14. Sambutan Hangat

" aku ditinggalkan teman-temanku saat kami tour di Jeju Island. Candaan mereka memang selalu berlebihan. Aku pulang naik bus sendirian tanpa pengawal, kesal sekali rasanya."

" ohh, pantas kau begitu cuek saat itu." 🙁

" jika aku sampai menyapa dan ada fans yang menyadarinya bagaimana?" 😑

" benar juga. Lalu kenapa kau juga mengikutiku ke Bar?"

" aku tidak mengikutimu. aku melihat seseorang yang sudah sangat lama aku cari. Seseorang yang telah membuatku tersiksa selama lima belas tahun ini. Aku mengikuti dia."

" hah? Siapa?"

" kau minum pil dari pak tua itu bukan?"

" bagaimana kau bisa tahu?"

" aku melihatmu menerima pil itu darinya."

" biar ku tebak, apa orang yang kau cari karena membuatmu menderita lima belas tahun ini adalah pak tua itu?"

" ya."

" dan apa mungkin kau bisa ada disana karena meminum pil yang sama denganku?"

" kau benar."

" jadi.. Kau disana dan yang disini.." 😳

" iya, ini aku. Senang rasanya bisa bertemu denganmu setiap hari, permaisuriku." 😊

" t-tidak.. Tidak mungkin!!" 😫

" kenapa tidak mungkin?" 🙁

" aku kira kau hanya reinkarnasi darinya atau mungkin dia sering mendatangi mimpimu. Tidak mungkin kalian adalah irang yang sama kan?!"

" aku memang dia, dan dia adalah aku." 😑

" tapi bagaimana bisa? Disana kau seorang raja, dan disini kau seorang Idol? Ini tidak adil sekali!!" 😫

" apanya yang tidak adil? Aku berjuang selama lima belas tahun ini untuk hidupku dan masa depanku sendiri. Kau tidak akan tahu bagaimana tersiksanya menjalani dua dunia dalam sehari selama lima belas tahun ini."

" jadi.. Kau sudah mengalami ini selama itu?!" 😳

" ya."

Tiba-tiba aku teringat kalimat yang pernah dia ucapkan sebelum aku pergi..

" tapi kau bagaimana?"

" sejak kapan kau peduli padaku? Aku sudah terbiasa hidup sendirian dari kecil. Di dunia yang tidak aku kenali."

" jadi itu maksudnya.."

" apa?"

" kau terbiasa hidup sendirian, di dunia yang tidak kau kenali." ujarku.

" ya, aku masuk ke dimensi itu ketika umurku baru 12 tahun."

" tapi kenapa kau bisa menjadi raja Joseon?"

" kau harus tahu bahwa, kita diberi pil oleh pak tua itu ada tujuannya. Agar kita bisa menggantikan orang yang sudah tiada di dunia itu."

" j-jadi?! Kim Hye Rin yang asli itupun sudah.." 😳

" ya, aku tahu kematiannya. Dia langsung dibunuh saat melewati perbatasan. Memang menyedihkan, dia hanya mengumpulkan obat untuk ayahnya.. Tapi untung saja sebelum keluarganya tahu, kau lebih dulu masuk ke sana dan menggantikan Kim Hye Rin yang asli. Berbeda denganku.."

" berbeda denganmu? Apa yang terjadi dengan raja Joseon yang asli disana?"

" dia dibunuh oleh keluarganya sendiri. Dan aku terbangun di hutan belantara dengan luka di sekujur tubuhku. Aku sempat bingung, tak ada siapapun yang aku kenal disana. Tapi ada seseorang yang bilang aku adalah putra mahkota yang hilang. Tapi tak ada satupun disana yang tahu namaku. Akhirnya aku menggunakan namaku sendiri, Min Yoongi."

" lalu, luka itu.. Apa karena keluargamu juga?" aku menunjuk mata kirinya, selembut mungkin agar tidak membuatnya tersinggung.

" tidak. Ceritanya panjang, intinya selama lima belas tahun itu aku berlatih ilmu perang. Kau tahu manusia di zaman modern ini seperti apa? Seseorang bisa ikut wajib militer saat dewasa. Tapi aku, di usia 12 tahun harus siap menghadapi ribuan pasukan didepanku."

" dan luka di mata kiriku itu, adalah luka pertama yang aku dapatkan di perang pertamaku." lanjutnya.

" kau pasti sangat menderita." 😢

" tapi itu membuatku tangguh saat ini. Dan untung saja, luka itu tidak sampai ke dunia nyata. Jika iya, maka aku tak akan bisa menjadi Idol yang setampan ini." 😎

" narsis." 😑

" kau beruntung, hanya menjadi putri seorang tabib." 😒

" apanya yang beruntung! Aku tiba-tiba dilamar oleh raja Joseon yang selalu ingin memenggal kepalaku dan memotong lidahku." 😑

" awalnya aku memang menolak perjodohan itu. Si Kim Hye Rin yang asli, sangat menjengkelkan."

" Kim Hye Rin yang asli? Kau sempat mengenalnya?" 🙁

" tentu saja! Dia selalu mengikutiku kemanapun, sangat merepotkan! Bahkan dia sendiri yang menawarkan diri untuk menjadi selirku."

" oh." 😒

" kenapa? Kau cemburu?"

" lalu kenapa kau tiba-tiba ingin menikahinya? Apa kau berubah pikiran?" 😒

" sebenarnya, aku sedikit mendapatkan firasat saat bertemu denganmu di bis. Kau begitu mirip dengan Kim Hye Rin. Tapi ternyata sifat kalian berbeda."

" lalu?" 😒

" lalu aku melihatmu lagi di Bar saat mengikuti pak tua itu."

" terus?" 😒

" aku pulang dan tidur, karena ada pekerjaan di istana yang harus ku selesaikan. Aku mendengar kabar kematian Hye Rin waktu itu. Padahal aku berharap jangan sampai kau meminum pil nya. Tapi ternyata.."

" kau menyesal Kim Hye Rin hidup kembali?"

" tidak. Saat aku melihatmu tertangkap prajurit, aku melihat ekspresi putus asamu. Itu membuatku berpikir 'kau menarik'. Dan aku sudah tahu saat itu, Kim Hye Rin sudah digantikan oleh dirimu."

" jika kau sudah tahu kenapa tidak menyelamatkanku?! Kau hampir membuat kepalaku hilang di hari pertama aku masuk kesana!" 😫

" asalkan kau tahu, aku yang memanggil kakakmu Seo Joon untuk datang. Jika dia tak datang, kau tau apa yang akan terjadi." 😒

" ah? Benarkah? Kalau begitu terima kasih." 😅

" kau memarahiku lalu berterima kasih padaku." 😑

" ahh, iya maaf. Tapi.. Aku ingin tahu, sebenarnya dunia macam apa yang kita masuki itu?" 🙁

" aku juga belum mengerti. Tapi sepertinya itu dunia paralel yang dimana salah satu dari mereka bisa masuk dan keluar dengan sendirinya. Tapi bedanya adalah, disana zaman nya masih kuno dan disini sudah modern. Waktu disana berjalan lebih cepat dari waktu disini. Ada kemungkinan nantinya waktu akan sama dan ada kemungkinan lagi di dunia itu akan lebih cepat menuju masa depan."

" aku pusing memikirkannya." 😵

" sudahlah, kau belum mengerti. Nanti juga akan terbiasa."

" terbiasa?! Aku tidak berniat mengalami ini seumur hidupku!" 😫

" lalu kau mau apa?! Operasi? Atau mendekam di toilet? Aku sudah melakukan apapun selama 15 tahun ini agar pil itu keluar. Tapi tak ada apapun! Pil itu langsung menyerap kedalam tubuhmu saat kau meminumnya."

" lalu bagaimana agar semua ini berhenti?!" 😫

" satu-satunya cara adalah mencari pak tua itu."

Sepanjang wawancara, kami hanya membahas dunia paralel itu. Seakan kami melintasi zaman dan waktu, tapi kami masih bisa kembali ke dunia nyata. Dan itu tidak bisa berhenti sesuai keinginan kami. Ini memang sulit, tapi harus dihadapi.

" ingat, jadwal tidurmu harus sama denganku. Agar kita bisa bangun di waktu yang sama disana."

" baiklah. Tapi apa aku perlu tinggal bersama kalian para member BTS?" 🙁

" tentu saja! Kau manajer yang baru kami bukan?"

" tapi, kalian semua laki-laki dan aku.."

" jangan macam-macam dengan temanku. Atau aku akan membuatmu tidur panjang dan dipecat. Aku tahu kau butuh pekerjaan ini, kau sampai kembali lagi padaku setelah mencampakkanku." 😒

" aku mencampakkanmu?" 🙁

" sudah lupakan saja, jangan bahas masalah kita ini di depan mereka."

" iya, aku janji."

" ayo masuklah." ujarnya menuntunku masuk ke dorm mereka.

Aku gugup? Yaa! Aku akan satu rumah dengan tujuh laki-laki super tampan di dunia ini. 😍 Siapa yang tidak akan iri denganku?

" selamat datang, Luo Yi." sapa member tertua mereka Kim Seok Jin atau biasa dipanggil Jin.

...

...

" aah, iya. Terima kasih." jawabku ramah.

" masuklah, Luo Yi. Jangan sungkan, anggap rumah sendiri." ujar Leader mereka.

" Oh, ya. Jika kau belum tahu, aku Kim Namjoon atau biasa dipanggil RM. Aku leader disini, jadi jika kau butuh apapun panggil aku." 😉 ujarnya.

...

...

" ahh, anda bisa saja. Siapa yang tidak tahu dengan leader grup tersukses tahun ini. Saya baru disini, jadi mohon bimbingannya." 😅 jawabku.

" apa kau masih single?" tanya salah seorang yang masih memakai piyama dan memegang bukunya.

" sudah! Dia sudah punya pacar. Jangan buat dia tidak nyaman J-Hope." 😒 jawab Suga yang berdiri di sampingku.

" yaa, baiklah. Aku hanya bercanda. Halo Luo Yi, aku Jung Hoseok. Panggil saja J-Hope." 😉

...

...

" baik, terima kasih sudah menyambutku." 😊

" sekarang ada perempuan di rumah kita.. Rasanya seperti mimpi." 😳

...

...

" V, jaga bicaramu. Jika sampai kau menyentuhnya maka aku akan mematahkan lenganmu." 😡

" haish, kau tidak asik." 😩

" sudahlah Suga. Oh, ya. Kamu Kim Taehyung kan? Aku fans beratmu."

" benarkah? 😃 Kalau begitu salam kenal. Mari kita sering mengobrol setelah ini." 😄

" oke." 😄

" sejak kapan kau menjadi fans nya?" 😒 bisik Suga padaku.

" baru saja." 😜

" haish, aku menyesal membawamu kesini." 😒

" ahh! Aku belum terlambat bukan? Akhirnya kita bisa mendapatkan manajer perempuan juga. Harus berterima kasih nih sama Suga hyung." 😅

" Jimin.." 😡

" ahh, ya. Sorry.. Aku harus manggil dia kak Luo Yi, ya?" 🙁

...

...

" tidak perlu, aku lebih muda darimu. Harusnya aku yang memanggilmu kak Jimin." 😅

" menggelikan sekali. Panggil namaku saja. Maka aku juga akan begitu." 😉

" baiklah, jika itu memang lebih nyaman."

" sepertinya aku sudah bukan anak bungsu lagi, ya." 😢 ujar member termuda mereka, Jungkook.

...

...

" ahh, tidak. Aku tidak akan mengambil hakmu sebagai member yang paling dimanja disini." 😁

" tidak. Aku sudah dewasa, dan aku senang sekarang punya adik perempuan baru." 😄

" baiklah kalau begitu aku akan memanggilmu kakak kecil, ya." ujarku berusaha membuat chemistry dengan mereka.

Bagaimanapun aku juga ingin pekerjaan ini, dan harus bisa beradaptasi dengan tujuh cowo ganteng ini.

" ingat, kalian hanya boleh menganggapnya manajer. Tidak lebih!"

" kalau adik?" tanya Jungkook.

" oke, boleh."

" teman?" 🙁 tanya Jimin.

" hanya teman, adik dan manajer. Jangan ada pilihan lain!"

" oke, oke. Kau bertindak sudah seperti calon suaminya saja." 😒 ujar RM yang membuat seisi rumah tiba-tiba hening.

" hahaha.." 😂 lalu tawa mereka memecah keheningan itu.

" sudah sangat cocok dia memiliki istri bukan?" ujar Jin.

" berhenti mengolokku." 😑 Suga mulai kesal, tapi aku melihat dia juga tengah menahan diri untuk tertawa.

" jangan ditahan Suga, tidak akan memalukan tertawa di depan gadis." 😂 ujar V.

" dia takut jiwa savage-nya ternodai, kawan." 😆 olok J-Hope.

" kau bukan calon suamiku, tapi memang suamiku bukan?" ☺ bisikku pada Suga, membuat pipi putihnya seketika memerah.

" lihat pipinya!!" 😱 teriak Jungkook.

" wah, ini fenomena langka!" 😆 timpal RM.

" berhenti kalian!! Aku lapar! Kalian mengobrol saja dengannya sampai puas!" gertak Suga yang kemudian pergi sambil menutupi pipi merahnya

" dia lucu sekali saat jadi seperti itu." 😂

Aku jadi semakin terpikat padanya. Yang Mulia Rajaku. 😍

To be Continue..

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!