Terperangkap

Malam hari di hotel bintang 5 di kota Bandung Riki dan Angga sedang menunggu kedatangan Marsya dan teman-temannya,

"Gimana ki udah pada datang" tanya Angga tidak sabar menunggu Marsya

"Lagi di jalan bos" jawab Riki

Ponsel Riki bergetar Tika mengubunginya,

dreet

dreet

dreet

Riki mengankat ponselnya,

"Halo ka Riki aku udah ada di restoran hotel" kata Tika

"Tunggu bentar ya Tika, kamu masuk aja dulu bilang aja atas nama Riki" jawab Riki lalu menutup telponnya

"Bos sudah sampai" ucap Riki

"Suruh Marsya datang ke ruangan VIP, saya hanya ingin berdua" perintah Angga

"Baik bos" jawab Riki lalu pergi

Riki menuju Restoran menemui Tika dan teman-temannya,

"Halo semua, Marsyanya mana" tanya Riki yang tidak melihat Marsya

"Oh ya Marsya ga bisa ikut katanya mau ada Putra pacarnya" jawab Tika

"Oh...ya udah kaliaan pesan saja dulu nanti saya balik lagi" ucap Riki keluar dan akan melapor pada Angga

Riki masuk ke ruangan VIP dan melapor kepada Angga tentang Marsya,

"Bos, Marsya ga datang" ucap Riki

"Kurang ajar, Ancam dia sekarang telpon dia" perintah Angga kesal tidak pernah di tolak oleh seorang wanita,

"Baik bos" jawab Riki mengeluarkan ponselnya

Marsya sedang di kontrakaannya, dia berbohong bahwa Putra akan datang sebenarnya dengan Putra pun Marsya tidak mau bertemu, telpon Putra diabaikan beberapa kali lalu telpon yang tidak di kenal pun diabaikan oleh Marsya, dia berpikir Putra memakai nomor telpon temannya.

"Tidak di angkat bos" kata Riki

"Saya ga mau tau seret dia sekarang ke kamar saya, malam ini saya harus bertemu dengan dia" perintah Angga mengepal kan tangannya

"Baik bos" jawab Riki menundukan kepalanya

Dan Angga pun meninggalkan ruangan VIP dengan kesal karena Marsya tidak datang menemuinya

Marsya sedang melihat sosial media tiba-tiba ada pesan yang masuk di ponselnya,

"Kalau kamu mau teman-teman kamu selamat, datang ke hotel sekarang juga, kalau kamu tidak datang teman-teman kamu tidak akan selamat" isi dari pesan itu

Marsya pun kaget dan gugup lalu menelepon nomor tak dikenal itu,

"Halo siapa kamu, dimana teman-teman saya" tanya Marsya kesal

"Datang sendiri tanpa ada orang yang tau dan tidak boleh lapor polisi lokasinya saya kirim sekarang" ucap pria asing mengancam

"Sebentar kamu mau nipu saya kan, mana bukti teman saya di culik" tanya Marsya curiga

Yang Marsya tau temannya sedang makan malam dengan Riki,

"Teman kamu bernama Tika, Novi dan Linda kan, mereka sekarang lagi pingsan jadi mereka tidak dapat berbicara" jawab pria asing berbohong

Marsya menutup telponnya dan tidak menyerah menghubungi Linda lalu Novi dan Tika namun semua ponsel temannya tidak ada yang tersambung. Marsya panik tidak tahu harus melakukan apa, rasa khawatir terhadap teman-temannya membuat dia tidak tenang

Tiap menit berlalu dan Marsya berpikir untuk menyelamatkan teman-temannya dan akhirnya Marsya menghubungi pria asing itu,

"Baik saya akan datang tapi jangan sakiti teman-teman saya" kata Marsya lalu siap-siap untuk pergi

"Bos sudah di jalan menuju hotel" ucap Riki menghubungi Angga

"Bagus, suruh dia ke kamar aku" Angga berkata dengan tersenyum senang

Riki pun kembali ke restoran menemui teman-teman Marsya, lalu Linda, Tika dan Novi bertanya tentang ponselnya yang di ambil oleh pihak hotel,

"Ka hp kita kenapa di bawa sama pihak hotel" tanya Tika dengan perasaan

"Oh ya itu peraturan di sini" jawab Riiki menarik nafasnya

"Aneh perasaan ga gini deh hotel apaan nih bintang lima tapi peraturan nya aneh" ucap Novi kesal

Riki berpikir Marsya tidak akan mudah di bohongi maka Riki memerintahkan pegawai hotel untuk membawa ponsel Linda, Tika, Novi agar Marsya tidak dapat menghubungi teman-temannya, dengan alesan untuk pengamanan, Riki bukan orang kriminal yang mampu tega menculik seorang wanita.

Tanpa curiga mereka makan dengan santai di sana. Sedangkan Marsya sedang di hotel mencari nomor kamar untuk menyelamat kan teman-temannya.

Marsya telah sampai di hotel di depan kamar Angga, dia menekan bel kamar, pintu kamar pun dibuka oleh Angga,

"Mana teman-teman saya, lepaskan mereka sekarang" tanya Marsya dengan nada emosi

"Silakan masuk dulu nanti saya katakan dimana teman kamu" jawab Angga dengan senyuman manisnya

"Tidak mau apa maksud kamu menculik teman-teman saya" tanya Marsya emosi

"Saya tidak akan jawab kalau kamu belum masuk dan saya pun tidak akan melukai kamu " jawab Angga dengan tegas

Marsya pun terpaksa masuk dengan perasaan takut dan curiga juga khawatir dengan keberadaan teman-temannya.

"Silakan duduk dan mau pesan apa" tanya Angga

"Saya ke sini bukan mau makan tapi mau membebaskan teman-teman saya" jawab Marsya tegas

Marsya bediri dengan mengepalkan tangannya,

"Jangan cepat marah nanti cantiknya hilang" kata Angga senyum dan duduk di sofa

"Anda sudah tua tidak malu mengatakan itu, dasar pria mesum" kata Marsya emosi

"Mesum ha ha ha ha" ucap Angga tertawa tebahak-bahak

"Sebenernya anda mau apa" tanya Marsya

"Jadilah istri aku" Angga berkata

"Maksudnya" Marsya berkata dan terbelalak kaget juga mengerutkan dahinya

"Nikah, jadi milik saya buat selamanya" ucap Angga tegas langsung pada intinya

"Jangan mimpi, saya masih muda dan saya tidak mau nikah muda walaupun nikah saya tidak mau dengan anda yang sudah tua" ucap Marsya dengan tegas

Angga bukannya merasa terhina dengan kata-kata Marsya namun Angga semakin penasaran dengan penolakan Marsya.

"Kalau tidak mau jadi istri saya jadi simpanan saja ikut saya ke dubai, saya akan kasih uang dua puluh Miliar buat kamu" Angga berkata dengan percaya diri

"Anda benar-benar kurang ajar, cari wanita lain saya tidak butuh uang anda sepeserpun" kata Marsya emosi

Marsya dari keluarga cukup mampu ayahnya pejabat daerah dan bunda nya seorang notaris dan Marsya tidak tertarik dengan uang yang di tawarkan Angga.

"Bukannya gadis kuliah butuh banyak uang untuk kehidupan mewahnya kamu bisa beli apa saja yang kamu mau" kata Angga

"Saya bukan gadis seperti itu dan sekali lagi saya tidak butuh uang anda, bebaskan teman-teman saya" tanya Marsya emosi

"Oke kalau itu yang kamu mau, saya ingin semalam barsama kamu lalu saya akan melepaskan teman-teman kamu gimana" Angga bernegoisasi

"Saya tidak ada waktu untuk menemani om-om seperti anda dan saya bukan gadis yang tepat untuk melepaskan hawa nafsu anda" jawab Marsya masih mengepalkan tangannya

"Benar-benar gadis ini bikin penasaran" dalam hati Angga berkata

"Kalau tidak mau menemani saya terserah yang pasti teman teman kamu ada dengan pengawal saya tidak akan saya lepaskan" ancam Angga menakuti Marsya

Marsya mengepalkan tangannya semakin kuat, dia marah dan bingung harus berbuat apa di sisi lain dia tidak mau dirinya dikuasai oleh pria asing yang tidak jelas dan khawatir Angga melakukan pelecehan, namun di sisi lain khawatir dengan teman-temannya, marsya membayangkan temannya di ikat di sebuah gudang yang gelap.

Namun kenyataannya Linda, Tika dan Novi sedang tertawa bahagia dengan candaan Riki juga sedang melahap makanan dan minuman yang sangat lezat tanpa mengetahui Marsya terperangkap oleh jeratan seorang pria yang bernafsu kepada Marsya.

Terpopuler

Comments

Yasmin

Yasmin

gara gara tika tuh genit di kasih gratisan ngorbanin temenya

2021-12-08

1

Varo Marvel

Varo Marvel

loh om Angga kok jahat maksa thor

2021-12-07

1

lihat semua
Episodes
1 Mencari informasi
2 Cemburu buta
3 Kapten bakset
4 Anak orang kaya
5 Makan malam
6 Terperangkap
7 Berada dalam genggaman
8 Rumah mewah modern
9 Burung di sangkar emas
10 Seperti liburan di dubai
11 Sedikit drama
12 Pesta mewah
13 Ciuman pertama
14 Wanita Cantik
15 Emosi dan tekanan
16 Kota paris
17 Kesepiaan dan sedih
18 Menjadi depresi dan ternoda
19 ke salon menata rambut
20 Lebih tampan
21 bunuh diri
22 Menyusun rencana baru
23 kartu masuk hotel
24 Melari kan diri
25 pesona keindahan bawah laut
26 Tingkat keamanannya tinggi
27 Pura pura menjadi kekasih
28 Menolaknya
29 Merasa tidak nyaman
30 Merebut perhatiaannya
31 Ciuman di kening
32 Helikopter
33 Membekas seumur hidup
34 Jeruji besi tak menghalangi cinta
35 Seorang pejabat
36 Kaku dan periang
37 Kakak adik
38 Saingan yang harus di singkirkan
39 Sama saja
40 Berjaga jarak
41 Cincin turun temurun
42 Rindu dan kehilangan
43 Karir atau menikah
44 Merusak hubungan
45 Seperti melihat hantu
46 Pernak pernik lucu
47 Diam membisu
48 Membuat cemburu
49 Berteman lama
50 Makan malam romantis
51 Tidak sabaran
52 Hidangan ala eropa
53 Area badan dan wajah
54 Cewek matre
55 Banyak penggemarnya
56 Tidak sesuai fakta
57 Berbicara panjang lebar
58 Wanita itu sedang mabuk
59 Semuanya penggemar
60 Berhubungan intim
61 Keluarga milioner
62 Emosi kembali saat mengingatnya
63 Kembang api yang indah
64 Layar tancap di pantai
65 Hati yang rapuh
66 Bertanggung jawab
67 Menghina
68 Merusak pernikahan
69 Rasa kesal
70 Tepok jidat
71 Melupakan sejenak
72 Membuat tertawa
73 Minta di layani
74 Resepsionis cantik
75 Nyaman dan hangat
76 Mencium tangan
77 Mengejar pesawat
78 Buah hatinya
79 Kekasih yang dirampas
80 Perahu boat
81 Penghasilan yang besar
82 Mengaguminya
83 Buah tangan dari hawaii
84 Banyak yang harus direvisi
85 Pengertiaan
86 Rencananya gagal
87 Akan mengadakan resepsi
88 Menikmati liburan
89 Di beri nafkah
90 Menyendiri di halaman belakang
91 Tertidur pulas
92 Seumur hidup sekali
93 Proyek rumah
94 Kamar vip
95 Mobil keluarga
96 Preman dan penculik
97 Merasa bersalah
98 Berendam di bathtub
99 Berfoto bersama
100 Watak yang keras
101 Baby M
102 Pengumuman
Episodes

Updated 102 Episodes

1
Mencari informasi
2
Cemburu buta
3
Kapten bakset
4
Anak orang kaya
5
Makan malam
6
Terperangkap
7
Berada dalam genggaman
8
Rumah mewah modern
9
Burung di sangkar emas
10
Seperti liburan di dubai
11
Sedikit drama
12
Pesta mewah
13
Ciuman pertama
14
Wanita Cantik
15
Emosi dan tekanan
16
Kota paris
17
Kesepiaan dan sedih
18
Menjadi depresi dan ternoda
19
ke salon menata rambut
20
Lebih tampan
21
bunuh diri
22
Menyusun rencana baru
23
kartu masuk hotel
24
Melari kan diri
25
pesona keindahan bawah laut
26
Tingkat keamanannya tinggi
27
Pura pura menjadi kekasih
28
Menolaknya
29
Merasa tidak nyaman
30
Merebut perhatiaannya
31
Ciuman di kening
32
Helikopter
33
Membekas seumur hidup
34
Jeruji besi tak menghalangi cinta
35
Seorang pejabat
36
Kaku dan periang
37
Kakak adik
38
Saingan yang harus di singkirkan
39
Sama saja
40
Berjaga jarak
41
Cincin turun temurun
42
Rindu dan kehilangan
43
Karir atau menikah
44
Merusak hubungan
45
Seperti melihat hantu
46
Pernak pernik lucu
47
Diam membisu
48
Membuat cemburu
49
Berteman lama
50
Makan malam romantis
51
Tidak sabaran
52
Hidangan ala eropa
53
Area badan dan wajah
54
Cewek matre
55
Banyak penggemarnya
56
Tidak sesuai fakta
57
Berbicara panjang lebar
58
Wanita itu sedang mabuk
59
Semuanya penggemar
60
Berhubungan intim
61
Keluarga milioner
62
Emosi kembali saat mengingatnya
63
Kembang api yang indah
64
Layar tancap di pantai
65
Hati yang rapuh
66
Bertanggung jawab
67
Menghina
68
Merusak pernikahan
69
Rasa kesal
70
Tepok jidat
71
Melupakan sejenak
72
Membuat tertawa
73
Minta di layani
74
Resepsionis cantik
75
Nyaman dan hangat
76
Mencium tangan
77
Mengejar pesawat
78
Buah hatinya
79
Kekasih yang dirampas
80
Perahu boat
81
Penghasilan yang besar
82
Mengaguminya
83
Buah tangan dari hawaii
84
Banyak yang harus direvisi
85
Pengertiaan
86
Rencananya gagal
87
Akan mengadakan resepsi
88
Menikmati liburan
89
Di beri nafkah
90
Menyendiri di halaman belakang
91
Tertidur pulas
92
Seumur hidup sekali
93
Proyek rumah
94
Kamar vip
95
Mobil keluarga
96
Preman dan penculik
97
Merasa bersalah
98
Berendam di bathtub
99
Berfoto bersama
100
Watak yang keras
101
Baby M
102
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!