Menjelang pagi sekitar jam empat suasana masih gelap ada yang menyelinap ke kamar marsya lalu marsya merasakan ada yang membuka bajunya terasa dingin karena terlalu lelah merasa itu hanya mimpi marsya hanya mengucapkan
"jangan.... aku mohon jangan....jangan...." marsya berkata sambil tertutup matanya
pria itu melihat tubuh marsya yang polos tanpa busana semakin di lihat semakin menginginkan nya
setelah merasakan sakit perih di alat vitalnya marsya pun terbangun melotot kaget melihat sosok pria yang ada di atas badannya, menindih dan menekan beberapa kali marsya tidak bisa berteriak karena mulut nya di tutup tangan si pria
marsya hanya bisa terbelalak kaget dan menangis mengeluarkan air matanya, kedua tangan marsya di pegang erat di atas kepala, marsya tidak bisa bergerak badannya lemas di tekan oleh badan kekar tinggi mata marsya pun merah karena tak henti henti menangis
setelah pria itu puas menikmati tubuh marsya lalu melepaskan tangannya dari mulut marsya dan pria itu terlelap tidur sebelah marsya karena kelelahan
pria brengsek itu angga yang sedang mabuk menyelinap ke kamar marsya menggunakan kartu hotel satunya lagi, marsya lupa megunci pintu kamarnya dari dalam karena merasa kelelahan jadi melupakan hal sepenting itu
marsya marah emosi sudah tidak bisa berteriak hanya bisa menangis sejadi jadinya marsya jijik pada dirinya yang sudah tidak perawan ternodai oleh pria brengsek
marsya pergi ke kamar mandi lalu menyalakan air shower berkali kali menggosok badannya memakai sabun karena merasa jijik bau parfum angga menempel di badannya dia menangis selama berjam jam di bawah air shower marsya tidak sadarkan diri entah kenapa mulai gelap penglihatannya
marsya tidak tau takdir dia akan ternodai oleh pria brengsek seperti angga, marsya mengira turki menjadi negara dengan kenangan terindah ternyata sebaliknya, kesuciaan marsya yang di jaga selama ini hilang begitu saja oleh pria yang bukan marsya cintai juga bukan suaminya
beberapa jam kemudian menujukan jam sepuluh pagi malik sudah di depan pintu marsya, menjaga seperti jadwal biasanya ingin mengetuk pintu kamar tetapi ragu takut ada angga di dalam akhir nya malik diam saja di depan kamar marsya
angga pun bangun dan mencari marsya tidak ada di sebelahnya angga memakai pakiannya lalu mendengar air shower menyala angga pikir marsya sedang mandi dia ingin meminta maaf soal semalam dan akan bertanggung jawab jadi angga menunggu marsya
beberapa jam marsya tidak keluar dari kamar mandi angga pun mengetuknya tetapi tidak ada suara yang menyaut akhirnya angga membuka pintu kamar mandi tetapi terkunci lalu angga mendobrak pintu kamar mandi dan melihat marsya sedang tergeletak di bawah,angga kaget lalu kedepan membuka pintu kamar untuk meminta tolong memanggil malik
"tolong.....marsya pingsan" ucap angga sambil gugup takut
malik pun segera masuk berlari dia sangat mengkhawatirkan kedaan marsya
"marsya non...non..." ucap malik lalu mengakat marsya ke tempat tidur
malik melihat tempat tidur marsya ada bercak noda darah malik berpikir mungkin marsya sedang datang bulan dan marsya tidak sadarkan diri karena kelelahan pulang tengah malam
malik menyelimuti tubuh marsya yang basah karena pakiaan marsya pun menerawang terlihat lekuk tubuh marsya, marsya menggunakan pakaiaan tidur berbahan kaos tipis
malik khawatir melihat keadaan marsya yang pucat lalu malik membawanya ke rumah sakit
"pak harus di bawa ke rumah sakit" ucap malik panik sekali
angga hanya berjalan bulak balik merasa panik dan bersalah sudah menggagahi marsya angga berpikir marsya bunuh diri
angga menelpon teman nya seorang dokter di turki lalu membawa marsya ke rumah sakit
setelah marsya di periksa dokter malik dan angga sama sama cemas melihat wajah marsya pucat, dokter berkata marsya demam hanya lelah sedikit depresi harus banyak beristirahat jangan membuat tekanan terhadap marsya dan dokter pun pergi
"kita tidak bisa pulang selama marsya belum sembuh" ucap angga panik wajahnya tak karuaan
"baik pak" ucap malik dan riki
penuh pertanyaan di dalam hati malik kenapa marsya depresi sedangkan kemarin dia ceria bahagia malik curiga kepada angga sudah menyakiti marsya dan malik mencium bau alkohol dari mulut angga menambah kecurigaan kepada angga
setelah beberapa jam marsya terbangun lalu melihat sudah berada di suatu tempat dan marsya bertanya
"dimana ini" ucap marsya
"di rumah sakit non" ucap riki
marsya melihat sekeliling lalu melihat angga medekati marsya berteriak dan berkata
"pergi kamu....brengsek bajingan pergi kamu dari sini....." ucap marsya menunjuk angga dan menangis sejadi jadinya
"marsya sayang tenang, saya akan bertanggung jawab saya akan menikahi kamu" ucap angga memohon
"jangan dekat....pergi...." pekik marsya
"bos bos sebaiknya bos pergi dulu jangan sampai nona marsya depresi" ucap riki
angga pergi dengan muka masam kusam dan panik di depan pintu kamar rumah sakit bertemu malik yang sedang menjaga dan berkata
"jaga nona marsya jangan sampai kabur, saya ke hotel dulu mandi" ucap angga dengan muka emosi karena di usir marsya
"baik pak" ucap malik
"non anda....." ucap riki terpotong
"saya butuh sendiri kamu juga pergi" ucap marsya tegas
riki pun pergi meninggalkan rumah sakit dan menemui angga
malik masuk dan melihat marsya sedang terisak menangis menahan emosi
"sya kamu baik baik saja kan" ucap malik
"hiks hiks hiks" marsya hanya menangis
marsya tidak menjawab hanya menangis dan memalingkan mukanya
"aku butuh sendiri" ucap marsya
"sya kamu....oke aku akan pergi tapi kamu makan dulu dari pagi kamu pingsan belum makan apa apa" ucap malik khawatir
malik pergi melihat marsya berubah dalam semalam ada hal aneh yang malik rasakan,malik harus cari tahu kenapa marsya jadi depresi tidak mau melihat wajah malik dan hanya menangis
marsya tidak ingin bertemu dengan siapapun termasuk angga selama di rumah sakit marsya hanya diam makan pun sedikit rasanya pait dan sakit hatinya terhadap angga tidak akan pupus beitu saja
marsya akan mengingat kejadiaan ini untuk selama hidupnya entah bagaimana masa depan marsya, apakah ada pria yang akan menerima marsya dengan keadaan seperti ini ternoda oleh pria yang tidak marsya cintai
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 102 Episodes
Comments
Nikmatil 0906
yah kok diambil angga, padahal ngarepnya sama malik
2022-09-25
1
Yasmin
aduh kasiaan marsya thor
2021-12-23
1