Siang ini setelah tiga hari bersekolah Tuan tua memanggil Mario dan Nila untuk segera menemuinya. Karena penasaran, Vivian meminta untuk bisa ikut bersama dengan mereka, Mario memberitahu pada Tuan tua bahwa Vivian ingin ikut bersama dengan mereka dan Tuan Tua menyetujuinya.
Mobil mereka melaju keluar dari area sekolah dan langsung menuju ke alamat yang sudah di kirim oleh Tuan Tua. Alamat itu mengantarkan mereka ke gedung yang menjulang tinggi, sebuah gedung apartemen mewah yang ada di tengah kota ini.
Tuan Tua melihat kedatangan mereka dan tersenyum senang, karena cucu Alpha-nya juga ada disini. Asisten Tuan tua mengajak mereka berkeliling dulu di sekitar ruang apartemen tersebut, setelahnya mereka duduk di ruang santai untuk melanjutkan pembicaraan.
“Mulai hari ini kalian bisa tinggal di sini. Agar lebih memudahkan sekolah kalian.”
“Baik, terima kasih Tuan,” ucap mereka berdua.
Sebelumnya Mario dan Nila masih tinggal bersama di tempat pelatihan feromon. Tuan tua menyiapkan apartemen ini agar keduanya tidak kesusahan, jarak dari tempat pelatihan feromon dan Rumah besar serta sekolah itu jauh. Letaknya sendiri ada di sudut kota.
“Dan juga ada mobil untuk kalian pergunakan, tidak harus menghubungi tempat pelatihan lagi.”
“Baik, tuan.”
Dengan pengaturan seperti ini, mereka bisa lebih menghemat waktu untuk menjemput Vivian dan bersama untuk berangkat ke sekolah. Vivian memikirkan hal ini selama beberapa hari, setelah melakukan rutinitas antar jemput ini, sehingga dalam beberapa hari saja itu sudah membuatnya bosan.
Vivian baru saja bertransmigrasi ke dalam dunia ini, meskipun dia menjadi teman protagonis utama dalam cerita yang akan mati, Vivian ingin menikmati dunia orang kaya untuk sementara waktu selama dia menjalankan misi dari sistem.
Rumah besar Alisher sedang sepi, Ayah dan paman Vivian sibuk dengan urusan kantor yang menumpuk. Bibinya hanya bersantai di rumah sehingga itu membuat Vivian malas untuk berkomunikasi dengannya. Vivian tubuh asli tidak pernah dekat dengan Ibu Stella, dan juga sepertinya Ibu Stella tidak menyukai dirinya karena sudah merebut perhatian tuan tua dari Stella.
Vivian mengetuk pintu setelah tiba di ruang kerja, setelah di izinkan masuk Vivian membuka pintu dan masuk kedalam. Tuan tua duduk di kursinya dan membaca beberapa dokumen laporan pengeluaran bulanan keluarga, dan dia menemukan bahwa Vivian sama sekali tidak memiki banyak pengeluaran.
Tuan Tua melihat Vivian dan tersenyum padanya, “Ada apa, sehingga kau mencari kakek?”
Vivian langsung mengatakan maksudnya tanpa membuang-buang waktu Vivian berjata, “Kakek, aku ingin memelihara anak anjing dan juga aku rasa akan lebih bagus jika aku tinggal bersama dengan Mario dan Nila.”
“Kau ingin memelihara hewan peliharaan?” Tuan tua vertanya padanya, dari sekian hal yang bisa di minta oleh Vivian, gadis itu justru hanya meminta seekor binatang untuk di pelihara.
Jika saja itu Stella dia mungkin sudah meminta yang lebih, seperti mobil baru atau Iphon baru. Stella terbiasa hidup dengan kemewahan, sementara Vivian sebaliknya. Pertama kali meminta sesuatu itu adalah hal yang sedeehana, tidak berat atau bahkan melenceng.
Sifat Vivian Yang seperti ini mengingatkan Tuan Tua pada almarhum istrinya, seorang Alpha wanita dengan feromon mint favoritnya. Nenek Vivian semasa hidup tidak sering berbelanja di tempat-tempat kelas atas, justur Alpha wanita satu ini akan pergi berbelanja ke pasar.
“Iya, aku sudah lama menginginkannya tapi sebekumnya aku...”
Vivian dengan sengaja menggnatungkan kalimatnya, komik wajahnya dia ubah tampak sedih, dia berharap Tuan Tua akan merasa bersalah padanya karena tidak pernah memperhatikannnya.
Jadi Tuan Tua mengangguk dan kembali berkata, “Baik kau bisa melakukan apa yang kau mau dan juga tentang tinggal bersama itu apakah rumah tidak nyaman untukmu?”
Vivian geleng-geleng, lalu dia tersenyum pada Tuan Tua, “Sama sekali tidak, kakek. Aku hanya berpikir itu akan lebih memudahkan proses belajar kami. Aku juga baru menjadi alpha, Kakek, ayah dan paman tidak akan memiliki waktu kosoong untuk terus menjawab pertanyaanku.”
Tuan tua berpikir sebentar lalu kemudian mengangguk, menyetujui. Sehingga ketika sore hari tiba, Mario dan Nila datang menjemputnya untuk menemani dirinya mencari hewan peliharaan di toko hewan, sekaligus pindahan ke apartemen.
Barang yang di bawah Vivian tidak banyak, jadi itu tidak akan makan banyak tempat di dalam mobil. Setelah bertransmigrasi kedalam buku, Ini pertama kalinya Vivian berkeliling kota. Tiba di parkiran toko hewan, Vivian dan kedua temannya langsung masuk.
Mereka berkeliling mencari hewan peliharaan, ada banyak jenis di dalamnya. Seperti jenis anak anjing Chihuahua, helder, buldog, dan beberapa jenis anak anjing lainnya. Pilihan Vivian jatuh pada anak anjing Chihuahua.
Chihuahua ini termasuk jenis anjing terkecil di dunia, mereka biasanya tidak memiliki banyak bulu sehingga tidak akan menyusahkan pemiliknya untuk perawatannya.
Setelah memilih dan membayar, Vivian dan kedua temannya langsung pulang ke apartemen. Gedung apartemen yang di siapkan oleh Tuan tua cukup luas, terdapat dapur dan ruang santai, toilet luar, dan toilet dalam di masing-masing kamar. Jumlah kamar sendiri ada empat, tiga kamar masing-masing untuk mereka dan satu kamar untuk tamu.
Tiba di apartemen jam sudab menunjuk pukul 20.20 malam, seharian mereka habiskan di luar untuk mencari kebutuuan Chihuahua. Beberapa mainan dan tempat tidurnya, wajah chihuahua sangat bahagia karena melihat tuan yang mengadopsinya membelikan banyak barang-barang lembut untuknya.
Chihuahua sangat aktif sehingga ketika mereka tiba di apartemen, dan setelah Vivian menurunkannya, Chihuahua langsung berlari kesana kemari karena rerlalu senang. Dia juga sangat lahap menghabiskan makanannya.
Jika Chihuahua dengan mata bulat besar dapat berbicara dia pasti akan berkata aku beruntung, aku beruntung, tuanku sangat kaya!
Hari sudah malam dan itu waktunya untuk tidur, Vivian membawa Chihuahua bersamanua ke dalam kamar dan meletakkannya di tempat tidur milik chihuahua.
Ketika semuanya sudah tidur, Sistem 001 terbangun di pikiran Vivian dan keluar sehingga membentuk seperti hologram. Sistem 001 melihat Chihuahua yang sudah tertidur nyenyak, dan berkata; [Hehehe, tubuhmu bagus juga. Aku akan meminjamnya sebentar.]
Chihuahua yang sedang tertidur nyenyak, “...”
Sistem 001 yang sudah berada di tubuh Chihuahua melompat ke atas kasur Vivian dan ikut tertidur. Pada pagi harinya, Vivian terkejut karena mendapati Chihuahua sudah berada di kasurnya.
[Selamat pagi Tuan rumah.]
Vivian yang baru bangun, “Sistem dimana kau?”
[Saya di sini Tuan, di dalam pelukan anda.]
Vivian membelalak, “Apa!!! Kau, kau, siapa yang mengizinkanmu masuk ke dalam tubuh kecil manisku? Keluar sekarang.”
Sistem yang tidak peduli membuang mukanya dan berkata, [Aku tidak mau, tubuh ini sudah menjadi milikku. Aku tidak akan pindah.]
Vivian, “Keluar dari tubuh Chihuahua ku!”
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 186 Episodes
Comments
N'Dön Jùañ Shakespeare
menggantungkan
mimik wajahnya
2023-10-31
0
clarissa diva
"menggantukan"
2023-08-02
0
clarissa diva
ada typo "serdehana"
2023-08-02
0