Malam tiba, aku sudah mulai berusaha menerima keadaan. Sudahlah, tidak lulus bukan berarti akhir dari dunia. Lagipula mau kemana juga jalan hidupku jika bukan kuliah? Orang tuaku saja tidak peduli aku hidup dengan baik atau tidak di negeri ini. Yang penting bagi mereka adalah aku harus jadi orang yang 'berguna'.
" halo, Yi?"
" iya, bu."
" ibu dengar kau tidak lulus kali ini?ada apa lagi?" tanya ibuku dengan nada yang seperti biasanya, introgasi.
" aku hanya kurang kompeten di beberapa hal, aku masih perlu belajar."
" jangan berbohong!"
" dosenmu menelpon ibu! Kau membentaknya disana, apa itu benar?"
" itu tidak sepenuhnya benar, bu."
" dia juga bilang kau terlambat pada sidang skripsi karena kau mabuk? Apa itu benar?"
" iya."
" astaga, kau benar-benar mempermalukan keluarga kita!"
" Sebenarnya apa yang selama ini kau kerjakan disana? Jika hanya ingin bersenang-senang, maka nikmatilah!! Tapi jangan harap bisa kembali!"
Tutt..
Tut..
Tut..
Siapa juga yang ingin kembali ke penjara itu? Aku lebih rela gagal sidang berkali-kali, dan menerima semua cacian ibu. Daripada harus pulang menyandang gelar dan kemudian kembali dikurung disana. Setidaknya disini aku bebas. Tapi jika memang ibu dan ayah sudah tak menginginkan aku lagi, aku akan pergi.
Aku mengambil sebutir pil dari kakek tua itu. Tak peduli apakah ini racun atau obat, aku akan tetap meminumnya. Berharap ini adalah racun, dan aku akan mati tanpa ada siapapun yang tahu.
Glek.
" tak ada reaksi apapun?" 🙁
" aku memang terlalu dramatis." 😑
" ini pasti hanyalah suplemen."
" hoamm.."
Cukup beberapa kedipan saja sudah membuatku tertidur pulas. Hari yang benar-benar melelahkan. Aku harus tidur lebih awal untuk hari yang baru. Dan aku sudah siap untuk mimpi yang indah malam ini, dan malam-malam berikutnya.
" aduh!!"
Aku tiba-tiba terjatuh di atas sebuah gerobak berisi jerami. Badanku terasa pegal dan sakit.
" bukankah mimpi tidak akan se nyata ini rasa sakitnya?" 😖
Aku hendak merangkak keluar dari gerobak jerami itu, namun seseorang sudah menariknya hingga aku terperosok lebih dalam.
" ahh!!"
Zaman apa ini? Kenapa masih pakai gerobak? Apa tidak ada truk atau mobil pick up?😑 ahh, aku lupa.. Ini kan mimpi. 😅
Tapi tunggu, biasanya jika aku sadar bahwa ini mimpi.. Aku akan langsung terbangun. Tapi ini.. Jangan-jangan..
" aww!!"
Aku berusaha mencubit lenganku dan itu..
" sakit?! Kenapa ini terasa sakit?!" 😳
Belum sempat aku mencerna keadaan tiba-tiba gerobak berhenti. Aku mendengar suara banyak orang disana.
" apa yang kau bawa??" tanya pria disana dengan kasar.
" ini hanya jerami, tuan.." jawab pak tua yang menarik gerobak itu.
" pengawal, buka!"
Hah? Pengawal?? Jangan-jangan aku masuk area syuting film jadul? Atau.. Aku nyasar ke kediaman kerajaan? Tapi ini dimana?! 😫
" siapa kau?!"
" ahh!!"
Aku kaget hingga spontan berhenti bergerak. Bagaimana tidak, para pengawal berbaju aneh itu tib-tiba menodongkan pisau panjang padaku.
" p-pedang? Itu asli apa palsu?? Maaf, saya tidak berniat mengganggu proses syuting kalian.." 😰
" dia bicara dengan bahasa yang aneh. Dia pasti mata-mata. Tangkap dia!!"
" ahh!! Jangaan!!" 😫
Mau berontak bagaimanapun, mereka tetap menyeretku keluar dari tumpukan jerami itu. Ini.. Apa tidak terlalu kasar untuk sebuah syuting film? Mana sutradara nya?? Bukankah akan ada kata cut! Kalau ada kesalahan? Beritahu aku dimana sutradaranya!! 😫
" kita harus membawanya ke hadapan raja!!"
" ya!! Dia harus segera di eksekusi!"
" e-eksekusi?! Kalian mau memenggal kepalaku?!"
" ya!! Akhir-akhir ini banyak penyusup sepertimu ke kerajaan kami, mengaku-ngaku rakyat biasa padahal mata-mata!"
" ini akting kan?? Aku gak akan dipenggal beneran kan?!" 😫
" kamu daritadi bicara gak jelas!!"
" ya, aku semakin yakin bahwa dia mata-mata."
" tapi sejak kapan kerajaan Silla mengirim mata-mata wanita kepada kita?"
" S-Silla?! Sepertinya aku pernah mendengarnya.." 😳
" ya, tentu saja! Itu negaramu!"
" aku bukan dari Silla! Aku dari Gangnam!!"
" dia bicara hal aneh lagi. Dimana itu Gangnam? Apa itu organisasi baru di negaramu?!"
" manusia apa yang tidak tahu Gangnam di zaman sekarang?!" 😫
Z-Zaman?! Tunggu.. 😳 Apa aku..
" aku punya pil yang bisa membawamu menjelajah masa."
Kakek tua itu??!! Apa yang dia ucapkan benar?!
" tunggu!! Kalian akan membawaku kemana?!"
" kami akan membawamu ke hadapan raja, baru kau akan di eksekusi."
" jangan main eksekusi saja!! Kalian mana ada bukti kalau aku mata-mata!"
" tidak perlu bukti, lebih baik menghilangkan satu daripada menimbulkan banyak bahaya."
" setidaknya katakan padaku ke kerajaan mana kalian akan membawaku?!"
" Joseon."
" J-Joseon?!!"
Aku masih belum bisa mencerna hal-hal yang ada di hadapanku saat ini. Dan aku baru menyadari satu hal. Aku sudah berpindah dimensi, dan aku masih belum tahu kenapa ini bisa terjadi.
" ahh!!"
Mereka memaksaku untuk menunduk dihadapan banyak orang yang berpakaian aneh disana. Aku berharap ini benar-benar mimpi, tapi rasa sakitnya benar-benar terlalu nyata. Tidak ada kamera atau sutradara, ini kenyataan.
" hormat kepada raja!!"
" hormat kepada raja!!"
Mereka berteriak begitu orang yang mereka takuti tiba. Ya, sang raja Joseon. Aku memberanikan diri untuk melihat siapa yang akan mengakhiri hidupku di hari pertama aku pindah ke dimensi ini.
Raja Joseon : Min Yoongi
" astaga.. Luka di matanya.." 😳
" beri hormat pada raja!!"
Bugh!
" ahh!!"
Seluruh badanku terasa remuk hanya dipukul dengan sarung pedang pengawal itu. Aku sampai ambruk dan sulit untuk berbicara.
" h-hormat kepada raja.." ujarku dengan susah payah.
" mohon perhatian raja, kami menemukan wanita ini di tumpukan jerami di perbatasan Joseon. Dia berbicara hal yang tidak kami pahami, harap raja segera menghukumnya. Dikhawatirkan dia adalah salah satu dari mata-mata kerajaan Silla."
" ya!! Hukum dia!!"
" hukum dia!!"
" penggal kepalanya!!"
Kenapa? Ada apa dengan dunia ini?? Apa setiap orang tak bersalah harus mendapatkan ketidak adilan seperti ini? Bahkan mereka tak membiarkanku untuk berbicara. Pada saat-saat seperti ini, aku kadang merindukan teman bodohku. Hyun Bin.. Tolong aku..
" Diam!!" teriak Raja itu yang semula hanya bungkam.
" siapa kalian berhak menentukan keputusanku?" lanjutnya.
" aku yang berhak menentukan hukuman apa yang pantas bagi mata-mata ini."
" kurung dia tanpa makanan selama satu bulan!" ujar Raja gila itu.
Aku hanya tertunduk pasrah. Tanpa tahu apa salahku, kematianku begitu saja diinginkan semua orang disini.
" tunggu!!" teriak seseorang dari belakangku.
Aku merasa sedikit ada harapan bagiku untuk tetap hidup. Tapi siapa dia?
" mohon baginda Raja, saya adalah Kim Seo Joon. Prajurit anda yang baru bergabung sebulan yang lalu. Saya lupa memberitahu anda bahwa adik saya terjebak di kerajaan Silla minggu lalu. Tapi sebelum saya menjemputnya, dia sudah berhasil menyelamatkan diri."
" apa benar dia adalah adikmu?"
" benar baginda Raja. Dia Kim Hye Rin adik saya." ujar lelaki itu.
Aku menoleh seketika saat mendengar dia menyebutku sebagai adiknya.
Tunggu itu kan.. 😳
H-Hyun Bin?!!
" baiklah kalau begitu, bawa adikmu ini pergi. Jangan sampai ada kesalahan lagi. Siapapun yang datang dari Silla akan dicurigai sebagai mata-mata!! Maka langsung musnahkan saja!!"
" baik, baginda Raja. Terima kasih atas perhatiannya. Saya pamit undur diri."
" ayo Hye Rin.." ujarnya seraya membopongku.
Aku masih merasa aneh dengan hal ini. Kenapa dia mengaku sebagai kakakku? Apa Hyun Bin juga terlempar ke dimensi ini bersamaku?? Kenapa pula namanya berubah menjadi Kim.. Apa ya tadi? Dan namaku Kim Hye Rin?
" k-kau.. Kenapa bisa ada disini?" tanyaku padanya.
Plak!
" hei!! Kenapa kau menamparku?!"
" kau sudah berani memanggilku begitu? Apa kau sudah lupa aku ini kakakmu?! Baru seminggu kau terjebak di Silla dan kabur dengan sendirinya?! Apa kau tahu seberapa khawatirnya aku saat tau kau akan di eksekusi oleh Raja?!" 😡
"T-tidak, kakak. Bukan begitu."
" bagus, memang ini salahmu. Sudah kubilang jangan pernah mengambil obat-obatan dari perbatasan sana! Kau akhirnya di tangkap prajurit Silla dan merepotkanku." 😑
" maaf.." 😞
Entah apa yang kuperbuat hingga aku harus merasa bersalah seperti ini. Tapi aku benar-benar tidak tahu kenapa, di zaman ini aku malah menjadi adiknya Hyun Bin? Dan margaku sekarang adalah Kim?? Sebenarnya apa yang terjadi.
" k-kak.. Aku.."
" apa?" 😒
" aku sebenarnya hilang ingatan.."
" apa?!!"
To be continue..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 31 Episodes
Comments