Pagi hari di kota bandung Linda, Novi dan Tika sedang berkumpul di kantin kampus dan membicarakan tentang Marsya,
"Kangen Marsya ya" kata Tika
"Ya gue juga kangen" kata Linda
"Sama, lagi apa ya dia sekarang" kata Novi
Datang lah Mario yang selalu menanyakan Marsya setiap hari,
"Marysa belum masuk kuliah ya" tanya Mario duduk sebelah Linda
"Belum" kata Tika
"Kangen gue liat muka cantiknya, kenapa sih dia nolak gue padahal gue ganteng" kata Mario sambil mengusap rambut nya
Tika dan Novi langsung ketawa dan ngacak ngacak rambut Mario sedangkan Linda senyum manis karena Linda menaruh perasaan kepada Mario,
"Woi rambut gue berantakan" ucap Mario merapihkan rambutnya
"Eh Mario daripada cinta bertepuk sebelah tangan mening lu pacarin yang lagi jomblo" kata Novi sambil melihat ke arah Linda
"Apaan sih lu" kata Linda tersipu malu
"Ya Linda baru putus tuh dari cowok nya karena selingkuh" Tika menjelaskan
"Cowol lu banci ya cewek semanis lu kok di selingkuhin" kata Mario sambil melihat Linda dan dia tersipu malu dengan pujiaan Mario
"Linda manis juga kalau dari deket" dalam hati mario berkata
"Mario jangan di tatap aja nanti ada yang malu tuh" kata Tika menggoda Linda
"Linda nonton yuu malam minggu" ajak Mario
"Ga ah kalau cuman buat pelariaan dari Marsya, lu cari cewek lain aja" ucap Linda tegas
"Uh...wow ada yang di tolak lagi ha ha ha" kata Novi sambil ketawa
"Eh Linda bukan gitu, kok jadi pelariaan gue kan bukan cowok Marsya" kata Mario merasa salah tingkah lalu Linda pergi meninggalkan kantin
"Ih lu ya bukan gtuh kalau deketin cewek,masa lu baru muji muji Marsya tiba tiba ngajak jalan Linda sih keliataan banget playboy nya" kata Novi
"Terus gue harus gimana, abis gue masih penasaran ama Marsya kenapa nolak gue mulu, tapi kalau di liat Linda lucu ya manis" kata Mario
"Dasar lu playboy" kata Tika
"Kasih saran dong deketin Linda, gue teraktir makan di restoran mahal kalau gue bisa jadiaan ama Linda" kata Mario
"Bener ya, nah gitu dong move on daripada lu di tolak mulu ama Marsya siapa tau diterima ama Linda" kata Tika
"Gue coba deketin Linda aja deh" kata Mario
"Nih gue kasih no hp Linda ya, Linda keliataan nya punya perasaan ke lu tapi dia tipikal cewek gengsiaan jdi lu pendekatannya harus lewat telponan dulu" kata Novi
Sedang asik bicara datang lah putra dengan emosi menanyakan keberadaan Marsya,
"Kaliaan sengaja ya ngumpetin Marsya dari aku" kata Putra dengan emosi
"Apaan sih lu datang datang marah-marah" kata Tika emosi
"Marsya sebenernya kemana, aku nelpon ga di angkat main mutusin aku tanpa alesan" kata Putra tanpa melihat ada Mario
"Oh ini cowok nya Marsya" kata Mario
"Siapa lu belagu amat, ya gue cowoknya Marsya kenapa masalah buat lu" kata Putra
"Eh lu yang datang marah-marah songong lu ya" kata Mario sambil berdiri
"Apaan lu gue ga ada urusan sama lu" kata Putra
"Pantes Marsya mutusin lu, songong sih lu" ucap Mario kesal
"Eh lu siapa nya Marsya dari tadi nyerocos aja" kata Putra emosi
"Kalau gue bilang cowok barunya gimana,gue jujur suka sama Marsya" kata Mario terbawa emosi
Putra langsung memukul wajah Mario lalu Mario balas memukulnya, di kantin pun jadi ramai gara-gara mereka ribut saling pukul,
"Kalian stop" pekik Novi
Datang lah dosen pak Dani mererai mereka dengan security kampus,
"Ini ada apa kok ribut di kampus" kata pak Dani memisahkan Mario dengan Putra
"Gara-gara Marsya pak mereka rebutan Marsya" Siska mengadu
Siska mendengar dari temannya bahwa pacarnya Marsya ribut sama Mario, akhirnya Siska ikut campur walau tidak tau masalah sebenarnya,
"Semua yang bersangkutan ikut saya ke kantor" kata pak Dani
Di ruangan siswa pak Dani menanyakan perihal masalah nya dari awal,
"Salah paham aja kok pak" kata Putra
"Kamu fakultas mana" pak Dani bertanya
"Saya bukan dari universitas sini pak" ucap Putra
"Kok bisa datang ke sini ada perlu apa" kata pak Dani
"Cari pacar nya" ceplos Siska
"Siska tolong diam yang di tanya dia bukan kamu"
ucap pak Dani
"Iya pak" kata Siska
"Saya cuman mau nanya kabar Marsya aja pak" kata Putra
"Marsya fakultas psikologi bukan" kata pak Dani mengenal Marsya karena dia mahasiswi rajin selalu mengikuti acara kampus
"Iya pak" kata Putra
"Kenapa bisa ribut ama Mario" kata pak Dani kenal juga dengan mario karena kedudukan ayah Mario yang kaya raya suka menyumbang untuk kegiataan sekolah
"Dia pak duluaan buat saya emosi" kata Putra
"Enak aja, lu yang pertama pukul gue" kata Mario emosi mebela diri
"Sudah cukup" bentak pak Dani
"Mario kamu anak kedokteran tidak malu berantem di lihat teman-teman kamu harusnya mencontohkan perilaku yang baik" ucap pak Dani
"Memang seorang Dokter tidak boleh bela diri pak" ucap Mario tegas
"Lagian kalau benar masalah gara gara wanita malu-malu in aja kalian rebutin Marsya belum tentu Marsya mau ama kaliaan kan" ucap pak Dani
"Bener tuh pak siapa tau Marsya nya lagi bareng cowok lain" ucap Siska
"Apaan sih lu ikut campur mulu, mulut lu ya gue lakban tau rasa" kata Tika emosi
"Kaliaan mau berantem juga ah...." kata pak Dani
"Ga pak dia...." kata Siska
"Stop, bubar cewek keluar" kata pak Dani
Novi, Tika dan Siska keluar ruangan hanya tersisa Mario dan Putra saja yang masih di bina oleh pak Dani,
"Ya sudah saya tidak akan memperpanjang masalah ini tapi kaliaan harus berjabat tangan dan tidak akan mengulangi keributan seperti tadi" kata pak Dani
Akhirnya Mario dan Putra bersalaman walau wajah mereka masih terlihat emosi apalagi Putra yang percaya perkataan Mario bahwa dia pacar baru Marsya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Malam hari Mario mencoba menghubungi nomor telpon Linda, dua kali dering tidak diangkat yang ketiga kali baru diangkat
"Halo, siapa ini" tanya Linda
"Aku Mario"
"Oh kalau mau nanyain Marsya gue ga tau sori ya" kata Linda tegas
"Eh bukan...."
"Terus mau apa, lagian tumben aku kamu biasanya lu gue"
"Kalau sama kamu enak aku kamu lebih romantis"
"Ah.....romantis maksudnya" tanya Linda
"Kalau ga beb aja gimana, aku mau ajak jalan kamu"
"Mario gue bilang kan kalau buat deketin gue gara gara Marsya gue ga mau lu cari mangsa lain aja ya" jelas Linda
"Ga bukan gara-gara Marsya atau apapun, Kamu percaya jatuh cinta pada pandangan pertama ga" kata Mario
"Memang kamu jatuh cinta sama siapa"
"Sama kamu"
"Mario lagiaan kita kan sering ketemu pertama darimana nya, toh kamu sering liat aku di kampus" kata Linda sambil ketawa kecil
"Ya udah apa lah namanya yang pasti aku mau jalan sama kamu, nge date sama aku mau kan"
"Aduh Mario ga tau yah untuk saat ini aku kan baru putus sama cowok aku jadi masih ragu sama semua cowok"
"Kan ga semua cowok brengsek, kamu bisa coba sama aku di jamin sampai nikah" kata Mario mencoba berbagai cara meyakinkan Linda
"Apa sih lebay, ya udah aku pikirin dulu ya"
"Besok di kampus jawab ya"
"Iya, udah dulu aku mau tidur"
"Selamat tidur beb"
"Apaan sih....." Linda tersenyum senang
dan menutup telponnya
Kampus di pagi hari Linda sedang berjalan ke arah kampus lalu tiba-tiba tangan Linda di pegang kasar oleh pria dia adalah mantan kekasihnya,
"Linda tolong beri aku kesempatan,aku jelasin semua nya" kata mantan kekasih Linda
"David aku liat sama mata aku dan aku belum buta ga ada penjelasan lagi" kata Linda melepaskan tangannya dari David
"Linda itu bukan kemauaan aku dia yang cium aku duluaan" kata David
"Trus kamu menikmati nya bukan"
"Ga aku cuman mau kamu Linda"
Kebetulan Linda melihat Mario baru keluar mobil dan berjalan ke arah Linda,
"Lagiaan aku udah punya cowok, aku ga bisa lagi sama kamu" kata Linda sambil berjalan ke arah Mario
"Ga mungkin kamu bisa ngelupain aku begitu saja" kata David
"Pagi beb" kata Linda sambil mengedipkan mata ke arah Mario
"Hey....beb" kata Mario dengan santai mengerti kode mata yang di berikan oleh Linda
"Ini bohong kan dia bukan cowok kamu, karena kamu ga bakalan bisa ngelupain aku gitu aja" kata David
"Bukti nya aku sudah move on dari kamu" kata Linda sambil memegang tangan Mario
"Hayuu beb kita masuk kelas" kata Mario memegang pinggang Linda dengan erat
David pun menyerah dan pergi, tapi tangan Mario masih memegang pinggang Linda. Mario diam senang lalu Linda baru sadar David sudah tidak ada dan melepas tangan Mario dari pinggangnya,
"Kenapa di lepas beb, aku udah nyaman" kata Mario sambil tersenyum
"Apaan sih udah ga ada mantan aku nya juga"
"Oh jadi manfaat tin aku aja, harus ada bayaran nya dong kalau gitu"
"Iya sori kamu mau di bayarin sarapan apa di kantin"
"Aku udah sarapan tapi aku mau jalan bareng ama kamu malam minggu nanti"
"Malam minggu aja ya"
"Kita liat aja nanti"
"Aku masuk kelas dulu, oh ya makasih tadi udah nolongin sedikit drama" kata Linda tersenyum
"Aku iklas kok beb" kata Mario sambil tersenyum
Linda dengan senyumnya yang lebar sudah di rangkul pinggangnya oleh Mario membuat dia jatuh cinta kepada Mario, seakan-akan kejadiaan pagi tadi Mario lah pahlawan pelindung buat Linda. Namun Linda tahu bahwa Mario tidak suka dengan wanita yang agresif jadi dia akan membuat Mario tarik ulur seperti layangan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 102 Episodes
Comments
Yasmin
mario kok gampang lupain marsya sih
2021-12-08
1