" aku akan memberimu sesuatu yang menarik, Hyun Bin."
" apa itu?" 🙁
" seorang gadis."
" a-apa?!" 😳
" ahh, lebih tepatnya aku membutuhkan bantuanmu." 😊
" bantuan apa?"
" nikahi gadis ini untukku." Suga memberi Hyun Bin sebuah gulungan.
" Apaa??!! Menikah?!" 😱
Hyun Bin kaget melihat sebuah gulungan surat yang diberikan raja. Tapi apakah dia harus menikah? Bahkan dia belum setengah hari berada disini!
" tapi Suga, aku.."
" ya, aku tau ini sulit bagimu. Tapi aku benar-benar tulus meminta bantuanmu. Bagaimana nasib Luo Yi jika aku menikahi gadis itu?"
" nasib Luo Yi? Suga.. Katakan dengan jujur padaku, apa kau mencintai Luo Yi?"
" ehm, itu.. Yaa dia kan berasal dari zaman modern seperti kita. Aku juga harus melindungi dia, seperti aku melindungimu sekarang. Dia harus terus ada di dekatku."
" aku hanya bertanya padamu, apa kau mencintainya atau tidak. Jawab iya atau tidak. Jangan berbelit-belit."
" biar aku tanya balik padamu, apa kau menyukai Luo Yi?"
" bagaimana kalau iya? Aku sudah mengisi separuh hidupnya. Sejak ia kecil sampai kami masuk sekolah, bahkan sampai saat ini. Di situasi apapun aku selalu ada bersamanya. Jadi jangan halangi aku untuk berjuang mendapatkannya."
" tapi dia milikku disini."
" ini hanya dunia palsu, dan dia bukan milikmu."
" kau!" 😡
" kenapa? Bukankah kau bilang tidak mencintainya? Apa hakmu melarangku mendekati dia?"
" jangan macam-macam denganku!" 😡
" kau nikahi saja gadis itu sendiri, aku tak tertarik. Dan mari kita lihat apa reaksi Luo Yi saat tau kau akan menikah lagi."
" jangan beritahu dia!!" 😡
" baiklah, biar dia tau di saat yang tepat. Maka di saat itu, aku sudah sangat siap menantinya kembali padaku." ujar Hyun Bin seraya pergi meninggalkan Min Yoongi.
Menyisakan raut kesal dan bimbang di wajah Raja Gila itu. Ia tak ingin memiliki wanita lain di sisinya selain Luo Yi, tapi kenapa ia tak bisa mengatakan apa perasaan itu. Rasa ingin melindungi atau memang sesuai yang dikatakan Hyun Bin? Apa ia jatuh cinta pada Luo Yi?
Pesta.
" wahh, dekorasi zaman dulu memang mengagumkan." 😍
Aku memandangi setiap sudut dari istana ini. Sebelumnya aku tidak sempat memperhatikan keadaan disini. Yaa, aku sibuk berlarian kesana kemari dan lebih banyak menghabiskan waktuku di kamar.
" permaisuri Kim Hye Rin, minuman anda." ujar seorang pelayan padaku.
" apa ini teh?" tanyaku padanya.
" bukan, permaisuri. Ini arak spesial kiriman dari Baekje."
" Baekje?" 🙁 aku ragu apa ini arak atau racun.
" salam Permaisuri Kim Hye Rin, saya adalah pangeran pertama dari Baekje." seorang pemuda tampan menghampiriku.
" ahh, iya." jawabku canggung.
" arak ini kami hadiahkan kepada Yang Mulia Raja, tapi kami juga ingin menawarkannya kepada permaisuri."
" arak jenis apa ini?" tanyaku mengambil gelas kecil itu dari nampan pelayan.
" ini arak terbaik di tempat kami, perlu dua tahun sepuluh bulan untuk membuatnya."
Ehh? Lama sekali.. 😕 Apa aku akan terkesan tidak sopan jika menolak minuman ini.
" ahh, sepertinya aku bukan tipe orang yang kuat meminum arak. Aku taku mabuk dan menghancurkan pestanya." ujarku lembut.
" tidak permaisuri, arak ini tidak terlalu kuat. Cocok bagi wanita seperti anda."
Sepertinya memang tidak bisa menolak.
" baiklah, aku akan mencoba satu gelas saja." 😅 ujarku seraya meneguk minuman di gelas yang kecil itu.
Astaga!! Kuat sekali! 😵 Aku sampai termenung seketika. Tapi aku berusaha untuk tetap sadar. Ingatlah! Ini pesta, banyak orang disini. Jika aku sampai mabuk maka akan menjadi bahaya.
" bagaimana permaisuri?"
" rasanya memang manis, tapi bagiku ini masih terlaku kuat. Sepertinya satu gelas saja cukup, ya." 😅 ujarku agar dia tidak memintaku meminum lebih.
" ahh, sayang sekali. Saya sangat ingin melihat permaisuri dan Yang Mulia mabuk bersama." 😅
Mabuk bersama? Akan sangat berbahaya!! 😫
" tapi tidak apa-apa, ini memang hadiah dari saya kepada Yang Mulia. Karena beliau sudah menerima lamaran keluarga saya."
" lamaran?" 😕
" yaa. Yang Mulia Raja akan menikahi adik kelima saya, putri raja Baekje yang paling kecil."
" m-menikah?" 😳
" pangeran pertama? Mengapa anda malah berada disini? Tadi pangeran ketiga mencari anda." ujar Min Yoongi yang mendengar bahwa pangeran pertama sialan itu memberitahuku tentang pernikahannya.
" ahh, iya Yang Mulia." pangeran pertama langsung ketakutan dan pergi saat melihat raut wajah Min Yoongi yang marah.
" Kim Hye Rin, kau sudah makan?" tanya Min Yoongi berharap aku baik-baik saja mendengar berita pernikahan itu.
Aku hanya terdiam. Entahlah, rasanya aneh saja. Aku kesal dan seakan tidak rela dia menikahi gadis lain. Yaa, memang aku akui. Aku sekarang sudah menyukainya. Tapi tak bisakah dia menghargaiku? Yaa, setidaknya anggaplah kita saling mencintai. Walau itu mungkin hanya pura-pura. Yah, harusnya aku tidak jatuh cinta padanya. Maka rasanya tak akan sesakit ini.
" Hye Rin?" tanya Min Yoongi lagi padaku.
" aku bukan Kim Hye Rin." jawabku singkat kemudian pergi meninggalkan pesta itu.
Air mataku mengalir sepanjang perjalanan menuju kamarku. Entahlah, kenapa aku harus menangis untuknya? Dia bukan pria yang pantas aku miliki. Yaa, sama saja seperti dia di dunia nyata. Tak mungkin bisa aku gapai.
" Luo Yi!" teriak seseorang memanggilku.
" Hyun Bin? Jangan teriakkan nama asliku disini! Kau lupa?"
" ahh, aku lupa." 😅 jawabnya.
Hyun Bin tiba-tiba mendekat ke arah wajahku. Yaa, mungkin dia bisa melihat bahwa aku baru saja menangis.
" kau kenapa?" tanya dia polos.
" jangan tanya apapun padaku." 😞
" apa ini ulah si raja gila itu? Apa dia hanya bisa membuatmu menangis disini?! Apa sejak awal kau kesini pun dia selalu membuatmu menangis seperti ini?!" 😡
" tidak Hyun Bin, ini bukan ulahnya. Tapi aku.."
" kau tau dia akan menikah lagi, begitu?"
" kau sudah tau?" 😟
" yaa, dia memberitahuku pertama kali." ujar Hyun Bin, ia tak bilang bahwa Raja memberitahunya untuk mengantikannya menikahi gadis itu.
" dia jahat!! Kenapa dia memberitahumu, tapi dia tidak memberitahuku!" aku kembali menangis.
Hyun Bin memelukku. Membuatku sedikit lebih tenang.
" Luo Yi, sepertinya kau mulai menyukai dia." 😟
Aku menangis di pelukan Hyun Bin, membuat hanbok yang ia pakai basah karena air mataku. Tapi tiba-tiba aku merasakan pusing di kepalaku, badanku lemas dan tak bertenaga. Sial!! Apakah ini efek dari arak yang aku minum tadi?! 😵
" Luo Yi, eh Hye Rin! Kau kenapa?" Hyun Bin panik melihatku terhuyung.
" entahlah, aku pusing dan badanku lemas sekali."
" apa kau mabuk?! Mulutmu juga bau alkohol!"
" seseorang menawariku arak, aku hanya minum satu gelas. Aku tidak tahu bahwa efeknya berjalan lambat."
" kau bodoh! Semua arak di zaman ini memang sangat kuat!! Kenapa kau masih meminumnya?!" gerutu Hyun Bin.
" mana aku tahu!!" 😫
Hyun Bin tanpa pikir panjang menggendongku ke kamarku. Aku masih setengah sadar waktu itu.
" Min Yoongi.."
" ini aku Hyun Bin, Luo Yi. Jangan pikirkan si brengsek itu lagi, oke?"
" aku hanya ingin dia.. Kenapa dia malah menginginkan gadis lain?"
" Luo Yi, sadarlah. Dia tidak menyukaimu. Kau kembalilah saja padaku, aku akan membuatmu bahagia dan tidak menangis lagi."
" tapi aku tidak menyukaimu Hyun Bin, aku menyukai si brengsek itu. Aku bisa apa.."
" aku mencintaimu, Luo Yi. Kau bisa belajar mencintaiku juga nantinya.."
Aku merasakan sentuhan di bagian bawah kakiku. Aku tak bisa berontak karena tubuhku benar-benar lemas. Tapi sayup-sayup aku mendengar sebuah teriakan.
" Hyun Bin!! Apa yang kau lakukan dikamarku!"
" Luo Yi mabuk! Jika bukan aku yang membawanya kesini, apa kau mau dia dibawa pria lain?!"
" keluar sekarang!! Dia permaisuriku, dia adalah milikku disini. Kalau kau tidak ingin dalam bahaya, keluarlah! Aku yang akan mengurusnya sekarang!"
" jangan macam-macam dengannya!!"
" aku bukan orang mesum sepertimu! Percayakan Luo Yi padaku, dia akan baik-baik saja. Aku punya ramuan penangkal mabuknya."
Hyun Bin pergi dengan wajah kesalnya. Kenapa dia harus masuk dimensi ini dan menjadi seorang Perdana Menteri. Kenapa dia tidak bisa menjadi seorang raja?
" Luo Yi, kau baik-baik saja?" tanya Min Yoongi panik.
" Min Yoongi.."
" iya, aku ada disini. Kau bertahanlah, aku akan memberimu ramuan agar tidak mabuk lagi."
" jangan dulu.." aku tanpa sadar menarik lengan Min Yoongi dan mendekapnya.
" Yoongi, kenapa kau malah menikahi gadis lain? Apa aku saja tidak cukup bagimu?"
" tidak, Luo Yi. Bukan seperti itu kebenarannya. Nanti setelah kau sadar baru aku jelaskan, ya?"
" kenapa kau tidak bisa mencintaiku0 Min Yoongi? Aku saja bisa mencintaimu sekarang."
" Luo Yi, aku tak bisa bilang begitu_"
" mmh!" Min Yoongi kaget ketika gadis yang begitu ingin lari darinya tiba-tiba menciumnya.
" Luo Yi, jangan seperti ini. Kau sedang tidak sadar."
" jika tidak bisa bilang, maka buktikan saja."
Min Yoongi termenung. Di sisi lain Luo Yi sedang tidak sadar. Tapi di sisi lain ia tak ingin melewatkan kesempatan ini. Jika Luo Yi dalam keadaan sadar, mungkin hal ini akan menjadi sangat canggung.
" baiklah, kalau begitu.."
" aku akan mengambil hadiahku itu malam ini."
To Be Continue..
Enjoy the story, ya! Gak ada niat apa-apa masukin adegan dewasa ke cerita ini. Cuman supaya lebih hidup aja, kedepannya akan banyak cerita menarik dari kejadian malam ini. 😚😚
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 31 Episodes
Comments