Setelah selir Bai menghilang Mian Li menghela nafas pelan, dan beranjak duduk di depan jendela kamarnya, dengan keadaannya yang lemah seperti ini sepertinya mustahil ia bisa bertahan dengan pertarungan sengit istana ini,
"Dia sudah tua tapi masih tidak tau malu"
"Nona saya akan melayani nona untuk tidur"
"Aku baru beberapa hari di sini, hidup di sini sudah sulit, aku masih harus mengurus para selir peninggalan kaisar terdahulu"
Dari kejauhan istana adalah tempat yang terlihat sangat mempesona, indah dan sangat menggiurkan, namun siapa yang menyangka jika tempat yang selalu mereka impikan tak ubah seperti sangkar emas, meskipun mewah tapi mengekang
"Selir Bai sudah menguasai istana selama beberapa waktu ini, saat ini hanya dia yang tersisa dan ia bangun sebagai pemenang"
"Aku bahkan tak habis fikir, seberapa bodoh sih wanita kaisar sebelumnya, jelas jelas selir baik itu sembrono dan tak terkendali bagai mana mungkin bisa mengalahkan begitu banyak orang, ia akan mati di garis pertama"
"Menurut cerita kaisar memiliki banyak wanita di haremnya, setiap saat semua orang bertarung untuk posisi ke atas, akan tetapi selir Bai lah yang akan meraup setiap keuntungan yang di dapat"
"Ternyata dia tak bisa di remehkan, dari sekian banyak wanita ia bangun sebagai pemenang"
"Selir Bai sangat tau bagai mana mengunakan tangan orang lain untuk kepentingannya"
"Ah sudahlah, jika dia sepintar itu maka kita lihat saja hasil akhirnya Fei, apakah pemilihan pelayan sudah selesai?"
Ia tak ingin membicarakan selir Bai saat ini, hanya akan membuatnya kesal saja, akan lebih baik bertanya tentang perekrutan pelayan, pelayan di kediamannya hanya beberapa orang saja setelah dijual yang tersisa hanya beberapa dan pasti kesulitan merawat paviliun sebesar ini
"Belum nona, pemilihan pelayan akan menghabiskan waktu empat atau 5 hari, apakah nona memerlukan sesuatu?" Ucap Fei Yang pelan, saat ini Fei Yang sedang sibuk mengoleskan cairan aneh itu ke wajah nonanya
"Tidak ada, hm baiklah ku serahkan ini pada mu, aku yakin kau bisa memilih yang terbaik, ingat aku sangat membenci pengkhianatan, akan lebih baik mengutamakan kesetiaan, kau tentu tau bagai mana cara melihatnya kan?, ku rasa aku tak perlu mengajari mu trik itu, kita telah mempelajarinya sejak muda" Ucap Min pelan, ia percaya dengan kemampuan yang di miliki fei yang
“Baiklah nona, saya masih mengingat segala hal yang di ajarkan mendiang nyonya jendral, ah ia sudah waktunya beristirahat, saya akan membantu nona membasuh muka”
Fei Yang menyiapkan perlengkapan junjungan nya ini dan membantu Mian Li melepaskan masker dan beberapa irisan timun di wajah dan kelopak mata nonanya,
Mereka harus berusaha keras untuk bertahan dan memperjuangkan wajahnya agar sembuh dari jerawat jerawat ini, menjadi wanita cantik bukan hal yang mudah, membutuhkan banyak waktu dan banyak kesabaran, siapa yang ingin memiliki wajah buruk rupa seperti ini?, tentunya tidak ada bukan?,
Mian Li tidak sudi memiliki wajah buruk rupa, ia memang tak menginginkan kaisar, tapi apa salahnya memanjakan diri sendiri, sebelum memikirkan orang lain akan lebih baik kau memikirkan diri mu sendiri, egois untuk kebaikan diri sendiri adalah hal yang harus di lakukan oleh setiap manusia bukan?,
“Hm baik lah, oh ia Fei yang, aku akan beristirahat total selama sebulan, ku harap kau bisa mengatur semuanya, tubuh ini masih sangat lemah, aku butuh waktu sendiri, butuh ketengan, tidak ada yang boleh mengunjungi kediaman ku ini, bahkan kaisar sekali pun," Ucap Mian Li menguap pelan, saat ini Fei Yang membantunya untuk melepaskan segala ikatan rambut yang meresahkan ini, menjadi mahluk kuno benar benar merepotkan ternyata, rambut yang di belit belit, baju yang tebal dan sangat berat, huh ini benar benar neraka dunia yang nyata
"Tapi nona, bagai mana jika kaisar marah?" Ucap Fei yang pelan, ia tak ingin membuat sangat kaisar merasa tersinggung, ia tak ingin membuat nonanya kembali dalam masalah
"Katakan aku akan menemunya setelah beristirahat, aku tak ingin ia membuat suasana hati ku hancur, lagi pula ia tak akan ke kediaman ku, ini hanya untuk berjaga jaga saja, ku ingatkan tidak ada yang boleh memasuki kediaman ku selama sebulan ini, dan kau tidak ku izinkan untuk masuk ke kamar ku, jangan biarkan siapapun mendekati kamar ku apapun alasnya, jika ada yang membantah maka akan ku hukum mati setelah aku beristirahat, apa kau dapat mengingatnya?" Ucap Mian Li, ia butuh waktu sendiri pemulihan sendiri, perawatan sendiri serta meningkatkan kultivasi sendiri, entah keberuntungan atau kebetulan tampa sengaja Mian Li melihat beberapa tumbuhan spiritual yang berada di halaman belakang ke diamnya,
ia akan memulainya menyerap energi spiritual dari tumbuhan, itu adalah cara yang lebih baik dari pada ia harus kehutan untuk memulai tahap awalnya, bukan Mian Li takut namun ia sudah memikirkan segala kemungkinan yang terjadi dengan tubuh lemahnya ini,
"Aku akan mengingat pesan anda nona" Ucap Fei yang pelan,
Ia sebenarnya ingin membantah namun ia dikalahkan oleh tatapan tajam miliki junjungannya ini, hingga dengan sangat tak berdaya Fei yang mengangguk, lagi pula nonanya memang membutuhkan ketenangan, selama ini ia selalu mendengar cacian tentang dirinya, mungkin nonanya sudah merasa lelah
Maka dari itu biarkan ia menanamkan dirinya, Fei Yang hanya berharap jika nonanya bisa mengurus dirinya, meskipun ia adalah anak yang terabaikan namun mian li adalah sosok yang selalu di layani sejak muda,
Jendral Chen tak pernah memberikan kasih sayang namun secara finansial kebutuhan selalu di penuhi, baik itu pakaian, perhiasan, pelayanan, dan lain sebagainya hanya karena permainan wanita jahat membuat gadis baik hati teraniaya dan mengalami banyak kerugian
"Kau bisa kembali, malam sudah sangat larut, sudah waktunya beristirahat, kau pasti lelah kan melayani ku seharian ini?"
"Melayani anda adalah kewajiban saya nona,"
"Baik lah baiklah, kau ini kaku sekali, segeralah kembali ke kamar aku segera beristirahat"
"Mematuhi nona" Fei Yang mengangguk pelan dan segera meninggalkan kamar sang nona menuju kamarnya untuk segera beristirahat, ia akan bekerja keras besok,
"Ya dewa semoga penderitaan nona segera berakhir" Batin Fei Yang pelan, setelahnya ia menarik selimut, dan mengistirahatkan tubuh lelahnya akibat beraktivitas seharian, tak butuh waktu lama akhirnya fei yang sudah terlelap dan memulai alam mimpinya,
Di tempat lain, min masih sibuk dengan buku kunonya, niat awal yang akan segera beristirahat tertunda oleh beberapa lembaran ini, cukup menarik, baiklah, min tak akan menunggu lama ia akan memulai rencananya, ia akan berkultivasi
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 155 Episodes
Comments
Oi Min
Min g dapat ruang dimensi kah??? Biasanya klo dunia kultivasi ada ruang dimensi nya jga
2022-04-16
5
Sᘿᒪᒪᖻ
sebenarnya ceritanya menarik kok, tapi mungkin agak di perbaiki ya tulisannya, misal "kulvikasi", harusnya kan "kultivasi" ya...
tetap semangat author☺
2021-12-11
10
kayla azzahra
semangat ya thor,, semoga lancar up nya,, dan author nya sehat selalu.
2021-12-08
1