Di kantin kampus linda, tika dan novie kaget dengan marsya menutup sambungan telponnya dengan mereka
"padahal baru aja kangen kangenan ama marsya" ucap tika
"kenapa ya marsya nangis" kata novi
"mungkin saking kangen nya ama kita kali ya" kata linda
"eh lin gimana kemaren kencannya sama mario" goda novi
"cie cie..." kata tika
"apaan sih cuman temen kok biasa" kata linda
"yakin kita cuman temenan aja" kata mario baru datang dan duduk sebelah linda dan menatap linda penuh harap
"eh upss yang di omongin datang" kata novi
linda terdiam dan terkejut melihat kedatangan mario linda tersipu malu
"mau ga kamu hubungan kita lebih dari teman" kata mario sedang menyatakan cinta depan teman teman linda
"wah....jawab dong linda" kata tika
"linda jangan diam saja,bilang mau" kata novi
jantung linda berdetak kencang dan salah tingkah tidak tau harus jawab apa
"kita baru jalan sekali dan belum terlalu mengenal" kata linda mukanya memerah
"ya apa salah nya kita jalanin aja dulu kalau cocok kita nikah kalau engga ya udah bukan jodoh" kata mario dengan nada serius
walaupun mario playboy senang merayu para wanita yang dia suka tapi dia setia kalau sudah sayang dengan satu wanita tidak akan berpaling ke lain hati
"apa sih nikah masih lama tau" kata linda tersipu malu
"ya udah di tunggu jawabannya, pikirin aja dulu oke beb" kata mario pergi dan mengedipkan sebelah matanya pada linda
linda senyum tersipu tika dan novi pun ikut senang
"linda kenapa sih ga terima aja langsung" kata tika
"biarin aja dulu biar dia penasaran" kata linda sambil senyum kecil
di sisi lain teman siska meberikan info bahwa dia mendengar mario menyatakan cinta ke linda di kantin
"gila ya ga marsya ga teman nya gatel semua, mario hanya milik gue" kata siska emosi dan pergi mencari linda
siska melihat linda dan memghapiri linda dengan emosi
"heh linda jangan gantel lu udah rayu mario ya" kata siska emosi dan memegang bahu linda dengan kasar
"apaan sih lu datang datang emosi,eh yang rayu tiap hari mario bukan temen gue" kata tika membela linda
"eh siska udah lu nyerah aja sama mario buktinya marsya ga ada mario bukan berpaling ke lu malah ke linda" kata novi
"lu udah guna guna mario ya ga mungkin seorang mario suka sama cewek biasa kaya lu pakaian lu aja biasa bukan brand dan ga seksi kaya gue lu ga ngaca ya lu tuh bagaikan langit dan tanah gue langit nya lu tanah nya yang bisa gue injek injek" hina siska ingin puas
linda pergi tidak mau meladeni siska yang lagi emosi
"cewek gatel jangan pergi lu,berani hadapi gue dasar pengecut" teriak siska sampai orang orang melihat ke arah siska dan linda
linda berbalik mengahadapi siska tidak terima dengan hinaan siska yang terlalu kasar
"yang harus ngaca itu lu, kalau lu udah di tolak mario jangan fitnah sembarangan, ga punya kaca mau gue beliin" kata linda santai menarik nafa merasa terhina oleh perkataan siska
"awas ya kaliaan....liat aja nanti" kata siska pergi dan emosi
"gila kali ya tuh cewek,dulu marsya yang di tindas sekarang linda" kata tika
" ya selama mario belum dapet pasti nindas semua cewek yang mario deketin" kata novi
"utung lu bisa ngomong bela diri coba marsya diem aja malah pergi kalau ada siska" kata tika
"ya karena marsya ga mau ribut dia ga suka ribut ga penting ga jelas,gue juga males sebenernya buang buang tenaga" kata linda
"pulang yu ah kita tidur daripada liat muka si siska" kata novi mengajak teman temannya pulang
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
di kampus malik, andi sedang di kejar oleh cindy yang menanyakan malik setiap ketemu andi
"andi gimana malik udah pulang belum" cindy menanyakan malik ke andi
"belum" kata andi ketus
"lama banget kerja nya biasa nya cuman tiga hari ini mau dua minggu loh" kata cindy
"ya mana gue tau katanya bayaran nya gede" kata andi
"dia kan orang tua nya kaya masa masih cari uang" kata cindy
"karena temen gue bukan anak manja dan bukan anak mamih yang suka minta minta uang" kata andi kesal lalu pergi
"andi......aku belum selesai" kata cindy
andi berlari mecari yuda di lapangan basket
"kenapa muka lu ketekuk gtuh die" kata yuda
"kesel gue ama cindy,tiap ketemu nanya malik emang gue bapanya malik" kata andi kesal
"makannya kalau liat cindy mening lu ngumpet jangan di jawab kaya gue makannya dia males nanya malik ke gue" kata yuda
"bener juga ya, harus nya gitu, eh malik udah hubungin lu belum sebulan lagi ujiaan nih kasih tau dia" kata andi
"belum,coba gue telpon" kata yuda
tut
tut
tut
"ga di angkat lagi kerja kayanya" kata yuda
"ya sudah kita ke kosan gue aja" kata andi
sampai kosan andi ponsel yuda berdering malik menghubungi yuda
dret
dret
dret
"haloo bro" kata yuda langsung memakai pengeras suara supaya andi mendengarkan
"woi lagi apa kaliaan" kata malik
"woi malik lu ga kangen ama kita" kata andi
"hahaha ngapain kangen sama kaliaan" kata malik
"kalau sama cindy kangen ga lu" kata yuda
"nanyain mulu tuh"teriak andi
"apalagi itu ga ada rasa" kata malik sambil ketawa
"gimana dubai, bos lu baik ga" kata andi
"baik, malah gue mau ke paris n turki nanti" kata malik
"gila ya dunia ga adil lu sering kan ke paris sama keluarga lu kenapa ga gue aja yang ke sana" kata andi
"makannya kerja jadi bisa jalan jalan gratis" kata malik
"gue jadi mau kerja bodyguard apalagi jagain cewek cantik wow doble deh seneng nya" kata yuda
"gue dong kalau gitu lagi jagain cewek cantik" kata malik tersenyum membayang kan wajah marsya
"pantesan lu kaga mau pulang" kata andi
"siapa cewek cantik nya" kata yuda
"eh gue di panggil nanti gue telpon lagi ya" kata malik lalu menutup sambungan telponnya
"eh tunggu die, malik tadi bilang cewek cantik baru kali ini dia bilang cewek cantik bener ga die" kata yuda
"ya cindy aja ga pernah di bilang cantik , apa dia udah sembuh, bukan gay lagi ha ha ha" kata andi tertawa begitu juga yuda ikut tertawa
malik tidak pernah memuji kecantikan wanita mana pun, apabila sedang berkumpul bareng yuda dan andi liat wanita cantik malik menilai wanita itu biasa saja jadi untuk yuda dan andi sebagai teman dekat malik hal yang tabu malik mengakatan cantik kepada seorang wanita
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 102 Episodes
Comments