dan menyeramkan ketika berkaitan dengan Alpha mereka.
Kembali ke sekolah, itu masih jam pelajaran. Chihuahua duduk tenang dan memperhatikan kondisi sekolah di pos satpam. Chihuahua juga selalu memperhatikan satpam yang bertugas, matanya sudah lelah sehingga sebentar lagi satpam itu pasti akan tertidur..
Jadi Chihuahua menunggu dengan sabar. Chihuahua adalah sistem sekarang, dia jauh lebih pandai dari anak anjing biasanya, setelah satpam tidur dengan lelap Chihuahua melepaskan diri dari rantai di lehernya yang sudah kendur.
Chihuahua menatap dan menjulurkan lidah kecilnya dengan mata bulat besar miliknya pada Satpam dan berkat, [Lain kali tidak akan ada lagi, Aku tidak akan kembali ke sana.]
Chihuahua berjalan lenggang lenggok, di sepanjang halaman sekolah, dia berkeliling memutari ruangan-ruangan untuk mencari keberadaan Tuannya. Chihuahua mengetahui jika kelas tuannya ada di lantai tiga, jadi dia harus menaiki banyak anak tangga untuk bisa sampai di lantai tiga.
Tubuh Chihuahua itu kecil sehingga akan agak sulit dan mengambil banyak waktu untuk sampai di lantai tiga. Beberapa pelajar ada yang lewat, dan cuma mencubit pipi Chihuahua sampai merah lalu pergi lagi. Setelah dia tiba di lantai tiga, dia memeriksa kelas satu persatu.
Ketika dia tiba di depan kelas Vivian, pintu itu kebetulan terbuka sedikit, sehingga kepala kecil Chihuahua menyusup masuk. Guru sedang menjelaskan materi hari ini, dan para pelajar dengan ngantuk mendengarkan dengan patuh.
Chihuahua tersenyum, dengan mata berbinar besar dan berkata pada tuan rumahnya yang sedang mencatat di buku, [Hehehe...Tuan rumah aku bebas, sampai jumpa nanti Tuan rumah.]
Vivian yang melihat ekor kecil Chihuahua melewati ruang kelasnya, “!!!”
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 186 Episodes
Comments
DewaSistem05
ngok.. gue baca beel gak kaya gini deh.. auk ah sesuai Isi hati author aja omong omong gue suka omega laki laki kalau Gini.. lemah lembut tapi kalau Alpha wanitanya kenapa napa marah besaar
2023-04-07
0
Hanny Clarista
seneng ya klo sekelas baik semua gak iri dengki
2022-04-14
2
senja
baik2 smua temen sekelasnya ya, apa karna sesama Alpha? bayanganku pada galak kl Alpha, disini ramah, wkwk
2022-01-25
3