Malam hari di kamar hotel bintang lima di kota Bandung, terlihat dua orang pria yang sedang berbicara tentang Marsya. Riki memberi tahu pada bosnya info tentang Marsya,
"Bos ternyata gadis itu masih perawan dia punya pacar namanya Putra" ucap Riki yang sedang memberi info pada bosnya
"Kamu dapet nomor hpnya" tanya bos
"Ada bos, trus selanjut nya gimana bos" jawab Riki
"Atur pertemuaan aku sama dia,siapa namanya" tanya bos
"Marsya bos" jawab Riki
"Marsya....Marsya" bos brkata dan membayang kan wajah Marsya yg cantik natural putih dan bersinar
Riki adalah asisten Angga duda keren berumur 40 tahun dengan wajahnya yang tidak terlalu tampan tapi dengan penampilannya yang gagah membuat Angga karismanya mempesona dan menjadi rebutan para wanita sosialita, Angga pengusaha hotel bisnisnya di Dubai.
Angga meneruskan usaha kedua orang tuanya yang sudah meninggal. Dia melihat Marsya dan menyenggolnya sewaktu di Klub membuat jantung Angga berdetak selama setahun menjadi duda belum ada wanita yang mebuat jantung Angga berdetak seperti almarhum istrinya.
"Baik bos saya akan atur" kata Riki
"Secepatnya soalnya kita akan kembali ke Dubai, kalau bisa Marsya bawa ke Dubai" kata Angga dengan tegas
"Baik bos" jawab Riki
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Marsya, Linda, Novi, Tika sedang di Mall jalan-jalan setelah makan malam lalu ponsel Marsya bergetar,
dret
dret
dret
Marsya melihat layar ponselnya dan terlihat nomor tak di kenal, lalu dengan ragu mengangkat telponnya,
"Haloo siapa ini" tanya Marsya
"Heii cantik, kamu dimana boleh ketemuaan ga" kata Angga dengan wajah tersenyum senang mendengar suara Marsya
"Siapa ini" Marsya bertanya
"Bisa datang ke hotel" tanya Angga to the point
Marsya langsung mematikan sambungan telponnya karena kesal
"Gila cowok mesum kali ya" gumam Marsya lalu menyimpan ponselnya di dalam tas
"Siapa Sya" tanya Linda
"Ga tau cowok mesum kayanya, masa aku di suruh ke hotel" jawab Marsya
"Ah gila emang cewek panggilan" ungkap Tika polos
"Salah sambung kali" kata Novi
Setelah tiba di kosan mereka melihat mobil mewah di halaman kosannya, keluarlah Riki mendekat ke arah Marsya dan teman-temannya,
"Hai tika" kata Riki tersenyum melihat Marsya
"Ka Riki kok tau kosan aku" kata Tika kaget
Riki hanya tersenyum dan memperkenalkan diri mengajak berjabat tangan dengan Linda juga Novi dan tersenyum sedangkan Marsya masuk ke dalam kontrakaannya karena tidak ingin berkenalan dengan pria asing,
"Sya kenalin dulu ini Riki" pekik Tika
Marsya dengan acuh menjawab "Hai" lalu melangkah pergi masuk ke dalam kontrakaan,
"Bener susah di dekati nih cewek" Riki bicara dalam hatinya
"Ka Riki maaf ya Marsya memang gtuh tapi kalau udah kenal baik kok orangnya" kata Tika
"Ya ga apa-apa, aku cuman mau ngajak kaliaan makan siang besok bisa ga" ajak Riki
"Boleh, nanti jemput kita di kosan ya" jawab Tika
"Oke, ya udah aku pulang dulu" kata Riki lalu masuk ke dalam mobilnya
"Sampai besok" kata Tika melambaikan tangan nya ke Riki
Riki pun pergi dari kotrakaan Marsya dan menghubungi Angga,
"Bos susah dideketin tapi tenang saja, saya ada cara supaya dia mau bertemu dengan bos Angga" jawab Riki dengan ide liciknya
"Bagus, saya ga mau tau pokoknya kamu harus bawa dia kehadapan saya" kata Angga dengan tersenyum licik.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Kampus di pagi hari Marsya, Novi, Tika sedang sarapan di kantin
"Linda kok belum datang ya" tanya Marsya
"Bentar lagi biasanya" jawab Novi
Lalu datang seorang pria berwajah tampan, dia adalah Mario kuliah jurusan Kedokteran, dia sudah lama suka sama Marsya dan selalu mengganggu Marsya namun Marsya mengagap Mario hanya teman biasa karena Siska selalu mengancam Marsya untuk menjauh dari Mario, padahal jelas-jelas Mario yang selalu mendekati Marsya,
"Pagi semua" kata Mario duduk di sebelah Marsya
"Pagi rio" jawab Novi dan Tika
Marsya diam malas berurusan dengan Mario karena Siska yang selalu menindasnya dan hal yang tidak penting untuk Marsya,
"Mario duduknya ga usah deket aku, kan masih banyak tempat duduk lain" kata Marsya dengan wajah kesal
"Jutek amat sih, eh cewek cantik ga boleh jutek nanti susah jodoh loh" goda Mario
"jodoh di tangan Tuhan bukan kamu" jawab Marsya tegas
"Mario sana nanti ada nenek lampir marah-marah ama Marsya" kata Tika kesal
"Siapa nenek lampir" tanya Mario
"Siapa lagi si Siska lah yang tergila gila ama lu" jawab Tika seketika Mario tertawa terbahak-bahak
"Mario kamu memangnya ga punya pacar godain Marsya mulu" tanya Novi
"Aku lagi nunggu sebelah aku mutusin cowoknya" jawab Mario melirik Marsya
"Doa kamu terkabul loh emang Marsya mau putusin cowoknya" ceplosannya Tika
"Tika....." kata Marsya menendang kaki Tika
"Aw sakit Sya" kata Tika
"Wah...serius, di tunggu deh kabar baiknya, Sya memang kamu ga mau nonton bareng aku" tanya Mario
"Mario kalau aku jalan sama kamu bisa geger se kampus terus Siska bisa pingsan 7 hari 7 malam" Marsya berkata
"Ha ha ha Mario kenapa ga ajak Siska aja sih jelas jelas mau sama lu" kata Tika tertawa
"Iya ajakin si Siska aja napa, lu ga bete apa di tolak Marsya mulu" kata Novi
"Siska bukan tipe gue, trus masalah di tolak ga masalah yang penting berjuang sampai dapet, terus maju pantang mundur" kata Mario dengan mengangkat tangannya ke atas
"Ih keren loh logo dia, udah kaya lagu kebangsaan aja ha ha ha ha" goda Tika tertawa
Semua akhirnya tertawa termasuk Marsya, lalu datang Linda yang tidak biasa terlambat ke kampus,
"Lin kemana aja kok tumben telat" tanya Marsya
"Ya sori gue kesiangan bangunya, eh ada Mario" kata Linda tersipu malu melihat Mario
"Haii Lin, aku ke kelas dulu ya, eh sya pikirin ya mateng-mateng tawaran aku" kata Mario pergi dengan senyum manis
"Sya masih nolak Mario" tanya Linda
"Iya, emang kenapa" kata Marsya
"Yakin lu nolak dia, lucu tau liatnya mana ganteng, emang kenapa lu tolak jalan bareng dia sih" Linda berkata
"Pertama aku ga suka kedua aku males berurusan sama Siska, kalau kamu mau ambil aja ha ha ha" kata marsya dengan tertawa
"Kalau gue belum ada cowok mau lah, cowok gue mau kemanain coba" kata Linda
"Putusin aja kan demi mario" kata Novi bercanda
"Lagiaan kan lu masih muda masih harus memilih kalau kata gue sih gantengan mario Lin daripada cowok lu jangan marah ya" kata Tika dengan polosnya
"Ya emang kata gue juga gantengan Mario daripada cowok gue ha ha ha tapi Mario nya mau ga sama gue" linda berkata dan tertawa
"Masa cuman gara gara cowok lain lebih ganteng mau putusin cowok sendiri setia dong" kata Marsya
"Ya lu setia si Putra kan ganteng mana banyak duitnya lagi, apa coba kekurangannya, motornya keren Kawasaki Ninja" kata Tika
"Aku ga liat cowok dari harta atau wajah tapi kenyamanan, terus bisa lindungi aku dari orang-orang jahat itu udah cukup buat aku kalau wajah sama harta itu bonus" Marsya berkata
"Lu pacaran aja sama bodyguard Sya kalau mau aman ha ha ha" kata Tika tertawa yang lain jadi ikut tertawa
"Dasar Tika, ya sih bener juga cari pengawal ah...." kata Marsya
Mario selalu mengajak Marsya menonton dan makan malam tapi selalu gagal. Mario tipikal cowok playboy suka merayu cewek tapi tidak sembarangan cewek yang Mario rayu, cewek seperti Siska bukan tipikal mario jadi selalu menjauh dari Siska.
Mario terkenal anak orang kaya di kampus karena mamih nya seorang Dokter Gigi dan Papih nya Pebisnis Property dan Hotel maka banyak wanita termasuk Siska jatuh cinta pada Mario tetapi Mario suka dengan tipikal cewek yang susah di dapat tidak agresif seperti Siska.
Mario senang melihat Marsya karena cantik dan anggun dengan tinggi 160 cm kulit kuning langsat rambut coklat lurus, hidung mancung wajah putih mulus dan halus bersinar juga selalu berdandan natural dengan gaya pakiaan yang sederhana tidak pernah memakai pakiaan seksi seperti wanita modern pada umumnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 102 Episodes
Comments
Yasmin
kalau aku sih pilih mario walau memang banyak yang suka om om karena uang nya lebih banyak
2021-12-08
1
Suci Tresnawati
bagusss.... 👍💜
2021-12-08
1
Varo Marvel
semangat Thor ✊ Angga duda atau Mario ya 😁
2021-12-07
1