Pagi hari di kota paris marsya seperti biasa menemani angga untuk sarapan bersama
"hari ini kamu mau belanja" tanya angga
"ya saya mau keliling lagi" ucap marsya
"kalau mau belanja tas brand atau baju biar riki juga nemenin kamu dia tau toko toko barang brand" ucap angga lembut
"ga usah saya ga berminat lagiaan riki biar nemenin mas angga aja" ucap marsya
"aku berangkat dulu besok kita ke turki tiga hari baru pulang, dah sayang" ucap angga
"ya" ucap marsya melahap sarapan nya tidak peduli dengan angga
marsya siap siap untuk berkeliling menikmati kota paris lagi dengan malik
"mau kemana sekarang" tanya malik
"entahla kamu tau tempat yang indah di paris" tanya marsya
"bukannya mau belanja kata pak angga" ucap malik
"nanti aja kalau ada sisa waktu nya" ucap marsya
malik berpikir kalau ke paris para wanita pasti ke tempat belanja dengan semangat dan menghabiskan uangnya untuk tas dan baju branded tapi beda dengan marsya
malik mengajak marsya ke Musee di Louvre lalu ke Arc de triomphe marsya senang tidak lupa malik mengambil gambar sesekali mengambil video marsya di setiap momen dengan ponsel malik
"malik lapar makan dulu yuu" ucap marsya
malik menggaguk dan mengajak marsya ke Champs elysees di situ banyak cafe dan toko toko branded terkenal
"wah malik kok kamu kayanya kenal banget sama kota paris mana jalan nya hafal jangan jangan pernah tinggal di sini ya tempat nya keren keren" ucap marsya
malik hanya tersenyum dan mengalihkan pembicaraan
"oh ya aku mau nanya tapi jangan kesel dulu ya" ucap malik
"ya asal jangan nanya angga aja" ucap marsya
"itu yang aku mau tanyain,aku penasaran sama kamu di culik sama pak angga itu maksudnya apa ya" tanya malik
"kamu kan bodyguard nya angga masa ga tau kamu kan yang culik temen temen aku juga dulu" ucap marsya
marsya berpikir yang culik teman temannya pengawal angga salah satu nya malik
"sumpah aku ga tau apa apa, tugas aku cuman jaga kamu aja sebagai tunangan pak angga" ucap malik dengan penasaran
malik sudah mendapatkan info tentang marsya dan marsya hanya wanita biasa anak kuliah di kota bandung tidak ada tunangan hanya pacar anak perhotelan dari situ malik makin penasaran dengan marsya
"kok diam aja sya, walau aku di bayar pak angga aku bisa bantu kamu bebas dari pak angga" ucap malik
"benar, serius kamu bukannya orang kepercayaan angga" marsya berucap dan ragu takut nya jebakan untuk nya tapi di lain sisi memang marsya ingin sekali bebas dari angga
"kamu ga percaya jujur aku baru bekerja dengan pak angga semenjak dia di bandung aku bukan bodyguard lama dia jadi kalau dia memang jahat aku ga mau bantu dia lagi" jelas malik meyakinkan marsya
"aku ingin sekali bebas dari angga dan tidak di ganggu angga lagi,kamu ada cara buat supaya angga mau bebasin aku" pinta marsya dengan nada
"coba kamu cerita dulu apa yang terjadi" ucap malik
marsya menceritakan dari tika memberikan nomor ponsel ke riki dan sampailah marsya disekap di hotel lalu dijebak bahwa teman teman nya di culik mau di jual belikan
malik kaget tidak menyangka angga yang menyewa dia kriminal dan tugas dia untuk menjaga wanita yang angga culik bukan tunangannya
"kamu engga lagi bohongi aku kan sya" ucap malik
"ngapain aku bohongi kamu terserah kalau kamu ga percaya ga usah tanya lagi biar aku aja yang membantu diri aku sendiri" ucap marsya kesal
malik berpikir kalau memang di jodoh kan kenapa marsya tidak boleh menghubungi orang tuanya dan mengapa aktifitas marsya di batasi
"oke aku percaya kamu, aku akan bantu kamu tapi butuh waktu tidak segampang itu" ucap malik
"ya setidaknya aku ada teman ngobrol untuk mengadu sama kamu,setiap malam aku takut sebenarnya" ucap marsya
"tapi kamu sudah memiliki hubungan intim kah dengan pak angga,sori sori...nanya nya privasi kalau ga mau jawab ga usah jawab" ucap malik penasaran
"ga apa apa udah tanggung kepo kamu nya, aku masih perawan makannya tiap malam kamar aku di kunci dari dalam angga belum sentuh apapun dari aku kecuali dagu dan tangan dpegang secara kasar dan maksa sama dia itu pun aku ga iklas" ucap marsya
malik hanya terdiam dan hanya berkata dalam hati memang masih ada wanita perawan tapi melihat wajah marsya malik percaya
"aku pasti nyari jalan buat bantu kamu, sekarang mumpung di sini kamu belanja aja" ucap malik tersenyum
marsya dan malik akhir nya meninggalkan cafe dan mejelajahi toko toko branded satu demi satu marsya masuki tetapi hanya dua tas yang marsya beli
"yakin cuman beli dua aja, kartu dari pak angga kan limit nya gede" ucap malik
"mahal mahal harga nya jadi aku beli dua aja satu buat bunda aku, eh tunggu kok kamu tau limit kartu ini" ucap marsya
"emang kamu ga tau" ucap malik
"engga,memang besar ya limit nya" tanya marsya
malik mengajak marsya ke atm untuk mengecek limit kartunya marsya mengecek nya dan terkejut terbelalak melihat angka yang tertera di mesin atm sebesar dua puluh miliar rupiah
"malik beneran besar banget ya ampun" ucap marsya
"mau belanja lagi" ucap malik
marsya terdiam dan merenung tidak di sangka marsya akan memiliki uang sebesar itu
"ga ah kalau aku bebas dari angga aku janji bakalan subangin setengahnya ke panti asuhan dan bantu orang orang yang membutuhkan" ucap marsya
malik kagum dengan sosok marsya jaman sekarang jarang ada wanita yang masih perawan dan peduli pada lingkungan sekitarnya biasanya orang liat uang sebesar itu pasti lupa pada orang lain yang lebih membutuhkan
dan biasannya orang yang dapat uang sebesar itu ingin menghabiskan uangnya sendiri berpoya poya dengan teman temannya namun melihat marsya tidak terlihat sedikitpun wanita yang boros suka poya poya dengan barang barang branded
malik bertanya dalam pikirannya, angga memberikan uang sebesar itu untuk marsya kalau tidak ada timbal balik, biasanya seorang pria yang memberikan sesuatu yang besar karena ingin memiliki sesuatu dari wanita itu apalagi pria seperti angga pasti ingin sesuatu dari marsya
"pak angga baik juga ya kamu bukan tunangan nya tapi memberikan atm dengan limit yang besar" ucap malik
"ga tau tanya aja ama dia kalau kamu penasaran" ucap marsya
"ada yang aneh, niat apa dia sama marsya" dalam hati malik berkata
"malik aku mau ke tempat yang indah lagi" ucap marsya
malik mangajak marsya ke taman Jardin du luxembourg, marsya di buat kagum oleh tempat tempat indah yang ada di paris sangat indah dan tidak akan terlupakan,
setelah malam tiba mereka berdua pun pulang ke hotel
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 102 Episodes
Comments
Yasmin
di sisi lain enak juga jadi marsya bisa ke paris mana di kasih duang 20 m lagi
2021-12-23
1