Emosi dan tekanan

Malam hari angga pulang kerja dan bi ana memberi tahu bahwa marsya kakinya keseleo bengkak lalu angga menegor malik sebagai pengawalnya

"eh...nona marsya kenapa" tanya angga

"keseleo pak di kolam" kata malik

"gimana kamu jaganya ga bener" kata angga

"maaf pak" kata malik

marsya datang dengan membela malik

"saya bukan anak kecil dan bukan salah malik" kata marsya

malik langsung memapah marsya menuju ke meja makan

"sama saya saja" kata angga sambil rebut tangan marsya dari malik

"bisa sendiri kok" kata marsya menepis tangan angga

"kenapa kamu engga telpon saya jadi saya bisa bawa kamu ke dokter" kata angga

"ga perlu,saya bisa sendiri" kata marsya

"trus kata dokter gimana" tanya angga

"saya tidak boleh banyak berjalan jadi saya tidak bisa ikut perjalanan bisnis dengan mas angga" kata marsya

marsya tidak mau mengikuti angga marsya senang kalau jauh dari angga tidak tertekan

"ya udah berjalanan bisnis nya aku undur sampai kaki kamu sembuh" kata angga

"kok bisa itu kan kerjaan mana bisa di mundurin jadwalnya" kata marsya

"bisalah kan aku yang atur jadwalnya,aku bos perusahaan nya kenapa ga bisa" kata angga dengan membagakan diri

setelah tiga hari kaki marsya pun membaik dan perjalanan bisnis pun berjalan lancar sampailah di kota paris mereka berempat angga,marsya,malik dan riki pun tiba di hotel bintang lima di kota paris

selama perjalanan menuju hotel tak henti marsya melihat kota paris yang indah marsya tersenyum senang karena untuk marsya ini yang pertama kali nya mendatangi paris

"mas angga saya pengen jalan jalan keliling kota paris" marsya langsung mengeluarkan jurus kata 'mas' supaya tidak di kurung di hotel oleh angga

marsya berpikir percuma ke paris tapi tidak bisa jalan jalan mengelilingi paris menikmati kota romantis ini

"wah aku engga bisa nolak kalau kamu sudah panggil aku begitu,tapi maaf cantik aku ga bisa menemani kamu pergi bareng bodygurd saja ga apa apa kan" kata angga

"ya ga apa apa mas" kata marsya dan dalam hati marsya memang ini yang dia inginkan

marsya tau pasti angga sibuk dengan jadwal kerja nya jadi tidak akan banyak menemani marsya

"oh ya kamu jangan sampai nona marsya keseleo atau apapun itu jangan lengah kalau lagi kerja" kata angga kepada malik

"baik pak" kata malik

marsya dan malik bejalan jalan di kota paris marsya senyum ceria tidak ada lagi muka muram hanya ada kesenangan dalam hati marsya

"malik kamu tau tempat yang keren keren di kota paris" tanya marsya

"tau" jawab malik

"kok kamu tau semua kamu kayanya sudah keliling dunia ya" tanya marsya

"tugas sya, lumayan gratisan kan kalau pengawal ga pilih pilih negara yang penting bayaran nya" jawab malik

padahal malik baru kali ini memgambil pekerjaan ke luar negeri

"oh ya benar, tau cafe yang enak dimana aku lapar" kata marsya

tibalah mereka berdua di salah satu cafe yang pamandangan nya bisa melihat menara eifeel

"keren aku ga nyangka bisa ada di paris" kata marsya tersenyum senang

malik melihat wajah marsya yang sedang tersenyum cantik dan baru kali ini malik melihat senyum marsya yang menggambarkan keceriahan marsya

"cantik banget nih cewek kalau lagi senyum, matanya bibir nya" dalam hati malik berkata dan tanpa sadar malik terhipnotis wajah marsya yang mempesona

"malik udah makan aku mau ke manara eifeel ya" kata marsya tapi malik tidak menjawab masih bengong rahang nya ternganga melihat wajah marsya

"malik....."kata marsya sambil menepuk bahu malik

akhir nya malik sadar dan salah tingkah

"maaf sya sori aku ga fokus kenapa" ucap malik

"kamu mikirin apa,kok bengong" ucap marsya

"eeehhmmm engga itu.... ada bidadari" ucap malik

"ah bidadari" ucap marsya heran dan marsya jadi salah tingkah juga karena tadi malik lagi melihat ke arah dirinya

malik heran pada diri nya kenapa bersama marsya dia bisa nyaman dan terbuka juga ingin tau tentang marsya tidak pernah diri nya mengagumi seorang wanita seperti sekarang dan ingin merasa dekat

"tadi kamu bilang apa" tanya malik

"sudah makan aku pengen ke menara eifeel" jawab marsya

"oh ya siap non" ucap malik tersenyum

"kok non lagi, sya aja" ucap marsya

"sori kebiasaan" kata malik

"ya udah abiskan dulu makanan nya" ucap marsya

setelah makan mereka menuju menara eifeel dari atas melihat pemandangan yang indah

"kamu mau melihat sunset yang indah ga sya" tanya malik

"mau, dimana itu" ucap marsya

"sebelum nya kamu mau di foto ga buat kenangan" tanya malik

"foto pake apa hp aku ga ada" ucap marsya cemberut

"sini aku foto sama hp aku nanti aku kirim ke hp kamu" ucap malik

"boleh" ucap marsya sambil tersenyum

beberapa menit sesudah foto dan menikmati menara eifeel malik mengajak marsya ke sungai siene

sedang berfoto ada orang yang menawarkan untuk mengambil gambar mereka berdua dengan latar sunset jadi hanya siluet saja yang terlihat dan siluet nya seperti sedang berciuman padahal malik dan marsya hanya saling pandang itupun di suruh oleh orang yang mengambil gambar mereka

"merci" ucap malik ke orang prancis itu

"indah banget ya allah, ga nyangka aku bisa berada di kota romantis ini" ucap marsya sambil melihat sunset

"jadi kamu harus bersyukur sudah memiliki tunangan baik seperti pak angga" ucap malik

"malik bisa ga kamu ga bahas itu, aku tuh kesal kalau kamu selalu bilang aku tunangan nya" ucap marsya

"kenapa memang kamu di jodohkan dengan pak angga sepertinya kamu tidak suka sama pak angga" tanya malik

"bukan di jodoh kan tapi di culik kamu ngerti ga kalau aku itu di culik orang tua aku aja engga tau tapi demi keselamatan orang yang aku sayang aku terpaksa menemani om om kaya dia" jelas marsya

malik melamun sejenak memahami perkataan marsya malik makin penasaran dengan marsya apakah benar di culik atau memang alesan marsya saja tidak ingin bertunangan dengan angga

malik tidak bertanya banyak lagi tapi malik diam diam mencari informasi mengenai siapa marsya apa hubungan nya dengan angga

setelah berada di hotel marsya telah kembali ke kamar nya dan malik di depan kamar marsya menelpon seseorang

"cari tau tentang seorang wanita bernama marsya, nanti kabari gue nanti foto nya gue kirim" ucap malik sambil menutup telpon nya

kegiataan marsya seperti biasa menemani angga makan malam dan sarapan untuk marsya itu membosankan walau marsya bisa beli apapun dan mau apapun tapi tetap tidak bahagia di sisi angga

sudah mau tiga minggu tapi perasaan marsya tetap tidak berubah terhadap angga sebaik apapun angga namun bagi marsya tetap angga itu orang jahat dan tetap tidak ingin menikah dengan angga tidak ada rasa apapun selain emosi dan tertekan di sisi angga

Terpopuler

Comments

Yasmin

Yasmin

angga itu sejenis om om gatel ya thor

2021-12-22

1

lihat semua
Episodes
1 Mencari informasi
2 Cemburu buta
3 Kapten bakset
4 Anak orang kaya
5 Makan malam
6 Terperangkap
7 Berada dalam genggaman
8 Rumah mewah modern
9 Burung di sangkar emas
10 Seperti liburan di dubai
11 Sedikit drama
12 Pesta mewah
13 Ciuman pertama
14 Wanita Cantik
15 Emosi dan tekanan
16 Kota paris
17 Kesepiaan dan sedih
18 Menjadi depresi dan ternoda
19 ke salon menata rambut
20 Lebih tampan
21 bunuh diri
22 Menyusun rencana baru
23 kartu masuk hotel
24 Melari kan diri
25 pesona keindahan bawah laut
26 Tingkat keamanannya tinggi
27 Pura pura menjadi kekasih
28 Menolaknya
29 Merasa tidak nyaman
30 Merebut perhatiaannya
31 Ciuman di kening
32 Helikopter
33 Membekas seumur hidup
34 Jeruji besi tak menghalangi cinta
35 Seorang pejabat
36 Kaku dan periang
37 Kakak adik
38 Saingan yang harus di singkirkan
39 Sama saja
40 Berjaga jarak
41 Cincin turun temurun
42 Rindu dan kehilangan
43 Karir atau menikah
44 Merusak hubungan
45 Seperti melihat hantu
46 Pernak pernik lucu
47 Diam membisu
48 Membuat cemburu
49 Berteman lama
50 Makan malam romantis
51 Tidak sabaran
52 Hidangan ala eropa
53 Area badan dan wajah
54 Cewek matre
55 Banyak penggemarnya
56 Tidak sesuai fakta
57 Berbicara panjang lebar
58 Wanita itu sedang mabuk
59 Semuanya penggemar
60 Berhubungan intim
61 Keluarga milioner
62 Emosi kembali saat mengingatnya
63 Kembang api yang indah
64 Layar tancap di pantai
65 Hati yang rapuh
66 Bertanggung jawab
67 Menghina
68 Merusak pernikahan
69 Rasa kesal
70 Tepok jidat
71 Melupakan sejenak
72 Membuat tertawa
73 Minta di layani
74 Resepsionis cantik
75 Nyaman dan hangat
76 Mencium tangan
77 Mengejar pesawat
78 Buah hatinya
79 Kekasih yang dirampas
80 Perahu boat
81 Penghasilan yang besar
82 Mengaguminya
83 Buah tangan dari hawaii
84 Banyak yang harus direvisi
85 Pengertiaan
86 Rencananya gagal
87 Akan mengadakan resepsi
88 Menikmati liburan
89 Di beri nafkah
90 Menyendiri di halaman belakang
91 Tertidur pulas
92 Seumur hidup sekali
93 Proyek rumah
94 Kamar vip
95 Mobil keluarga
96 Preman dan penculik
97 Merasa bersalah
98 Berendam di bathtub
99 Berfoto bersama
100 Watak yang keras
101 Baby M
102 Pengumuman
Episodes

Updated 102 Episodes

1
Mencari informasi
2
Cemburu buta
3
Kapten bakset
4
Anak orang kaya
5
Makan malam
6
Terperangkap
7
Berada dalam genggaman
8
Rumah mewah modern
9
Burung di sangkar emas
10
Seperti liburan di dubai
11
Sedikit drama
12
Pesta mewah
13
Ciuman pertama
14
Wanita Cantik
15
Emosi dan tekanan
16
Kota paris
17
Kesepiaan dan sedih
18
Menjadi depresi dan ternoda
19
ke salon menata rambut
20
Lebih tampan
21
bunuh diri
22
Menyusun rencana baru
23
kartu masuk hotel
24
Melari kan diri
25
pesona keindahan bawah laut
26
Tingkat keamanannya tinggi
27
Pura pura menjadi kekasih
28
Menolaknya
29
Merasa tidak nyaman
30
Merebut perhatiaannya
31
Ciuman di kening
32
Helikopter
33
Membekas seumur hidup
34
Jeruji besi tak menghalangi cinta
35
Seorang pejabat
36
Kaku dan periang
37
Kakak adik
38
Saingan yang harus di singkirkan
39
Sama saja
40
Berjaga jarak
41
Cincin turun temurun
42
Rindu dan kehilangan
43
Karir atau menikah
44
Merusak hubungan
45
Seperti melihat hantu
46
Pernak pernik lucu
47
Diam membisu
48
Membuat cemburu
49
Berteman lama
50
Makan malam romantis
51
Tidak sabaran
52
Hidangan ala eropa
53
Area badan dan wajah
54
Cewek matre
55
Banyak penggemarnya
56
Tidak sesuai fakta
57
Berbicara panjang lebar
58
Wanita itu sedang mabuk
59
Semuanya penggemar
60
Berhubungan intim
61
Keluarga milioner
62
Emosi kembali saat mengingatnya
63
Kembang api yang indah
64
Layar tancap di pantai
65
Hati yang rapuh
66
Bertanggung jawab
67
Menghina
68
Merusak pernikahan
69
Rasa kesal
70
Tepok jidat
71
Melupakan sejenak
72
Membuat tertawa
73
Minta di layani
74
Resepsionis cantik
75
Nyaman dan hangat
76
Mencium tangan
77
Mengejar pesawat
78
Buah hatinya
79
Kekasih yang dirampas
80
Perahu boat
81
Penghasilan yang besar
82
Mengaguminya
83
Buah tangan dari hawaii
84
Banyak yang harus direvisi
85
Pengertiaan
86
Rencananya gagal
87
Akan mengadakan resepsi
88
Menikmati liburan
89
Di beri nafkah
90
Menyendiri di halaman belakang
91
Tertidur pulas
92
Seumur hidup sekali
93
Proyek rumah
94
Kamar vip
95
Mobil keluarga
96
Preman dan penculik
97
Merasa bersalah
98
Berendam di bathtub
99
Berfoto bersama
100
Watak yang keras
101
Baby M
102
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!