Setelah menghabiskan lima hari di bangsal rumah sakit karena bocornya feromon, yang memberikan siklus panas berkepanjangan, dan ketidaknyamanan setiap saat. Akhirnya Vivian sudah bisa bernapas lebih lega sekarang.
Siklus panasnya sudah berakhir, dan dapat kembali ke rumah. Selama dalam kondisi ini, Tuan tua dan Ayahnya selalu bergantian menjaganya. Biasanya Paman dan Bibinya juga akan datang berkunjung.
Kondisi ini adalah apa yang selam ini dia bayangkan di dunia sebelumnya, sayang sekali Ibu dari pemilik tubuh asli sudah tiada. Jika mungkin masih hidup, Vivian bertaruh wajah Ibu pemilik tubuh asli akan mirip dengan wajah Ibunya di dunia sebelumnya.
Status keluarga Alisher juga berbeda dengan di dunia aslinya. Alisher di dunia aslinya hanyalah salah satu keluarga kecil yang tinggal di kota besar yang panas, kehidupan mereka juga tidak banyak di kenal oleh orang luar. Kecuali, fakta bahwa almarhum kakeknya adalah mantan angkatan udara.
Sementara di dunia ini, Alisher adalah salah satu keluarga terkemuka yang biasa di sorot oleh wartawan. Alisher memiliki banyak usaha, dan kekayaannya juga tidak main-main. Apa yang paling banyak di sorot adalah sejarah keluarga ini, yang selalu melahirkan keturunan Alpha.
Berita tentang cucu perempuan Tuan tua yang baru saja kembali dibedakan pada usinya yang akan beranjak 17 tahun pada akhir tahun ini, membuat heboh wartawan berita. Sejak tiga hari lalu, rumah sakit dipenuhi okeh wartawan yang ingin meliput, cucu perempuan Tuan tua.
Vivian, ”Sistem, Bisakah kamu menghilangkan kerumunan?”
[Tuan rumah, anda ingin saya hilangkan seperti apa?]
Vivian ,“...”
Pintu ruang rawat inap Vivian terbuka, ada banyak pria besar berpakaian hitam dengan kacamata, sebagian dari mereka adalah Alpha dan sebagiannya lagi adalah Beta. Tuan tua masuk ke dalam ruangan, bersama dua orang asing yang baru dilihat Vivian.
Tuan tua memperkenalkan mereka, “Vian, mulai sekarang mereka akan menjagamu.”
‘Bukankah ini sudah sedikit terlambat untuk memberikan pelayan padaku Pak Tua?’ suara batin Vivian. Di depannya ada seorang gadis pelayan dengan status Beta serta seorang pemuda Alpha..
Usia kedua orang asing didepannya tidak berbeda jauh darinya. Tuan Tua melihat bahwa cucu Alpha-nya tidak merespon, dia bernapas pelan dan berpikir mungkin saja cucunya masih kaget dengan perubahan gender keduanya.
Vivian (pemilik tubuh asli) sebelumnya belum pernah mendapatkan perhatian lebih, dia hidup di dalam keluarga yang dimana hanya memperhatikan sepupunya yang bergenre Omega dominan.
[Tuan rumah, Tuan rumah, biarkan kedua orang itu ikut denganmu ke sekolah.]
Vivian, “Maksudmu, mengajak mereka berdua menjalankan misi.”
[Ya...Ya... Semakin banyak yang membatu semakin baik. Protagonis wanita memiliki banyak penjaga.]
Vivian, “Apa kau yakin?”
[Sangat yakin, sangat yakin!]
Sistem 001 berseri-seri, Vivian mendengus pelan lalu memandangi Tuan Tua sebentar dan beralih pada kedua remaja yang ada di depannya.
“Aku tidak butuh pelayan dan penjaga. Namun anda bisa memasukkan mereka di sekolah yang sama denganku untuk menjadi teman belajarku,” Vivian tersenyum tipis pada Tuan Tua, yang bernapas dengan sedikit lega.
Cucu Alpha-nya belum memanggilnya kakek, hiks
“Siapa nama mereka?”
“Gadis Beta ini bernama Nila, sementara pemuda Alpha ini bernama Mario, keduanya sepantaran denganmu. Mereka besar di tempat pelatihan Feromon.”
“Bukankah Beta tidak memiliki Feromon?”
“Kondisinya sedikit Istimewa, sudahlah apa kau siap untuk pulang?” Tuan Tua bertanya padanya.
Vivian mengangguk dan mencoba melemahkan dirinya. Wajahnya tampak bingung ketika pintu rawat inapnya di buka dan lampu kamera serta bunyi potret memasuki telinganya. Vivian memandangi Tuan Tua, seperti meminta penjelasan apa yang terjadi?
“Pengawal bukankah aku sudah mengatakan untuk mengusir mereka dari jalanku?!”
Pengawal 01, “Maaf tuan, jumlah wartawan melebihi perkiraan. Kami tidak dapat mencegahnya,”
"Bukankah kalian semua Alpha?”
Pengawal 03, “Tuan Tua, para wartawan di dominasi oleh Beta. Mereka tidak terpengaruh atas Feromon Alpha.”
“Siapa orang licik yang telah mengirim mereka?”
Pengawal 05, “Itu rival anda Tuan Tua dari keluarga Leonard”
Vivian, “!!!”
Tuan Tua, “Sial, apa yang di inginkan Pak tua itu? Tidak bisakah dia membiarkan aku bahagia sedikit?”
“Panggil Excelo suruh dia kirimkan sebuah jet pribadi dan menjemput Vivian di depan jendela rumah sakit.”
Vivian, “Bukankah ini sedikit berlebihan? Sistem apakah ada bug lagi?”
[Tuan rumah maaf, tapi kali ini bukan bug. Hanya saja pergeseran plot. Jet pribadi seharusnya muncul pada saat tubuh kosong pemilik asli akan di makamkan.]
Vivian, “Bukankah sama saja?”
[Tidak Tuan rumah. Anda dalam kondisi yang berbeda, kali ini Anda masih dalam kondisi bernapas.]
“...” Vivian melihat kearah jendela besar yang sudah terbuka lebar. Sebuah jet pribadi ada disana, Vivian benar-benar dibuat terkejut. Di dunia aslinya Vivian sama sekali belum pernah menaiki pesawat, setelah bertransmigrasi dia langsung naik Jet pribadi?
“Pergilah bersama dengan Pamanmu, dan kedua teman barumu. Kakek akan segera menyusul, setelah menyelesaikan orang-orang di balik pintu.”
“Baik Tuan tua,” Kedua remaja yang baru dikenal oleh Vivian barusan mengangguk dan memberikan hormat pada Tuan Tua. Vivian dibantu oleh keduanya untuk masuk kedalam Jet pribadi, Vivian sedikit gemetar karena ini adalah penerbangan pertamanya, perutnya juga seperti sedang bergelombang.
Vivian bersandar dan memandangi awan di luar sana, sangat putih dan sepertinya jika di sentuh itu akan terasa lembut. Pria yang tadi membantunya masuk ke Jet sesekali melirik Vivian, yang sejak tadi masih belum berbicara padanya.
Setelah 15 menit melakukan penerbangan, Jet pribadi itu perlahan merendah, akan segera mendarat di halaman rumah besar Alisher yang luas. Ketika turun dari Jet dan menyentuh tanah, mata Vivian tidak berhenti terkejut.
Rumah besar yang ada di depannya sangat besar. Mungkin berkali-kali lipat lebih besar dan lebih luas dari rumah aslinya di dunia sebelumnya, halamannya di penuhi oleh tumbuhan hijau, dan ada air mancurnya juga.
Ini adalah surga kenyamanan.
Para pelayan menyambut kedatangan gan Vivian dan kedua orang yang ada di belakang Vivian. Makanan yang mewah sudah tersedia di atas meja di ruang makan, Alexis berdiri dan menyambut kedatangan putrinya dengan tangan yang terlentang lebar, bersiap untuk memeluk sang putri.
“Paman apa yang kau lakukan? Dimana ayahku?” Vivian berpura-pura bingung menatap Ayah pemilik tubuh asli.
“Aku Ayahmu.”
“Benarkah? Apakah anda berada disini karena berita aku sudah di bedakan menjadi Alpha Wanita?”
“Ayah tahu, sebelumnya Ayah terlalu fokus pada pekerjaan sehingga mengabaikan mu. Tetapi mulai sekarang, Ayah akan berusaha untuk mengurangi pekerjaan ayah.”
“Bukankah, ini sudah terlambat. Putrimu sudah pergi,” Vivian tersenyum tipis pada Alexis, ayah pemilik tubuh asli yang selalu sibuk dengan pekerjaannya sekarang berada di depan matanya.
Stella melihat dari lantai atas, memandangi perubahan sikap semua orang pada Vivian. Dia menutup pintu kamarnya, dan masih tidak bisa mempercayai bahwa adik sepupu yang selama ini dia ganggu memiliki status yang lebih tinggi darinya.
Stella hanya bisa menggertakkan giginya, Bahkan ibunya juga tidak dapat berbuat apa-apa lagi. Kebenaran tentang, gender kedua Vivian sudah terungkap, sebelumnya tidak ada yang memberitahu dirinya bahwa anak itu menjalani tes feromon lagi di usianya yang baru akan menginjak 17 tahun pada akhir tahun ini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 186 Episodes
Comments
Hasan
🤣🤣🤣 systemnya ga bisa diandelin
2022-09-09
0
SoVay
keren dah
2021-12-18
4