5. Pesta Pernikahan

Satu Minggu Kemudian..

" Astaga!! Ini menyiksa sekali!!" 😫

Mataku sudah benar-benar bengkak. Untung saja aku tidak punya pacar. Jika punya, mungkin aku sudah dicampakkan dengan penampilanku yang sekarang. Aku benar-benar lelah dan tidak sanggup lagi. Sudah tujuh hari lamanya aku tidak pernah memejamkan mataku. Tapi ketakutan akan mimpi itu masih saja ada.

" Luo Yi!! Kembalikan obat itu!!" teriak seseorang dari luar.

" itu pasti si bodoh Hyun Bin." ujarku seraya membukakan pintu.

" kamu gila, ya? Mau sampai kapan kamu merusak tubuhmu sendiri?!" gertak Hyun Bin ketika melihat keadaanku.

" entahlah, aku tak tahu akan sampai kapan."

" kau janji hanya seminggu. Ini sudah waktunya, berikan obatnya padaku!"

" tidak!! Aku masih belum bisa mengatasi ketakutanku itu!"

" sudah aku bilang, ini akan membuatmu kecanduan!!" Hyun Bin berusaha merebut botol obat itu dariku.

" tidaak!! Jangan!!" teriak ku berusaha menahan botol obat itu.

" lepaskan, Luo Yi!!" teriak Hyun Bin.

" ahh!!"

Hyun Bin berhasil merebut botol obat itu dan melemparkannya keluar jendela.

" lihatlah gigimu!! Sudah berapa galon kopi yang kau minum, hah?! Lupakan saja ketakutanmu itu!! Mimpimu itu hanya halusinasi!"

" andai saja aku bisa melakukan itu.."

" ayo, kita ke psikiater saja!"

" tidak!! Aku tidak mau!!"

" Luo Yi, aku peduli padamu. Aku gak mau kamu gini terus!"

" tapi Hyun Bin.."

Belum sempat aku bicara, Hyun Bin sudah memelukku begitu erat. Aku bingung dengan apa yang terjadi padanya.

" aku mohon, beristirahatlah. Entah apa yang kau takutkan saat ini. Kau benar-benar membuatku khawatir. Tapi aku harus menyingkirkan rasa takutmu itu.."

" Hyun Bin, ada apa denganmu?"

" maafkan aku Luo Yi, aku melakukan hal ini. Karena aku menyayangimu.."

" ahh!! Hyun Bin apa yang kau lakukan?!" aku merasakan sakit di lengan kananku.

" apa yang kau suntikkan ke badanku?!" aku berusaha memberontak tapi cairan itu begitu saja masuk ke tubuhku.

" ini obat penenang. Kau tidurlah yang nyenyak. Aku tak akan pergi dari sini sampai kau sadar."

" tidaak!! Hyun Bin!! Jangaan!!" aku berusaha mencabut suntikan itu, tapi terlambat.

Tubuhku sudah mulai lemas dan mataku sudah tak bisa kutahan lagi. Aku berusaha tetap sadar, tapi ternyata aku gagal.

" Luo Yi, aku mencintaimu.."

Gelap, tidak ada apapun disini. Apa aku berhasil? Apa aku tidak akan kembali ke dalam mimpi buruk itu lagi? Tapi kenapa disini gelap sekali. Aku hanya melihat beberapa cahaya menembus melalui celah. Apa aku mati? 😳 aku berusaha meraba sekelilingku. Tapi aku tak mendapati apapun. Hanya..

" akhirnya kau sadar.."

S-suara ini.. Bukan suara Hyun Bin.. 😳 Apa ini suara malaikat pencabut nyawa?

" Kim Hye Rin? Kenapa kau diam saja?"

KIM HYE RIN??!!! Apa aku kembali ke dimensi itu lagi?!! TIDAAAKK!!

Aku seketika beranjak, mencari arah suara itu berasal.

" kakak?! Kak Seo Joon, itukah kau?!" aku berusaha mencari keberadaan nya.

" kenapa suaramu berbeda?!" aku jelas masih mengingat suara kak Seo Joon yang sama persis dengan suara Hyun Bin, tapi ini bukan seperti suaranya.

Sraak!!

" apa kau sudah bisa melihatku?"

" permaisuriku?"

...

...

" Y-Yang Mulia Raja?!" 😳

" kau sudah begitu sehat setelah dua minggu berbaring di ranjangku bukan?"

" dimana kakakku? Dimana kak Seo Joon?!" 😫

Aku tidak bisa berkata-kata saat melihat keadaan sekitarku memang sudah jauh berbeda dengan kamarku sebelumnya. Apa benar ini kamar dari seorang raja Min Yoongi?

" Kim Seo Joon, sudah dipindah tugaskan ke perbatasan. Karena dia sudah berani memberimu ramuan yang biasa aku minum."

" itu aku yang memintanya! Kak Seo Joon tidak bersalah!"

" dia bersalah, karena membuat permaisuriku tidak sadarkan diri selama dua minggu ini. Bahkan rakyat saja menginginkan kematiannya. Tapi aku berbaik hati kareklna dia adalah kakakmu."

" dia tidak bersalah!! Kenapa pula dari tadi kau memanggilku permaisuri?! Sejak kapan aku jadi permaisurimu?!" 😫

" sudah seminggu yang lalu."

" apa?! Bukankah aku sudah bilang bahwa aku tidak setuju dengan pernikahan itu?! Dan bagaimana bisa kau menikahi seorang gadis yang tidak sadarkan diri?!"

" diamlah!! Jangan banyak bicara! Sekali aku bilang kau permaisuriku, maka kenyataan nya harus begitu! Tidak ada yang boleh menentang ucapanku!!"

" kau gila!! Kau raja yang gila!!" 😫

Raja gila itu langsung memalingkan wajahnya dan meninggalkanku. Aku melihat raut wajahnya yang marah. Aku berharap, jika dia marah maka akan menceraikanku secepatnya. Aku tidak mau menjadi permaisurinya! Tidak akan!

" penasihat Hwa Seok!!"

" iya Yang Mulia."

" segera adakan pesta perayaan pernikahan!"

" a-apa? Kenapa?!"

" jangan banyak bertanya! Katakan saja pada semua rakyat Joseon, bahwa ratu mereka sudah sadar dan pulih."

" benarkah begitu, Yang Mulia? Syukurlah. Saya akan segera mempersiapkan pestanya."

" dan lagi, panggil Jendral Kim Seo Joon dari perbatasan. Dia harus ikut serta dalam pesta ini."

" baik Yang Mulia. Kapan pesta akan diselenggarakan?"

" hari ini."

" apa?! Hari ini? Tapi Yang Mulia waktunya tidak akan cukup untuk.."

" bukankah ada banyak manusia di Joseon ini? Apa aku harus membawa manusia dari dunia lain untuk membantu kalian membuat pesta dalam satu hari?"

" t-tidak Yang Mulia, saya akan segera melakukannya." 😰

Raja gila itu seakan tak memberi celah bagi bawahannya untuk menyela. Ia hanya ingin segala sesuatu sesuai dengan kehendaknya.

...

...

" aku penasaran, apa yang dilakukan gadis itu di hari pertama dia sadar setelah dua minggu ini."

...

...

" aku.."

" ternyata sudah dinikahi raja gila itu."

" tapi bagaimana aku harus kembali saat ini?"

" jika aku kenbali pun, saat aku tertidur di dunia nyata.. Maka aku akan kembali lagi kesini."

" ahh!! Ini membuatku frustasi!!" 😫

Sore Hari kemudian.

Segala persiapan pesta pernikahan sudah hampir siap. Raja Min Yoongi itu bahkan tidak melihat detail persiapan yang ada. Entah kemana raja gila itu pergi. Tapi ketika aku ingin masuk ke kamarnya, semua orang mencegahku. Mereka bilang Yang Mulia sedang tidur. Apa harus selama itu?! Aku baru mendengar ada raja yang hobi tidur. 😑

" panggil permaisuri Hye Rin kemari!" teriak raja gila itu, aku yang tak jauh dari tempatnya berdiri mendengar suara lantangnya itu.

" Yang Mulia memanggil saya?" ujarku berusaha bersikap baik dihadapannya.

...

...

" bagus, kau akhirnya tau bagaimana harusnya bersikap."

" Yang Mulia ada perlu apa memanggil saya?"

" malam ini, pesta akan diadakan. Kakakmu akan datang."

" benarkah?!" 😃

Seketika raut wajahku berubah ceria. Akhirnya sosok yang aku rindukan tiba.

" tidak perlu sampai seperti itu." 😒

" aku ada permintaan padamu sebagai balasannya."

" hah? Permintaan apa?"

" jika kau ingin kakakmu itu terus berada disini, kau harus mau meminum ramuan ini setiap enam jam sekali."

" apa?! Ramuan apa itu?" ujarku melihat sebuah mangku kecil yang dibawa pelayan istana.

" yang pasti ini bukan racun, jadi minumlah!" ujar raja gila itu seraya memaksaku meminumnya.

" t-tunggu!! Aku.. Ahk!" aku akhirnya tersedak ramuan itu hingga sulit berbicara.

" aku bisa meminumnya sendiri!!"gertak ku membuat pelayan disana heran.

Ya, mungkin hanya aku disini yang mampu menggertak sosok raja Min Yoongi yang mereka takuti. 😑

" lihat, kau tidak mati bukan? Aku hanya membuktikannya."

" tapi tidak perlu seperti itu bukan? Aku tak akan mati karena ramuannya, tapi aku akan mati karena tersedak?!"

" omong kosong." ujar raja gila itu seraya hendak pergi.

" tunggu!! Aku harus tahu, ramuan apa yang harus ku minum enam jam sekali ini? Lagipula aku juga belum menyetujuinya!!" teriakku lagi.

" tidak ads kata TIDAK SETUJU dalam kamusku. Itu ramuan penghilang kantuk. Selama kau meminumnya, jangan harap kau bisa tertidur!"

" apa?!"

Jadi aku tidak diijinkan untuk tertidur disini?! Kenapa?! Apa aku tidak akan bisa kembali ke dunia nyataku lagi?!

" tenang saja, kau akan tetap cantik walau sampai kapanpun matamu terjaga. Itu khasiat lain dari ramuan itu."

Baru kali ini aku terdiam, tidak membalas ucapannya lagi. Apa itu karena dia menyebutku cantik? 🙁

" walau kenyataannya kau sangat jelek!"

" hey!! Kau!!" 😡

Raja gila itu tak menoleh sedikitpun. Ia berjalan dengan angkuhnya diiringi para pelayan dan pengawalnya. Sial!! Kenapa aku bisa kembali ke dunia ini lagi?! Dan sekarang aku semakin sulit untuk kembali!!

" Kim Hye Rin, di dunia ini atau di dunia manapun. Kau hanya boleh menjadi milikku!"

...

...

To Be Continue..

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!