Bab19#

Mentari kembali bersinar dari ufuk timur, Ming Li pun sudah terlihat begitu cantik dengan hanfu berwarna biru langit di padukan dengan jepit rambut giok murni dengan rambut yang di ikat longgar dan kepangan di sisi kanan dan kirinya, serta jangan lewatkan kain putih yang selalu setia menutup sebagian wajahnya itu, menambah kesan kecantikan yang misterius

"Ah Fei, bukankah sekarang sudah waktunya sarapan?" Ucap Ming li sambil membenahi penampilannya di depan kaca, penampilan sudah benar benar cantik dan menarik

"Benar nona"

"Mari ke jamuan makan, aku ingin berkenalan dengan para penghuni istana ini" Ucap Ming Li sambil memasangkan pewarna bibirnya, Mari mulai bermain,

Sejak terbangun di tubuh lemah ini min bertekad untuk bermain dan terus menerus main, ia tak ingin menghabiskan hidupnya dengan segala urusan yang merepotkan, ia sudah berusaha keras di masa lalu dan ia berakhir dengan tragis,

"Ampun nona, tapi?" Ucap Fei Yang agak ragu, selama hampir 1 tahun usia pernikahannya bersama sang kaisar, sang permaisuri tak pernah ikut perjamuan,

"Apakah aku harus perduli?, sudah lah, sudah waktunya sarapan kan?," Ucap Ming Li beranjak dari tempat duduk menuju tempat perjamuan, yah walaupun makanan di kediaman ya tak kalah lezat entah mengapa min sangat ingin makan di perjamuan, entah lah,

Setelah menempuh perjalanan cukup panjang, akhirnya Ming Li sampai di perjamuan min duduk di tempat yang ingin ia duduki, ia tak perduli punya siapa yang pasti saat min memilih tempat itu maka min akan memilikinya,

"Siapkan makanan yang lezat untuk ku" Ucap Ming Li pada pelayan tua yang berdiri tak jauh darinya,

"Apa yang kau lakukan sampah?, di sini bukan tempat mu, kembalilah ke tempat mu," Ucap si pelayan itu dengan angkuh,

Ming Li menyeringai, meraih gelas giok dan dengan gesit melemparkannya ke wajah si pelayan tua, si pelayan tua langsung tumbang, sedangkan min menatapnya dengan tatapan datar

"Aku bisa saja membunuh mu, tapi aku tak ingin mengotori tangan ku dengan nyawa tak berguna mu itu" Ucap Ming Li menuangkan minumannya, para pelayan dengan cepat menyiapkan makanan ia tak ingin bernasib malang seperti kepala pelayan mereka,

"Hey lihat lah sampah ini?, apa yang kau lakukan disini" Ucap gadis dengan bedak yang hampir 1 kilo bibir merah menyala dan jangan lupakan perhiasan berlebihan namun pakaian yang kekurangan bahan itu, tak menyangka di masa ini pun cabe cabean sudah ada, ini pasti nenek moyang para mahluk alay yang ada di masanya nih

"Apa kau tak memiliki mata?" Ucap Min terdengar begitu santai

Si Gadis nampak menghela nafas kesal, para keluarga kerajaan sudah berada di sana, dan ia tentu tak bisa berbuat sesuka hati,

"Hey sampah, apakah kau tak memiliki rasa malu?, bergabung di perjamuan ini?" Ucap putri ke tujuh ketus, ia harus membalas dendam atas rasa sakit yang ia rasakan sebulan lalu,

"Jangan sampai melupakan batasanmu putri, apakah kau ingin kembali berakhir dengan hukuman?" Ucapnya menaikan alisnya,

Ming Li tersenyum lembut menatap pangeran kecil yang terisak di depan pintu perjamuan, min perlahan berdiri tak perduli dengan tatapan membunuh para pangeran putri dan selir, mendiang kaisar memiliki 5 selir, dan tinggal 3 selir yang tersisa selebihnya meninggal dunia

"Hey ada apa?, Dan siapa namamu?" Ucap Ming Li menyamakan tinggi tubuhnya pada bocah 8 tahun itu, ia terlihat kesepian dan sendirian, tidak ada yang memperdulikannya, sama seperti Ming Li di masa lalu, benar benar menjijikan

"Aku Yu Xiou Feng pangeran ke 9 dan kau siapa?" Ucap bocah itu, pangeran ke sembilan menatap Ming Li dengan mata yang masih berbinar dan jejak air mata di pipi bocah itu, huh sungguh malang bukan bocah sekecil ini di biarkan sendiri lalu di mana kakaknya?, jawabannya adalah para kakak dari pangeran ke sembilan di asingkan di perbatasan barat, para pangeran pergi dan ibunya di asingkan serta si bungsu di telantarkan sungguh mahluk yang kejam

"Aku teman mu, mari makan bersama" Ming Li tersenyum lebar dan mengendong bocah itu menghapus jejak air matanya, kemana hati para bangsawan ini, mengapa begitu tega mengabaikan bocah kecil dan imut seperti pangeran ke 9 ini

"Ibunda?" Sang bocah kembali terisak dalam diam, ia di paksa menjadi kuat, kehidupan istana yang kejam mau tak mau membuatnya terbiasa dengan hal seperti ini,

Ia sudah terpisah dari ibunya sejak 3 tahun yang lalu, saat ia menginjak usia lima tahun, para bangsawan tak punya hati itu memisahkannya dari sang ibu, membuatnya menjadi anak yang terlantar dan kurangnya kasih sayang, beruntung masih ada pelayan yang mau menjadi pelayan pribadi dan mengurusnya dengan begitu tulus

"Hey ada apa dengan ibu mu?" Ming Li berbisik pelan dan menghapus air mata itu, memasukan beberapa cemilan yang di siapkan pelayan untuk menemani tehnya, ia tak perduli dengan penolakan bocah itu,

"Ibunda sendirian dan kelaparan" Ucap si bocah terisak, min terdiam sejenak, ataukah selir ke 5 bernasib sepertinya?, atau selir ke 5 di hukum?, dalam memori Mian Li, Mian Li tak berinteraksi langsung dengan selir kelima, mereka bertemu hanya saat hari pernikahan

"Pangeran kecil jangan menangis" Ming Li menepis air mata dan memeluk bocah itu, entah mengapa ia merasa nyaman saat bersama bocah kecil ini, atau mungkin karena nasib mereka yang sama?, min sendiri sudah membuat keputusan jika ia akan menjaga pangeran ke sembilan ini.

"Pelayan antarkan makanan dan temani selir ke 5 di kediaman anggrek, dan Fei Yang, awasi mereka jika mereka tidak sopan hukum saja" Ming Li berjalan pelan kembali duduk di kursi yang sempat di tempatnya tadi sembari menyesap tehnya perlahan

"Jangan menangis, selir janda tak kesepian dan tidak kelaparan, mari makan setelah itu kita akan mengunjunginya, apa kau senang?" Ming Li bersuara dengan suara imut, ia tak perduli dengan tatapan tajam dari para bangsawan tak berguna itu, Sang pangeran mengangguk pelan, menepis air matanya dan tersenyum lebar

"Ah baik lah" Ucapnya dan Ming Li melanjutkan acara makanya, masa bodoh dengan tatapan dan bisik bisik itu, ia lapar makan ia makan, ia tak perduli dengan para bangsawan apalagi kaisar

"Kaisar, selir bai dan nona bai tiba" Suara teriakan kasim membuat Ming Li tersedak dan segera mengambil minuman

"Dasar tak berguna" Ucap Ming Li kesal di masa depan ia harus menyumbat mulut kasim itu agar tak berteriak, lagi pula jika datang ya datang tinggal masuk duduk terus makan mengapa harus repot berteriak, benar benar kehidupan yang menyebalkan dan sangat merepotkan

Terpopuler

Comments

Queen

Queen

dan di jadiin teladan sampai sekarang

2022-04-25

2

Aya Vivemyangel

Aya Vivemyangel

🤣🤣🤣🤣 bener ,, ngapain repot sih pake Acr treak" sgla 😂😂

2022-04-08

2

Aya Vivemyangel

Aya Vivemyangel

🤣🤣🤣 nenek moyang cabe"an , ada yaa 🤣🤣🤣

2022-04-08

2

lihat semua
Episodes
1 BAB1#
2 Bab2#
3 bab3#
4 Bab4#
5 Bab5#
6 Bab6#
7 Bab7#
8 Bab8#
9 Bab9#
10 Bab10#
11 Bab11#
12 Bab12#
13 Bab13#
14 Bab 14#
15 Bab15#
16 Bab16#
17 Bab17#
18 Bab18#
19 Bab19#
20 Bab20#
21 Bab21#
22 Bab22#
23 Bab23#
24 Bab24#
25 Bab25#
26 Bab26#
27 Bab27#
28 Bab28#
29 Bab29#
30 Bab30#
31 Bab31#
32 Bab32#
33 Bab33#
34 Bab34#
35 Bab35#
36 Bab36
37 Bab37#
38 Bab38#
39 Bab39#
40 Bab40#
41 Bab41#
42 Bab42#
43 Bab43#
44 Bab44#
45 Bab45#
46 Bab46
47 Bab47#
48 Bab48#
49 Bab49#
50 Bab50#
51 Bab51#
52 Bab52#
53 Bab53#
54 Bab54#
55 Bab55#
56 Bab56#
57 Bab57#
58 Bab58#
59 Bab59#
60 Bab60#
61 Bab60#
62 Bab61#
63 Bab62#
64 Bab63#
65 Bab64#
66 Bab65#
67 Bab66#
68 Bab67#
69 Bab68#
70 Bab69#
71 Bab70#
72 Bab71#
73 Bab72#
74 Bab73#
75 Bab74#
76 Bab75#
77 Bab76#
78 Bab77#
79 Bab78#
80 Bab79#
81 Bab80#
82 Bab81#
83 Bab82#
84 Bab83#
85 Bab84#
86 Bab85#
87 Bab86#
88 Bab87#
89 Bab88#
90 Bab89#
91 Bab90#
92 Ban91#
93 Bab92#
94 Bab93#
95 Bab94#
96 Bab95#
97 Bab96#
98 Bab97#
99 Bab98#
100 Bab99#
101 Bab100#
102 Bab101#
103 Bab102#
104 Bab103#
105 Bab104#
106 Bab105#
107 BAB106#
108 Bab107#
109 Bab108#
110 Bab109#
111 BAB110#
112 Bab#111
113 Bab112
114 Bab113
115 Bab114
116 Bab115#
117 Bab116#
118 Bab117#
119 Bab118#
120 Bab119#
121 Bab120#
122 Bab121#
123 Bab122#
124 Bab123#
125 Bab124#
126 Bab125#
127 Bab126#
128 Bab127#
129 Bab128#
130 Bab129#
131 Bab130#
132 Bab131#
133 Bab132#
134 Bab133#
135 Bab134#
136 Bab135#
137 Bab136#
138 Bab137#
139 Bab138#
140 Bab139#
141 Bab140#
142 Bab141#
143 Bab142#
144 Bab143#
145 Bab144#
146 Bab145#
147 Bab146#
148 Bab147#
149 Bab148#
150 Bab149#
151 Bab150
152 Bab151#
153 Bab152#
154 Bab153#
155 Bab154#
Episodes

Updated 155 Episodes

1
BAB1#
2
Bab2#
3
bab3#
4
Bab4#
5
Bab5#
6
Bab6#
7
Bab7#
8
Bab8#
9
Bab9#
10
Bab10#
11
Bab11#
12
Bab12#
13
Bab13#
14
Bab 14#
15
Bab15#
16
Bab16#
17
Bab17#
18
Bab18#
19
Bab19#
20
Bab20#
21
Bab21#
22
Bab22#
23
Bab23#
24
Bab24#
25
Bab25#
26
Bab26#
27
Bab27#
28
Bab28#
29
Bab29#
30
Bab30#
31
Bab31#
32
Bab32#
33
Bab33#
34
Bab34#
35
Bab35#
36
Bab36
37
Bab37#
38
Bab38#
39
Bab39#
40
Bab40#
41
Bab41#
42
Bab42#
43
Bab43#
44
Bab44#
45
Bab45#
46
Bab46
47
Bab47#
48
Bab48#
49
Bab49#
50
Bab50#
51
Bab51#
52
Bab52#
53
Bab53#
54
Bab54#
55
Bab55#
56
Bab56#
57
Bab57#
58
Bab58#
59
Bab59#
60
Bab60#
61
Bab60#
62
Bab61#
63
Bab62#
64
Bab63#
65
Bab64#
66
Bab65#
67
Bab66#
68
Bab67#
69
Bab68#
70
Bab69#
71
Bab70#
72
Bab71#
73
Bab72#
74
Bab73#
75
Bab74#
76
Bab75#
77
Bab76#
78
Bab77#
79
Bab78#
80
Bab79#
81
Bab80#
82
Bab81#
83
Bab82#
84
Bab83#
85
Bab84#
86
Bab85#
87
Bab86#
88
Bab87#
89
Bab88#
90
Bab89#
91
Bab90#
92
Ban91#
93
Bab92#
94
Bab93#
95
Bab94#
96
Bab95#
97
Bab96#
98
Bab97#
99
Bab98#
100
Bab99#
101
Bab100#
102
Bab101#
103
Bab102#
104
Bab103#
105
Bab104#
106
Bab105#
107
BAB106#
108
Bab107#
109
Bab108#
110
Bab109#
111
BAB110#
112
Bab#111
113
Bab112
114
Bab113
115
Bab114
116
Bab115#
117
Bab116#
118
Bab117#
119
Bab118#
120
Bab119#
121
Bab120#
122
Bab121#
123
Bab122#
124
Bab123#
125
Bab124#
126
Bab125#
127
Bab126#
128
Bab127#
129
Bab128#
130
Bab129#
131
Bab130#
132
Bab131#
133
Bab132#
134
Bab133#
135
Bab134#
136
Bab135#
137
Bab136#
138
Bab137#
139
Bab138#
140
Bab139#
141
Bab140#
142
Bab141#
143
Bab142#
144
Bab143#
145
Bab144#
146
Bab145#
147
Bab146#
148
Bab147#
149
Bab148#
150
Bab149#
151
Bab150
152
Bab151#
153
Bab152#
154
Bab153#
155
Bab154#

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!